Keren! Boeing 777 Torehkan Pesanan Ke-2000

0
Boeing 777. Sumber: istimewa

Jika pada artikel sebelumnya dikabarkan bahwa salah satu raksasa manufaktur pesawat, Airbus bisa saja menghentikan produksian superjumbo-jet A380 karena ‘loyo’ pemesanan, maka hal berbanding terbalik justru dialami oleh rival Airbus, Boeing yang diketahui baru saja melampaui angka 2.000 pesanan untuk pesawat wide body andalannya, Boeing 777.

Baca Juga: Cathay Pacific Hibahkan Boeing 777-200 Perdana Ke Museum Dirgantara di Arizona

Pada bulan desember lalu, Singapore Aircraft Leasing Enterprise atau yang kini telah berganti nama menjadi BOC Aviation dan dua pelanggan lainnya telah memesan 17 armada 777 yang menandakan pesanan ke-51 armada ini di tahun 2018. Sementara di sisi lain, pemesanan dari BOC Aviation dan dua pelanggan tadi juga sekaligus menandakan orderan ke 2.013 sejak Boeing memutuskan untuk memproduksi massal armada 777.

Adapun jumlah keseluruhan pesanan tersebut mencakup model yang bervarian – mulai dari 777-300ER (Extended Range), 777 Freighter long-range, hingga 777X yang segera diluncurkan. Seperti yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman airwaysmag.com (7/1/2019), commercial sales and marketing senior vice president dari Boeing, Ihssane Mounir mengatakan bahwa pelanggan merasa puas dengan kinerja dari Boeing 777 dan itu berimplikasi pada pertumbuhan jumlah pesanan dari seluruh dunia.

“Ini merupakan bukti nyata bahwa adanya permintaan untuk pesawat yang sangat kuat,” ujar Ihssane.

“Kekuatan yang stabil dari 777 saat ini akan memberikan transisi yang baik untuk 777X kelak, yang selanjutnya akan memperluas kinerja dari armada itu sendiri, kemapanan ekonomi, dan daya jangkaunya,” imbuhnya.

Baca Juga: Setelah Penebalan Landasan, Boeing 777-300ER Garuda Indonesia Kini Bisa Terbang Langsung Jakarta-London

Dalam sebuah keterangan, tercatat bahwa region Asia Pasifik memesan total 620 armada 777, sedangkan untuk region Asia Tenggara mencantumkan 183 pesanan. Menurut perkiraan, jumlah pesanan 777 tersebut akan terus mengalami peningkatan seiring dengan bertumbuhnya permintaan perjalanan via udara seperti yang sudah digembar-gemborkan sejak beberapa waktu yang lalu.

“Dengan hadirnya ‘gelombang’ pergantian menuju pesawat wide body yang semakin menjadi, Boeing 777 kini sudah berada di posisi yang sangat tepat untuk memimpin pasar untuk jangka panjang. Dengan kata lain, Boeing 777 akan mendukung konektivitas jaringan global lebih lanjut,” tutur Ihssane.

 

Leave a Reply