Dipandang Tak Manusiawi, Kereta Sapu Jagad Kini Tinggal Kenangan

Kereta ini memang special, pasalnya hanya dihadirkan pada saat-saat tertentu. Ya, kereta Sapu Jagad merupakan kereta tambahan bagi para penumpang yang tidak kebagian tiket kereta reguler. KA Sapu Jagad umumnya hadir menggunakan gerbong kereta barang dan tanpa tempat duduk didalamnya. Dan nama Sapu Jagad sejak beberapa dekade telah melekat pada angkutan pemudik Lebaran di Pulau Jawa. Sayangnya, karena manajemen tiket tidak jelas untuk tempat duduk, kareba yang dipakai adalah gerbong barang, banyak penumpang yang akhirnya berdesak-desakan. Ini menimbulkan banyak pertentangan, mengingat yang di angkut dalam kereta adalah manusia, bukan barang ataupun binatang. Apalagi setiap gerbong kereta sapu jagad bisa berisi 100-125 penumpang. Anda pasti bisa membayangkan seperti apa isi kereta sapu jagad ini. Seiring reformasi perkeretaapian di Indonesia, sejak tahun 2009 PT KAI mulai meniadakan kereta sapu jagad. Kereta ini (sapu jagad) terakhir terlihat dan beroperasi tahun 2009 dengan alasan kemanusiaan, keselamatan dan keamanan dalam perjalanan. Sehingga KAI menerapkan satu kursi satu tiket seperti sekarang.
Railway Enthusiast Digest
Railway Enthusiast Digest
Pertengahan tahun 2016 lalu, tepatnya sebelum lebaran, Komisi V DPR RI meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk menyediakan kereta sapu jagad saat mudik lebaran. Pemikiran adanya kereta sapu jagad ini karena antusias masyarakat yang mudik menggunakan kereta api selalu meningkat dari tahun ke tahun. Dilansir dari Kompas.com (21/6/2017), Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan, KAI sudah memiliki sistem ticketing, dimana konsep kereta sapu jagad tidak lagi memungkinkan untuk diterapkan saat ini. “Ada nomor bangku, sekarang enggak bisa lagi sebab orang masuk stasiun kan harus boarding,” ujarnya. Menurut Edi, daripada menyediakan kereta sapu jagad, lebih baik membuat kereta tambahan untuk mengangkut penumpang, dan kapasitas kereta mengangkut pemudik bisa lebih banyak. “Kalau memang 5,3 juta kapasitas terpenuhi ya sudah silahkan mencari moda lain demi keselamatan. Kalau mau penumpangnya ditambah yang beliin kereta dong,” kata Edi. Tak adanya persetujuan pengaktifan kereta Sapu Jagad juga disampaikan oleh Menteri Perhubungan saat itu Ignasius Jonan. Sebab, menurutnya hal ini sangat bertentangan dengan aspek keselamatan dan komitmen pelayanan PT KAI.

