Instrumen Pendaratan Terbakar Saat Landing, Penumpang Azur Air Dievakuasi

0
Boeing 767-300 Azur Air. Sumber: istimewa

Salah satu instrumen pendaratan utama pesawat Boeing 767-300 milik maskapai asal Rusia, Azur Air dikabarkan terbakar tak berselanglama pesawat ini mendarat di Barnaul International Airport, Rusia beberapa waktu yang lalu. Insiden mengerikan ini berujung pada proses evakuasi penumpang dari dalam kabin menuju terminal – beruntung, tidak ada yang mengalami cidera serius. Namun, 20 orang dinyatakan memerlukan perawatan medis setibanya mereka di Rusia.

Baca Juga: 10 Pendaratan Dramatis Sepanjang Sejarah Penerbangan

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman simpleflying.com (25/9), roda pesawat yang menjadi salah satu instrumen pendaratan memang sejatinya dirancang untuk tahan terhadap panas akibat daya gesek antara ban dan aspal di landas pacu. Namun pada kenyataannya, percikan api yang tampak pada bawah sayap sebelah kanan berhasil membuat seisi kabin panik dan mengacaukan proses pendaratan pesawat. Beruntung, api tidak menyambar bagian sayap – tempat dimana bahan bakar pesawat berada.

Azur Air ZF-2244, yang terbang dari Nha Trang di Vietnam menuju Barnaul International Airport di Rusia pada tanggal 25 September kemarin mengangkut 331 penumpang dan 10 awak penerbang. Azur Air ZF-2244 bertolak dari Vietnam pada pukul 13.45 waktu setempat dan diperkirakan tiba di Rusia pada pukul 21.05 waktu setempat, namun pesawat sempat mengalami keterlambatan ketika hendak mendarat dan baru touch down pada pukul 21.13 waktu setempat. Menurut penelusuran di lapangan, instrumen pendaratan utama sebelah kanan berada dalam kondisi terbakar setibanya pesawat di Barnaul International Airport.

Dugaan sementara, percikan api muncul akibat kondisi rem pesawat yang terlalu panas dan kemudian membakar ban. Menurut Kementerian Situasi Darurat Rusia, api baru berhasil dipadamkan pada pukul 21.40 waktu setempat. Ketika ditanya terkait insiden ini, pihak maskapai tidak menampik akan kebenaran pemberitaan yang beredar.

“Seketika mendengar situasi darurat, awak kabin langsung menjalankan evakuasi terhadap penumpang guna menjaga keamanan dan keselamatan mereka,” ujar pihak maskapai.

“Berkat tindakan yang terkoordinasi dan profesional dari awak kabin, proses evakuasi berjalan lancar,” sambungnya.

Baca Juga: Instrument Landing System Memungkinkan Pesawat Mendarat Ketika Berkabut

Dengan adanya insiden mengerikan ini, pihak maskapai mengatakan bahwa mereka akan sesegera mungkin menurunkan tim investigasi khusus yang tergabung dari perwakilan pihak maskapai, pihak produsen pesawat, regulator penerbangan, dan pihak bandara guna menemukan penyebab utama dari kebakaran instrumen pendaratan utama ini.

Leave a Reply