Inilah Destinasi Wisata Murah Dekat dari Stasiun Purwakarta

Menggunakan kereta api lokal dari Stasiun Cikarang menuju Stasiun Purwakarta tak sekadar myrah meriah, tapi perjalanan juga tak terlalu lama. Hanya memerlukan waktu sekitar satu setengah jam kita bisa menggunakan Kereta Api Commuter Walahar dengan harga tiket Cuma Rp4.000 saja. Berbagai pilihan waktu keberangkatan dari Stasiun Cikarang pun terlihat dengan mudah jika kita memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI di ponsel.

Menggunakan KA Commuter Walahar dengan biaya ramah dikantong ini pun bisa menjadi alternatif liburan singkat yang bisa kalian coba hanya sekedar bersantai di kota yang dituju, yaitu Purwakarta. Ya, kota yang digadang-gadang dengan julukan Kota Pensiun oleh masyarakat umum sejak dulu ini menawarkan destinasi wisata murah meriah yang jaraknya dekat dengan Stasiun Purwakarta. Bahkan, kita bisa menghabiskan waktu dalam seharian saja di kota tersebut.

Para pengunjung bisa menjelajah tanpa harus pergi jauh. Beberapa tempat bahkan cukup ditempuh dengan berjalan kaki dari stasiun. Dilansir dari laman Kompas, berikut rangkumannya:

• Taman Pancawarna
Berjarak 650 meter dari stasiun, taman ini cocok untuk jalan santai. Taman Pancawarna memiliki pepohonan rindang, air mancur, dan bangku taman. Lokasinya berada di tengah kota, membuatnya jadi tempat istirahat favorit. Tiket masuk gratis dan buka setiap hari pukul 08.00–18.00 WIB.

• Bale Panyawangan Diorama Nusantara
Museum ini hanya 230 meter dari stasiun, menyuguhkan sejarah dan budaya Nusantara lewat diorama. Visual dan infografisnya menarik, cocok untuk segala usia. Tempat ini menjadi destinasi edukasi sekaligus rekreasi ringan. Tiket masuk Rp5.000 dan buka Selasa–Jumat pukul 09.00–15.00 WIB.

• Alun-alun Purwakarta
Taman kota ini terletak di jantung Purwakarta dan bisa dicapai dengan berjalan kaki dari stasiun. Alun-Alun menyuguhkan sentuhan budaya lokal, area bermain, dan fasilitas publik lengkap. Tempat ini cocok untuk nongkrong, olahraga, atau menikmati kuliner kaki lima. Buka 24 jam dan tidak dikenakan biaya masuk.

• Galeri Wayang
Sekitar 900 meter dari Stasiun Purwakarta, Galeri Wayang menawarkan pengalaman budaya yang mendalam. Koleksi wayang dari berbagai daerah seperti wayang golek, kulit, dan suket tersimpan rapi di dua ruangan utama. Salah satu ruangannya juga memuat relief Mahabharata dan Ramayana. Pengunjung bisa belajar dan mencoba memainkan beberapa wayang. Harga tiket hanya Rp5.000, buka pukul 08.00–16.00 WIB.

• Taman Air Mancur Sri Baduga
Terletak sekitar 650 meter dari stasiun, taman ini jadi ikon kota Purwakarta. Area terbuka hijau ini menawarkan pertunjukan air mancur menari di malam hari. Taman ini juga dilengkapi jalur jogging, area duduk, dan jajanan lokal. Saat akhir pekan atau momen khusus, sering digelar pertunjukan seni dan budaya Sunda. Taman Air Mancur Sri Baduga buka 24 jam dan tidak memungut biaya masuk alias gratis.

• Bale Indung Rahayu
Museum modern ini berada hanya 450 meter dari Stasiun Purwakarta, bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Bale Indung Rahayu menyajikan sejarah Purwakarta dengan pendekatan digital yang interaktif. Koleksinya mencakup miniatur, permainan anak tradisional Sunda, dan dokumentasi sejarah masa lampau. Ruangannya ditata estetik, cocok untuk edukasi dan swafoto. Tiket masuknya sangat terjangkau, mulai Rp3.000 untuk anak dan Rp6.000 untuk dewasa. Museum ini buka Senin hingga Sabtu, pukul 08.00–15.00 WIB.

• Cikao Park
Cikao Park terletak sekitar 6,4 kilometer dari stasiun, cocok untuk wisata keluarga. Tempat ini memiliki danau buatan, area bermain, spot foto, dan kolam renang. Ada juga aktivitas edukatif seperti melihat satwa dan tanaman hias. Tiket masuk mulai Rp20.000 dan buka setiap hari pukul 08.00–17.00 WIB. Lokasinya mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun sewaan.

