Mudik ke Jogja dan Surabaya? Bus Sinar Jaya Bisa Jadi Pilihan

Bus masih menjadi salah satu moda transportasi favorit untuk mudik Lebaran. Selain tarifnya terjangkau, berbagai fasilitas premium pun hadir melengkapi perjalanan para penumpangnya.

Seperti salah satunya perusahaan otobus (PO) Sinar Jaya yang masih memberikan Harga ramah kantong pemudik. Rute populer po bus yang satu ini adalah dari Jakarta ke Surabaya atau sebaliknya.

Tarif tiketnya pun cukup murah yakni dari Rp330 ribu hingga Rp505 ribu dengan jadwal keberangkatan pukul 07.00 dan 19.00 WIB. Perjalanan ini cukup memakan Waktu kurang lebih 12 jam perjalanan.

untuk rute favorit lainnya dari Sinar jaya adalah Jakarta menuju ke Yogyakarta. Tarifnya pun cukup terjangkau dari Rp180 ribu hingga Rp370 ribu dengan keberangkatan pukul 07.00 dan 19.30 WIB.

Meski memberikan tarif yang cukup ramah kantong, Sinar Jaya menggunakan bus double decker untuk perjalanannya dan sudah melengkapi diri dengan fasilitas yang memadai bagi penumpang yang akan mudik. Memiliki kursi atas Bawah dengan total 50 seat, dengan pembagian 38 kursi bagian atas dan 12 di bagian bawah.

Sinar Jaya memiliki posisi kursi 2-2 reclining seat yang dilengkapi Arm Rest & Leg Rest untuk kenyamanan penumpang. Menghadirkan kesan sedikit mewah dengan seat cover kombinasi fabric dan vinyl, Sinar Jaya juga dilengkapi dengan Audio Video On Demand di setiap kursi penumpangnya.

Dilengkapi tempat penyimpanan barang-barang penumpang, untuk bagian kabin atasa ada rak dan ruang koper di bagian bawah. Toilet juga berada di bawah. Selain itu juga ada kompartmen dengan model buka tutup pakai pneumatic system pada bagian kiri, manual system pada bagian kanan.

Pintu keluar masuk penumpang model swing dengan pneumatic system. Lengkap dengan kamera cctv di bagian depan & belakang ruang penumpang.

Untuk memesan tike bus Sinar Jaya, Anda bisa memesan melalui Red Bus dengan membuka situs https://www.redbus.id. Kemudian pilih kota keberangkatan dan tujuan, masukkan tanggal perjalanan (jika pp, tambahkan tanggal kepulangan).

Cari bus dan pilih Sinar Jaya, tentukan jadwal keberangkatan yang sesuai. Kemudian ikuti proses hingga pembayaran.

Sedangkan melalui Tiket.com, bisa menggunakan aplikasi atau masuk ke situsnya tiket.com. Pilih opsi Bus&Travel, lalu masukkan kota keberangkatan dan tujuan.

Jangan lupa pilih tanggal keberangkatan dan kepulangan, lalu pilih bus Sinar Jaya. Pilih jadwal yang sesuai dan selesaikan proses pembayaran untuk menyelesaikan pemesanan tiket.

PO Sinar Jaya, Tawarkan Kenyamanan dengan Harga Bersahabat

Sediakan Ribuan Kursi, Pemprov Jatim Bagi 2 Gelombang Perjalanan Mudik Gratis

Puasa baru lewat 13 hari, tetapi pendaftaran mudik gratis di berbagai wilayah di Indonesia sudah dibuka. Bahkan ada beberapa yang sudah habis kuotanya digelombang pertama dan berencana membuka gelombang kedua pendaftaran.

Seperti di provinsi Jawa Timur yang Kembali menggelar program mudik gratis. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menyiapkan ribuan kursi untuk warga Jatim yang akan mudik ke kampung mereka dalam rangka merayakan Lebaran 2025.

“Mudik Gratis ini bagian dari komitmen kami untuk melayani masyarakat. Kami ingin memastikan warga bisa mudik dengan aman, nyaman, dan bahagia tanpa terbebani biaya transportasi. Selain itu, program ini juga mengurangi risiko kecelakaan akibat tingginya volume kendaraan pribadi,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Mudik gratis yang disiapkan Pemprov Jatim, akan dibagi dua gelombang keberangkatan. Pada gelombang pertama, keberangkatan tanggal 28 Maret 2025 akan melayani rute Jakarta ke berbagai daerah di Jawa Timur.

