Misteri Teror Hantu Pesawat Eastern Airlines dengan Nomor Penerbangan 401

0
48 tahun silam atau 29 Desember 1972, sebuah pesawat maskapai Eastern Airlines Lockheed L-1011 canggih yang dijuluki "Whisperliner" karena relatif lebih senyap dan tenang dibandingkan pesawat lain di zaman itu mengalami kecelakaan. Roh dari pilot dan co-pilot pun kerap bergantayangan di pesawat lainnya yang menggunakan bagian pesawat nahas tersebut. Foto: ozy.com

Pada awal 1973, kapten pilot dalam penerbangan Eastern Airlines dari Newark, New Jersey, ke Miami diminta memeriksa seorang penumpang aneh di first class. Sebelum mengecek, kapten pilot tersebut diberitahu bahwa penumpang yang akan dicek adalah seseorang pilot Eastern Airlines lainnya.

Baca juga: Lima Kecelakaan Penerbangan Akibat ‘Bird Strike’ Terburuk di Dunia

Selain menunjukkan gelagat aneh, seperti tidak menanggapi pertanyaan dari pramugari senior, tidak tercatat dalam manifes penerbangan kala itu, tatapannya kosong menghadap ke depan bagaikan orang linglung, pilot tersebut rupanya juga memakai seragam lengkap pilot seolah baru saja selesai bertugas atau hendak ingin bertugas.

Dengan penuh penasaran, kapten pilot Eastern Airlines tersebut kemudian beranjak dari kokpit dan mengecek langsung. Dari kejauhan tampaknya ia seperti mengenal penumpang tersebut. Setelah di dekati dengan jelas, ia pun berujar, “Ya Tuhan, dia Bob Loft”. Penerbangan pun geger dan tak satu pun awak kabin ataupun kokpit di penerbangan tersebut memberikan keterangan lebih lanjut. Demikian juga dengan pihak maskapai. Di dalam log book penerbangan juga tak ada keterangan apapun terkait penerbangan misterius tersebut. Usut punya usut, rupanya Bob Loft adalah kapten pilot dalam penerbangan 401 yang berakhir nahas hingga menyebabkan ratusan orang tewas.

48 tahun silam atau 29 Desember 1972, sebuah pesawat maskapai Eastern Airlines Lockheed L-1011 canggih yang dijuluki “Whisperliner” karena relatif lebih senyap dan tenang dibandingkan pesawat lain di zaman itu mengalami kecelakaan. Pesawat bernomor penerbangan 401 itu sedianya mendarat di Bandara Miami setelah lepas landas dari Bandara New York 21.20 waktu setempat, dengan memuat 176 orang.

Sebetulnya, pada pukul 11.30 malam, beberapa saat sebelum memulai proses pendaratan, seperti biasa Bob Loft telah mengabarkan kepada penumpang bahwa sebentar lagi pesawat akan segera mendarat di Bandara Miami. Namun jelang mendarat, rodanya mendadak tidak berfungsi dan pesawat sudah kadung touch down. Pesawat pun terhempas di daratan Everglades, Florida, kurang lebih 30 kilometer dari landasan Miami dengan kecepatan 225 mil atau setara 362 kilometer per jam.

Akibat kecelakaan, seperti dikutip KabarPenumpang.com dari laman ozy.com, sebanyak 101 orang tewas. Sementara 75 lainnya selamat, sekalipun sulit dipercaya saat pesawat dengan kecepatan 362 kilometer per jam menabrak Everglades masih menyisakan penumpang selamat. Insiden inilah yang menjadi awal mula kisah penerbangan pesawat hantu. Awalnya, beberapa bagian pesawat penerbangan 401 yang masih berfungsi digunakan untuk komponen pesawat baru, yakni 318 Lockheed L-1011. Di pesawat baru itulah kerap terjadi kejadian horor. Pilot dan penumpang sering melihat bayang-bayang roh kru pesawat 401 Eastern Airlines.

Pernah kejadian seorang pilot berbicara dengan hantu Kapten Loft ketika menerbangkan pesawat. Si juru terbang itu awalnya tak sadar jika itu adalah sosok yang telah tiada. Ia baru menyadari setelah, si roh kapten itu tiba-tiba menghilang. Setelah itu, pilot dan kopilot ketakutan dan membatalkan penerbangan.

Kisah mistis juga pernah dialami seorang penumpang perempuan. Ia mengaku melihat sosok lelaki misterius duduk di sebelahnya. Wajahnya pucat dan diam membisu. Namun lagi-lagi, pria yang diketahui berwajah mirip kapten Loft itu menghilang.

Ada lagi kisah penampakan Kapten Loft yang berhasil menyelamatkan nyawa para pilot, kru, dan penumpang. Sebelum pesawat terbang, bayangan Loft muncul dari dalam kaca lemari dan memberitahu semua kru pesawat untuk mengeluarkan penumpang. “Hati-hati ada api di atas pesawat ini,” begitu katanya.

Baca juga: Hanya Empat Penumpang Selamat, Tragedi JAL 123 Kecelakaan Udara Terburuk di Jepang

Beberapa menit kemudian, pilot menemukan ada masalah pada mesin pesawat. Para kru kemudian menuruti imbauan roh Loft dan meminta seluruh orang di dalam pesawat keluar. Pesawat pun batal diterbangkan.

Setelah mendapat sejumlah laporan kisah horor, Pihak maskapai memutuskan memanggil paranormal dan mengecek kondisi pesawat tersebut. Berdasarkan rekomendasi si ahli supranatural, diputuskan bahwa komponen bekas pesawat penerbangan 401 yang celaka, dikeluarkan. Kisah ini kemudian diceritakan ulang dalam sebuah buku dan film berjudul The Ghost of Flight 401 pada tahun 1978 serta lagu dengan judul yang sama pada tahun 1979 oleh seorang musisi kenamaan AS, Bob Welch, dalam sebuah album solonya, Three Hearts

Leave a Reply