Itulah beberapa destinasi wisata yang bisa kalian kunjungi saat liburan singkat di Kota Purwakarta. Selain mengunjungi tempat wisata, kalian tentu saja juga merasakan kuliner murah yang berada di kawasan tempat wisata tersebut.

Setelah 20 Tahun, Japan Airlines Pensiunkan Unit Perdana Boeing 777-300ER, Digantikan Airbus A350-1000

Setelah Singapore Airlines, kini giliran Japan Airlines (JAL) menjadi maskapai kedua di Asia yang resmi memensiunkan unit pertama Boeing 777-300ER (Extended Range)-nya. Japan Airlines melepas Boeing 777-300ER pertama yang diperkenalkan lebih dari dua dekade lalu.

Pesawat dengan nomer registrasi JA731J itu menerbangi rute komersial terakhirnya pada 26 Mei 2025, menandai berakhirnya sebuah era. Perjalanan terakhirnya membawa penumpang dari Bandara Internasional Los Angeles (LAX) ke Bandara Haneda Tokyo (HND), yang melambangkan momen penting dalam transisi JAL menuju armada yang modern dan ramah lingkungan.

Buntut Rugi Puluhan Triliun, Singapore Airlines Pensiunkan Empat Boeing 777-300ER

JA731J memiliki tempat khusus dalam sejarah Japan Airlines, setelah bergabung dengan armada pada bulan Juni 2004. Penerbangan perdananya menghubungkan Bandara Narita Tokyo ke Singapura, mengawali babak baru bagi kemampuan penerbangan jarak jauh maskapai ini.

Selama 20 tahun berikutnya, pesawat ini memainkan peran penting dalam membangun kehadiran JAL di rute-rute global utama seperti New York, London, dan Los Angeles.

Model ini sangat penting dalam menggantikan Boeing 747-400 yang sudah tua, yang telah menjadi tulang punggung armada JAL selama bertahun-tahun. Dipuji karena jangkauannya yang mengesankan, efisiensi bahan bakar, dan kenyamanan penumpang yang ditingkatkan, 777-300ER menjadi identik dengan keandalan dan inovasi.

Penerbangan komersial terakhir untuk JA731J adalah penerbangan JL015. Pesawat ini berangkat dari Los Angeles pada sore hari dan mendarat di Tokyo keesokan harinya, setelah menempuh perjalanan sekitar 11 jam. Rute Los Angeles–Tokyo Haneda telah lama menjadi andalan dalam operasi transpasifik JAL, memamerkan kemampuan pesawat dan melayani ribuan pelancong setiap tahunnya.

Setelah penerbangan terakhirnya, pesawat akan memasuki masa perawatan pensiun, yang selama masa tersebut pesawat akan dipersiapkan untuk penyimpanan atau penggunaan lain di masa mendatang, yang menandai selesainya siklus operasionalnya dengan maskapai.

Seiring dengan berakhirnya JA731J, Japan Airlines mempercepat adopsi Airbus A350-1000 untuk menggantikan armada 777-300ER secara bertahap. A350-1000 menghadirkan beberapa keunggulan, termasuk efisiensi bahan bakar yang unggul dan lingkungan kabin yang lebih tenang dan nyaman. Peningkatan ini sejalan dengan tren penerbangan global yang memprioritaskan keberlanjutan dan kesejahteraan penumpang.

Dalam Konfigurasi Empat Kelas, Japan Airlines Terima Unit Perdana Airbus A350-1000

Ini Alasan Pengemudi Taksi Bangkok Mau Blokir Pintu Masuk dan Keluar Bandara Suvarnabhumi!

Pengemudi taksi konvensional di Bangkok, Thailand belum lama ini melakukan aksi protes mereka di luar Gedung parlemen Thailand. Ini oleh 50 pengemudi taksi pada Selasa (20/5/2025) kemarin.

Pada aksi protes ini, para pengemudi taksi konvensional mengancam akan melakukan pemblokiran ada pintu masuk dan keluar Bandara Suvarnabhumi. Pemblokiran akan dilakukan jika pemerintah tidak menutup layanan pemesanan kendaraan Grab di bandara utama Ibu Kota tersebut.

Para pengemudi taksi konvensional tersebut menuntut penutupan ruang tunggu layanan Grab di Bandara Suvarnabhumi. Dilansir dari Bangkok Post, aksi protes dipimpin kepala Asosiasi Taksi Umum Thailand, usai pemerintah mengizinkan pengemudi Grab untuk membangun titik penjemputan dan pengantaran di bandara tersebut.

Kepala asosiasi taksi tersebut mengeklaim, pengemudi taksi menjadi kurang sejahtera karena para penumpang lebih memilih untuk memesan taksi melalui aplikasi daripada menggunakan taksi yang dipanggil. Mereka juga meminta bantuan Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra dan Menteri Transportasi Suriya Jungrungreangkit untuk menyelesaikan masalah ini.

