Exruptive Tawarkan Teknologi Scanner X Ray Terbaru di Bandara

Keamanan dan kenyamanan dalam pengecekan bagasi di bandara adalah hal yang paling utama untuk mencegah segala sesuatunya apalagi dari hal-hal yang tidak di inginkan. Dilansir dari airport-technology.com, Exruptive, penyedia solusi teknologi keamanan bandara dari Denmark, baru-baru ini menawarkan solusi terpadu dan inovatif untuk mengoptimalkan keamanan wisatawan di bandara internasional. Dengan sistem terbaru ini, meningkatkan keamanan, mengurangi biaya sehingga bisa lebih rendah, arus penumpang dan pendapatan yang meningkat dan daerah komersial yang efisien. Dalam hal ini, penyedia membantu pemilik dan operator bandara dengan pemindaian kemanan solusi untuk bagasi kabin apakah akan dikenakan biaya tambahan atau tidak. Kemudian nantinya solusi terbaru ini dilengkapi dengan scanner yang kompetibel yang dapat digunakan untuk troli belanja bandara serta hadir dengan layar sentuh untuk interaksi para wisatawan dan mendapatkan data komersial yang bisa di akuisisi. Nantinya solusi ini akan di posisikan secara unik dipasar, sebab Exruptive menggabungkan teknologi pemindai CT gantry yang multispektral yang mutakhir dan algoritma dengan wawasan luas kedepan tentang arus penumpang, persepsim perilaku, dan perbedaan budaya. Ini memungkinkan perusahaan tersebut menjadi mitra untuk pelanggannya.
www.airport-technology.com
www.airport-technology.com
Solusi untuk scanning dengan sinar-X generasi baru yang mampu mendeteksi lebih akurat pada tingkat alarm palsu yang lebih rendah dan memungkinkan penumpang menyimpan semua barang elektronik dan cariran di dalam tas jinjing, sehingga memudahkan wisatawan dan tak perlu lagi untuk membongkar isi tas mereka. Dalam hal ini, Exruptive menawarkan troli bagasi kabin scannable yang memungkinkan penumpang untuk melanjutkan dengan kecepatan mereka sendiri. Troli ini menghadirkan platform layar sentuh untuk memudahkan penumpang berinteraksi secara personal saat barang-barang mereka di periksa secara langsung di bandara. Kominasi ini membuat komunikasi dan sistem manajemen bandara serta intelijen bisnis memungkinkan industri penerbangan yang mengidentifikasi penumpang dan lokasi di bandara. Tak hanya itu, adanya platform terbaru ini juga untuk meningkatkan pendapatan iklan dan penjualan di area perbelanjaan bandara serta meningkatkan efiensi layanan bandara.
www.airport-technology.com
www.airport-technology.com
Pemindai X-ray yang memenuhi persyaratan dan peraturan di masa depan untuk membantu mengurangi berbagai masalah, seperti meningkatnya biaya keamanan yang dialokasikan untuk penerbangan, kerumitan dan kegelisahan yang meningkat bagi penumpang, koneksi yang tidak terjawab hingga penerbangan yang tertunda. Adanya solusi pemindaian baru ini karena banyak bandara yang beralih model untuk bisnis ke pengguna untuk mendanai operasi dan ekspansi. Exruptive memberikan solusi yang memenuhi kebutuhan pada periklanan dan pemindaian bagasi untuk merampingkan layanan bandara. Selain itu, solusi pemindaian ini jua membantu penumpang mendapatkan pengalaman perjalanan udara bebas stress dari chek in sampai masuk ke dalam pesawat.