Di gelombang pertama ini ada total 4.800 kursi yang tersedua dan kuota yang sudah terisi 4.720 sehingga masih ada 80 kursi tersedia dan pendaftaran dilakukan melalui Pawarta Jatim di Jakarta sejak 8 Maret 2025 kemarin. Untuk gelombang kedua, berangkat 29 Maret 2025 yang melayani perjalanan dari Surabaya ke berbagai daerah di Jawa Timur.

Pemprov menyediakan 4.000 kursi dan sudah 1.720 kursi terisi melalui pendaftaran online (daring). Nantinya 2.280 kursi yang tersedia akan dibukan untuk pendaftaran secara langsung mulai 16 Maret 2025 mendatang.

Adapun rute-rute yang tersedia dari Surabaya meliputi Surabaya-Madiun dengan delapan bus, Surabaya-Magetan dengan 12 bus, Surabaya-Ponorogo dengan 17 bus, Surabaya-Nganjuk dengan tiga bus, Surabaya-Tulungagung dengan tiga bus, Surabaya-Blitar via Pare dengan satu bus, dan Surabaya-Trenggalek dengan delapan bus.

Kemudian Surabaya-Bondowoso dengan satu bus, Surabaya-Pacitan dengan 15 bus, Surabaya-Jember dengan lima bus, Surabaya-Malang-Blitar dengan dua bus, Surabaya-Banyuwangi via Jember dengan delapan bus. Selanjutnya, Surabaya-Banyuwangi via Situbondo dengan empat bus, Surabaya-Ngawi dengan delapan bus, Surabaya-Tuban dengan satu bus, Surabaya-Sumenep dengan dua bus, dan Surabaya-Bojonegoro dengan dua bus.

Tak hanya bagi masyarakatnya saja, Pemprov Jatim juga menyediakan layanan angkutan gratis untuk sepeda motor dengan kuota 400 unit guna mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti program mudik dan balik gratis ini, informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui situs Dinas Perhubungan Jawa Timur atau langsung ke Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur bilangan Ahmad Yani, Surabaya.

Bukan hanya mudik ke kampung halaman, Pemprov Jatim juga menyediakan layanan balik gratis dari Jawa Timur ke Jakarta dengan kuota 2.000 kursi.

Inilah Deretan Fasilitas Nyaman di Bus AKAP, Siap Memanjakan Pemudik

 

Cegah Kepadatan di Merak, Pelindo Akan Buka Pelabuhan Ciwandan dan Bojonegara Sebagai Alternatif

Ratusan hingga ribuan kendaraan yang mengular di pelabuhan pada saat arus mudik tentu menjadi hal lumrah. Kendati begitu, para pemudik tetap sabar menanti hingga mereka bisa tiba di kampung halaman. Nah, guna menghindari penumpukan di Pelabuhan Merak, salah satu pelabuhan paling ramai saat arus mudik, Pelindo bakal memfungsikan Pelabuhan Bojanegara dan Ciwandan sebagai alternatif. Khusus pelabuhan Ciwandan, tahun ini menjadi tahun keempat menjadi pelabuhan alternatif.

Baca Juga: Catat! ASDP Ferry Berlakukan Tarif Satu Harga Jelang Lebaran 2025

Seperti yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman cnbcindonesia.com (13/03/2025), Direktur Pengelola Pelindo, Putut Sri Mulyanto mengatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan ASDP untuk memecah konsentrasi pemudik ke 2 pelabuhan alternatif tersebut. Menyoal kapasitas, Putut Sri menyebutkan bahwa 2 pelabuhan tersebut bisa menampung hingga 20.000 motor per hari.

“Ada 1,86 hektare yang kita siapkan lahan untuk sepeda motor dan 2,5 hektare untuk kendaraan (roda empat),” kata Putut Sri.

Sebagai catatan, tahun lalu Pelindo menyeberangkan 104.000 motor serta atau 72.000 kendaraan roda empat. Puncak arus mudik di tahun ini diprediksi mulai tanggal 26 Maret mendatang. Kedua pelabuhan tersebut bakal menyediakan fasilitas diantaranya tempat tenda, kemudian ada bengkel, sarana kesehatan termasuk UMKM.

“Karena memang teman-teman atau saudara-saudara kita yang mudik dengan sepeda motor ini sebagian kadang bawa anak kecil dan sebagainya. Ini memang pelabuhan barang, jadi ketika nanti dipakai setahun sekali untuk kegiatan melayani orang, fasilitasnya tidak seperti terminal penumpang lain,” katanya.

Pelabuhan Bojonegara. Sumber: istimewa

Penyediaan fasilitas sebagai upaya agar masyarakat tidak kepanasan, termasuk juga ada ruang istirahat yang disiapkan untuk pengguna menggunakan sepeda motor.