Adapun salah satu tuntutan para pengemudi taksi konvensional ini adalah pencabutan peraturan Pemesanan Kendaraan melalui online atau daring. Mereka mengatakan, bahwa peraturan itu diduga hanya menguntungkan investor dan pengembang platform dengan mengorbankan pengemudi taksi.

Ada pula dugaan bahwa sejumlah pengemudi aplikasi pemesanan kendaraan telah memberikan dampak negatif terhadap wisatawan, namun laporan berita malah mengira mereka adalah pengemudi taksi. Asosiasi ini ingin agar pemerintah memilih antara Grab dan pengemudi taksi.

Sebagai tanggapan, Departemen Transportasi Darat di Thailand mengatakan, pihaknya akan mengambil tindakan hukum terhadap pengemudi taksi yang mencoba memblokade Bandara Suvarnabhumi. Enam bandara internasional Thailand dikelola oleh Airports of Thailand Plc.

Mereka mengawasi penyediaan akses ke bandara untuk pengemudi yang menggunakan aplikasi pemesanan kendaraan. Dilaporkan bahwa ada sekitar 6.000 perjalanan taksi argo tradisional di Bandara Suvarnabhumi setiap harinya.

Kendaraan pemesanan kendaraan melakukan sekitar 5.000 perjalanan lainnya, tetapi jumlah ini termasuk pengemudi taksi tradisional yang juga menggunakan aplikasi pemesanan kendaraan. Kepala transportasi darat mengatakan bahwa pengemudi taksi harus beradaptasi dengan teknologi dan akan membahas masalah ini pada tanggal 28 Mei.

14 Tahun Sudah Bandara Suvarnabhumi Layani Penerbangan Internasional

Jelang Libur Panjang, KAI Kembali Siapkan KA Tambahan, Catat Tanggalnya

Sudah ada rencana liburan di bulan Juni? Rasanya tinggal menghitung hari liburan panjang hampir didepan mata. Bulan Juni merupakan awal dimana liburan sudah mulai terjadi lagi. Tak heran angkutan kereta api mulai dimunculkan dengan adanya beberapa kereta api tambahan.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) pun siap mengoperasikan kereta api tambahan guna menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat pada libur panjang periode 28 Mei hingga 10 Juni 2025 dimana terdapat libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus, Hari Lahir Pancasila, dan Idul Adha 2025.

Tanggal dan jadwal KA-KA tambahan pun sudah mulai dibuka dan bisa dipesan baik secara daring melalui aplikasi maupun secara datang langsung ke stasiun-stasiun yang melayani pemesanan tiket. KA tambahan ini akan melengkapi layanan KA reguler dan memperluas pilihan rute serta jadwal perjalanan masyarakat selama masa libur.

Tak hanya menyediakan KA tambahan dari wilayah berbagai Daerah Operasi (Daop) di Pulau Jawa. Seperti pada KA Tambahan di wilayah Daop 8 Surabaya, KAI Daop 8 Surabaya akan mengoperasikan dua kereta api tambahan selama periode itu. Yaitu KA Gajayana Tambahan dan KA Arjuno Ekspres Tambahan. Untuk KA Gajayana Tambahan relasi Malang–Gambir, berkapasitas 350 tempat duduk. Kereta ini akan beroperasi pada 28 Mei–2 Juni dan 5–10 Juni 2025.

Sedangkan KA Arjuno Ekspres Tambahan dengan relasi Malang–Surabaya Gubeng, berkapasitas 400 tempat duduk. Jadwal operasionalnya pada 29 Mei–2 Juni dan 6–10 Juni 2025. Selama periode libur panjang ini, Stasiun Malang akan mengoperasikan total 13 perjalanan KA jarak jauh setiap hari, terdiri dari 11 KA reguler dan 2 KA tambahan. Total kapasitas tempat duduk yang tersedia mencapai 6.510 per hari.

Selain itu wilayah Daop 6 Yogyakarta juga turut memberikan fasilitas KA tambahan yang merupakan daerah paling ramai dan paling digandrungi masyarakat untuk liburan panjang. KAI Daop 6 telah menyiapkan delapan perjalanan KA Tambahan dengan berbagai pilihan kelas, mulai dari ekonomi hingga eksekutif, untuk memberikan keleluasaan bagi pelanggan dalam memilih waktu dan jenis layanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Kemudian wilayah Daop 2 Bandung pun tak kalah ketinggalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat untuk berlibur pada masa liburan panjang nanti. Kereta tambahan tersebut yakni KA Parahyangan Fakultatif dan KA Lodaya Tambahan. Dua kereta tambahan di wilayah PT KAI Daerah Operasi 2 Bandung tersebut akan beroperasi mulai 29 Mei 2025 hingga 1 Juni 2025. Selain itu juga Daop 5 Purwokerto dan Daop 3 Cirebon pun turut menjalankan KA Tambahan yang siap dioperasikan.

