Hari Ini, Bocah SD Berusia 9 Tahun Jadi Pilot Termuda dalam Sejarah yang Terbang Solo

0
Tony Aliengena, pilot termuda yang berhasil terbang solo. Foto: Twitter

Pada hari ini, 38 tahun lalu, bertepatan dengan 24 Februari 1983, bocah sembilan tahun 316 hari atau nyaris berusia 10 tahun, Cody A. Locke, berhasil terbang solo menggunakan pesawat Cessna 150. Atas keberhasilannya itu, ia pun berhasil mencatatkan diri di Guinness Book of World Records sebagai pilot termuda yang terbang solo dalam sejarah penerbangan dunia.

Baca juga: Begini Kisah Pilot dalam Penerbangan 9 Hari Keliling Dunia Non Stop! Sempat Mau Mati Gegara Dehidrasi

Dilansir Los Angeles Times, informasi terkait tahapan awal sampai pesawat mendarat dan Cody resmi berhasil mencatatkan rekor sangat terbatas. Bahkan, di situs Guinness Book of World Records sendiri, catatan rekor Cody A. Locke juga tidak ada, kecuali hanya sedikit saja, dimana bocah sembilan tahun itu melakukan penerbangan solo tersebut pada tahun 1983 di Mexicali, Meksiko.

Selebihnya, seperti berapa lama durasi terbang, bagaimana persiapan awal, ketika dalam penerbangan solo, jarak dan titik yang dituju, sampai akhirnya mendarat dengan selamat, tidak ada informasi terkait hal itu.

Informasi lengkap terkait pilot termuda yang berhasil terbang solo justru cukup banyak atas nama Tony Aliengena. Bocah yang duduk di bangku kelas tiga sekolah dasar ini diketahui mencatat rekor tersebut pada usia 9 tahun 295 hari, berjarak sekitar 21 hari dari Cody A. Locke, pada 14 Maret 1988.

Disebutkan, sekalipun hanya terbang 3 menit 25 detik, namun Don Taylor, pejabat dari National Aeronautics, yang hadir dalam penerbangan di Bandara Kota Oceanside, Pesisir Selatan California, Amerika Serikat (AS) menggunakan pesawat ultralight Eipper Quicksilver GT, tetap mencatat itu sebagai rekor dan secara resmi mengeser Cody A. Locke dari gelar sebagai pilot termuda di dunia yang terbang solo.

Dalam misi mencetak rekor, sebetulnya Tony sudah mengajukan untuk terbang menggunakan pesawat yang sama dengan Cody A. Locke, yaitu Cessna 150. Namun, karena terbentur peraturan Regulator Penerbangan Sipil AS (FAA), dimana ia harus mempunyai lisensi solo serta harus berusia minimal 16 tahun, penerbangan tersebut pun akhirnya menggunakan pesawat ultralight.

Menurut sang ibu, Susan, sejak kecil, Tony memang menonjol di sekolah dalam bidang atletik. Saat ia mendengar ada bocah lain berusia 11 tahun, John Kevin Hill, berhasil mencatat rekor penerbangan melintasi AS, ia pun bersikukuh untuk mencetak rekor juga sebagaimana bocah tersebut. Padahal, ketika itu, ia sama sekali belum pernah menerbangkan pesawat, sekalipun sang ayah bisa menerbangkan pesawat dan mempunyai pesawat Cessna Model 210 Centurion.

Baca juga: Mengenal Yvonne Pope Sintes, Mantan Pramugari yang Jadi Pilot Maskapai Wanita Pertama Inggris

“Kami tidak ingin memaksanya untuk melakukan itu, tetapi kamu tahu bagaimana anak-anak bisa menjadi (memaksa) ketika mereka menginginkan sesuatu darimu dan menginginkan sesuatu (hal lain),” katanya.

Setelah mencatat rekor tersebut, Tony rupanya belum berpuas diri. Pada tanggal 22 Juli 1989 atau ketika berusia 11 tahun, Tony Aliengena berhasil mecatatkan diri sebagai pilot termuda yang berhasil terbang keliling dunia, setelah pesawat milik ayahnya, Cessna 210 Centurion, yang ditumpanginya berhasil kembali ke Bandara John Wayne di Orange County, California, AS, menempuh jarak sejauh 21.567 mil atau 34.708 km selama tujuh hari.

Leave a Reply