Inilah 7 Pesawat Amfibi Terbaik, Nomor Tiga Bisa ‘Minum’ Avtur atau Bensin

0
Ilustrasi pesawat amfibi. Foto: ridgelandingairpark.com

Bagi pecinta dirgantara, pesawat amfibi mungkin mempunyai tempat tersendiri. Sebab, selain mudah dioperasikan di segala medan, sensasi menumpangi apalagi mengendarai flying boat disebut sangat berkesan.

Baca juga: Hughes H-4 Hercules Flying Boat, Pesawat Amfibi (Gagal) dengan Rentang Sayap Terbesar

Meskipun jarang dijadikan untuk keperluan komersial oleh berbagai operator penerbangan, namun, penggunaannya untuk olah raga air dan rekreasi sudah cukup massif. Di dunia ini, ada banyak pabrikan pesawat yang memproduksi pesawat amfibi.

Bahkan, salah satunya didapuk menjadi peswat amfibi terbesar di dunia yang masih ada, mengingat dimensinya masih kalah dengan Hughes H-4 Hercules Flying Boat, pesawat amfibi terbesar yang pernah terbang. Agar lebih jelas, berikut KabarPenumpang.com rangkum tujuh pesawat amfibi terbaik di dunia.

1. China Jiaolong AG600, Flying Boat Terbesar di Dunia

Dikutip dari ridgelandingairpark.com, pesawat amfibi terbesar di dunia ini pertama kali diluncurkan pada Juli 2016 lalu. Meskipun berukuran jumbo, pesawat ini mampu terbang dengan kecepatan 500 km per jam dan jarak jangkau terbang 4.500 km atau terbang non stop 12 jam. Data ini disampaikan oleh Aviation Industry Corporation China (AVIC).

AG600 memiliki panjang 37 meter dengan panjang bentang sayap 38,8 meter. Deputi General Manager AVIC, Geng Ruguan, menyebut pesawat yang memiliki ukuran sebesar Boeing 737 ini diklaim sebagai pesawat amfibi terbesar di dunia.

Saat take off dan landing di atas air, AG600 memerlukan area dengan panjang minimal 1.500 meter, lebar 200 meter dan kedalaman air 2,5 meter. Saat bertugas, pesawat amfibi made in China ini bisa mengisi air sebanyak 12 ton dalam waktu 20 detik dan mampu membawa 370 ton air sekali terbang. Untuk misi SAR, pesawat mampu menyelamatkan 50 orang yang terombang-ambing di lepas pantai.

2. Lisa Airplanes Akoya

Lisa Airplanes Akoya. Foto: ridgelandingairpark.com

Startup asal Perancis Lisa Airplanes tengah membuat Lisa Akoya, pesawat amfibi yang mampu beroperasi di air, darat, dan salju. Sayangnya, karena keterbatasan dana, proyek pengembangan pesawat amfibi itu harus tertunda. Namun, dikabarkan, perusahaan telah mendapatkan investor dengan dana besar dari Cina. Rencananya, pesawat amfibi itu akan mulai diujicoba di Pegunungan Alpen beberapa tahun lalu.

3. Pesawat Sport Ringan The Icon A5

Pengerjaan pesawat amfibi ini sebetulnya dimulai sejak 2006. Namun, karena berbagai kendala, pesawat ini baru bisa beroperasi pada 2014 lalu. Pesawat amfibi ini bisa dibilang cukup keren dengan berbagai fitur, seperti sayap yang bisa dilipat, bobot ringan, serta dapat beroperasi dengan bakar avtur maupun bensin.

4. Cessna 206 on Wipline 3450 Floats

Pesawat keluaran Cessna ini bisa dibilang membuat para pesaingnya gentar. Dengan berbagai teknologi keren yang disesuaikan, pesawat amfibi Cessna 206 berwujud Wipline 3450 Floats menjadi salah satu pesawat amfibi yang paling diminati.

5. Seawind 300C

Seawind 300C. Foto: ridgelandingairpark.com

Pesawat amfibi dengan kapasitas dua orang dewasa dan tiga orang anak ini dinilai paling cocok untuk digunakan untuk kebutuhan rekreasi keluarga. Pesawat ini juga mampu melaju kencang, mencapai 190 mph. Meski demikian, pesawat tersebut tetap efisien.

Baca juga: Day Limo, Perahu Amfibi Keluaran Iguana Yacht, Oke di Darat dan Lautan

6. Seamax M-22

Seamax M-22. Foto: ridgelandingairpark.com

Pesawat ini menjadi salah satu pesaing terberat The Icon A5 mengingat sama-sama bisa dioperasikan dengan bahan bakar bensin. Pesawat ini juga cukup ringan dan cocok untuk kebutuhan sport atau rekreasi.

7. Viking Twin Otter 400S

Viking Twin Otter 400S. Foto: ridgelandingairpark.com

Pesawat besutan produsen asal Kanada, Viking Air ini dinilai paling cocok untuk kebutuhan komersial. Pesawat ini pertama kali dipamerkan di Singapore Airshow. Viking 400S adalah pengembangan besar dalam komunitas pesawat amfibi. Harga jual peawat ini juga lumayan, berkisar $6 juta.

Leave a Reply