Jari Terjepit di Sandaran Bangku, Penumpang ini Gugat American Airlines dan SkyWest Airlines

0
Sumber: Istimewa

Seorang penumpang pria melayangkan gugatan kepada pihak maskapai asal Amerika, American Airlines Inc. dan SkyWest Airlines Inc. beberapa waktu yang lalu. Gugatan tersebut dilayangkan pasca pria ini mengaku jari kelingkingnya terjerat di dalam mekanisme sandaran tangan selama hampir satu jam lamanya. Adalah Stephen Keys, si penggugat yang mengajukan gugatannya ini di Pengadilan Tinggi Los Angeles.

Baca Juga: Cidera Otak, Penumpang Ini Gugat American Airlines Senilai US$10 Juta

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman nbcbayarea.com (11/12/2018), entah bagaimana caranya kelingking Stephen bisa terjerat dan berujung pada luka memar yang dideritanya, namun ia mengaku tidak bisa menjalani rutinitasnya secara normal dengan kondisi jarinya yang terluka.

Ketika dimintai keterangan, pihak SkyWest Airlines mengatakan, “kenyamanan dan keamanan penumpang adalah prioritas utama kami,”

Jari Stephen Setelah Terjepit. Sumber: istimewa

“Kami bekerja sama dengan mitra kami untuk menghubungi korban (Stephen Keys) dan menanyakan bagaimana kondisi terkini dari lukanya itu. Besar harapan kami dapat menyelesaikan masalah ini dengan cepat,” tulis pihak SkyWest Airlines dalam sebuah keterangan tertulis.

“Dikarenakan proses litigasi yang masih berlangsung, kami tidak bisa berkomentar lebih jauh,” tandasnya.

Menurut gugatan yang diajukan tertanggal 5 Desember kemarin, kejadian ini sendiri terjadi pada tanggal 9 September lalu, dimana Stephen berada di dalam penerbangan 3095 yang dijadwalkan bertolak dari Reno, Nevada menuju Los Angeles pada pukul 12.40 waktu setempat.

Kala itu, Stephen tengah berupaya untuk menangkat sandaran tangan untuk mengambil sabuk pengaman, namun sial, jari kelingking tangan kanannya malah terjepit di dalam lubang kecil yang terletak di bawah sandaran tangan tersebut.

“Mekanisme pegas yang tertanam di dalam lubang inilah yang akhirnya menjerat jari kelingking dari Stephen,” ujar pihak penggugat.

Ketika sadar jarinya ‘terperangkap’, Stephen mencoba untuk tenang dan terus mencoba untuk melepaskan jarinya tersebut.

“Pada saat itu, penumpang lain mulai sadar bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan Stephen dan tak pelak ia menjadi sorotan seisi kabin – ia menjadi tontonan,” lanjut si penggugat.

Setelah lebih kurang satu jam berada di kondisi jari terjepit, pesawat akhirnya mendarat dan pihak maskapai lalu memanggil petugas pemadam kebakaran untuk membantu Stephen melepaskan jarinya ini.

Baca Juga: Kisruh Pemesanan Kursi, Swiss Airlines Hadapi Gugatan dari Penumpang

Namun sial (lagi), petugas pemadam tidak berhasil membuat Stephen bernapas lega. Segala cara coba dilakukan agar jari kelingking Stephen bisa bebas, sampai-sampai pihak maskapai mendatangkan mekanik untuk membongkar sandaran tangan tersebut.

Pasca kejadian, Stephen mengalami rasa sakit yang amat sangat pada bagian jarinya dan ia mengaku menjadi pribadi yang sangat tempramen.

Duh, ada-ada saja ya!

 

Leave a Reply