 

Berikut ini adalah jadwal kereta api tambahan yang bisa kalian pesan sesuai dengan tanggal keberangkatan berikut ini:
KA Argo Anjasmoro
– KA 30F (GMR – SBI). Tanggal : 1, 2, 5 – 9 Juni 2025
– KA 29F (SBI – GMR). Tanggal : 1, 2, 5 – 10 Juni 2025

KA Purwojaya Fakultatif
– KA 56F/KA 53F (CP – KYA – GMR). Tanggal : 1 – 2 & 5 – 10 Juni 2025
– KA 58F/KA 59F (GMR – KYA – CP). Tanggal : 1 – 2 & 5 – 10 Juni 2025

KA Sancaka Fakultatif
– KA 87F (SGU – YK). Tanggal : 9 – 10 Juni 2025
– KA 88F (YK – SGU). Tanggal : 9 – 10 Juni 2025

KA Cheribon Fakultatif
– KA 125F (CN – GMR). Tanggal : 7 – 9 Juni 2025
– KA 126F (GMR – CN). Tanggal : 7 – 9 Juni 2025

KA Parahyangan Fakultatif
– KA 141F (BD – GMR). Tanggal : 6, 9, 26 – 27 Juni 2025
– KA 142F (GMR – BD). Tanggal : 6, 9, 26 – 27 Juni 2025

KA Mutiara Timur Fakultatif
– KA 212F (KTG – SGU). Tanggal : 1 – 2 & 5 – 10 Juni 2025
– KA 211F (SGU – KTG). Tanggal : 1 – 2 & 5 – 10 Juni 2025

KA Gajayana Tambahan
– KA 7002A (GMR – ML). Tanggal : 1 – 2 & 5 – 10 Juni 2025
– KA 7001A (ML – GMR). Tanggal : 1 – 2 & 5 – 10 Juni 2025

KA Batavia
– KA 7006 (GMR – SLO). Tanggal : 9 – 10 Juni 2025
– KA 7005 (SLO – GMR). Tanggal : 9 – 10 Juni 2025

KA Lodaya Tambahan
– KA 7013A (SLO – BD). Tanggal : 1 – 2 & 5 – 9 Juni 2025
– KA 7014A (SLO – BD). Tanggal : 1 – 2 & 5 – 10 Juni 2025

KA Jaka Tingkir Tambahan
– KA 7026 (PSE – SLO). Tanggal : 1 – 2 & 5 – 10 Juni 2025
– KA 7025 (SLO – PSE). Tanggal : 1 – 2 & 5 – 10 Juni 2025

KA Tambahan Gambir Jogja
– KA 7038 (GMR – YK). Tanggal : 1 – 2 & 5 – 9 Juni 2025
– KA 7037 (YK – GMR). Tanggal : 1 – 2 & 5 – 9 Juni 2025

KAI pun mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak jauh hari dan segera melakukan pemesanan tiket yang telah dibuka sejak H-45 sebelum keberangkatan. Tiket dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs web kai.id, serta kanal resmi lainnya yang bekerja sama dengan KAI.

Wajib Tahu, Inilah Aturan Tentang Larangan Barang Bawaan Saat Naik Kereta Api

Bus Listrik AKAP Uji Coba Yogyakarta ke Bekasi

Bus listrik, belakangan digunakan sebagai moda transportasi massal. Selain Transjakarta, di beberapa daerah pun sudah mulai menggunakan bus listrik sebagai armada mereka.

Biasanya bus listrik ini digunakan sebagai moda angkutan dalam kota. Namun, baru-baru ini PT Sumber Alam Ekspres meluncurkan bus listrik yang digunakan untuk antar kota antar provinsi (AKAP).

Armada bus ini untuk perjalanan penumpang rute Yogyakarta-Jakarta. Bus listrik bernama Kalista Nusa itu mulai beroperasi pada Senin 26 Mei 2025.

Bus listrik ini mampu menempuh perjalanan sepanjang 500 km lebih. Dalam tahap ini Sumber Alam baru memilik satu unit bus listrik AKP. Pihaknya menerapkan tarif Rp170 ribu dengan fasilitas sekali makan malam dalam setiap perjalanan.

Keistimewaanya, bus ini merupakan kendaraan bebas emisi dengan tingkat konsumsi energi yang relatif lebih hemat karena menggunakan baterai sebagai sumber energi. Direktur Utama Sumber Alam, Anthony Steven Hambali  berharap dengan mengoperasikan bus listrik AKAP ini Sumber Alam bisa turut mensosialisasikan penggunaan kendara listrik terutama dalam usaha transportasi massal yang melayani perjalanan antar kota antar provinsi.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kalista Nusa Armada, Albert Aulia Ilyas menjelaskan, unit yang digunakan dalam uji coba ini merupakan bus listrik tipe coach berukuran 12 meter. Dengan kapasitas baterai 303 kWh bus ini mampu mengangkut hingga 41 penumpang.