“Jadi Ciwandan ini sudah kita siapkan, kita dedikasikan setiap Lebaran akan digunakan untuk membantu ASDP untuk melayani kegiatan penyeberangan ke Sumatra. Wajib itu. Karena itu yang bisa mengurai dan tahun ini kami mendapat tugas lagi untuk menyiapkan Bojanegara sebagai backup kalau ternyata nanti di hari puncak itu terjadi kepadatan,” sebutnya.

Pelabuhan Bojanegara saat ini sudah disiapkan, termasuk Pelindo tengah mengebut dalam penyelesaian sekitar lahan 3,3 hektare untuk penggunaan kendaraan pribadi.

“Jadi kami menunggu perintah nanti dari Kementerian Perhubungan tetapi secara fasilitas kami sedang siapkan dan akan siap sebelum tanggal 20 Maret. Ini untuk kondisi Bojonegara dan hanya diperuntukkan untuk kendaraan pribadi,” ujarnya.

Sebagai informasi tambahan, Pelabuhan Ciwandan yang terletak di Kota Cilegon, Banten, merupakan salah satu pelabuhan penting di Indonesia. Pelabuhan ini memiliki peran strategis dalam mendukung kegiatan industri dan logistik, khususnya di wilayah Banten dan sekitarnya. Pelabuhan ini sendiri diketahui memiliki 3 terminal penumpang, 4 terminal barang dan sejumlah fasilitas pendukung logistik dan penyimpanan barang.

Sementara Pelabuhan Bojonegara, atau yang juga dikenal sebagai Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ), merupakan pelabuhan yang terletak di Desa Pulo Ampel, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Selain akan kembali difungsikan sebagai pelabuhan alternatif, pelabuhan ini juga memiliki potensi besar untuk menjadi gerbang maritim dunia. Di tahun 2024 silam, Pelabuhan BBJ dibuka untuk mengurai kepadatan di Pelabuhan Merak dengan menyediakan 6 kapal penyeberangan.

Intip Kesiapan PELNI Dalam Siapkan Mudik Lebaran 2025

Sambut Hari Kemenangan, Livery Idul Fitri Jadi Hiasan Kereta Api

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H tak sekadar ludesnya tiket perjalanan kereta api yang sejak 26 Maret hingga 9 April 2025 mendatang. Namun KAI telah membuat ucapan dengan cara menambahkan hiasan stiker di dinding kereta dan lokomotif. Hiasan tersebut telah dipasang pada rangkaian KA Bima, Senin (10/3).

Hiasan stiker kali ini berbeda dari sebelumnya yang hanya menampilkan gambar ketupat ataupun bedug dengan tulisan “Selamat Hari Raya Idul Fitri” saja, melainkan gambar yang kali ini ditampilkan berupa tokoh animasi pada komik yang terkenal dalam cerita Indonesia. Tak hanya itu tulisan “Bersama KAI Menyambut Silaturahmi” pun tak luput memeriahkan desain gambar tersebut.

Lokomotif CC 206 13 89 yang dipasang livery Idul Fitri

Terlihat makin kece dengan livery kali ini ada pula nama-nama pada masing-masing karakter tersebut. Karakter lucu ini bernama Si Bedil dan Tuti. Hasil karya ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf), Pionicon, Komik Ga Jelas, dan Si Bedil & Tuti and Friend. Fyi, adalah Faza Meonk yang berhasil mendirikan Pionicon, sebuah perusahaan penerbit karakter-karakter lokal, termasuk mengelola karakter Si Juki.

Di satu sisi dia ingin Pionicon itu menjadi jembatan yang menghubungkan kreator dengan dunia bisnis. Sisi lainnya, dia hendak meniru keberhasilan Doraemon maupun Walt Disney dimonetisasi dengan cara dijual lisensinya. Hingga kini total Pionicon telah menciptakan karakter-karakter yang menemani Si Juki. Mereka adalah Bedil, Tuti and Friends, Si Bedil, Little Manka, Repoobly QDJY, Pavlichenko, Vusya, dan Hebring.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, rangkaian kereta api pertama yang telah dipasang livery tersebut adalah KA Bima, KA Semeru dan KA Argo Wilis. Kedepannya livery Idul Fitri tersebut akan tersebar dibeberapa kereta api kelas eksekutif dan ekonomi premium. Tak hanya rangkaian kereta api, pemasangan livery juga dilakukan pada lokomotif. Lokomotif yang terpasang livery tersebut baru 3 unit, yaitu bernomor seri CC 203 98 01, CC 206 13 50, dan CC 206 13 89, selanjutnya ada beberapa lokomotif lagi yang akan dipasang livery yang sama.