Utamakan Keselamatan Jangan Lupakan Segitiga Pengaman

Jangan anggap enteng keberadaan segitiga pengaman (safety triangle), coba cek apakah tools ini sudah ada di kendaraan Anda, jika melirik ke beberapa kasus kecelakaan lalu lintas di malam hari, tak sedikit kejadian mobil yang sedang mogok dan sedang dalam perbaikan, justru di ‘seruduk’ dari belakang oleh mobil lain. Nah, disinilah peran penting marka segitiga pengaman, sebagai penanda keberadaan proses perbaikan kendaraan di tengah kegelapan malam. Segitiga pengaman merupakan sebuah tanda bentuk segitiga berwarna merah sisi-sisinya dengan lis berwarna putih. Segitiga ini digunakan untuk mengamankan tempat dimana kendaraan mogok atau terjadi kecelakaan. Keberadaan segitiga pengaman sudah bersifat internasional, artinya peraturan lalu lintas disemua negara dan semua kendaraan wajib memiliki segitiga pengaman. Menurut UU no. 22 tahun 2009 Republik Indonesia, bila saat berhenti atau parkir dalam keadaan darurat tidak memasang segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan bahaya, atau isyarat lain dapat dipidana kurungan paling lama 2 bulan penjara atau denda paling banyak Rp500 ribu. Mungkin masih banyak yang tak mengerti apa fungsi segitiga pengaman, dilansir dari ntmcpolri.info, biasanya segitiga pengaman diletakkan di depan atau belakang mobil saat parkir dalam keadaan darurat baik itu mogok ataupun kecelakaan. Fungsi segitiga pengaman ini adalah sebagai rambu atau tanda peringatan pada pengendara lain yang akan melintas agar berhati-hati dan waspada, sebab ada mobil yang mogok didepannya. Segitiga pengaman baiknya diletakkan paling dekat 3 meter dari kendaraan atau idealnya 10-20 meter. Tak hanya itu, bila kendaraan mogok di jalan berliku, baiknya segitiga pengaman diletakkan sebelum tikungan dan jarak maksimal 100 meter dari mobil yang saat itu dalam kondisi darurat baik mogok atau kecelakaan. Jangan pernah mengganti segitiga pengaman dengan benda-benda lainnya yang dibentuk segitiga, sebab tidak akan efektif dalam memberikan tanda darurat ke pengendara lain, selain lebih kecil, tidak aman mengganti dengan yang lain. Berikut kriteria segitiga pengaman yang wajib dimiliki semua pengendara mobil. 1. Biasanya memiliki warna yang cukup nyaman dipandang dengan kualitas cat yang bagus (tidak terlalu kontras). 2. Mampu menyala saat terkena sinar lampu mobil (terutama malam hari), ini sangat penting. 3. Memiliki ukuran yang relatif besar sehingga mudah terlihat. 4. Material yang digunakan cukup baik (dari besi) atau plastik yang kokoh. 5. Banyak segitiga pengaman yang sudah dilengkapi dengan lampu LED yang menyala di malam hari (tidak membutuhkan sorot lampu dari kendaraan lain untuk menyala), menggunakan segitiga dengan LED sangat baik untuk keselamatan kita.

Tarif LRT Jakarta Diputuskan Rp12 Ribu

Light Rail Transit (LRT) atau yang bisa disebut juga kereta ringan untuk transportasi massal ibu kota Jakarta diharapkan selesai tahun 2019 mendatang. Tarif untuk LRT ini sudah di tetapkan sebesar Rp12 ribu dan ini sudah dibahas antar perwakilan Kementerian Perhubungan dengan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. “Ada tiga pilihan Rp10 ribu, Rp12 ribu dan Rp15 ribu. Dalam diskusi tersebut kami sepakat untuk mutuskan Rp12 ribu untuk ongkos LRT,” ujar Kepala Subdirektorat Kelayakan Jalan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Jumardi yang dikutip dari TheJakartaPost.com (25/4/2017). Menurutnya Jumardi harga Rp12 ribu ini sudah disubsidi pemerintah dan bertujuan agar para pengendara kendaraan pribadi beralih dengan LRT nantinya. Dia mengatakan perhitungan ini sudah di subsidi oleh pemerintah. Sayangnya ini tidak akan berpengaruh kepada subsidi untuk KRL Jabodetabek. Awalnya di perkirakan tarif dari Cibubur-Cawang-Dukuh Atas digadang-gadang Rp40 ribu dan untungnya karena subsidi sehingga menjadi Rp12 ribu Peraturan Presiden No.65/2016 bahwa dana untuk proyek LRT berasal dari anggaran negara. Namun ada keterbatasan dana dalam APBN dan harus diubah skema pembiayaannya. Sehingga ada dua kemungkinan skema pembiayaan ini untuk financial closing. Sekama pertama PT KAI mendapatkan penyertaan modal begara di tahun ini atau melalui anggaran Kemenhub di APBN perubahan 2017 dan 2018. Nantinya untuk financiaal closing 30 persen menggunakan APBN melalui penyertaan modal negara dan 70 persen lainnya melalui perbankan. Diperkirakan untuk proyek LRT ini, Pemeritah menggelontorkan dana hingga sekitar Rp27 triliun.

