Jelang Terbang Perdana 8 Agustus, Super Air Jet Beberkan Filosofi Seragam Super Crew

0
Seragam Kru Super Air Jet. Foto: Super Air Jet

Super Air Jet siap terbang perdana pada 8 Agustus mendatang. Menjelang inaugural flight-nya tersebut, Direktur Utama Super Air Jet, Ari Azhari, membeberkan filosofi mengapa maskapai menggunakan warna khaki sebagai warna utama seragam kru, mulai dari pramugari sampai pilot.

Baca juga: Bersiap Terbang Perdana, Enam Rute Super Air Jet Fokus Wilayah Indonesia Barat

“Identitas paling unik ialah penggunaan warna ‘khaki’ pada setiap motif besutan seragam. Filosofi ini berasal dari warna tanah dan turunan warna kulit orang Asia yang mayoritas dijumpai di Indonesia dan beberapa negara lain,” jelasnya dalam keterangan rismi perusahaan yang diterima KabarPenumpang.com.

Selain itu, ia menilai, penggunaan warna bumi (gradasi antara warna cokelat dan putih) oleh kru Super Air Jet juga memberikan berbagai kesan positif, seperti natural (kalem), hangat, menenangkan, bersahabat, energik, dan penuh ceria.

Penentuan warna seragam, lanjutnya, juga melibatkan kategori turunan warna emas, yang melambangkan kesuksesan atau pencapaian prestasi, kemuliaan, dan kemakmuran.

Ini pada akhirnya mendorong setiap Super Crew (sebutan kru Super Air Jet) senantiasa terdorong untuk terus maju dan berwawasan luas seiring melayani sepenuh hati (totalitas).

Itu dari segi warna, dari pemilihan corak casual pada seragam pramugari dan pramugara juga memiliki makna tersendiri.

Disebutkan, seragam casual oleh kru Super Air Jet merupakan adaptasi dari pakaian millenial sehari-hari, di samping itu memang nyaman digunakan untuk beraktivitas, sambil tetap menarik perhatian.

Dengan kombinasi seragam casual Super Crew dan warna khaki, warna bumi, dan warna emas, ditambah bahan berkontur tebal yang dibuat mengenakan resleting (tanpa kancing), pengembangan semi model jaket lengan panjang berkerah pendek dan digulung hingga pergelangan tangan, pada akhirnya itu melambangkan tren pakaian masa kini (fashionable).

Lanjut ke bawah, celana panjang model lurus namun digulung hingga di atas mata kaki, dilengkapi karet elastis pada ban pinggangnya, dihiasi pelengkap sejumlah kantong di bagian samping, juga memiliki muatan makna tertentu.

Pemakaiannya mirip dengan backpack hanya saja bagian pinggang menggunakan tali serut (tanpa ikat pinggang).

Dengan demikian ini mencerminkan potongan makin muda, santai, dinamis. Warna yang lembut (soft) dari warna cokelat ini juga membuat penampilan Super Crew terlihat keren, elegan, simple, serta jadi salah satu cara Super Air Jet melestarikan kain.

Semua itu kemudian dilengkapi dengan sepatu dan tas selempang (khusus pramugari) yang digunakan Super Crew. Pramugari dan pramugara Super Air Jet diketahui memakai sepatu sneakers, salah satu jenis sepatu paling populer di kalangan anak muda, berwarna putih.

Baca juga: Wow, Harga Tiket Super Air Jet Lebih Murah dari Lion Air dan AirAsia! Ini Detailnya

Bagi pramugari, itu dipadukan dengan tas selempang (half moon bag) yang juga berwarna putih, sehingga nampak terang dan terkesan smart-casual.

Semua itu, pemilihan warna dan seragam, dari atasan sampai sepatu, tentu sesuai dengan target pasar Super Air Jet yang lebih fokus pada millenial, baik itu traveler maupun pebisnis muda.