Antisipasi Teror, British Transport Police Hadirkan Petugas Bersenjata Laras Panjang

Setelah serangkaian serangan yang melanda Tanah Britania terhitung sejak 22 Mei 2017 kemarin saat sebuah bom bunuh diri mengguncang Manchester Arena kala konser Ariana Grande, dan yang paling anyar adalah rangkaian teror yang terjadi di sekitaran London Bridge dan dan Borough Market pada Sabtu (3/6/2017) kemarin membuat sejumlah pihak berwenang menetaskan beberapa putusan yang diharapkan dapat mencegah dan menanggulangi aksi teror yang terjadi. Baca Juga: Pertaruhkan Nyawa, Penumpang Wanita Ini Halau Teroris Lakukan Penusukkan KabarPenumpang.com melansir dari yorkshirepost.co.uk, Kamis (25/5/2017), British Transport Police (BTP) mengumumkan langkahnya dalam upaya untuk mencegah tindak kriminal di jaringan kereta, mengingat meningkatnya level teror di Inggris, terhitung sejak 22 Mei 2017 silam. Langkah pencegahan tersebut berupa pengerahan beberapa anggota bersenjata laras panjang yang akan berpatroli di kereta jarak jauh. Sebelumnya, pada Desember 2016 lalu, para petugas bersenjata ini sudah mulai berpatroli di jaringan Underground, namun penerapan di kereta jauh merupakan yang pertama kalinya. Paul Crowther, selaku Kepala BTP mengatakan penempatan para petugas bersejnata tersebut masih terfokus pada jalur kereta yang menghubungkan kota-kota besar. “Ini merupakan sebuah tindak pencegahan dan aksi pengamanan nyata terhadap serangan teroris yang bisa saja menyerang jaringan transportasi,” Ungkap Paul. Pertama kali, para petugas bersenjata laras panjang ini turut dalam Virgin Trains tujuan London Euston menuju Birmingham New Street pada Kamis (25/5/2017) siang. Crowther berharap, kehadiran para petugas bersenjata tersebut dapat meningkatkan keamanan di kereta. “Kami dapat memastikan kereta dalam kondisi yang aman,” tutur Crowther. “Petugas bersenjata tersebut dapat dengan mudah dicari, namun bukan berarti kehadiran mereka di kereta malah menambah ketakutan bagi para penumpang,”tambahnya. Paul juga meminta pada para penumpang agar tidak khawatir dengan kehadiran petugas bersenjata di perjalanan mereka. “Mereka hanyalah petugas biasa yang bersahabat, kehadiran mereka pun di-plot untuk bisa berinteraksi dengan khalayak ramai agar mereka bisa mensosialisasikan tentang masalah yang seolah menjadi santapan sehari-hari,” pungkasnya. Sejak pemerintah mengoperasikan Operation Temperer, BTP mendapat keuntungan dengan penyertaan petugas bersenjata laras panjang dari Kementerian Kepolisian dan Pertahanan, yang akan ditempatkan di sejumlah stasiun di London. Dibalik itu semua, Paul bersikeras bahwa BTP tidak memiliki intelijen spesifik terkait ancaman terhadap jaringan kereta api, namun meminta masyarakat untuk tetap waspada. Sejalan dengan Paul, Chief Executive dari Rail Delivery Group, Paul Plummer memuji langkah yang diambil oleh pihak BTP dalam mengentaskan tindak terorisme yang  diusung-usung sudah menjadi ancaman nasional Inggris tersebut. “Walaupun sudah ada polisi, semua orang yang berada di jaringan kereta api dihimbau untuk tetap waspada.” tutupnya.
Sumber: KapanLagi.com
Berbeda dengan di Indonesia, kehadiran polisi bersenjata api di kereta bukanlah dalam rangka untuk mengamankan penumpang pasca tindak terorisme, melainkan untuk mengamankan keamanan di dalam kereta api selama libur Hari Raya Idul Fitri 1437H yang jatuh pada tahun 2016 silam. Manager Pengamanan Operasional DAOPS I PT KAI kala itu, Suharsono, meminta bantuan keamanan Kepolisian Daerah untuk turut menerjunkan anak buahnya ke lapangan. Total ada 594 personil yang akan turun mengamankan jalannya mudik nasional tersebut. Baca Juga: Sambut Angkutan Lebaran, Per 1 Juni 2017 PT ASDP Jual Tiket Online via Gadget Dalam keterangannya, Suharsono mengaku akan menempatkan polisi bersenjata tersebut di daerah rawan tindak kejahatan ringan seperti copet di stasiun-stasiun besar. Penempatan tersebut bukan tanpa alasan, mengingat stasiun besar seperti Gambir dan Senen biasanya selalu ramai dipenuhi oleh para pemudik dan memungkinkan untuk para pelaku kriminal melancarkan aksinya. Tidak hanya di stasiun, polisi bersenjata api pun turut ditempatkan di kereta-kereta. “Ada yang di dalam kereta, tetapi kami menempatkan di kereta makan saja tidak ikut kontrol,” tuturnya.