Akhir 2017 Proyek MRT Jakarta Ditargetkan Rampung 93%

PT MRT Jakarta telah mencanangkan Maret 2019 sebagai momentum awal dibukanya pelayanan komersial mass rapid transit di Jakarta. Sebagian dari konstruksi jalur MRT merupakan struktur layang (Elevated) yang membentang ±10 km dari wilayah Lebak Bulus hingga Sisingamangaraja. Dari rute tersebut, terdapat 7 Stasiun Layang, yaitu Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M dan Sisingamangaraja. Kemudian dilanjutkan ke jalur bawah tanah (Underground) yang membentang ±6 km mulai dari Stasiun Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan berakhir di Bundaran Hotel Indonesia. Dan sampai seberapa jauh progress penggarapan mega proyek ini? Baca juga: Proyek MRT – Bor Mustikabumi Telah Tiba di Stasiun Setiabudi Dalam acara Obsat yang digelar Beritagar.id hari ini, Presiden Direktur PT MRT Jakarta William Sabandar menyebutkan bahwa pihaknya terus bekerja 24 jam penuh untuk merampungkan pengerjaan jalur MRT. “Kami menargetkan pada akhir tahun ini (2017) pengerjaan telah bisa diselesaikan sampai 93 persen,” ujar William. Setelah itu masih dibutuhkan waktu untuk serangkaian uji coba, termasuk menguji pengoperasian kereta. Terkait pembangunan MRT, William juga menyebutkan telah menggadeng kerjasama dengan operator layanan MRT di Malaysia, Hong Kong dan studi bersama Monash University di Australia. Seiring implementasi MRT secara komersial, PT MRT Jakarta juga membangun side income dari sektor property dan transit oriented development di 13 stasiun yang dilalui. Lebih lanjut Willian menyebut bahwa akan menawarkan pihak swasta untuk sign naming pada stasiun-stasiun MRT. “Nanti kami tawarkan untuk tujuan komersial, semisal ke perbankan yang mau mengidetifikasi nama stasiun tertentu, nanti bisa saja akan ada nama Mandiri Setiabudi atau BNI Dukuh Atas,” kata William. Setiap stasiun juga akan dilengkapi tema-tema tertentu yang nantinya disesuaikan dengan daerahnya. Baca juga: Di Jakarta Segera Beroperasi MRT dan LRT, Tahukah Artinya? Sebagai informasi, PT MRT Jakarta akan mendatangkan 16 set rangkaian kereta dari Jepang. Satu set ranhgkaian terdiri dari enam gerbong yang dapat membawa 900 penumpang sekali jalan. Diperkirakan dalam satu hari MRT dapat mengangkut 170 ribu penumpang. Pada jam-jam sibuk, kereta akan tiba di setiap stasiun selang lima menit. Untuk membelah wilayah selatan dan pusat Jakarta, kereta ini akan melaju selama lebih kurang 30 menit.

Per 1 Mei 2017 Penerbangan Internasional Garuda Indonesia Pindah ke Terminal 3 Ultimate

Bila tiada aral melintang, rencananya pada 1 Mei 2017 Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Ultimate akan resmi melayani penerbangan internasional pertama dari maskapai Garuda Indonesia. Sebagai penerbangan pertama adalah Garuda Indonesia GA 824 dengan rute Jakarta – Singapura pada pukul 06.10 WIB. Sementara penerbangan internasional yang tiba pertama di Terminak 3 Ultimate adalah GA 823 dari Singapura pukul 08.15 WIB. Sebelum itu, penerbangan internasional Garuda Indonesia dilayani oleh Terminal 2. Untuk mendukung penerbangan internasional, PT Angkasa Pura II akan mengoperasikan bangunan main building atau bagian tengah bangunan, sementara untuk Pier 1 belum dioperasikan. Gate yang dibuka untuk proses naik pesawat atau boarding baru sebanyak 6 gate yakni Gate 5, 6, 7, 8, 9, dan 10. Garuda Indonesia saat ini mengoperasikan sedikitnya 17 penerbangan internasional langsung dari Bandara Soekarno-Hatta ke sejumlah negara di Asia, Australia, dan Eropa. Guna mendukung operasional penerbangan internasional, Terminal 3 Ultimate juga dilengkapi dengan 64 konter imigrasi, masing-masing 32 konter imigrasi di keberangkatan dan kedatangan. Selain itu juga terdapat total 32 autogate imigrasi yang akan mulai difungsikan pertengahan Mei 2017, di mana masing-masing 15 autogate imigrasi di keberangkatan dan 17 autogate imigrasi kedatangan. Untuk keamanan, sebelum memasuki area imigrasi terdapat 12 unit x-ray dan 2 unit body scanner guna mendukung terwujudnya keamanan serta keselamatan saat di terminal maupun pesawat. Terminal 3 Ultimate dilengkapi dengan sejumlah fasilitas digital seperti layar flight information display system dengan teknologi termodern, serta didukung aplikasi smartphone yang dapat mempermudah penumpang pesawat atau pengunjung bandara mencari lokasi parkir, memesan tempat parkir inap, melakukan reservasi taksi, melihat jadwal penerbangan, dan lain sebagainya. Sementara itu di sisi udara, parking stand di Terminal 3 Internasional juga dapat mengakomodir 3 pesawat berbadan lebar atau wide body Airbus A380.