Tempuh 12.000 Km, Jalur Sutera Kuno Dibuka Kembali dari Inggris Menuju Tiongkok

Layanan angkutan kereta barang mulai kembali berjalan dari Inggris menuju Tiongkok. Dilansir dari metro.co.uk (10/4/2017) layanan angkutan barang ini berjarak 7.500 mil (12.000 km) jauhnya dari Standford-le-Hope, Essex. Kereta angkutan barang ini akan menghidupkan kembali ‘Jalur Sutera Kuno’ yang pernah ada 2.000 tahun lalu. Layanan kereta ini akan memulai perjalanannya Senin (10/4/2017) dan berangkat dari DP World London Gateway pukul 10.35. Kereta angkutan barang akan menggunakan lokomotif DB Cargo dengan mengangkut 30 kontainer yang berisikan barang-barang produksi Inggris seperti Wiski, minuman ringan, vitamin, obat-obataan dan produk-produk bayi yang akan di ekspor. Nantinya perjalanan kereta layanan angkut barang akan melewati Terowongan Channel ke Perancis dan Belgia, kemudian menuju Duisburg. Melanjutkan ke Jerman dan sebelum sampai di InterRail akan mengangkut kargo dengan melalui Polandia, Balarus, Rusia, Khazahktan dan kemudian di perhentian terakhir Yiwu, Tiongkok Selatan pada 27 April mendatang.
metro.co.uk
metro.co.uk
Perjalanan kereta angkutan ini memakan waktu kurang lebih 18 hari dari Inggris untuk sampai ke Tiongkok. Tak hanya itu, angkutan barang dengan kereta lebih murah dibandingkan dengan angkutan udara dan lebih cepat dari angkutan laut. Kepala eksekutif DP Wolrd Sultan Ahmed Bin Sulayem mengatakan, layanan pengiriman pertama dari Inggris menuju Tiongkok ini adalah kesempatan perdagangan yang signifikan. Menurutnya, DP World London Gateway adalah salah satu pusat logistik terbesar di Inggris yang dirancang dan dikembangkan untuk memastikan produk bisa di impor dan di ekspor dari Inggris melalui kapal atau kereta api dengan cara yang lebih cepat, aman dan lebih dapat diandalkan daripada sebelumnya. “Kami berharap untuk memungkinkan dan memfasilitasi perdagangan lebih antara Inggris, Cina dan seluruh dunia,” ujarnya. Selain itu, Menteri Perdagangan Inggris Greg Hands juga mengatakan, “Ini adalah jaringan perdagangan terbaru antara Inggris dengan Tiongkok melalui Jalur Sutera Kuno untuk membawa produk dari Inggris untuk dijual ke seluruh dunia. Meski waktu tempuh mencapai 18 hari, namun dari sisi pembiayaan masih jah lebih murah ketimbang mengekspor barang dengan menggunakan pesawat. Di sisi lain, mengantar barang menggunakan kapal memang murah, namun memakan waktu yang malah jauh lebih lama lagi. Penggunaan kereta barang, menurut mereka, adalah sebuah kompromi yang terbaik. Inggris adalah negara Eropa kedelapan yang menjadi tujuan kereta barang Cina, sedangkan London adalah kota tujuan kedua belas. Ini salah satu realisasi strategi ekonomi “Satu Sabuk, Satu Jalan” yang digagas Presiden Cina Xi Jinping sejak 2013. Tujuannya menghubungkan Asia dan Eropa serta Afrika melalui Jalur Sutra yang lama.