SAPTCO Percayakan Armada Mercedes Benz Untuk Operasikan BRT

Sebuah perusahaan bus asal Arab Saudi, SAPTCO (Saudi Public Transport Company) bekerja sama dengan operator transportasi asal Prancis RATP – Dev (Régie Autonome des Transports Parisiens) memesan sebanyak 600 bus Mercedes Benz Citaro. Dalam keterangannya, pihak Mercedes-Benz mengklaim ini adalah pesanan terbesar untuk bus kota Mercedes-Benz Citaro dalam sejarah Bus Daimler. Dalam proses pengirimannya, Mercedes membaginya ke dalam dua etape, dimana etape pertama akan jatuh pada tahun 2018 mendatang, sedangkan pengiriman terakhir akan dikirim sebelum tahun 2020 berakhir. Adapun jenis yang dipesan oleh Negara yang dipimpin oleh seorang Raja tersebut adalah Mercedes Benz Citaro G dan Mercedes Benz Solo. Baca Juga: Berteknologi Radar, Inilah Bus Masa Depan dari Mercedes-Benz Kendaraan-kendaraan tersebut nantinya akan dioperasikan sebagai sarana Bus Rapid Transit (BRT) yang baru saja mereka aplikasikan di Riyadh. “Kami senang bisa bekerja sama dengan SAPTCO mitra lama kami ,untuk memberikan layanan standar tinggi pada transportasi umumnya di Riyadh,” ujar Hartmut Schick, pimpinan Daimler Bus. Lebih lanjut, Hartmut mengatakan dirinya merasa bangga kerana produk yang mereka hasilkan dapat berkenan dimata para konsumennya. “Kami merasa terhormat dengan kepercayaan ini. Sekali lagi, ini mencerminkan bahwa produk kami memiliki kualitas yang tinggi. Berkat kerja sama ini juga akhirnya kami bisa terus tumbuh,” tambahnya. Seperti KabarPenumpang.com wartakan dari indiatimes.com, Rabu (31/5/2017), kesepakatan tersebut merupakan tonggak penting dalam kemitraan antara Daimler Bus dan dua operator bus, yaitu SAPTCO dan RATP – Dev. SAPTCO sudah menjadi pelanggan lama untuk bus pariwisata dan pada tahun 2016 yang lalu, SAPTCO membeli lebih dari 200 armada Mercedes-Benz Travego 15 SHD. Baca Juga: PPD Mercedes-Benz OF-1113, Dulu Angkutan Massal Kini Jadi Kendaraan Storing Sebanyak 400 Mercedes-Benz Citaro G dan 200 bus Mercedes-Benz Citaro Solo yang dipesan oleh SAPTCO akan didesain khusus untuk operasi di wilayah gurun pasir seperti Arab Saudi. Beberapa buah Air Conditioner yang dipasang beriringan, dan beberapa sistem pendingin lainnya juga turut dipasang agar para penumpang yang menggunakan bus ini akan tetap merasa sejuk selama berada di dalam moda transportasi umum berbasis massal tersebut. Desain interior dan eksterior khusus juga turut menjadi poin yang tidak akan terlewatkan oleh pihak tender. Selain itu, seluruh bus juga dilengkapi dengan WiFi, TV LCD 18 inci, serta sebuah mesin untuk melakukan pembayaran non-tunai. Terdapat juga beberapa sistem mutakhir yang turut terpasang pada moda ini, seperti penghitung jumlah penumpang otomatis.  Dengan terpasangnya sejumlah sistem modern tersebut diharapkan dapat menunjang perjalanan dari para penumpangnya, dan akan menjadi pelindung sementara dari teriknya matahari di Negara Minyak tersebut.

10 Hari Menanti Pacar di Bandara, Pria Malang Ini Akhirnya Diopname

Menunggu menjadi sebuah hal yang membosankan, apalagi yang ditunggu tak kunjung datang dan tak peduli dengan kedatangan Anda. Mungkin Anda berpikir ini adalaah rekayasa belaka. Namun, hal ini terjadi pada seorang pria Belanda bernama Alexander Pieter Cirk (41 tahun). Alexander yang menempuh perjalanan dengan jarak 4.500 km dengan pesawat terbang ini harus merasakan pedih menunggu di bandara selama sepuluh hari. Dilansir KabarPenumpang.com dari geo.tv (4/6/2017), kejadian ini membuat Alexander harus dirawat di rumah sakit karena kelelahan menunggu pacar online-nya di Changsha Huanghua Internasional Airport di Cina. Baca juga: Toilet Tiga Dimensi Ada di Bandara Sepinggan Balikpapan Awalnya, Alexander berkenalan dengan seorang perempuan asal Cina dengan nama keluarga Zhang melalui media online. Saat itu, mungkin sang perempuan bernama Zhang berpikir Alexander haya bercanda. Namun, untuk membuktikan kebenarannya, Alexander lantas mengirimkan foto tiket yang dibelinya menuju Cina. Sesampainnya di bandara Internasional Cangsha Huanghua, Alexander juga sempat berpotret. Tetapi hal itu sia-sia, hari demi hari hingga akhirnya hari ke sepuluh dan Alexander pun kelelahan menunggu pacar online-nya tersebut di bandara terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit untuk dirawat. Kondisi Alexander pun terlihat sangat menyedihkan dengan infus di tangan kiri dan di dorong menggunakan kursi roda. Baca juga: Yang Tabu Saat Anda Berada di Bandara Diketahui, Zhang si wanita berumur 26 tahun dan dikenal Alexander dari online sudah dua bulan. Media lokal Cina yang menghubungi Alexander menduga pacarnya Zhang tersebut tidak datang lantaran dipikir hanya bercandaan saat berkunjung walaupun foto tiket dan didirnya sudah dikirimkan.

