Metro Beijing Hadirkan Kamera yang Mampu Identifikasi Penumpang Tanpa Masker

0
ilustrasi di dalam Metro Beijing

Teknologi baru sudah mulai banyak dikembangkan dan digunakan untuk berbagai moda transportasi massal. Salah satunya adalah kereta api yang sudah mulai mengembangkannya untuk sistem layanan pintar bagi penumpang.

Baca juga: Punya 2 Ekstensi Baru, Metro Beijing Kukuhkan Jadi Jaringan Kereta Bawah Tanah Terpanjang

Metro Beijing baru-baru ini menambahkan kamera dalam keretanya. Nantinya kamera-kamera tersebut bisa mendeteksi penumpang yang tidak menggunakan masker. Metro Beijing diketahui menggunakan kamera definisi tinggi untuk hal tersebut.

KabarPenumpang.com melansir laman thatsmags.com (13/4/2020), dengan kamera desifinisi tinggi ini, akan menangkap gambar penumpang dan mengirimkannya ke sistem latar belakang yang cerdas untuk dianalisis lebih lanjut. Tak hanya itu, kamera-kamera ini juga bisa menunjukkan penumpang yang pingsan atau melambaikan tangan ketika mereka membutuhkan bantuan.

Saat ini, teknologi tersebut tengah dalam uji coba di jalur 6 sebagai bagian dari sistem layanan pintar baru Metro Beijing yang juga dijuluki sebagai ‘Sistem Layanan Penumpang Cerdas’. Seiring dengan teknologi pengawasan pendeteksian masker, sistem ini juga menawarkan layar definisi tinggi di atas pintu kereta bawah tanah yang memungkinkan penumpang untuk memeriksa informasi terbaru termasuk panjang jalur, kepadatan penumpang di kereta tetangga dan tingkat pendingin udara.

Jendela keretanya pun bisa dikatakan jendela ajaib yang bergaya Minority Report. Disebut sebagai jendela ajaib karena mampu menampilkan lokasi saat, rute kereta bawah tanah dan peta 3D dari stasiun mendatang.

“Penumpang dapat melihat di mana toilet, lift, dan pintu keluar berada di stasiun berikutnya, dan juga fasilitas komersial apa yang dekat dengan stasiun,” kata Li Yujie, Wakil Kepala Departemen Teknis Kereta Bawah Tanah Beijing.

Baca juga: Tidak Melulu di Bandara, Osaka Metro Hadirkan Teknologi Face Recognition di Stasiun Bawah Tanah

Selain itu, peralatan pemantauan juga akan dipasang di kabin operator kereta. Teknologi tersebut merupakan sistem pengenalan wajah (facial recognition) baru di dalam kabin yang dapat mendeteksi ketika operator lelah atau terganggu dengan memulai permintaan suara.

Hingga uji coba di jalur ini berlangsung, namun belum ada kabar tentang kapan teknologi futuristik akan diluncurkan ke jalur Metro Beijing lainnya.

Leave a Reply