Asap Penuhi Kabin Aero Contractors, 53 Penumpang Selamat

Ketegangan terjadi di atas pesawat Aero Contractors penerbangan domestik di Nigeria, Selasa (18/4/2017) waktu setempat. Dalam video yang berdurasi kurang dari 1 menit itu menunjukkan bagian kabin pesawat yang tertutup oleh kepulan asap. Tidak hanya itu, teriakan serta tangisan yang terdengar dari berbagai penjuru kapal semakin menambah ketegangan di dalam penerbangan lokal tersebut. Berdasarkan data yang dilansir dari berbagai sumber, ternyata pesawat tersebut mengalami masalah pada mesinnya yang mengakibatkan ruang kabin dipenuhi oleh asap. Menurut dailymail.co.uk, penumpang mulai merasakan sesuatu yang aneh sekitar 20 menit setelah pesawat nahas tersebut mengudara. Lebih parahnya lagi, alarm penanda bahaya tidak berbunyi yang menyebabkan masker oksigen tidak keluar dari bagian atas kursi penumpang. Akibat kegagalan fungsi alarm tersebut, para penumpang terpaksa menutupi saluran pernapasan mereka menggunakan handuk basah yang dikeluarkan oleh kru pesawat. Video yang merekam kejadian mencekam itu diunggah ke jejaring sosial Twitter oleh salah satu penumpang dalam pesawat yang bertolak dari Port Harcourt menuju Lagos. Dalam kicauannya, akun @puffypearl dengan nama pengguna Oriakwu Okwesilieze, mengunggah beberapa kalimat dalam beberapa kicauan yang seolah menggambarkan kengerian dari kejadian tersebut. “Aku lolos dari maut. Hingga kini aku masih merasa ketakutan, dan ini akan menjadi satu pengalaman yang tidak akan dapat dilupakan. Selama lebih dari 30 menit kami tidak berhenti berdoa karena ketakutan,” ujar Oriakwu dalam kicauannya. Tidak hanya itu, lebih dari 5 kali Oriakwu mengunggah kicauan yang berbeda dan mengundang berbagai respon dari khalayak ramai.
Sumber: dailymail.co.uk
Sumber: twitter
Namun untungnya, pesawat tersebut berhasil melakukan pendaratan darurat setelah kurang lebih 35 menit penumpang harus berjuang melawan asap yang semakin menjadi-jadi. Sebanyak 53 penumpang termasuk seorang bayi berusia 7 bulan yang berada di dalam maskapai tersebut berhasil keluar dengan selamat setelah pesawat mendarat. Atas kejadian itu, Otoritas Penerbangan Sipil Nigeria dan pihak maskapai kini tengah menyelidiki penyebab di balik insiden itu. Juru bicara pihak maskapai mengatakan semua fungsi dalam pesawat berjalan normal pada saat pengecekan yang dilakukan oleh kru sebelum keberangkatan. Dalam pernyataan lain, ia menyebutkan bahwa alarm berbunyi ketika asap mulai memenuhi bagian kabin kapal, bahkan ketika beberapa penumpang mencoba untuk bersembunyi di dalam toilet. Namun dibalik semua pernyataannya itu, juru bicara pihak maskapai mengapresiasi tindakan pilot serta kru kapal yang mencoba untuk tidak panik ketika memberi arahan kepada para penumpangnya dalam keadaan darurat. Dengan adanya kejadian ini seakan membangkitkan ingatan mengenai kejadian yang menimpa maskapai yang sama dua tahun silam. Kepulan asap menyeruak masuk ke dalam kabin penumpang yang akhirnya memaksa pilot untuk melakukan pendaratan darurat setelah kurang lebih 20 menit para penumpang terguncang di dalamnya.

Awas! Ada Baby Python di Kereta Komuter Sydney

Lagi, lagi dan lagi, mungkin kata ini tepat untuk menggambarkan sebuah kejadian dimana seekor ular berada dalam sarana transportasi baik pesawat terbang, bus hingga kereta api. Anda akan berpikir kenapa selalu ular yang masuk dalam kendaraan umum tetapi bukan yang lain? Bisa jadi, karena ular memiliki badan yang kecil dan gerakan yang gesit, apalagi ular adalah hewan berdarah panas yang mencari kehangatan saat sedang berada di suatu tempat yang tidak cocok dengan udara yang biasa dirasakannya. Dilansir dari abc.net.au (19/4/2017), Penumpang kereta api dari kota kecil Kiama di Negara Bagian New South Wales, Australia dikejutkan dengan adanya ular di dalam gerbong yang mereka naiki. Alhasil untuk alasan keamanan, para penumpang diungsikan ke gerbong lainnya. Kejadian tersebut terjadi pukul 06.45 waktu setempat di dalam NSW TrainLink dan dari hasil pantauan, jenis ular yang dimaksud adalah baby python. Ular ini dilihat oleh orang-orang dalam gerbong kereta saat mendekat di stasiun Wollongong, kemudian beberapa dari penumpang memberitahukan kepada petugas kereta saat itu.
www.abc.net.au
www.abc.net.au
“Penumpang kereta telah dipindahkan, dan gerbong dikunci dan diatur agar unit pengendali hewan bisa mengamankan ular yang berada di dalam kereta. Untuk pengamanan lebih lanjut, ular baru diambil di Stasiun Central (Sydney Central),” ujar juru bicara NSW TrainLink. Baca juga: Sydney Central, Eksotisme Stasiun Tua Diantara Deru Penumpang Metropolitan Dia mengatakan, penyelamatan dan pengendalian ular tersebut setelah kereta sampai di Centar pukul 09.02. Posisi ular tersebut berada di atas rak tempat penumpang biasa meletakkan barang-barang. Tahun lalu, kejadian ini juga pernah terjadi di kereta Central Coast saat polisi menyita ular piton sepanjang satu meter dari seorang penumpang yang tidak memiliki izin atas reptil berdarah panas tersebut.