Pertaruhkan Nyawa, Penumpang Wanita Ini Halau Teroris Lakukan Penusukkan

Serangan teror yang melanda kota London pada Sabtu (3/6/2017) waktu setempat menyisakan luka mendalam bagi para korban serta trauma bagi para saksi yang melihat langsung kejadian itu. London Bridge dan Borough Market seolah menjadi saksi dibalik tewasnya tujuh orang dalam aksi teror tersebut, tiga diantaranya merupakan pelaku. Namun, dibalik ketegangan teror tersebut, terselip sebuah cerita heroik dari salah satu saksi mata yang berada di lokasi kejadian. Baca Juga: Transportasi di Rusia Rawan Serangan Teroris Sebagaimana KabarPenumpang.com wartakan dari telegraph.co.uk, Minggu (4/6/2017), seorang pengemudi taksi menceritakan keberanian dari penumpangnya yang berusaha untuk menghalau aksi dari komplotan pelaku teror yang mencoba merangsek masuk ke dalam sebuah restoran di area Borough Market. Aksha Patel, sang pengemudi taksi mengatakan wanita tersebut menggunakan tubuhnya sendiri untuk membarikade pintu restoran Black and Blue guna menghentikan langkah sang teroris. Lebih lanjut, Ia mengatakan aksi penghalauan yang dilakukan oleh penumpang wanita tersebut hanyalah sebuah pengalihan, dimana orang-orang yang berada di dalam restoran Black and Blue bisa melarikan diri selagi wanita itu mencoba untuk menghalangi langkah dari para teroris. Untungnya, ketika tubuh wanita ini tidak mampu lagi menahan pintu restoran tersebut, para teroris ini tidak menemukan adanya seorang pun di dalam. “Setidaknya, wanita tersebut sudah menyelamatkan 20 nyawa,” tutur Aksha. “Walaupun Ia berhasil menahan para teroris tersebut untuk tidak masuk ke dalam restoran, namun keberanian wanita tersebut hanya bertahan beberapa detik sebelum akhirnya orang-orang tersebut memaksa masuk,” tambahnya. Baca Juga: Serba-Serbi Channel Tunnel, Terowongan Rel Terpanjang Kedua di Dunia Tidak hanya itu, aksi heroik lain juga ditunjukkan oleh seorang pengemudi taksi yang tidak menyebutkan namanya. Dalam kejadian malam tersebut, Ia mencoba untuk menghentikan aksi penikaman yang dilakukan oleh tiga tersangka teroris. Dalam keterangannya, Ia melihat beberapa orang bersenjatakan pisau berburu berukuran 12 inci yang mereka gunakan untuk menusuk orang secara membabi buta. “Saya akan mencoba untuk melumpuhkannya, hanya itulah yang terbesit di pikiran saya kala itu,” ungkap sang juru mudi. Tak lama berselang, Ia memutar balikkan kendaraannya dan mencoba untuk menabrak salah satu dari mereka, namun usaha tersebut gagal. “Teroris tersebut berhasil menghindar dari tabrakan saya, tapi tindakan yang saya lakukan  itu malah memudahkan polisi untuk melumpuhkannya,” terangnya. Tidak berhenti sampai di situ, pria ini juga berteriak  kepada seluruh warga yang berada di sekitaran lokasi kejadian untuk tetap menjauh dan menyelamatkan diri mereka. Ia juga menambahkan sempat melihat beberapa orang teroris keluar dari mobil van dan mulai melakukan penusukan secara brutal. Baca Juga: Rencana Pengoperasian Kereta Jalur Elizabeth di Inggris, Semuanya Serba Baru Loh! Sebelumnya, London Bridge dan Borough Market mendapatkan beberapa serangan beruntun dari pihak teroris. Berawal ketika polisi menerima laporan tentang sebuah mobil van yang menabrak trotoar di London Bridge. Tak lama berselang, pihak kepolisian baru mengetahui bahwa mobil van tersebut menabrak kerumunan orang dan langsung mengamankan lokasi kejadian. Kurang lebih sekitar pukul 23.15 waktu setempat, atau selang satu jam setelah kejadian penabrakan tersebut, polisi kembali menadapat laporan mengenai insiden penusukkan yang terjadi di sekitaran Borough Market, tidak jauh  dari London Bridge. Lalu, pada pukul 23.50 waktu setempat, polisi kembali mendapatkan laporan mengenai tragedi penusukan yang tejadi di Vauxhall. Terakhir, terdengar tiga buah ledakan dari arah Borough Market pada pukul 01.30 waktu setempat. Dari kejadian ini, polisi terpaksa menutup beberapa ruas jalan guna menyelidiki TKP serta mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk melanjutkan proses investigasi.