Pemasangan livery Lebaran di lokomotif justru lebih jelas terlihat karakter dari tokoh animasi tersebut. Bahkan ada nama dari tokohnya yaitu Bedil dan Tuti. Lalu juga ada kalimat pantun yang dikeluarkan dari tokoh si Bedil yang bikin kita tersenyum ini, yaitu “Naik kereta bareng si Tuti, keluar kota di Hari Lebaran, mudik asyik bersama KAI, jumpa keluarga di kampung halaman.” Tampilan memukau livery Hari Lebaran kali ini membuat yang melihatnya sangat kagum, bahwa livery kali ini juga memperkenalkan tokoh animasi komik buatan anak bangsa yang harus dipertahankan dan dipromosikan kepada publik khususnya warga Indonesia.

Lokomotif CC 203 98 01 dengan livery Idul Fitri yang sempat alami robek karena tidak kuat menempel. (Foto: Dok. Istimewa)

PELNI Catat Lebih dari 120.000 Pemudik Dipastikan Bertolak ke Kampung Halaman via Jalur Laut

PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatat penjualan tiket untuk periode angkutan Lebaran 1446 H/2025 per 13 Maret 2025 sudah mencapai 121.125 pax. Penjualan tiket tertinggi tercatat untuk perjalanan tanggal 23 Maret 2025 atau H-8 sebanyak 11.776 pax.

Baca Juga: Mudik Naik Ferry Tapi Tidak Ingin Terlalu Mengantri? Datang di Rentang Jam Ini!

Direktur Utama PELNI, Tri Andayani menyebutkan bahwa penjualan tiket masih terus berlangsung, khususnya untuk perjalanan di periode arus mudik. “Angka penjualan tiket masih terus bergerak. Meski per hari ini perjualan tiket tertinggi untuk perjalanan tanggal 23 Maret atau H-8, kami masih memprediksi puncak perjalanan pada arus mudik terjadi pada 26 Maret 2025 atau H-5,” ujar Anda, dilansir KabarPenumpang.com dari siaran pers.

Penjualan tiket tertinggi pada periode arus mudik per 13 Maret yang sudah terjual di atas 10.000 tiket berada di tanggal 16 (H-15), 19 (H-12), 23 (H-8), dan 26 Maret (H-5).

Adapun proyeksi 5 ruas dengan jumlah penumpang terpadat selama Periode Lebaran 2025 adalah sebagai berikut :
1. Belawan-Batam (21.373)
2. ⁠Batam-Belawan (20.154)
3. ⁠Kumai-Semarang (13.423)
4. ⁠Makassar-Bau Bau (11.352)
5. ⁠Balikpapan-Surabaya (11.014).

Pada Lebaran tahun ini, PELNI mengoperasikan 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis. Total kapasitas angkut untuk 25 kapal penumpang sebanyak 48.323 pax dan 11.889 pax untuk 30 kapal perintis, sehingga gabungan kapasitas kapal penumpang dan perintis mencapai 60.212 pax untuk Lebaran 2025.

Tidak bisa dipungkiri, antusiasme masyarakat untuk kembali ke kampung halaman saat momen Lebaran amatlah tinggi. Berbagai langkah preventif untuk mencegah penumpukan di beberapa titik juga sudah direncanakan dengan matang; sebut saja penjualan tiket di jauh-jauh hari sebelum keberangkatan, penambahan buffer zone di sejumlah area pelabuhan hingga pengaktifan beberapa pelabuhan alternatif.

Pelabuhan Ciwandan. Sumber: istimewa

Di Pelabuhan Merak, misalnya, Pelindo bekerja sama dengan ASDP Indonesia Ferry saling bahu membahu untuk memecah konsentrasi kepadatan calon pemudik dengan mengaktifkan Pelabuhan Ciwandan dan Pelabuhan Bojonegara di Banten.

Himbauan untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan menghindari jam-jam sibuk juga sudah digalakkan sejak jauh-jauh hari, guna menghindari penumpukan di titik tertentu.

Jadi bagi Anda yang hendak mudik, terutama dengan menggunakan moda transportasi laut, kiranya Anda sudah merencanakan keberangkatan dengan matang sehingga terhindar dari penumpukan kendaraan di pelabuhan!

Mengenal Jenis dan Kapasitas Sekoci (Perahu Penyelamat) di Kapal Penumpang

Tanggap Kondisi Darurat Kesehatan Penumpang di Udara, Emirates Gandeng Parsys Telemedicine

Ketika keadaan darurat medis terjadi di dalam pesawat komersial, awak pesawat sering kali akan mengalihkan penerbangan ke bandara terdekat untuk memastikan bahwa penumpang yang terdampak dapat diberikan perawatan medis oleh spesialis di darat. Namun, hal tersebut menyisakan waktu yang tidak menentu.