Rute uji coba ini menempuh Jarak sekitar 500 km dengan estimasi waktu perjalanan sekitar 12 jam. Unit bus listrik ini dilengkapi berbagai fitur keselamatan seperti sensor pintu darurat, apar, tombol pintu darurat, palu pemecah kaca, emergency exit, CCTV, camera 360 serta seatbelt.

Sebelum memulai uji coba, tim Kalista sudah melakukan road test untuk memastikan lokasi optimal pemasangan stasiun pengisian daya. Berdasarkan hasil survei lapangan, bus mampu menjangkau rata-rata 400 km dalam sekali pengisian daya.

Sehingga pemasangan stasiun pengisian daya akan dilakukan di tiga lokasi yakni Garasi Sumber Alam Yogyakarta, rumah makan Sumber Alam Ajibarang, dan Rest Area Sumber Alam di Cikamurang dengan kapasitas stasiun pengisian daya sebesar 200 kW. Dalam pemasangannya, proses pengisian daya dirancang agar tidak melebihi durasi satu jam dan akan dilakukan bersamaan dengan waktu istirahat sehingga tidak akan menggangu durasi perjalanan penumpang.

Dalam road test ini, tim operasional Kalista memulai perjalanan dari Garasi Sumber Alam Yogyakarta dalam kondisi baterai penuh 303 kWh dengan rute Pool Sumber Alam Kutoarjo-Rest Area Ajibarang-Rest Area Cikamurang-Pool Sumber Alam Pondok Ungu.

Pada uji perjalanan perdana, bus akan diberangkatkan dari Yogyakarta pada pukul 16.00 dengan rute Garasi Sumber Alam Yogyakarta–Pool Sumber Alam Kutoarjo–Rest Area Sumber Alam Ajibarang–Pool Sumber Alam Pondok Ungu.

Sedangkan untuk sebaliknya, keberangkatan akan dijadwalkan pada pukul 20.00 dengan rute Pool Sumber Alam Pondok Ungu–Rest Area Sumber Alam Cikamurang-Rest Area Sumber Alam Ajibarang–Pool Sumber Alam Kutoarjo–Garasi Sumber Alam Yogyakarta.

Tarif Masih Gratis, Trans Wibawa Mukti Bekasi Berencana Tambah Koridor

Bus Trans Wibawa Mukti tarifnya masih tetap nol rupiah sejak diersmikan sejak akhir tahun lalu. Hal ini pun dipastikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat.

Padahal antusiasme masyarakat terhadap moda transportasi ini semakin meningkat. Sekretaris Dishub Kabupaten Bekasi Reza Nuralam mengatakan, pemberlakuan tarif nol rupiah bagi pengguna Trans Wibawa Mukti tidak berdampak pada pelayanan yang tetap melayani rute Stasiun LRT Jatimulya hingga Cikarang dengan 30 titik pemberhentian di kedua arah.

Bahkan dengan tarif nol rupiah ini pun, pihak Dishub Bekasi memiliki rencana untuk melakukan penambahan koridor baru dengan rute Kalimalang-Jatimulya hingga ke Cibarusah. Rencana ini pun mendapat respon yang tinggi dari masyarakat.

Apalagi bagi mereka para pekerja, pelajar, dan mahasiswa yang cukup antusias dengan rute-rute baru itu. Layanan Trans Wibawa Mukti adalah program Buy The Service (BTS) yang disubsidi pemerintah pusat dengan kerja sama pihak swasta yakni PT Sinar Jaya.

Untuk peran pemerintah daerah adalah memberikan subsidi pengganti tarif nol rupiah untuk bahan bakar, operasional hingga perawatan armada. Untuk koridor 1 beroperasi dari perbatasan Kota Bekasi-Jatimulya sampai Cikarang. Respon masyarakat sangat baik.

Saat ini tersedia 15 armada yang beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 19.00 WIB. Bus ini beroperasi dengan keberangkatan setiap satu jam sekali per perjalanan.

Walaupun tarif masih gratis sejak layanan ini diresmikan pada akhir 2024, masyarakat tetap diminta menyiapkan uang elektronik untuk keperluan validasi. Meski saat ini gratis, bila peminatnya semakin meningkat, maka tidak kemungkinan ada pertimbangan untuk memberlakukan tarif di masa depan.