The Blue Train, Kereta Super Mewah dari Ujung Selatan Afrika

Label kereta mewah hampir ada di setiap regional, tak terkecuali di Benua Hitam Afrika. Selain Oriental Desert Express di Maroko yang pamornya terdongkrak berkat ditumpangi James Bond di film Spectre. Bergeser jauh ke ujung selatan Afrika, tepatnya di Afrika Selatan juga ada kereta mewah, bahkan di dapuk sebagai kereta paling mewah di Afrika. Yang dimaksud adalah The Blue Train yang melaju sepanjang 1.600 Km dari kota Pretoria menuju Cape Town. Disebut kereta paling, lantaran The Blue Train dilengkapi fasilitas bak hotel berbintang lima. Baca juga: Oriental Desert Express, Sensasi Kereta Mewah Pelintas Padang Pasir Kereta ini mengarungi perjalanannya dengan menghubungkan selatan Afrika yang luas ke utara dengan mengelilingi pegunungan yang menakjubkan untuk menunjukkkan benua hitam pada dunia. Padang pasir yang gersang, padang rumput dengan satwa-satwa liarnya memberikan pemandangan tersendiri untuk pengguna The Blue Train. Sehingga para penggunanya memiliki pengalaman yang tak terlupakan saat menaiki The Blue Train.
Kamar deluxe suite di The Blue Train
Raja, presiden, pasangan muda yang berbulan madu hingga para selebiritis yang sudah menggunakan The Blue Train merasa tersanjung dengan pemandangan dan fasilitas yang diberikan. Padahal dulunya para injiner di Kairo (Mesir) tidak pernah memikirkan adanya kereta biru ini, tetapi para pemikir yang bermimpi tinggi memiliki kereta mewah mampu mempertahankan kereta biru ini hingga bisa melintasi Afrika Selatan. Harga yang dikenakan untuk sekali naik pada hari biasa yakni R18710 atau setara Rp19.300.000 untuk kelas luxury dan kelas de luxe single R28695 atau setara Rp29.520.000. Baca juga: Tengok Kemewahan “Venice Simplon – Orient Express, Kereta dengan Tarif Mulai Rp44 Juta Dilansir KabarPenumpang.com dari Wikipedia, The Blue Train menawarkan pelayanan dalam gerbongnya yakni, dua gerbong lounge (untuk merokok dan tidak merokok), gerbong observasi, gerbong dengan jendela berwarna emas, kompartemen yang kedap suara yang dilengkapi dengan kamar-kamar mewah, bahkan ada kamar suite yang dilengkapi bathtub.
Restoran The Blue Train
The Blue Train awalnya adalah kereta yang berasal dari Union Limited dan Union Express tahun 1923 silam. Saat itu The Blue Train membawa penumpang dari Johannesburg ke kapal-kapal yang berangkat dari Cape Town menjuju Inggris. Sejak tahun 1933, Union Express sendiri memberikan fitur mewah seperti ruang makan atau restoran dan gerbong dengan menggunakan AC enam tahun kemudian, yakni di tahun 1939. Baca juga: Mengenal Eksotisme Layanan Kereta Tidur di Indonesia Sayangnya, saat meletus perang Dunia II, pelayanan Union Express terhenti dan beroperasi kembali tahun 1946 dengan label baru sebagai The Blue Train. Dari sejarahnya, kereta dengan cat biru ini adalah kereta baja yang sudah diperkenalkan tahun 1937 dan namanya di adopsi untuk menggantikan Union Express. Tahun 1955, kereta ini mulai beroperasi dengan lokomotif diesel listrik 3E dari Cape Town ke Tous River. Kemudian ditahun 1959, Wegmann&Co membangun gerbong makan ber-AC yang dilengkapi dapur.
Perlengkapan kamar mandi di The Blue Train
September 1972, dua set kereta dengan 16 gerbong yang dibuat Carrieage & Wagon diperkenalkan dan diperbaharui 1997. Sebelum tahun 2002, The Blue Train beroperasi pada empat rute yang berbeda yakni Pretoria ke Cape Town, Cape Town ke Port Elizabeth, rute menuju Hoedspruit dan yang terakhir ke Zimbabwe Victoria Falls. Tetapi tahun 2004 dua rute terakhir yakni menuju Hoedspruit dan Zimbabwe tak lagi dihidupkan. Ini dikarenakan tingkat penggunaan kereta yang tidak menentu, apalagi melihat pasar penumpang di Zimbabwe. Hingga akhirnya tahun 2007 hanya ada satu rute yang beroperasi, yakni dari Pretoria ke Cape Town. Selain itu, The Blue Train juga menawarkan paket rute khusus ke Durban dan Bakubung Game Lodge dan rute lainnya. Shosholoza Meyl, Divisi Kereta Api Jarak Jauh Afrika Selatan sempat mengoperasikan kereta rute Pretoria ke Cape Town dan hanya ada satu kereta per harinya di setiap arah dan bukan pelayanan kereta mewah.
Kamar mand di The Blue Train
Adapun The Blue Train yang saat ini dioperasikan oleh  Luxrail, perusahaan nasional Afrika Selatan. Sebenarnya, pengoperasian The Blue Train dibutuhkan satu dari arah selatan dan satu lagi dari utara. Bila ini terlaksana memungkinkan setiap harinya ada kereta dari dua ujung pemberangkatan. Saat ini satu set kereta yang beroperasi menampung 74 penumpang di 37 kamar dengan kecepatan laju kereta 90 km per jam.