Mengatasi seperti kasus di atas, maka perawatan minimal kini dapat dilakukan di udara. Seperti yang dilakukan Emirates yang bermitra dengan Parsys Telemedicine.

Diumumkan dalam pernyataan yang dirilis oleh Emirates, maskapai penerbangan nasional UEA yang berbasis di Dubai telah bekerja sama dengan Parsys Telemedicine dalam sebuah kemitraan yang akan meningkatkan ketentuannya sejauh menyangkut perawatan medis dalam penerbangan.

Kesepakatan ini menandai puncak investasi sebesar $2,4 juta dari Emirates, yang ikut merancang seperangkat peralatan dengan Parsys yang akan mulai digunakan di dalam pesawatnya.

Menurut Emirates, perangkat tersebut akan diluncurkan ke 300 pesawat dalam beberapa tahun ke depan.” Seperti yang digambarkan di atas, stasiun telemedicine memungkinkan pengguna untuk mengadakan konferensi video dengan tenaga medis di darat dan mengirimkan data pasien yang penting secara aman untuk membantu perawatan mereka. Penilaian penumpang jarak jauh juga memungkinkan, dan perangkat tersebut dilengkapi dengan teknologi EKG Telecardia 12-Lead untuk membantu menyelamatkan nyawa dalam situasi kritis.

Meskipun, dalam kebanyakan kasus, penumpang yang terlibat dalam keadaan darurat medis dalam penerbangan akan diberikan sebagian besar perawatan di darat setelah pesawat dialihkan, respons cepat dalam penerbangan untuk menstabilkan mereka dapat membuat perbedaan besar dalam hal memastikan kesehatan dan keselamatan mereka.

Ada Penumpang Sakit di Pesawat? Hubungi Awak Kabin dan Jangan Langsung Panik Tertular

Tim darat dapat dihubungi 24/7, sesuai dengan jadwal operasi Emirates yang dinamis, dan dapat memberi saran kepada awak kabin penerbangan tentang cara menangani situasi yang sedang berlangsung.

Dirancang agar mudah digunakan, antarmuka tablet perangkat “dapat [dioperasikan] secara efisien, bahkan dalam kondisi yang menantang.” Hasil dari kemitraan dengan Parsys Telemedicine telah menghasilkan solusi yang sepenuhnya digital dan otomatis yang menyederhanakan komunikasi dan perawatan.

Perangkat ini mencakup beberapa perangkat medis seperti oksimeter denyut nadi, termometer, monitor tekanan darah, glukometer, dan elektrokardiogram (EKG). Pelanggan Emirates yang membutuhkan dukungan medis dalam penerbangan kini dapat menerima tanda-tanda vital atau hasil pemeriksaan yang secara otomatis dikirimkan ke perangkat Medcapture melalui Bluetooth, sehingga awak kabin tidak perlu lagi mencatat dan menyampaikan informasi secara manual.

Dalam waktu singkat sejak perangkat Parsys diluncurkan, Emirates telah menemukan bahwa teknologi tersebut telah memainkan peran penting dalam mengatasi beberapa keadaan darurat medis dalam penerbangan.

Misalnya, maskapai penerbangan tersebut menyoroti sebuah insiden yang melibatkan “keadaan darurat medis yang memengaruhi sistem kardiovaskular (seorang penumpang), yang menyebabkan penurunan kadar oksigen secara signifikan.” Dengan menggunakan perangkat tersebut, pramugari dapat memberikan dukungan medis berdasarkan komunikasi dengan tim darat.

Outflow Valve, ‘Penyambung Nyawa Penumpang’ dari Perubahan Tekanan Kabin Pesawat

Gelombang Kedua Mudik Gratis, Pemprov DKI Jakarta Kerja Sama dengan BUMD

Gelombang pertama mudik gratis Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah ditutup dan berencana akan membuka gelombang kedua. Pada gelombang kedua ini, Pemprov akan berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk menambah jumlah bus.

Dikatakan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo, penambahan jumlah bus tersebut melalui dana corporate social responsibility (CSR). Dia mengatakan, gelombang kedua pendaftaran mudik gratis Pemprov DKI akan diadakan setelah menunggu hasil verifikasi tahap satu.

“Kami sudah koordinasi dengan rekan-rekan BUMD, mereka akan berpartisipasi untuk menambah jumlah bus, jadi akan ada penambahan bus. Saat ini, proses verifikasi peserta mudik gratis gelombang pertama masih berlangsung,” ucap Syafrin kepada awak media, Kamis (13/3/2025).