Kehadiran bus Trans Wibawa Mukti ini sempat mendapat penolakan dari pengemudi angkutan umum. Meski begitu, saat ini berangsur kondusif karena angkutan umum dengan mobil elf masih memiliki pelanggan sendiri.

Tak hanya itu, kedepannya, pengemudi elf ini akan diberdayakan sesuai kriteria yang ditentukan Dishub. Nantinya, dipastikan seluruh pengemudi yang bergabung dengan Trans Wibawa Mukti harus profesional, berseragam rapi dan telah memiliki surat izin sesuai ketentuan. Termasuk diwajibkan memakai dasi saat bekerja.

Mudahkan Aksesbilitas Masyarakat, Kemenhub Buka Rute Transjabodetabek Vida Bekasi-Cawang

Vietjet Pesan Tambahan 20 Unit Airbus A330-900, Total Pesanan Hingga 40 Unit

Vietjet, maskapai swasta terbesar di Vietnam, dikabarkan telah memesan 20 unit pesawat berbadan lebar A330-900 dari Airbus untuk mendukung ekspansi strategis selama dekade mendatang.

Perjanjian tersebut ditandatangani di Hanoi oleh Direktur Vietjet Nguyen Thi Phuong Thao dan Wouter van Wersch, Presiden Airbus International. Dokumen-dokumen tersebut dipertukarkan di hadapan Presiden Perancis Emmanuel Macron dan Presiden Vietnam Luong Cuong, selama kunjungan resmi Kepala Negara Prancis ke negara tersebut.

Pesanan jangka panjang ini akan mendukung ekspansi jaringan internasional Vietjet yang sedang berlangsung, yang memungkinkan maskapai tersebut untuk meningkatkan penerbangan pada rute-rute berkapasitas tinggi di seluruh kawasan Asia-Pasifik, serta untuk memperkenalkan layanan jarak jauh baru di masa mendatang ke Eropa.

Kontrak baru dengan Vietjet menggandakan pesanan pastinya untuk A330neo menjadi 40 pesawat. Selain itu, maskapai ini telah memesan 96 pesawat lorong tunggal Keluarga A320neo. Vietjet saat ini mengoperasikan armada Airbus yang terdiri dari 115 pesawat lorong tunggal A320 Family dan tujuh A330-300.

Vietjet saat ini mengoperasikan layanan internasional ke Australia, India, dan Kazakhstan dengan A330-300-nya, yang menawarkan kenyamanan yang lebih baik dan pilihan yang lebih banyak kepada penumpang, termasuk di Kelas Bisnis. Armada A330 akan terus memainkan peran penting seiring dengan perluasan Vietjet ke destinasi yang lebih jauh, memenuhi kebutuhan perjalanan penumpang yang terus berkembang di dalam negeri dan di seluruh dunia.

Didukung oleh mesin Rolls-Royce Trent 7000 generasi terbaru, A330-900 mampu terbang sejauh 7.200 nuatical mile (13.300 km) tanpa henti. A330neo dilengkapi kabin Airspace pemenang penghargaan, yang menawarkan penumpang pengalaman unik, kenyamanan tingkat tinggi, suasana, dan desain.

Ini termasuk ruang yang lebih individual, tempat penyimpanan di atas kepala yang lebih besar, sistem pencahayaan baru, dan akses ke sistem hiburan dan konektivitas dalam pesawat terkini. Pada akhir April 2025, Keluarga A330 telah memenangkan lebih dari 1.800 pesanan pasti dari lebih dari 130 pelanggan di seluruh dunia.

Seperti halnya semua pesawat yang sedang diproduksi, A330neo mampu beroperasi dengan hingga 50% Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan (SAF), dengan target untuk meningkatkan kemampuan SAF hingga 100% pada tahun 2030.

Ekspansi Penerbangan Antarbenua, Vietjet Akuisisi 20 Unit Airbus A330-900neo Senilai $7,4 Miliar

KMT Edisi ‘100 Tahun KRL di Indonesia’ Sudah Bisa Kalian Beli, Ini Daftar Stasiun Penjualnya

Bagi kolektor aksesoris kereta api tentu saja sudah menjadi kesenangan tersendiri. Apalagi koleksi tersebut sudah langka atau pun baru di rilis. Terkadang tak memandang harga, barang kesukaan yang akan dijadikan koleksi juga tak luput dari nilai harga yang tinggi, apalagi barang yang dijadikan koleksi tersebut bisa digunakan keseharian untuk keperluan bertransportasi. Salah satunya adalah Kartu Multi Trip (KMT) edisi terbaru.

Ramai di media sosial KMT edisi terbaru yakni “100 Tahun KRL di Indonesia” dengan gambar lokomotif listrik pertama di Indonesia atau dengan sebutan Bon Bon ini telah rilis dan diperjualbelikan di loket stasiun-stasiun KRL. Dua versi yang dikeluarkan edisi baru KMT ini yaitu dengan gambar lokomotif listrik bercorak vintage, latar belakang putih dan berlatar belakang Stasiun Tanjung Priok tersebut merupakan pilihan desain yang enak dipandang dan bakal menjadi koleksi paling langka yang dimiliki khususnya penggemar kereta api (railfans).

