Maskapai Swedia dan Inggris Dorong Awak Kabin Jadi Relawan Rumah Sakit Selama Pandemi

0
Awak kabin menjadi sukarelawan di rumah sakit (SAS)

Maskapai penerbangan banyak yang mendaratkan pesawat mereka dan merumahkan sebagain besar staf dari awak kabin hingga staf darat karena pandemi virus corona (Covid-19). Namun meski begitu banyak perusahaan penerbangan seperti di Swedia dan Inggris mendorong awak kabin untuk berlatih membantu rumah sakit di tengah pandemi saat ini.

Baca juga: 30 Awak Kabin Singapore Airlines Jadi Duta Perawat di Rumah Sakit

SAS Scandinavian Airlines membantu awak kabin menggunakan pelatihan darurat medis yang ada untuk belajar bagaimana cara terbaik merawat pasien untuk membantu meringankan para medis yang sudah bekerja keras saat ini. Maskapai ini mengatakan, satu awak kabin tengah menjalani pelatihan di Rumah Sakit Sophiahemmet di Stockholm, Swedia.

Awak kabin yang berlatih menjadi perawat rumah sakit (AFP)

KabarPenumpang.com melansir cnn.com (11/4/2020), saat ini awak kabin lain di Norwegia juga bersiap untuk membantu. Di Inggris beberapa awak kabin EasyJet dan Virgin Atlantic bahkan secara sukarela membantu di Rumah Sakit National Health Service (NHS) yang baru yang didirikan khusus untuk pasien virus corona.

Para awak kabin yang mendaftar ini akan membantu melakukan peran dukungan klinis di rumah sakit lapangan NHS Dightingale yang tengah dibangun di London, Brimingham dan Manchester. Staf maskapai yang mendaftar akan diberikan pelatihan untuk belajar mengganti tempat tidur dan membantu membuat pasien Covid-19 nyaman.

“Banyak dari mereka telah dilatih dalam pertolongan pertama, memiliki kualifikasi medis lainnya dan telah menjalani pemeriksaan keamanan, yang menempatkan mereka dengan baik untuk memberikan dukungan yang diperlukan kepada NHS,” kata EasyJet dalam sebuah pernyataan.

Virgin Atlantic mengatakan krunya juga akan melakukan peran dukungan klinis, para staf dan relawan yang bekerja di rumah sakit baru akan ditawari akomodasi dan makan gratis.

“Kami sangat bangga dengan orang-orang kami yang sangat terampil di Virgin Atlantic dan sejak Skema Retensi Pekerjaan Coronavirus Pemerintah diumumkan, kami telah dibanjiri oleh karyawan kami yang ingin membantu organisasi lain pada saat krisis ini,” kata Chief Customer Officer Virgin Atlantic, Corneel Koster, dalam sebuah pernyataan.

EasyJet telah bekerja dengan NHS untuk memungkinkan karyawannya menjadi sukarelawan untuk secara langsung mendukung layanan klinis di rumah sakit. Salah satu anggota awak kabin EasyJet mengatakan dia bekerja untuk NHS Trust sebelum bergabung dengan industri penerbangan dan memahami tekanan yang dialami pekerja NHS saat ini.

Ashley Brown mengatakan dia mengambil langkah ini pada kesempatan untuk menjadi sukarelawan karena dia berterima kasih kepada para pekerja NHS untuk semua yang mereka lakukan untuk pasien Covid-19.

“Awak kabin berada dalam posisi yang baik untuk membantu karena pelatihan pertolongan pertama yang kami terima untuk pekerjaan kami bersama dengan pemeriksaan keamanan yang kami alami. Jadi saya yakin saya akan bergabung dengan banyak kru saya di EasyJet dan saya senang kami dapat membantu,” kata Brown.

Baca juga: Jay Robert: “Pekerjaan Awak Kabin Telah Berubah Drastis dalam Sebulan Terakhir”

Saat ini, diketahui, perusahaan-perusahaan penerbangan di seluruh dunia harus menganggur kru dan staf lain karena pandemi Covid-19. Dengan sebagian besar operasinya ditahan sejak 16 Maret karena minimnya permintaan untuk perjalanan udara, SAS untuk sementara memberhentikan 90 persen dari total tenaga kerjanya.

Leave a Reply