Pada gelombang pertama mudik gratis Bersama Pemprov DKI, sebanyak 22.403 penumpang telah terdaftar. Mereka akan diberangkatkan menggunakan armada yang disiapkan oleh Pemprov DKI sebanyak 293 unit bus.

Namun sebelum nantinya diberangkatkan, para pendaftar ini pun datanya tengah diverifikasi. Sehingga bila ditemukan data yang tidak valid dan peserta tidak hadir, maka kuota kosog akan dialihkan ke peserta lain dalam gelombang kedua.

Syafrin mengatakan, bila setelah diverifikasi tidak hadir kami menganggap pendaftar mengundurkan diri dan seat mereka akan diumumkan pada gelombang kedua.

“Tim kami bekerja siang dan malam untuk menyelesaikan verifikasi ini. Setelah hasilnya keluar, kami akan mengumumkan pendaftaran gelombang kedua,” katanya.

Pemprov DKI tahun ini membukan program mudik gratis ke enam provinsi dengan total tujuan 20 kota. Wilayah Sumatera, tujuannya meliputi Palembang (Sumatera Selatan) dan Lampung.

Sedangkan Jawa Barat, para pemudik dapat memilih tujuan ke Kuningan dan Tasikmalaya. Sementara di Jawa Tengah, ada 10 kota yang dilayani, mulai dari Tegal, Pekalongan, hingga Sragen.

Selain itu, satu kota di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) serta lima kota di Jawa Timur, termasuk Blitar dan Malang, juga masuk dalam daftar tujuan. Tidak hanya arus mudik, Pemprov Jakarta juga menyiapkan program arus balik gratis. Sebanyak 228 unit bus disediakan untuk mengangkut pemudik kembali ke Jakarta.

“Arus balik gratis sebanyak 228 bus untuk 20 kota rute tujuan,” tambah Syafrin.

Masyarakat yang belum mendapatkan kuota mudik gratis diimbau untuk terus memantau informasi melalui media sosial resmi Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta.

“Jika masih terdapat sisa kuota setelah proses verifikasi selesai, pendaftaran akan dibuka kembali,” kata Syafrin.

Jalur Nagreg: Meski Banyak Isu Gaib , Tetap Favorit Saat Musim Mudik

Catat! ASDP Ferry Berlakukan Tarif Satu Harga Jelang Lebaran 2025

Dalam rangka mendukung kebijakan Pemerintah untuk meringankan beban masyarakat serta mendorong pergerakan masyarakat pada periode libur Lebaran, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan menerapkan kebijakan tarif satu harga atau tarif reguler pada layanan penyeberangan express.

Baca Juga: Hati-Hati, Pelabuhan Katapang – Gilimanuk Tutup Saat Puncak Arus Mudik!

Sebagaimana yang dikansir KabarPenumpang.com dari siaran pers, kebijakan single tarif berlaku di Pelabuhan Merak mulai Rabu (26/3) pukul 12.00 WIB hingga Minggu (30/3) pukul 20.00 WIB atau H-5 hingga H-1 Lebaran 2025, dimana pengguna jasa dapat menikmati diskon tarif senilai 36% dari tarif kapal express. Langkah ini bertujuan untuk memastikan aksesibilitas masyarakat semakin mudah dan terjangkau, serta memastikan perjalanan para pemudik yang melakukan perjalanan dari Jawa ke Sumatera, berjalan lancar, aman, nyaman dan selamat.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menjelaskan bahwa penerapan tarif reguler pada layanan ekspress ini sejalan dengan Surat Keputusan Bersama yang mengatur kebijakan tarif selama arus mudik di lintasan Merak–Bakauheni.

“Kami memastikan bahwa masyarakat yang akan menyeberang dari Jawa menuju Sumatera dapat menikmati perjalanan yang lebih terjangkau. Selama periode tersebut, seluruh kendaraan penumpang akan menikmati diskon tarif hingga sebesar 36 persen,” ujar Heru, dalam siaran pers.

Dijelaskan penerapan single tarif berlaku untuk seluruh golongan yang dilayani di Pelabuhan Merak pada periode tersebut (Pejalan Kaki, Gol IVA, Gol IVB, Gol VA, Gol VIA). Adapun besaran diskon tarif untuk kendaraan penumpang berkisar 21-36 persen.

“Selama periode pemberlakuan single tarif, maka tiket dengan harga express di Pelabuhan Merak ditiadakan, dan pengguna jasa tidak dapat memilih kapal yang akan digunakan. Nanti, akan dilakukan penguatan pengaturan skenario operasional khususnya dalam hal distribusi kendaraan dan pejalan kaki ke seluruh dermaga,” ujar Heru.