Berkereta Lebih dari 8 Jam, Siapkan Jurus Ini Agar Anda Survive!

Antara kereta api dan pesawat terbang punya kesamaan, yakni sama-sama meladeni perjalanan jarak jauh lebih dari delapan jam. Namun untuk menyikapi perjalanan jarak jauh dengan kereta api ada sedikit beda, terlebih bila komparasinya terkait kenyamanan pada penumpang. Anda yang pernah naik kereta pastinya tahu rasa lelah, pegal sampai penat. Apalagi jika tiket menuju tujuan langsung tidak ada dan harus transit dari stasiun satu ke yang lainnya untuk mencapai tujuan. Ada beberapa tips yang KabarPenumpang.com bisa berbagi dengan Anda untuk mengatasi kejenuhan atau bosan di kereta saat perjalanan yang ditempuh lebih dari 8 jam. 1. Ngobrol dengan tetangga sebelah bangku atau depan Pastinya saat penat sudah menumpuk, tidak mungkin Anda berbicara sendiri. Bisa jadi kalau Anda berbicara sendiri di anggap orang gila oleh penumpang lainnya.  Ada baiknya mulailah bertanya dengan tetangga sebelah dengan pertanyaan biasa seperti mau kemana dan mau apa ke sana. Kemudian tawarkan makanan yang Anda bawa.
KabarPenumpang.com
KabarPenumpang.com
2. Bermain game Ini juga salah satu kegiatan yang menarik, bila membawa tablet, konsol game kecil atau permainan di smartphone Anda bisa mengurangi rasa bosan yang memuncak. Jika Anda pergi dengan saudara atau teman, lakukan permainan yang bisa melibatkan anggota keluarga atau teman. Apalagi saat itu sinyal di perjalanan susah, sehingga Anda merasa jenuh karena tidak ada yang bisa di ajak chatting atau berkomunikasi melalui smartphone. 3. Lihat pemandangan Dengan pemandangan hijau padi di sawah dan awan di langit biru, membuat pikiran lebih tenang. Terkadang, Anda bisa melihat kerbau di kubangan dekat sawah, dan bisa menjadi cerita menarik untuk di ceritakan kepada yang lain. 4. Dengar musik Bosan ngobrol, bosan chat yang berulang terus membuat Anda semakin lelah dalam kepenatan atau kebosanan. Sebenarnya musik hampir sama dengan Anda melihat sawah, dengan musik, Anda bisa merasakan ketenangan asal lagu yang diputar menenangkan untuk diri Anda. 5. Tidur Bila sudah bosan dengan hal ini itu dan  mulai mengantuk, baiknya Anda tidur untuk menghilangkan rasa kantuk. Biasanya tidur sejenak bisa membuat Anda lebih segar danrasa bosan seperti hilang dengan sendirinya. Bukan hanya bosan ataupun penat saja yang akan Anda rasakan bila berada dalam perjalanan kereta lebih dari 8 jam. Biasanya otot, dan tulang-tulang terasa kaku semua untuk di gerakkan. Baiknya, Anda lakukan beberapa tips menghilangkan rasa pegal selama duduk lebih dari 8 jam di kereta. 1. Regangkan kaki, tangan dan leher Pastinya bukan hanya pantat yang pegal, kaki dan tangan Anda juga seperti mati rasa, luruskan kaki dan tangan Anda. Goyangkan pelan-pelan atau pijit sedikit kaki dan tangan Anda. Kemudian, untuk bagian leher, berikan streatching yang agak perlahan seperti tengok kanan kiri secara bergantian, kemudian putar-putar leher Anda. 2. Berjalan ke toilet atau di lorong hingga ke pintu Memang kaku seluruh badan Anda dan juga kesemutan kalaupun tidak kaku. Selain bisa memijat kaki dan tangan, Anda juga bisa berjalan ke depan arah pintu ataupun sekalian berjalan ke toilet. Hitung-hitung mengurangi rasa kaku di tubuh. Kalau kesemutan, luruskan kaki untuk mengurangi sedikit rasa kesemutan. 3. Minum air putih secukupnya Duduk selama lebih dari 8 jam, tidak baik sebenarnya untuk ginjal dan anggota tubuh lainnya. Biasakan minum air putih yang cukup untuk mengantisipasi sakit pinggang. Untuk menghilangkan bosan, jenuh hingga pegal, Anda bisa mengikuti beberapa tips ini. Apalagi untuk Anda yang baru pertama bepergian jauh dengan kondisi menggunakan transportasi umum seperti kereta.

