Inggris Berlakukan Karantina Mandiri di Hotel Bagi Wisatawan Selama 10 Hari, Biayanya Rp124 Juta!

0
Wisatawan dari 33 negara yang masuk dalam daftar merah diharuskan mengikuti karantina mandiri di hotel selama 10 hari. Menariknya, dalam daftar 33 negara tersebut, Indonesia tidak termasuk. Itu berarti perkembangan virus Corona di Indonesia sudah jauh menurun? Foto: Getty Images via Simple Flying

Inggris mulai berlakukan skema baru karantina mandiri di hotel bagi wisatawan. Skema ini mengharuskan wisawatan asing dari 33 negara yang masuk dalam daftar merah melakukan isolasi mandiri di hotel-hotel di dekat bandara selama 10 hari. Biayanya pun cukup fantastis, mencapai 6.400 pound atau sekitar Rp124 juta (kurs 19.360).

Baca juga: Begini Potret Karantina Mandiri sambil Berlibur ala Australia

Seruan Asosiasi Transportasai Udara Internasional (IATA) sejak Juni tahun lalu kepada pemerintah di seluruh dunia untuk tidak mengkarantina wisatawan asing saat tiba di negara mereka tampaknya tidak teralu berefek. Sebab, masih banyak negara-negara di dunia yang masih menerapkan karantina mandiri sesampainya di negara tujuan.

Menurut IATA, karantina mandiri tidak diperlukan karena sebelum naik pesawat, wisatawan telah melewati serangkaian proses panjang untuk memastikan hanya penumpang sehat yang diizinkan bepergian dengan pesawat.

CEO IATA, Alexandre de Juniac menyebut, bila negara-negara di dunia masih menerapkan kebijakan tersebut, sektor perjalanan dan pariwisata mereka akan terus tertekan. Ujungnya, perekonomian nasional pun akan terus macet dan menimbulkan efek domino berupa PHK.

Akan tetapi, tentu saja negara-negara di dunia tidak ingin mengambil risiko. Pada akhrinya karantina mandiri tetap berjalan di banyak negara, tak terkecuali Inggris. Negeri yang terkenal memiliki liga sepak bola paling kompetitif di dunia tersebut bahkan bukan hanya menerapkan kewajiban karantina mandiri bagi wisatawan dari 33 negara yang masuk daftar merah, melainkan mematok harga sangat tinggi untuk itu, mencapai Rp124 juta.

Dikutip dari Simple Flying, sebetulnya, bila dirinci harganya tak semahal itu. Harga untuk karantina mandiri selama 10 hari hanya dipatok sebesar 1.750 pound atau sekitar Rp34 juta (kurs 19.360).

Biaya sebesar itu termasuk akomodasi, transportasi, kamar, tes Covid-19 (hari kedua dan ke-10), serta makanan dan minuman. Harga bisa berubah jika wisatawan membawa orang dewasa untuk berbagi kamar dengan tambahan sebesar £650 dan £325 untuk anak-anak.

Baca juga: Apes! Keluar Hanya Beli Masker, Pilot AS Kena Penjara 4 Minggu Gegara Langgar Perintah Lockdown di Singapura

Tak cukup sampai di situ, wisatawan juga akan dikenakan biaya tambahan berupa denda sebesar 4.000 pound Rp77 juta lebih (kurs 19.360), jika tidak memesan paket karantina mandiri di hotel sebelum keberangkatan pesawat.

Bagi wisatawan di luar 33 negara yang masuk ke dalam daftar merah, mereka tidak ikut menjalankan kewajiban karantina mandiri di hotel. Tetapi, mereka harus mengikuti tes Covid-19 dengan biaya £210 atau Rp4 juta (kurs 19.360). Bila hasilnya negatif, mereka bisa langsung melenggang bebas di Negeri Matahari yang Tak Pernah Tenggelam itu. Bila positif, mereka harus mengikuti kewajiban karantina mandiri selama 10 hari dan membayar 1.750 pound.

LEAVE A REPLY