Bosan Ngantri Lama di Pelabuhan? Pemudik Ferry Gol I-V Bisa Beli Tiket Online

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah membuka penjualan tiket berjadwal secara online bagi pengguna jasa yang membawa kendaraan golongan I-V, terhitung mulai Kamis (1/6) pukul 00.00 untuk jadwal keberangkatan mulai 19 Juni 2017. Direktur Pelayanan dan Fasilitas PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Christine Hutabarat mengatakan, layanan penjualan tiket online merupakan alternatif solusi dan kemudahan yang ingin diberikan oleh PT ASDP kepada pengguna jasa penyeberangan. Layanan ini akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari lintasan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk, dan pada akhirnya diharapkan berlaku di seluruh lintasan yang dikelola PT ASDP. Baca juga: Beroperasi 2018, PT ASDP Lakukan Ground Breaking Pembangunan Dermaga Eksekutif Merak – Bakauheni “Dengan tersedianya layanan penjualan tiket online ini, pengguna jasa dapat lebih mudah dan nyaman mendapatkan tiket. Cukup pesan tiket melalui website PT ASDP, dan pembayaran dapat dilakukan melalu ATM. Jadi, tidak perlu beli tiket di pelabuhan, sehingga dapat lebih menghemat waktu antrian,” tutur Christine, Minggu (4/6), dikutip dari siaran pers. Kini pengguna jasa yang ingin membeli tiket ferry berjadwal secara online, dapat menggunakan ponsel atau tabletnya dengan mengakses http://tiket.indonesiaferry.co.id. Pembelian tiket secara online berlaku untuk pemesanan maksimal H-1 keberangkatan. Adapun layanan penjualan tiket penyeberangan berjadwal secara online saat ini berlaku bagi penumpang, kendaraan roda 2, kendaraan roda 4 (pribadi, pick-up, box barang) dan mobil travel jenis Elf. Bagi pemudik yang membeli tiket online, dapat menikmati jalur khusus di pelabuhan dengan waktu scan barcode (yang diterima setelah membayar tiket) lebih singkat, sehingga dapat lebih cepat menuju kapal. Selain itu, data pemudik secara otomatis telah tercatat dalam manifest penumpang karena telah didaftarkan langsung saat proses online. Sejumlah syarat dan ketentuan online ticketing, diantaranya masa berlaku tiket maksimal 12 jam setelah jam keberangkatan, dan waktu check in (masuk ke pelabuhan) mulai dibuka 3 jam sebelum keberangkatan. Baca juga: Sambut Angkutan Lebaran, Per 1 Juni 2017 PT ASDP Jual Tiket Online via Gadget Ia menegaskan, penerapan layanan penjualan tiket berjadwal secara online merupakan bentuk komitmen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam upaya meningkatkan kualitas layanan jasa penyeberangan selama musim angkutan Lebaran 2017. “Harapan kami agar dapat lebih fokus memberikan pelayanan kepada pengguna jasa kendaraan pribadi yang jumlahnya terus meningkat tiap tahun. Tahun lalu dengan periode H-12 hingga H+10, jumlah pemudik roda empat atau lebih mencapai 556.612 unit, dan tahun ini diprediksi mencapai 581.115 unit atau naik sekitar 4,5 persen dibandingkan tahun lalu,” sebutnya. Kendati menerapkan layanan penjualan tiket online, PT ASDP tetap membuka loket penjualan di luar area pelabuhan (buffer zone) untuk layanan go-show, baik di jalur tol maupun non-tol. Untuk akses menuju Pelabuhan Merak, lokasi buffer zone terbagi di 5 titik yakni, lapangan Villa Permata Hijau, rest area KM 43 dan KM 68 Tol Tangerang-Merak, Polsub Sektor Grogol-Merak, dan Hotel Mangku Putra-Merak. Untuk akses menuju Pelabuhan Bakauheni, lokasi buffer zone tersebar di 3 titik, yaitu Terminal Rajabasa, Masjid Agung Kalianda, dan Rumah Makan Begadang 4. Selanjutnya untuk lokasi buffer zone menuju Pelabuhan Gilimanuk terbagi di 4 titik yaitu Rumah Makan Soka, Lapangan Desa Melaya, Jembatan Timbang Melaya, dan Lahan Pemda. Sedangkan akses menuju Pelabuhan Ketapang, lokasi buffer zone terbagi di 5 titik yaitu Istana Gandrung, SPBU Farly, Jembatan Timbang Watudodol, Pelindo Tanjung Wangi, dan Stasiun KA Banyuwangi Baru. Baca juga: Tarif Naik , ASDP Janjikan Peningkatan Kualitas Layanan di 14 Lintasan Arus Puncak H-3 PT ASDP Indonesia Ferry memperkirakan jumlah penumpang penyeberangan selama musim mudik Lebaran tahun 2017 mencapai 4,95 juta orang penumpang yang tersebar di tujuh lintasan penyeberangan utama yang dipantau secara nasional. Delapan lintasan utama penyeberangan yang terpantau secara nasional yakni, Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Kayangan-Pototano, Panajam-Kariangau, Bajoe-Kolaka, dan Tanjung Kelian-Tanjung Api-api. Dari ketujuh lintasan tersebut, selama periode mudik Lebaran ini akan dioperasikan total 191 unit kapal roro, dan 42 unit dermaga. Dengan perayaan Hari Idul Fitri yang jatuh pada Minggu (25/6) dan Senin (26/6) dan libur cuti bersama yang jatuh pada 27-30 Juni 2017, arus puncak mudik diprediksikan jatuh pada H-3 atau pada Kamis (22/6) atau H-3 dan Jumat (23/6) atau H-2. “Dengan persiapan matang dan kapasitas yang memadai, kami harapkan layanan penyeberangan selama mudik Lebaran 2017 dapat berjalan dengan lancar, aman, dan selamat kepada seluruh pengguna jasa. Namun, kami mengimbau kepada pengguna jasa agar menjaga stamina dan mempersiapkan waktu keberangkatan dengan sebaik-baiknya, agar terhindar dari kemacetan yang parah akibat kepadatan kendaraan saat arus puncak mudik,” tutur PLT Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Kusnadi C Wijaya. Pelabuhan Merak menjadi salah satu titik perhatian utama dalam mudik Lebaran, karena lintasan Merak-Bakauheni menjadi jalur utama dan tersibuk yang menghubungkan pulau Jawa dan Sumatera. Saat arus mudik, tercatat ada 32 kapal yang siap operasi, serta total 6 dermaga yang akan beroperasi selama Lebaran mendatang. Adapun kapasitas terpasang di pelabuhan Merak, untuk penumpang mencapai 159.120 orang (prediksi saat puncak 170.684 orang), kendaraan roda dua mencapai 27.200 unit (prediksi saat puncak 22.601 unit), dan kendaraan roda empat plus bus mencapai 17.544 unit (prediksi saat puncak 17.177 unit). “Untuk penumpang walau ada lonjakan sedikit, kami yakini sarana dan prasarana yang ada tetap memadai. Manajemen juga terus meningkatkan fasilitas dan layanan terhadap pengguna jasa, sehingga selama mudik Lebaran tahun ini ada pengalaman dalam layanan pelanggan yang lebih baik dan berkesan dibandingkan tahun lalu,” tutur Christine menambahkan.