Tak Salah, Pasangan Ini Diusir dan Tidak Mendapat Kompensasi dari Maskapai

Salah satu maskapai Low Cost Carrier (LCC) EasyJet membuat pernyataan pada minggu ini, setelah beberapa penumpang mengeluh bahwa mereka dikawal dari penerbangan menuju Sisilia. Dua orang bernama Manoj (38 tahun) dan Vidha (35 tahun) yang merupakan pasangan saat akan berangkat menuju Catania di Sisilia dengan keberangkatan dari Luton pekan lalu di minta turun dari pesawat karena sudah melebihi kuota. Padahal, keduanya mengakui melakukan chek in online satu hari sebelum penerbangan dan sampai di gerbang keberangkatan jauh sebelum adanya panggilan terakhir. Walaupun ada beberapa orang yang sampai di gerbang setelah mereka tiba. Sayangnya, saat itu staff EasyJet menghadang dan memaksa Manoj serta Vidha untuk mengosongkan tempat duduk mereka. Dilansir dari thesun.co.uk (19/4/2017), menurut pihak maskapai, memang benar pasangan tersebut sudah melakukan chek in 24 jam sebelum perjalanan atau 29 hari setelah EasyJet pertama kali membuka chek in untuk penerbangan tertentu. Kemungkinan keduanya terpilih karena saat chek in bentrok tetapi bukan dengan orang lain.
www.thesun.co.uk
www.thesun.co.uk
Salah seorang juru bicara maskapai mengatakan kepada The Independent, sebelumnya ada pengecekan penumpang yang dilakukan pihak maskapai, harusnya kemungkinan terpilihnya merek berdua sangat kecil. Namun, karena kejadian ini maskapai telah meminta maaf kepada pasangan tersebut atas kesalahan pada penanganan keduanya. Sebenarnya pihak maskapai bukan sengaja memilih mereka, tetapi karena tidak ada kompensasi atau penggantian yang sesuai. Menurut The Independent saat pasangan tersebut diminta untuk turun, keduanya diberitahukan bahwa akan dipesankan atau dititipkan pada penerbangan lain namun keduanya harus menunggu selama empat hari dan akhirnya memutuskan untuk tidak jadi berangkat liburan. Tetapi, pihak maskapai karena merasa bersalah berpikir memesankan tiket ke maskapai saingannya untuk perjalanan ke sebuah kota di Italia yang berbeda pada malam itu juga agar keduanya bisa melakukan perjalanan dibandingkan tidak berangkat sama sekali. Tak hanya memesankan tiket, pihak maskapai EasyJet juga memesan sebuah hotel di salah satu destinasi Italia dan mengkoordinasikan agar pasangan tersebut bisa berangkatkan ke Sisilia pada keesokan harinya. Seharusnya karena kejadian ini, pasangan tersebut masing-masing mendapat penggantian £350 sesuai dengan pedoman hak penumpang Eropa. Namun sayang, keduanya mengatakan bahwa tidak ada salah seorangpun dari pihak maskapai yang mengatakan pilihan atau kompensasi tersebut. Selain itu keduanya mengatakan bahwa para staff maskapai hanya mengatakan akan adanya pengembalian uang tiket dan biaya yang berkaitan dengan penerbangan tersebut. Atas masalah ini pihak EasyJet mengatakan pada para penumpang lainnya yang terkena hal seperti ini untuk menghubungi langsung ke maskapai bila tidak diberi kompensasi yang sesuai. Salah seorang juru bicara lainnya mengatakan kepada Sun Online “Kami sangat menyesal dengan situasi yang dialami pasangan ini. Penerbangan mereka dari Luton ke Catani sudah penuh akibat satu orang dan ini tidak ditangani dengan baik dengan standar dan kebijakan yang sesuai dengan peraturan EU261.” “Jelas bahwa staff kami tidak mengikuti panduan atau memberikan saran yang benar. Kami memang menjelaskan bahwa kami akan mengembalikan biaya penerbangan dan biaya lainnya, namun staff tersebut gagal mengatakan tentang kompensasi yang tertuang dalam EU216,” jelas pihak maskapai tersebut. Pihak maskapai ini juga menambahkan bahwa email konfirmasi staff yang dikirim selama panggilan tersebut berisikan sebuah tautan yang mengacu pada EU216 dan proses klaim biaya, namun tidak dijelaskan secara eksplisit. Selain itu pihak maskapai mengatakan, hasil data mereka tidak ada staff ataupun pasangan tersebut yang membicarakan perjalanan alternatif mengenai panggilan yang menjadi kesalahan lain dari pihak maskapai. “Meskipun tidak ada gunanya kita menolak perjalanan alternatif atau EU261, kita tidak cukup mengikuti kebijakan kami untuk menjelaskan kelayakan untuk keduanya. Kami ingin meyakinkan pelanggan bahwa kami akan memberikan pelatihan tambahan ke setiap staff contact center sekarang untuk memastikan bahwa pelanggan masa depan tidak mengalami pengalaman serupa. Ini juga harus ditangani lebih baik di bandara pada hari jadi ini dijemput dengan orang-orang yang bersangkutan. Kami benar-benar menyesali apa yang telah terjadi,” tutupnya.

