Jerman Siap Operasikan Kereta Penumpang Tanpa Emisi di 2018

Sumber: Alstom.com

Saat ini, banyak Negara dari berbagai penjuru dunia berlomba-lomba untuk melakukan inovasi pada sarana transportasi umumnya. Bagaimana tidak, banyak faktor yang menjadi fokus pemerintah dalam merevisi sarana transportasinya, diantaranya adalah polusi yang ditimbulkan. Pertumbuhan penduduk yang pesat juga menjadi “bumbu” dalam peliknya masalah transportasi di beberapa Negara. Jumlah populasi manusia yang tiap hari makin meningkat ini sedikit banyaknya memberikan dampak pada jumlah polusi yang dihasilkan.

Baca juga: Tekan Emisi Karbon, di Perth Dibangun Halte Bus Dengan Motion Sensor

Banyak orang mendambakan sebuah alat transportasi yang layak dan juga tidak menimbulkan polusi, sehingga masyarakat dapat lebih memilih sarana transportasi tersebut ketimbang naik kendaraan pribadi. Namun, masyarakat yang mengeluhkan hal tersebut akan mendapatkan jawabannya dalam waktu dekat ini.

Sebuah kereta tanpa emisi telah berhasil menyelesaikan uji coba pertamanya di Jerman. Coradia iLint merupakan kereta penumpang pertama di dunia yang menggunakan tenaga baterai. Kereta ini merupakan produksi sebuah perusahaan asal Perancis, Alstom. Kereta berbahan baterai ini didesain sedemikian rupa sehingga ramah lingkungan dan diharapkan menjadi solusi bagi masalah perkereta-apian.

Uji coba kereta ini dilakukan di lintasan kereta milik Alstom di Salzgitter, Lower Saxony, dan rencananya kereta ini mulai beroperasi pada tahun 2018 mendatang. Pada saat uji coba, Coradia iLint mampu mengular hingga 80 km/jam dan emisi yang hasilkan hanyalah uap dan air yang terembunkan. Vice President Alstom di Jerman dan Austria, Didier Pfleger mengatakan inovasi di bidang transportasi yang dilakukan oleh Alstom akan berdampak pada lingkungan karena kereta ini tanpa emisi. “Uji coba ini merupakan tonggak penting dalam pelestarian lingkungan dan inovasi teknologi,” tuturnya seperti yang dilansir dari laman telegraph.co.uk, Rabu (22/3/2017) kemarin.

Interior dalam Coradia iLint. Sumber: Alstom.com
Interior dalam Coradia iLint. Sumber: Alstom.com

Ia menambahkan, hadirnya Coradia iLint dengan tenaga baterainya merupakan pionir dalam dunia perkereta-apian dan dapat menjadi solusi alternatif bagi masalah kereta penumpang.”Hari ini, sistem yang menjadi daya tarik banyak orang ini telah sukses melakukan uji coba dan untuk pertama kalinya dipasangkan pada mesin kereta, ini tentu menjadi sebuah langkah menuju Eropa yang lebih bersih dan bebas polusi” tambahnya pada kesempatan yang sama.

Coradia iLint dapat mencapai kecepatan hingga 140 km per jam dan suara yang dihasilkan oleh kereta ini sangatlah halus, tidak seperti kereta lain yang menggunakan tenaga diesel. Kelebihan tersebut merupakan peran serta dari inovasi yang dilakukan oleh Alstom, yaitu menggunakan tenaga baterai hydrogen sebagai pembangkit tenaga dari kereta penumpang ini.

Baca juga: Travelator, Wahana Transportasi Massal Yang Bebas Emisi

Sayangnya, kereta ini belum beroperasi di Indonesia untuk waktu dekat. Rencananya, kereta ini akan beroperasi di Jerman menggunakan jalur Buxtehude – Bremervörde – Bremerhaven – Cuxhaven di kota Lower Saxony. Dengan hadirnya Corada iLint menjadi satu bukti nyata bahwa Jerman turut serta dalam kampanye pemangkasan emisi karbondioksida dunia. Jerman sepakat untuk memangkas 95% emisi karbondioksida pada tahun 2050 kelak.