Imbas Gempa Tokyo, Bikin Perjalanan Kereta Terhenti dan Sepeda Sewaan Laris Dicari Penumpang

0
Orang-orang berbaris di tempat taksi di depan Stasiun Shinagawa di Tokyo setelah gempa besar Kamis malam yang melanda wilayah metropolitan. Foto: KYODO

Baru-baru ini, gempa mengguncang Tokyo dan membuat banyak penumpang kereta terhenti perjalanannya. Hal ini kemudian membuat penggunaan sepeda melonjak. Menurut Docomo Bike Share Inc., penyedia layanan penyewaan sepeda nasional, pengguna layanannya meningkat pesat di kawasan Chiyoda dan Minato.

Baca juga: Jembatan Penyeberangan Multi Guna ‘Serambi Temu’ Koneksikan Beragam Moda Transportasi

Dua tempat ini adalah lokasi East Japan Railway Company atau JR East menghentikan layanan mereka sementara setelah gempa berkekuatan 5,9 SR mengguncang ibu kota Jepang itu pada Kamis, (7/10/2021) pukul 22.41 waktu setempat. KabarPenumpang.com melansir laman japantimes.co.jp (10/10/2021), bencana ini membuat sebagian besar stasiun sepeda yang dioperasikan perusahaan di pusat kota Tokyo tidak memiliki banyak sepeda tersisa.

Gempa ini juga membuat banyak dari sepeda kemudian dikembalikan ke stasiun di daerah pemukiman Tokyo, termasuk bangsal Koto dan Ota.

“Jarang sepeda di pusat kota Tokyo disewakan sekaligus pada malam hari, saat pergerakan (orang) biasanya tenang,” kata seorang pejabat Docomo Bike Share.

Utuk diketahui, perusahaan menyediakan sekitar 9.200 sepeda listrik di sekitar 870 stasiun sepeda di sebelas distrik di Tokyo. Sebagai tindakan darurat, perusahaan memutuskan untuk tidak membebankan biaya perpanjangan penggunaan sepeda yang dimulai antara saat gempa terjadi hingga Jumat (8/10/2021) pukul 05.00 pagi.

Seorang wanita berusia 30-an yang tinggal di Tokyo meminjam sepeda untuk pertama kalinya setelah dia terdampar di stasiun kereta api yang berjarak satu jam berjalan kaki dari rumah.

“Saya tidak pernah berpikir untuk menggunakan sepeda sewaan sebagai alat transportasi dalam keadaan darurat. Itu sangat nyaman. Saya berharap layanan ini akan lebih banyak digunakan,” katanya.

Namun, sambil mengakui kegunaan sepeda sewaan pada saat bencana alam, Takeshi Hagiwara, kepala bagian di departemen pencegahan bencana umum Pemerintah Metropolitan Tokyo, memperingatkan warga agar tidak pindah tepat setelah bencana besar.

“Adalah aturan umum untuk tidak bergerak secara tidak perlu pada saat terjadi bencana besar, seperti gempa bumi dan tsunami Maret 2011,” kata Hagiwara.

“Kami meminta orang-orang untuk mencoba mengamankan keamanan dan mengumpulkan informasi terlebih dahulu,” tambahnya.

Baca juga: Tingkatkan Cakupan Layanan di Inggris, Uber Beli Autocab Berbasis Stockport

Docomo Bike Share memiliki pandangan yang sama, yaitu mengimbau pengguna jasanya untuk mengecek kondisi jalan sebelum naik sepeda.