Pembunuh Rasis Beraksi Lagi di Kereta Komuter Portland

Jeremy Joseph Christian (35 tahun) ditembak bagian matanya oleh polisi saat melakukan perampokan dengan senjata dan mengancam akan memenggal penumpang kereta ketika usianya 20 tahun. Salah seorang korban selamat yang mengalami luka serius mengatakan Christian adalah seorang perampok dengan senjata tajam yang mengerikan. Setelah dihukum pada tahun 2002 lalu, Christian kembali lagi dengan tanda bekas luka tembak di bagian matanya. Pada kejadian awal tahun 2002, salah seorang korban yang masih hidup yakni Micah Flecther menyatakan saat itu Christian meneriakkan tentang rasis dan agama serta mengancam akan memenggal orang sehingga menyebabkan luka yang serius. Ironisnya tak hanya Micah, pada Jumat (23/5/2017) kemarin, ada dua korban lainnya yang tewas akibat kebrutalan Christian, yakni Rick Best seorang Sersan Angkatan darat yang sudah bertugas selama 23 tahun dan Taliesin Myrddin Namkai-Meche meninggal akibat penusukan yang dilakukan Christian. Dilansir KabarPenumpang.com dari dailymail.co.uk (30/5/2017), video yang dipostkan ke The Portland Mercury terlihat video Christian yang merekam kejadian yang mengatakan kepada polisi bila ingin membunuhnya, harus mengambil pisau yang dipegangnya. Saat itu diketahui, dia sedang memegang minuman kaleng yang tampak seperti bir dan dituang pada bajunya untuk membersihkan noda darah.
Jeremy Joseph Christian (dailymail.co.uk)
Tak hanya berteriak, pria ini juga mengupat kata-kata kasar di hadapan polisi. “Tembak saya! Majulah dan tembak dari belakang,” teriak Christian dalam rekaman video tersebut. Selain itu, saat penyerangan yang dilakukannya di dalam kereta komuter Portland, ditengarai karena Christian bertemu dua gadis remaja yang salah satunya menggunakan jilbab dan meneriaki agar mereka kembali ke Arab Saudi dan pergi dari Amerika Serikat. Namun, tak sebatas itu saja, pada 29 April lalu Christian terlihat membawa pemukul bisbol sembari mengenakan bendera Amerika yang diikatkan pada lehernya. Tak ingin kecolongan, Kemudian pemukul bisbol yang dibawanya berhasil disita oleh pihak kepolisian. Saat ditelusuri situs Facebook miliknya menggambarkan saat dirinya jadi tersangka dan sempat tertulis pada statusnya “Saya adalah Ex-Con. Saya suka Comix, Cannabis dan Kombinasi Metal-In dan lainnya.” Dia juga pernah memposting dan mengatakan dirinya mendukung Nazi serta ingin pekerjaan di Norwegia. Christian juga sempat mengatakan Presiden Trump sebagai anti kristus. “Jika Donald Trump adalah Hitler Berikutnya maka saya bergabung dengan SS-nya untuk mengajukan dan mengakhiri Pertanyaan Monoteis. Semua Yahudi Zionis, Semua orang Kristen yang tidak mengikuti ajaran Kristus tentang Cinta, Amal, dan Pengampunan dan Semua Muslim Jihadi akan pergi ke Madagaskar atau di Camps Ovens / FEMA!!! Apakah ini membuat saya fasis!!!” tulis Christian.  