Rencana Pengoperasian Kereta Jalur Elizabeth di Inggris, Semuanya Serba Baru Loh!

Sebuah kereta modern dengan bangku yang masih terbungkus oleh plastik terpampang di jalur Elizabeth, Inggris pada Jumat (21/4/2017) kemarin. Kehadiran beberapa awak media setempat di lokasi tersebut menandakan ada sebuah momentum khusus yang sayang untuk dilewatkan. Ternyata kereta tersebut merupakan salah satu kereta baru yang nantinya akan beroperasi di jalur tersebut terhitung sejak bulan Mei 2017 mendatang. Bukan hanya keretanya saja, jalur Elizabeth yang terbentang lebih dari 60 mil itu juga merupakan jalur baru yang disediakan oleh pemerintah setempat untuk menunjang para warganya dalam berkendara. Jalur Elizabeth yang menghubungkan Reading hingga Heathrow di sebelah barat ini rencananya akan membuka 10 pemberhentian baru setelah sebelumnya melakukan renovasi teradap 30 pemberhentian yang sudah ada. Seperti yang sudah diperhitungkan sebelumnya, jalur yang akan dibuka total pada tahun 2019 mendatang ini akan mengangkut sekitar 500.000 penumpang setiap harinya,  dan lebih dari 200 juta penumpang per tahunnya. Tidak hanya dari segi pra-sarananya saja yang mengalami pembaruan, pemerintah setempat juga menyediakan armada baru berupa kereta dengan panjang sekitar 160 meter yang berisikan 7 buah gerbong, dan Transport for London (TfL) dipercaya untuk mengoperasikan kereta di jalur ini. Ternyata, upaya pelebaran sayap TfL dalam melayani penumpangnya tidak hanya sampai di situ. Berdasarkan data yang dikumpulkan dari laman resmi tfl.gov.uk, TfL berencana untuk mengambil alih layanan kereta dari Paddington menuju Heathrow pada bulan Mei 2018 mendatang. Tentu saja rencana ini dibarengi dengan pengembangan armada, seperti penambahan jumlah gerbong yang secara otomatis akan berpengaruh pada jumlah penumpang yang diangkutnya. Pada Desember 2019, rencananya TfL akan mengambil alih keseluruhan dari jalur Elizabeth dan mengoperasikan 66 armada kereta di jalur tersebut. Pemasangan beberapa fasilitas penunjang di dalam kereta seperti kamera CCTV, AC, papan penanda pemberhentian, dan 4 buah tempat khusus multifungsi (bisa untuk kursi roda atau barang bawaan berukuran besar)akan menambah rasa nyaman para penumpangnya selama berkendara. Ditambah lagi dengan pengaplikasian pengatur suhu udara dan lampu penerangan yang membuat kereta ini lebih hemat energi hingga 30% dibandingkan dengan kereta lainnya. Kehadiran jalur ini juga berdampak pada warga Britania Raya yang tengah mencari pekerjaan. 760 karyawan di Inggris serta 80 posisi magang di Derby seolah menjadi bukti bahwa hadirnya jalur ini juga berimbas pada upaya dalam menaikkan nilai dari kesejahteraan sosial. Uji coba kereta di jalur Elizabeth dijadwalkan akan berlangsung sejak akhir Mei hingga September 2017 ini dengan menurunkan 11 kereta di jalur yang berbeda. Dengan hadirnya jalur Elizabeth ini, diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan yang terjadi saat rush hour, juga menjangkau daerah-daerah lain yang belum terlintasi oleh jalur kereta manapun, sehingga dapat memudahkan mereka dalam berkendara, tentu saja dengan fasilitas yang sudah mumpuni.