Dilansir dari laman KAI Commuter, KMT tematik 100 Tahun KRL di Indonesia tersebut sudah bisa dibeli oleh pengguna Commuter Line dan masyarakat sebagai kartu pembayaran tiket Commuter Line dan pembayaran transaksi lainnya di tenant-tenant yang sudah bekerja sama dengan KAI Commuter.

Peluncuran edisi khusus ini awalnya diresmikan yang bertepatan pada acara 100 Tahun Operasional KRL di Stasiun Jakarta Kota pada Selasa 24 April lalu. KMT tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan satu abad operasional Kereta Rel Listrik (KRL) di Indonesia yang dimulai pada 6 April 1925.

Edisi khusus Kartu Multi Trip (KMT) tema 100 Tahun KRL di Indonesia. (Foto: Dok. Threads.com/@ipoelsoebdijoe)

Kira-kira dimana saja sih bisa dibeli KMT edisi khusus tersebut? Jangan khawatir, kalian bisa mendapatkan KMT edisi “100 Tahun KRL di Indonesia” tersebut di Stasiun Cakung, Stasiun Manggarai, dan Stasiun Pasar Minggu.

Menurut kabar dan informasi, KMT yang mulai dijual ini sudah bisa didapatkan sementara di ketiga stasiun tersebut. Namun tak menutup kemungkinan edisi khusus ini akan diperluas penjualannya di beberapa stasiun-stasiun KRL selama persediaan masih ada.

Untuk harga KMT yang dijual dengan harga Rp40.000 dan telah terisi saldo sebesar Rp10.000. KMT itu pun bisa digunakan tak hanya untuk KAI Commuter saja, melainkan bisa digunakan sebagai moda transportasi lain yaitu LRT Jabodebek, LRT Jakarta, MRT Jakarta, dan TransJakarta, pembayaran parkir di stasiun-stasiun, TransYogya, TransJateng, dan nantinya bisa digunakan untuk transportasi TransJatim. Selamat berburu KMT, ya gaes!

Mudahkan Pelancong, Japan Railway Rilis Kartu Multi Trip dengan Paket Hemat

Ini Perbedaan Antara Badai Debu dan Badai Pasir, Serta Pengaruhnya Pada Keselamatan Penerbangan

Dua jenis badai ini terbilang mirip dan sama-sama punya pengaruh kuat dalam keselamatan penerbangan. Namun, badai debu (dust storm) dan badai pasir (sandstorm) ternyata berbeda, termasuk berbeda dalam respon yang diberikan oleh penerbang.

Perbedaan antara badai debu dan badai pasir terutama terletak pada ukuran partikel, lokasi kejadian, dan dampaknya terhadap lingkungan—termasuk penerbangan pesawat udara.

Badai debu dianggap lebih berbahaya bagi penerbangan, karena partikelnya lebih ringan dan kecil, sehingga dapat terangkat ke ketinggian jelajah pesawat (cruising altitude). Selain itu, badai debu dapat masuk ke mesin pesawat, merusak turbin atau menyebabkan penurunan performa.

Kenapa Pesawat Penumpang Tidak Dilengkapi Parasut untuk Situasi Darurat? Ini Jawabannya

Tidak itu saja, badai denu dapat mengganggu sistem sensor dan navigasi, serta mengurangi visibilitas secara signifikan di bandara dan udara. Seperti dadai debu dari Sahara sering mengganggu lalu lintas udara di Eropa Selatan dan Timur Tengah.

Sebaliknya, badai pasir umumnya kurang berdampak terhadap pesawat di ketinggian, karena partikelnya lebih berat dan tidak terangkat setinggi itu. Namun, badai pasir punya dampaknya lebih besar untuk lepas landas dan pendaratan, terutama di daerah gurun.

Dampak Pada Mesin Jet
Partikel debu berukuran mikro sangat abrasif dan ketika terhisap masuk melalui air intake, debu ini menyerang bilah-bilah kompresor dan turbin, menyebabkan erosi logam. Dalam jangka panjang, ini menurunkan efisiensi pembakaran dan mendorong kerusakan prematur.

Debu dalam jumlah besar dapat menyumbat filter atau ducting sistem udara. Ini bisa menyebabkan penurunan tekanan udara masuk (airflow disruption), yang sangat krusial untuk pembakaran bahan bakar. Debu dalam jumlah besar dapat menyumbat filter atau ducting sistem udara.

