MGM Grand Air, Maskapai Favorit Tom Cruise, Madonna, dan Julia Roberts yang Bangkrut Gegara Resesi

0
MGM Grand Air. Foto: Torsten Maiwald via Wikimedia

Metro-Goldwyn-Mayer atau MGM, yang dikenal sebagai produsen film sejak tahun 1920-an, mungkin sudah lumrah didengar telinga masyarakat. Begitupun juga dengan MGM Grand Casino, hotel terbesar di dunia, dengan lebih dari 2.000 kamar, sekaligus pusat judi kenamaan dunia, pasti sudah dikenal luas masyarakat. Namun, bagaimana dengan “MGM” lainnya, dalam hal ini MGM Grand Air? Rasanya, agak jarang terdengar masyarakat luas.

Baca juga: “Trump Shuttle,” Maskapai Milik Donald Trump yang Hanya Berusia 18 Bulan!

Akan tetapi, tidak demikian bagi para pejudi serta selebriti kenamaan dunia. Selain menjadi maskapai charter yang melayani rute antara Bandara Internasional Los Angeles (LAX) dan Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK) di New York, Amerika Serikat (AS), mengangkut para selebriti kenamaan dunia serta orang kaya seantero bumi yang ingin berjudi di MGM Grand Casino, maskapai tersebut juga dikenal lantaran fasilitas yang ditawarkan.

Dilansir Simple Flying, maskapai yang berdiri pada tahun 1987 ini disebut berlapis emas di banyak sudut. Selain itu, tiga pesawat Boeing 727 dan tiga Douglas DC-8 yang dioperasikan juga dilengkapi dengan lapisan kain mewah Versace asal Italia, kursi putar, ruang pertemuan pribadi, sajian gourmet di atas porselen mewah, hiburan berupa enam film yang tayang perdana dan VCR (video cassette recorder), toilet mewah bak di istana, serta layanan telepon udara-ke-darat yang kala itu amat jarang ditemui.

Tak jarang, dengan sederet layanan serta tampilan mewah itu, para selebritis papan atas dan miliarder dunia, seperti Ivana Trump, Madonna, Tom Cruise, Robert De Niro, Julia Roberts, dan Vokalis Guns N ‘Roses Axl Rose sampai kepincut dan menjadi royal customer maskapai milik Kirk Kerkorian, imigran asal Armenia yang lama menetap di AS, ini.

Tarif yang ditawarkan tentu sebanding dengan fasilitas yang bisa dinikmati penumpang. Layanan terbang dari Los Angeles ke New York dipatok seharga $1.400, $1.000 untuk terbang antara Las Vegas dan New York, dan $180 untuk terbang antara Los Angeles dan Las Vegas .

Sebagai maskapai charter mewah, MGM Grand Air hanya memuat tak lebih dari 33 penumpang di setiap penerbangan dalam satu kelas, dilayani oleh sekitar lima pramugari.

Baca juga: Hari Ini 80 Tahun Lalu, Boeing 314 Pan Am Lakukan Penerbangan Berjadwal Perdana Trans-Atlantik

Setelah menikmati masa kejayaannya sejak pertama kali didirikan, lima tahun berselang, tepatnya pada akhir 1992, MGM Grand Air menangguhkan layanan terjadwal antara LAX-JFK dan LAX-LAS serta menyisakan layanan antara Las Vegas dan JFK. Hal itu dilakukan lantaran perusahaan terus merugi. Terlebih, saat itu ekonomi dunia juga tengah terguncang, dimulai dengan resesi yang melanda Amerika Serikat mulai 1990-1992.

Pada tahun 1994, MGM Grand Air akhirnya diakuisisi oleh Champion Air sebagai maskapai charter yang fokus melayani tim olahraga dan supporternya. Setelah bertahun-tahun beroperasi dan terseok-seok, Champion Air akhirnya bangkrut dan tutup total pada 2008.

Leave a Reply