Gara-Gara Rem Darurat, Mahasiswa Ini Rayakan Wisuda di Kereta

Wisuda menjadi momen yang membaghagiakan bagi setiap mahasiswa, ini menjadi arti bahwa seseorang telah lulus dari perguruan tinggi dan menjadi seorang sarjana. Tapi pernahkah Anda merasakan wisuda bukan di sebuah gedung besar dengan banyak mahasiswa atau pernahkah tidak merasakan wisuda? Kalau Anda pernah merasakan wisuda di gedung besar dengan mahasiswa lainnya maka Anda harus bersyukur. Seorang mahasiswa yang akan wisuda bernama Jerich Alcantara (22) di New York harus merasakan wisuda di dalam sebuah kereta pada Jumat (30/5/2017) lalu. Dilansir KabarPenumpang.com dari CNN.com (2/6/2017), saat itu Alcantara yang sudah lengkap mengenakan toga wisuda berangkat bersama keluarganya dengan menaiki kereta. Sayang, kereta yang ditumpanginya tiba-tiba berhenti karena ada seseorang yang menarik rem darurat.
CNN.com
Alcantara, saat itu berpikir akan terlambat menghadiri wisudanya di Hunter-Bellevue Collage of Nursing. “Awalnya saya khawatir kita akan terlambat. Tetapi setelah tahu dengan jelas akan terlambat, aku tetap berharap siapa tahu saja bisa sampai,” kata Alcantara. Tetapi, harapannya tak bisa tercapai dengan sempurna untuk merayakan wisuda di Hunter-Bellevue Collage of Nursing. Melainkan, dirinya merasakan wisuda lengkap di dalam kereta bawah tanah yang ditumpanginya dengan iringan lagu wisuda dan toga kelulusan, dihadiri keluarga dan para penumpang kereta lainnya. Terlihat dari rekaman video, Alcantara yang dibantu seorang sahabatnya membantu untuk membuat sebuah kelulusan di dalam kereta. “Sahabat saya membut tulisan dengan foto saya yang sudah di wisuda dan mengucapkan selamat dengan telepon genggam yang dibawanya. Saat saya sah dalam acara kelulusan ini, semua penumpang dan keluarga bersorak gembira,” kenang Alcantara.
CNN.com
Mungkin ini terlihat aneh, tetapi Alcantara justru melihat sisi baik dari rem darurat yang tiba-tiba ditarik seorang penumpang. Didalam kereta yang berhenti selama dua jam dirinya bisa merayakan dengan sempurna kelulusannya walau hanya di dalam kereta. “Saya berpikir yang positif karena hari itu adalah hari kelulusan saya. Didalam kereta saat itu hampir semua orang kesal. Saya berterimakasih kepada semuanya sehingga semua berjalan dengan lancar,” ungkap Alcantara. Diketahui, untuk menghadiri kelulusannya, Alcantara bersama keluarga berangkat sejak pukul 08.00 pagi dari Queens Heights di Jackson Heights agar tiba tepat waktu yakni pukul 10.00 pagi di Manhattan. Naas, kereta yang ditumpangninya berhenti akibat rem darurat ditarik oleh seseorang sehingga menghentikan kereta dibawah tanah dan hampir dua jam kereta bisa kembali bergerak untuk tiba di pemberhentian selanjutnya. https://www.youtube.com/watch?v=jFM2b21Vm3c Alcantara dan keluarganya akhirnya sampai di tempat wisuda, namun acara sudah selesai dan hanya bisa melihat teman-temannya lainnya berdiri dengan toga yang mereka kenakan. Walau tak menghadiri wisuda secara sah, Alcantara tetap lulus dari Hunter College Brookdale sebagai seorang perawat.