Sementara, bagi pengguna jasa yang telah melakukan reservasi layanan express selama periode tersebut akan dilakukan pengembalian dana (refund) berupa selisih harga tiket yang telah dibayarkan.

Diungkapkan, kebijakan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga selaras dengan upaya ASDP dalam mendukung pemerataan konektivitas nasional. Sebagai BUMN yang bertanggung jawab atas layanan penyeberangan, ASDP terus berupaya menghadirkan akses transportasi yang lebih terjangkau dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah vital seperti lintasan Merak–Bakauheni yang menjadi jalur utama mudik Lebaran.

Heru menegaskan bahwa ASDP tetap berkomitmen untuk menghadirkan layanan prima bagi seluruh pengguna jasa dengan memastikan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan. “Kami mengimbau masyarakat untuk membeli tiket lebih awal melalui aplikasi atau website Ferizy serta mengikuti jadwal keberangkatan yang telah dipilih agar perjalanan lebih tertib. Dengan persiapan yang matang, kami optimis bahwa angkutan Lebaran tahun ini dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pemudik,” katanya.

ASDP Beberkan Data: Lebih dari 80% Calon Penumpang Mudik 2024 Masih Beli Tiket Dadakan dan Terlambat!

Lokomotif CC201 – Lokomotif Tua yang Masih Diandalkan PT KAI, Ini Faktanya!

Usia lokomotif ini bisa dibilang cukup tua karena sudah melewati masa produktif yakni lebih dari 30 tahun. Tapi soal kehandalannya melewati medan sulit seluruh jalur kereta api di Indonesia membuatnya masih tetap dipercaya membawa kereta penumpang dari kelas ekonomi hingga eksekutif. Tak hanya itu, lokomotif CC201 ini bahkan masih mampu menarik rangkaian kereta barang. Hingga kini lokomotif bertenaga diesel ini mendominasi di jalur kereta api Indonesia.

Lokomotif yang sebagian besar telah bercat putih ini memiliki bobot yang sangat ringan tetapi mempunyai tenaga yang cukup handal yakni 1950 hp hingga bisa lari dengan kecepatan 120 km/jam.

Hal ini didukung dengan performa mesinnya berjenis GE7FDLB keluaran pabrik General Elektrik (GE), Amerika Serikat. Lokomotif yang mempunyai ciri bentuk hidung menonjol atau hidung kotak ini dipesan oleh Indonesia dalam 3 tahap yakni tahun 1976, 1984, 1992 dengan 92 unit. Lokomotif ini tersebar di hampir semua Depo Lokomotif milik PT Kereta Api yang ada di Pulau Jawa dan Sumatera.

Di negara asalnya, Amerika Serikat, lokomotif ini bernama U-18C dengan 2 bogie yang masing-masing mempunya 3 gandar atau 6 traksi motor sehingga bersifat multiguna dan dapat dipergunakan di jalur datar maupun pegunungan.

Khusus untuk kereta barang misalnya lokomotif ini dipercaya mengangkut beban hingga 900 ton atau 15-20 gerbong barang. Sedangkan untuk kereta penumpang lokomotif CC201 ini pun sebenarnya bisa membawa 8-12 kereta untuk sekali jalannya. Untuk rangkaian lebih panjang, kini sudah tergantikan dengan lokomotif CC206 yang menggunakan tenaga lebih besar.

Bukannya tanpa kendala, dalam perjalanan karirnya lokomotif yang mempunyai sistem teknologi DC-DC ini terkadang bermasalah yang disebabkan oleh berbagai kecelakaan maupun peristiwa lain. Akan tetapi setelah semua diperbaiki oleh Balai Yasa Yogyakarta, permasalahan pun dapat diatasi. Sehingga lokomotif ini dapat beroperasi kembali di jalurnya masing-masing.

Sebagian lokomotif yang mempunyai nama plat CC201 ternyata tak seluruhnya asli. Ada beberapa lokomotif yang kenyataannya berasal dari BB203, hal ini dikarenakan hampir semua komponennya mirip dengan CC201. Perbedaannya hanya terletak di susunan gandarnya yang mempunyai 6 gandar tetapi hanya 4 gandar yang digerakkan oleh Motor Traksi.

Untuk membedakan mana CC201 yang merupakan rebuilt dari BB203, PT KAI menandakannya dengan menambahkan huruf ‘R’ dibelakang nomer seri lokomotif. Salah satu contohnya CC201 99 01R.