Permudah Transportasi Urban, Tiongkok Bangun Rel Kereta di Apartemen

Tiongkok negara dengan penduduk terbanyak di dunia ini akan membuat Anda tidak percaya dengan apa yang ada di salah satu sudut kotanya. Dilansir dari standard.co.uk, di daerah Chongqing kereta api berjalan langsung melalui blok-blok flat (apartemen/rusun). Mungkin Anda tidak percaya, tetapi ini benar-benar ada dan melewati bagian dalam dari 19 rusun/apartemen di kota Chongqing. Kereta ringan yang melewati rusun/apartemen di kota ini adalah Chongqing Rail Transit Line nomor 2. Uniknya lagi, kereta ini melewati rusun/apartemen setiap hari dan ada kemungkinan kereta ringan ini berjenis LRT (Light Rail Transit) Monorel yang mampu mengangkut banyak penumpang dan tidak berisik. Kereta ringan Chongqing Rail Transit Line nomor 2 ini adalah salah satu sistem transportasi di kota dengan luas 31.000 mil persegi dengan populasi sekitar 49 juta orang. Bisa dikatakan, kota ini bukanlah kota besar, melainkan kota kecil dengan penduduk yang padat dan berdesakan. Hal ini jugalah yang membuat perencanaan kota harus memiliki solusi yang efisien untuk sistem transportasinya. Kereta ringan ini, memiliki radius kecil dan mampu menampung banyak orang. Tak hanya itu, kereta ringan ini juga dibuat melalui jalan-jalan kecil dan untuk memadukan sistem kereta dengan lingkungan sekitarnya. Sejak proses perencanaanya, LRT ini dibuat melalui rusun/apartemen, pihak pengembang melakukan koordinassi dengan pejabat tata kota untuk membuat desain yang tepat dan memungkinkan kereta bisa melalui bangunan. Menurut harian setempat, pengembang dan pejabat tata kota, membangun sebuah stasiun di lantai delapan kompleks apartemen tepatnya di stasiun Liziba. Ini memuat para penghuni apartemen bisa langsung menggunakan kereta dari apartemen mereka sendiri tanpa harus menuju stasiun lainnya. Selain itu, jauhkan pikiran Anda dengan kereta yang berisik. Sebab,ChongqingRail Transit Line nomor 2 ini terkenal menjadi jalur kereta yang tenang. Melihat model LRT ini, rasanya pas diterapkan di Jakarta di masa depan.