Tumpangi Truk Karena Gratis? Lebih Baik Tidak Daripada Celaka

Mungkin sebagian orang berpikir menumpang truk adalah sesuatu yang unik, irit ongkos dan sebagainya. Terlebih model menumpang truk sering diperlihatkan di film-film Hollywood. Tapi ada ketentuan khusus bagi truk pembawa tangki bahan bakar, bahwa dilarang menumpang pada jenis truk ini. Terkadang hal ini membuat pemikiran Anda terhenti sejenak untuk bertanya kenapa dan apakah ada pengaruhnya bila menumpang? Baca juga: Pacu Konektivitas Infrastruktur, Jokowi Minta Pelayanan di Pelabuhan Bakauheni Ditingkatkan Dari penelusuran dan rangkuman yang KabarPenumpang.com lakukan, ternyata banyak masalah terjadi bila Anda mencoba untuk menumpang pada sebuah truk. Salah satunya adalah Anda tidak tahu bagaimana kondisi truk saat itu, apakah aman untuk menaikinya atau tidak. Biasanya ini dilakukan oleh penumpang gelap truk alias penumpang yang sering ikut dalam truk berada di bagian belakang truk, dan mereka tidak tahu kondisi truk dan pengemudinya. Bila ditelusuri dari semua truk yang paling mudah untuk ditumpangi adalah yang bagian belakangnya terbuka. Contohnya yakni para penggemar sepak bola yang akan berangkat ke suatu tempat dan dengan sengaja atau tidak justru naik ke atas truk terbuka. Ini bisa menjadi bahaya bukan pada pengemudi truk melainkan penumpang. Sebab, bila terjadi sebuah kecelakaan, pengemudi tidak bisa disalahkan, apalagi bila Anda dengan sengaja naik ke belakang truk. Baca juga: Jelang Angkutan Lebaran, KNKT Himbau Penyedia Transportasi Darat Tinjau Standar Kelayakan Seperti halnya truk terbuka, truk pengangkut bahan bakar baik minyak ataupun gas lebih tegas dalam membawa angkutan selain pengemudi dan petugas. Apakah Anda kembali berpikir kenapa truk pengangkut bahan bakar gas lebih tegas dalam hal ini? Jawabannya adalah bahan bakar gas lebih mudah terjadi sesuatu di dalamnya. Contohnya seperti truk milik Pertamina yang mengangkut bahan bakar gas tak segan-segan memperlihatkan pernyataan dilarang menumpang dan merokok pada truknya. Bukan hanya untuk menjaga keselamatan pengemudi saja, melainkan untuk keselamatan orang yang akan menumpang, dengan tulisan ini pun sebenarnya Anda sebagai yang akan menumpang bisa berpikir akibatnya. Sebab, bahan bakar jika tersulut api sedikit pasti akan terbakar dan meledak, sehingga bila seorang yang menumpang tidak mengerti aturan saat naik dalam truk pengangkut bahan bakar akan terjadi hal yang tak diinginkan. Maka, baiknya hindari menumpang pada truk apalagi truk bahan bakar. Baca juga: Dipandang Tak Manusiawi, Kereta Sapu Jagad Kini Tinggal Kenangan Kesalahan fatal adalah menumpang pada truk apapun jenisnya, sebab truk bukanlah angkutan penumpang yang bisa seenaknya saja digunakan oleh para penumpang. Melainkan kendaraan pengangkut barang baik barang logistik, tambang ataupun bahan bakar. Selain itu, dengan menumpang truk Anda tidak memiliki keamanan yang lebih dibandingkan dengan menggunakan kendaraan umum seperti bus.

Terganjal Pembebasan Lahan, Pengoperasian Kereta Bandara Soetta Mundur dari Jadwal

Target pengoperasian kereta bandara Soekarno-Hatta (Soetta) yang awalanya akan dimulai pada pertengah 2017 akhirnya harus mundur hingga September 2017 mendatang. Hal ini dikarenakan lahan yang sudah dibebaskan masih ditempati. Vice President Corporate Communications PT Kereta Api Indonesia Agus Komarudin mengatakan pembayaran pembebasan lahan sudah diselesaikan semua. Namun, banyak bangunan seperti sekolah dan pabrik yang belum berpindah dari tempat tersebut. Baca juga: Kereta Bandara Ditaksir Mampu Tampung 33 Ribu Penumpang “Masih ada halangan, lahan sudah dibebaskan dan pembayaran pembebasannya sudah diselesaikan. Pengoperasian dipindahkan September 2017 karena masih ada pabrik yang belum membogkar bangunannya. Selain itu masih ada sekolah Madrasah di situ, kita lagi bantu bangun sekolahnya agar segera mungkin pindah dari lahan saat ini,” ujar Agus yang dihubungi KabarPenumpang.com (2/6/2017). Menurutnya, warga sekitar sebenarnya mudah untuk dipindahkan bila lokasi baru sudah ada. Dari aturan yang berlaku, penyediaan tempat baru atau lokasi relokasi pembebasan lahan untuk kereta bandara adalah tanggung jawab pemerintah daerah setempat. Tak hanya masalah pembebasan lahan, pembangunan jalur kereta dan stasiun saat ini juga masih dalam tahap pembangunan. “Kan pembangunannya paralel, sehingga masih belum bisa digunakan, yang jelas bukan karena masalah lain sehingga jadwal pengoperasian dimundurkan,” ujar Agus. Baca juga: Lebih Dekat dengan Kereta Bandara Kuala Namu Diketahui, saat ini sudah sepanjang 12,1 km lahan yang sudah dibebaskan dari kawasan Batu Ceper sampai ke Bandara Soetta oleh pihak PT KAI. Tarif yang dikenakan pada penumpang untuk kereta bandara, hingga kini belum jelas berapa, namun diperkirakan Rp100 ribu sampai Rp150 ribu. Adapun rute kereta bandara dari stasiun Manggarai, Sudirman Baru, Duri, Batu Ceper dan terakhir di bandara Soekarno-Hatta serta rute dari Bandara Soetta menuju ke stasiun Kota. Kereta bandara ini digadang-gadang mampu menapung penumpang hingga 33 ribu penumpang perharinya. Baca juga: Melesat 200 Km Per Jam, Arlanda Express Kereta Bandara Tercepat Pada stasiun di bandara, nantinya akan dilengkapi fasilitas untuk menunjang penumpang seperti konter tiket, ruang publik, gerbang masuk elektronik, ruang tunggu, musollah, toilet dan ruang kepala stasiun. Tak hanya itu, stasiun bandara juga akan terkoneksi pada skytrain yang dibuat oleh Angkasa Pura II, sehingga pengguna kereta yang menuju bandara dan akan ke terminal lainnya bisa dengan mudah pindah ke skytrain.