PT KAI Hadirkan Livery 38 Tahun Lalu Pada Lokomotif Seri CC201

Lokomotif CC201 juga ada yang dimodifikasi menjadi seri CC204. Namun bentuk fisiknya tetap seperti semula. Hanya terdapat perubahan karena dilengkapi dengan sistem komputer dan lampu kabut di bawah hidungnya. Lokomotif CC201 yang telah dimodifikasi ini antara lain:

1. CC201 03 menjadi CC204 03 01
2. CC201 11 menjadi CC204 03 02
3. CC201 16 menjadi CC204 03 03
4. CC201 37 menjadi CC204 03 04
5. CC201 32 menjadi CC204 03 05
6. CC201 06 menjadi CC204 03 06
7. CC201 12 menjadi CC204 03 07

 

Jewel of the Seas Siap Memulai Petualangan Eksotis di Amerika Latin Pada 2026

Pada pertengahan tahun 2026 mendatang, kapal pesiar mewah Jewel of the Seas dari Royal Caribbean International akan memulai pelayaran epiknya menjelajahi keindahan Amerika Latin. Pelayaran ini menawarkan pengalaman tak terlupakan bagi para wisatawan yang ingin menikmati pesona alam, budaya, dan sejarah benua Amerika Latin yang kaya. Menurut pemberitaan, kapal kelas Radiance ini akan menawarkan 2 titik keberangkatan: Kolombia dan Panama antara Mei 2026 dan April 2027.

Baca Juga: Lima Kali Lebih Besar dari Titanic, Inilah Profil Icon of the Seas – Kapal Pesiar Terbesar di Dunia

Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, Jewel of the Seas akan menawarkan pelayaran tujuh malam ke Karibia Selatan. Rencana perjalanan tersebut mencakup kunjungan ke berbagai destinasi, seperti Oranjestad di Aruba, Kralendijk di Bonaire, dan Willemstad di Curaçao.

Wakil presiden asosiasi untuk Amerika Latin dan Karibia di Royal Caribbean International, Itzel Valdés mengatakan bahwa pihaknya sangat antusias dalam menghadirkan kembali pengalaman liburan terbaik ke pasar Amerika Latin dengan petualangan ke Karibia Selatan yang berangkat dari Kolombia dan Panama.

“Selama musim ini (pertengahan tahun 2026) dan perjalanannya (berangkat) dari Kolombia dan Panama, Jewel akan merayakan kekayaan budaya Latin dengan cita rasa, musik, dan aktivitas yang menonjolkan identitas kami,” ujar Itzel. “Ini menegaskan kembali komitmen berkelanjutan Royal Caribbean terhadap pasar lokal.” sambungnya.

Jewel of the Seas

Salah satu kolam renang di Jewel of the Seas. Sumber: istimewa

Seperti yang sudah disinggung di atas, Jewel of the Seas adalah kapal pesiar kelas Radiance yang dioperasikan oleh Royal Caribbean International. Dikenal dengan desainnya yang elegan dan pencahayaan alami yang melimpah, kapal ini menawarkan pengalaman pelayaran yang tak terlupakan bagi para penumpangnya.

Kapal dengan 90.090 GT (Gross Tonnage) ini memiliki panjang sekitar 293 meter dan lebar kurang lebih 32,2 meter, dengan Draf 8,1 meter serta 12 dek penumpang. Dengan sepsifikasi tersebut, Jewel of the Seas mampu menampung hingga 2.501 penumpang dengan jumlah awak kapal mencapai 842 orang.

Jewel of the Seas dirancang untuk memberikan kenyamanan dan hiburan maksimal bagi para penumpangnya. Beberapa fitur dan fasilitas unggulannya seperti pilihan kabin yang nyaman dan mewah (mulai dari kabin interior hingga suite dengan balkon pribadi), restoran dan bar, teater utama yang menampilkan pertunjukan kelas dunia, kasino, area perbelanjaan, hingga kolam renang, pusat kebugaran, spa, lapangan golf mini serta area bermain anak-anak.

Salah satu sudut di Jewel of the Seas. Sumber: istimewa

Salah satu ciri khas Jewel of the Seas adalah desainnya yang memaksimalkan pencahayaan alami. Jendela-jendela besar dan atap kaca di beberapa area menciptakan suasana yang terang dan lapang. Kapal ini juga dilengkapi dengan berbagai karya seni yang menambah kesan elegan dan mewah.

Jewel of the Seas menawarkan kombinasi sempurna antara kemewahan, kenyamanan, dan hiburan. Kapal ini cocok bagi Anda yang mencari pengalaman pelayaran yang santai dan menyenangkan, dengan kesempatan untuk menjelajahi berbagai destinasi menarik di seluruh dunia.

Auckland Akan Jadi Tuan Rumah Peluncuran Kapal Hidrofoil Listrik Termurakhir Milik Candela