Ini bisa menyebabkan penurunan tekanan udara masuk (airflow disruption), yang sangat krusial untuk pembakaran bahan bakar. Jika partikel mengganggu proses pembakaran, bisa terjadi flameout (mati mendadak mesin), terutama saat lepas landas atau saat pesawat bermanuver berat. Flameout adalah kegagalan mesin yang sangat berbahaya dan sulit diatasi dalam kondisi badai debu tebal.

Dampak Pada Sistem Avionik dan Sensor
Sensor seperti pitot tube, AOA (Angle of Attack) sensor, radar doppler, dan lidar bisa terganggu karena terpapar partikel halus. Debu yang menempel dapat menyebabkan pembacaan keliru atau bahkan kegagalan sensor. Kamera pengawasan, sistem pendaratan berbasis optik (Enhanced Vision System), dan FLIR terganggu oleh debu tebal.

Ditambah visibilitas mendekati nol, sangat berisiko untuk penerbangan malam atau operasi di medan tempur.

Dampak Pada Sistem Hidrolik dan Pendinginan
Saluran ventilasi dan pendingin avionik bisa kemasukan partikel debu. Debu bisa mencemari cairan hidrolik atau sistem pendingin, menyebabkan penurunan efisiensi atau overheating.

Di Tahun 1991, saat Perang Teluk, beberapa jet tempur AS mengalami penurunan performa mesin setelah mengoperasikan misi dalam badai debu Irak-Kuwait. Boeing dan Airbus memiliki prosedur darurat untuk operasi dalam “volcanic ash or dust storm”, karena dampaknya mirip: abrasif, mengganggu pembakaran, dan mengurangi visibilitas.

Pesawat Delay Karena Badai Pasir, Pilot Belikan Pizza untuk Semua Penumpang

Belajar dari Swiss, Indonesia Akan Terapkan Panel Surya Terpasang di Atas Rel, Apa Dampaknya?

Dalam dunia kereta api, Swiss dapat dijadikan barometer dan acuan perkembangan teknologi kuda besi, salah satunya adalah untuk pertama kalinya di Swiss diciptakan panel surya yang dipasang pada bantalan rel kereta api.

Teknologi ini memungkinkan pemasangan panel surya di atas rel kereta api tanpa mengganggu operasional transportasi, sebuah terobosan yang personally sebagai yang pertama di dunia.

Rencananya, teknologi ini akan diuji coba di Bogor, Jawa Barat, sebelum diperluas ke wilayah lain di Pulau Jawa. Salah satu langkah terbaru ini yang paling menarik perhatian dan ketertarikan Indonesia terhadap teknologi panel surya inovatif yang dikembangkan oleh startup asal Swiss, Sun-Ways.

Panel surya dipasang pada bantalan rel kereta api dan dapat dipasang atau dilepas dalam hitungan jam menggunakan mesin khusus yang dikembangkan oleh Scheuchzer SA, perusahaan spesialis perawatan rel dari Swiss. Inovasi ini memungkinkan perawatan rel tetap dilakukan tanpa hambatan, sementara panel surya tetap bersih berkat sikat pembersih yang terintegrasi pada kereta.

Seperti diketahui, Indonesia memiliki potensi energi surya yang sangat besar, diperkirakan mencapai 3.200 Giga Watt (GW), namun pemanfaatannya masih jauh dari optimal, hanya sekitar 200 Megawatt (MW) hingga saat ini. Proyek percontohan di Swiss menunjukkan bahwa 48 panel surya dengan kapasitas masing-masing 385 watt dapat menghasilkan sekitar 16.000 kWh listrik per tahun, cukup untuk memasok kebutuhan energi rumah-rumah di sekitar area tersebut.

Di Indonesia, penerapan teknologi ini dapat menjadi game-changer dalam transformasi energi hijau. Dengan jaringan rel kereta api yang luas, terutama di Pulau Jawa, teknologi ini dapat meningkatkan kapasitas produksi energi surya tanpa memerlukan lahan baru. Meski menjanjikan, teknologi ini tidak luput dari tantangan. Paparan debu, getaran dari kereta, dan kondisi cuaca ekstrem menjadi faktor yang perlu diuji untuk memastikan efisiensi jangka panjang.

Potensi energi surya yang melimpah dan semangat inovasi, Indonesia berada di jalur yang tepat untuk menjadi pionir energi hijau di kawasan. Teknologi Sun-Ways bukan hanya tentang menghasilkan listrik, tetapi dampaknya akan menciptakan solusi yang efisien, ramah lingkungan, dan adaptif untuk masa depan. Langkah Indonesia untuk menjajal teknologi panel surya Sun-Ways adalah bukti komitmen negara ini dalam mengejar masa depan energi yang berkelanjutan.

Jaringan Kereta Api di Swiss Dikenal Tepat Waktu, Inilah Resepnya