Tata Motors Luncurkan Bus Bertransmisi Ganda

Manufaktur otomotif asal India, Tata Motors, merilis sebuah bus yang menggabungkan transmisi manual dan otomatis pada Rabu (13/4/2017) kemarin. Teknologi Automated Manual Transmission (AMT) tersebut diterapkan pada dua bus miliknya, yaitu Starbus dan Ultra. Pada umumnya, kedua transmisi ini merupakan dua hal yang saling bertolak belakang, dimana ketika kendaraan yang menggunakan transmisi manual lebih mengutamakan performa yang lebih responsif, sementara kendaraan dengan transmisi otomatis lebih mengutamakan kenyamanan dalam berkendara, terutama ketika kondisi jalan sedang macet. Adapun tujuan dari pemasangan teknologi AMT ke dalam bus miliknya adalah untuk mengimbangi perkembangan teknologi dengan kondisi jalanan yang sudah semakin padat,. Karena, dengan adanya sistem AMT yang terpadang pada busnya, pengendara dapat dengan mudah memacu kendaraan menggunakan transmisi manual ketika jalanan sepi, dan mengubahnya ke transmisi otomatis ketika kondisi jalanan mulai tersendat. Menurut pihak Tata Motors, bus bertransmisi ganda bernama BS-IV ini memiliki panjang kurang lebih 9 sampai 12 meter dengan kapasitas maksimal penumpang hingga 54 orang. Berdasarkan data yang dilansir dari laman business-standard.com, pihak Tata Motors mengungkapkan teknologi AMT ini diaplikasikan pada mesin bus generasi baru yang kuat, dan tentu saja pemasangan teknologi ini akan melibatkan peran dari kopling kendaraan. “Hal ini akan berpengaruh kepada pengoperasian kemudi, torsi mesin, beban kendaraan, dan kondisi di jalan. Penggabungan ini akan memberikan pengalaman tersendiri bagi pengendara,” tuturnya dalam sebuah pernyataan. Pernyataan serupa dilontarkan oleh Head Engineering and Commercial Vehicles Tata Motors, Dr. Ajit Kumar Jindal, yang menyebutkan bahwa pihaknya terus menerus terlibat dengan para pemangku kepentingan untuk mengembangkan dan mengintegrasikan teknologi baru. “Di masa yang akan datang, kendaraan kami siap digunakan untuk spektrum kendaraan komersial kami yang lebih luas, dan juga meningkatkan ekonomi konektivitas, keselamatan serta penggunaan bahan bakar,” ungkapnya pada laman resmi tatamotors.com. Pihak Tata Motors mengatakan terdapat dua jenis sistem AMT yang mereka tawarkan kepada para konsumennya, yaitu power modes dan economy. “Dalam jenis Power Mode, Automatic Gear Detection (AGD) akan menekankan kemampuan torsi mesin yang cukup, demi untuk menjaga kelincahan dan kemampuan berkendara. Sedangkan dalam jenis economy, kami lebih menitik beratkan pada penggunaan bahan bakar yang lebih irit,” pungkasnya seperti yang dihimpun dari laman business-standard.com (19/4/2017). Apabila melihat ke belakang, tepatnya pada 21 Mei 2014 silam, WABCO, perusahaan pemasok teknologi global terkemuka asal Negeri Paman Sam, Amerika, melakukan uji coba terhadap bus dan truk yang mengaplikasikan pula teknologi AMT. Beberapa hari setelah uji coba dilakukan, WABCO langsung kebanjiran pembeli yang hendak menggunakan teknologi gabungan tersebut. Dalam sebuah rilis resmi pada laman wabco-auto.com, WABCO mengutarakan hal tersebut. “WABCO sudah menjual lebih dari 2 juta sistem AMT terhitung sejak tanggal peluncuran,” ujar pihak perusahaan yang menggeluti bidang sistem kontrol mesin tersebut.

