IATA: Lebih Banyak Orang Tersambar Petir Dibanding Penumpang yang Tertular Covid-19 di Pesawat

0
ilustrasi penumpang sakit menggunakan masker di pesawat

Penularan Covid-19 di pesawat tampaknya lebih rendah dibandingkan dengan kasus sambaran petir selama periode 12 bulan. International Air Transport Association (IATA) menyebut sejak awal 2020 sudah ada 44 kasus Covid-19 yang penularannya diduga terjadi selama penerbangan.

Baca juga: Intip Prosedur Cabin Cleaning Pesawat Ala GMF Cegah Covid-19 di Pesawat

Ini mencatat bahwa selama periode yang sama sekitar 1,2 miliar penumpang telah melakukan perjalanan. Hal tersebut diperjelas dengan rilis dari beberapa penelitian pada September lalu yang menunjukkan bahwa kabin pesawat merupakan sumber potensial wabah Covid-19 yang signifikan.

“Risiko seorang penumpang tertular Covid-19 saat berada di pesawat tampaknya sangat rendah. Dengan hanya 44 kasus potensial penularan terkait penerbangan yang teridentifikasi di antara 1,2 miliar pelancong, itu adalah satu kasus untuk setiap 27 juta pelancong,” kata David Powell, penasihat medis IATA yang dikutip KabarPenumpang.com dari flightglobal.com (3/10/2020).

Powell mengatakan, pihaknya menyadari hal ini mungkin perkiraan yang terlalu rendah, bahkan jika 90 persen tak dilaporkan. Sehingga itu akan menjadi satu kasus untuk setiap 2,7 juta pelancong dan ini adalah angka-angka yang sangat meyakinkan.

Dia menambahkan, data yang menunjukkan kemungkinan seseorang disambar petir dalam periode 12 bulan adalah satu dalam 500 ribu. Angka-angka itu sejalan dengan yang dinyatakan oleh Royal Society for the Prevention of Accident Inggris, misalnya, yang menempatkan kemungkinan orang tersambar petir sekitar satu dalam satu juta selama periode 12 bulan.

Airbus, Boeing dan Embraer mempresentasikan penelitian computational fluid dynamics (CFD) terpisah yang menunjukkan bahwa sistem aliran udara pesawat dapat mengontrol pergerakan partikel di kabin, membatasi penyebaran virus.

Baca juga: Tak Semua Kabin Pesawat Dilengkapi Filter HEPA, Apakah Aman dari Covid-19?

“Setelah beberapa simulasi yang sangat detail menggunakan metode ilmiah paling akurat yang tersedia, kami memiliki data konkret yang mengungkapkan bahwa kabin pesawat menawarkan lingkungan yang jauh lebih aman daripada ruang publik dalam ruangan. Cara udara bersirkulasi, disaring, dan diganti di pesawat menciptakan lingkungan yang benar-benar unik di mana Anda memiliki perlindungan yang sama besarnya dengan duduk berdampingan seperti Anda berdiri terpisah enam kaki di tanah,” kata Bruno Fargeon dari Airbus Engineering.

Leave a Reply