Lokomotif Uap Teranyar Inggris Tembus Kecepatan 161 Km Per Jam

Sebuah lokomotif uap asal Inggris baru-baru ini menjadi topik perbincangan khalayak ramai. Dalam sebuah uji coba sertifikasi yang dilakukan di Inggris pada Rabu (12/4/2017) yang lalu, lokomotif uap yang direncanakan akan kembali beroperasi ini mencapai kecepatan maksimal hingga 100 mph atau setara dengan 161 km per jam. Nantinya, lokomotif dengan nama LNER Peppercorn Class A1 60163 Tornado ini akan bersanding dengan kereta diesel dan kereta listrik untuk melayani para pengguna jasa kereta api di Inggris. Uji coba tersebut dilakukan di East Coast Main Line (ECML) antara Kota Doncaster dan Newcastle di bawah pengawasan teknisi industri perkeretaapian termasuk Perserikatan Lokomotif Uap A1 dan DB Cargo Rail and Network Rail. Layaknya tampilan dari sebuah lokomotif uap jaman dulu, cat berwarna hijau berpadu dengan warna hitam pada bagian moncongnya seakan mempertahankan gaya retro dari kepala si ular besi ini. Perakitan kereta ini memakan waktu cukup lama, yaitu sekitar 14 tahun. Walaupun kereta ini belum bisa mengalahkan rekor yang dicatatkan oleh The Mallard yang dapat mencapai kecepatan maksimal hingga 126 mph atau setara dengan 203 km per jam, namun kereta ini masuk ke dalam jajaran kereta termodern di Britania Raya. Adapun tujuan dari diadakannya uji coba ini adalah untuk melihat aman atau tidaknya sebuah lokomotif uap melaju dengan kecepatan maksimal (100 mph). Berdasarkan aturan yang berlaku di Inggris, di jalur East Coast Mine Line, lokomotif uap kecepatannya hanya dibatasi sampai 75 mph, atau setara dengan 130km/jam, namun intensitas yang ada pada lokomotif ini mendorongnya mencapai kecepatan 90 mph atau sekitar 145km per jam. Ini merupakan lokomotif pertama yang dirakit di Inggris dalam kurun waktu 50 tahun terakhir setelah sebelumnya pada 1960, Negara dibawah pimpinan seorang Ratu ini merakit sebuah lokomotif dengan nama Evening Star. Tornado, begitu kereta ini biasa disebut, menjadi pembicaraan khalayak ramai karena menjadi lokomotif uap pertama yang mampu berlari hingga kecepatan 100 mph di atas rel berumur lebih dari 50 tahun di Inggris. Seperti yang sudah dijabarkan di atas, dengan suksesnya uji coba ini, kehadiran Tornado nantinya diharapkan dapat membantu operasi dari kereta diesel dan listrik di Inggris. Selain itu, tujuan lain dari uji coba ini adalah agar pihak yang berwenang dapat mempertimbangkan soal penambahan batas kecepatan lokomotif uap guna mengurangi antrean yang kerap kali menumpuk di East Coast Main Line ketika lokomotif uap beroperasi.