Landing Craft Tank Mulai Gerus Pendapatan Pengusaha Kapal Ferry

Dominasi moda angkutan penyeberagan barang seperti truk antar pulau selama ini lumrah disokong oleh kapal ferry. Di Indonesia penyedia layanan ferry adalah BUMN PT ASDP Indonesia Ferry dan para pengusaha kapal swasta yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai dan Penyeberangan (Gapasdap). Meski jalur penyeberangan berbasis ferry selalu dibutuhkan, namun belakangan omset pendapatan pengusaha kapal ferry dilaporkan mengalami penurunan signifikan, pasalnya pengemudi truk angkutan barang sebagian mulai beralih menggunakan jasa Landing Craft Tank (LCT). Baca juga: Mengenal Jenis Tarif di Lintasan Ferry Terpadat, Merak – Bakauheni Tidak tanggung-tanggung, penurunan pendapatan akibat LCT mencapai 25 persen, demikian dikatakan Ketua DPP Gapasdap Khoiri Soetomo, dikutip dari Tempo.co (20/4/2017). Tidak adanya ketentuan batas ketinggian barang bawaan pada truk menjadi daya pikat tersendiri bagi pengemudi truk untuk beralih ke jasa LCT. Padahal tidak adanya ketentuan batas ketinggian pada truk yang dibawa berbuntut pada masalah standar keselamatan dan mengganggu stabilitas kapal. Karena tak dirancang dengan standar keselamatan yang baik, kelengkapan seperti “life jacket”, “inflatable life raft” (ILR), dan sprinkler di setiap geladak juga tidak ada .Dari sisi keamanan LCT tidak dilengkapi dengan CCTV dan tenaga keamanan. Secara bisnis, LCT pun dioperasikan dari pelabuhan yang berdekatan dengan pelabuhan yang telah eksis. Sebagai contoh di lintasan LCT Bojanegara – Muara Piluh, Bakauheni yang berimpit dengan lintasa kapal ferry Merak – Bakauheni. Sayangnya pemerintah justru memberikan peluang kepada perusahaan pelayaran untuk mengoperasikan kapal jenis LCT dan mereka tidak melengkapi dengan standar keselamatan yang memadai, baik bagi penumpang dan muatannya (geladaknya terbuka sehingga barang mudah rusak terkena air). Imbas dari menurunnya omset pendapatan kapal ferry, menyebabkan perusahaan pelayaran yang beroperasi di lintas Merak-Bakauheni merasa berat untuk menutup biaya operasional. Pihak Gapasdap mengusulkan agar LCT dioperasikan di lintas yang tidak berimpit dengan lintas Merak-Bakauheni, Kami harapkan pemerintah memberikan solusi yang terbaik terhadap permasalahan tersebut guna keberlangsungan layanan di lintas penyeberangan Merak-Bakauheni. Gapasdap tidak meminta dilindungi dan diproteksi berlebihan oleh pemerintah. Keadilan dalam aturan adalah hal utama agar kedua belah pihak bisa hidup bersama dan berdampingan,” ujar Khoiri. Mengenal Landing Craft Tank Aslinya jenis kapal ini diciptkan untuk kepentingan militer, kiprah LCT mulai popular semenjak Perang Dunia Dua di Eropa. Memiliki dek yang luas dan rata, menjadikan LCT cocok untuk mengangkut tank, prajurit atau bahan logistik. Dalam perkembangannya, dek kapal ini juga bisa dipasangi senjata anti serangan udara, meriam dan juga peluncur roket. Beberapa kapal ini juga digunakan sebagai penyapu ranjau. Kini LCT lebih popular untuk keperluan komersial, karena kapal ini sangat efisien untuk pengangkutan heavy cargo, bulldozer, excavator, dump truck, loader dan alat berat lainnya yang sangat diperlukan untuk pekerjaan pertambangan dan proyek konstruksi . Selain itu bahan-bahan konstruksi berukuran besar seperti pipa besi, lembaran baja, tanki air dan sebagainya juga dapat diangkut dengan LCT. Ciri khas lain dari LCT adalah tidak memerlukan pelabuhan yang besar untuk mendaratkan barang yang diangkutnya dan bisa melakukan bongkar muat hampir di mana saja.

PT Angkasa Pura II Mudahkan Parkir Inap dengan Aplikasi “Parkir Inap Angkasa Pura II”

PT Angkasa Pura II (Persero) benar-benar mempersiapkan implementasi Smart Airport di Bandara Soekarno-Hatta. Ini terlihat dari inovasi baru yang diberikan oleh AP II yakni layanan parkir inap dengan memanfaatkan teknologi berbasis online. Adanya teknologi baru pada layanan parkir inap, diharapkan memudahkan para pengguna jasa pesawat terbang yang akan berangkat dari bandara Soetta bisa memesan parkir inap (booking-in-advance) sebelum tiba di bandara Soetta. Pihak AP II, untuk layanan parkir inap sudah menyiapkan area 10 ribu meter persegi untuk parkir inap baru yang letaknya di wilayah barat (West Long-term Park) di depan stasiun kereta bandara dan Terminal 2. Baca juga: 6 Cara Menghemat Uang Saat Parkir Mobil di Bandara Dilansir dari angkasapura2.co.id (21/4/2017), Parkir inap baru mampu menampung hingga 402 mobil dengan batas waktu operasional 24 jam setiap harinya. Nantinya para pengguna parkir inap akan dikenakan biaya 4 jam pertama Rp30 ribu dan perjam berikutnya dikenakan biaya progresif Rp6 ribu dengan pembayaran menggunakan E-Payment yang sudah dapat dilakukan pada bank yakni Mandiri, BNI, BRI dan BCA. Tak hanya itu, AP II juga menyediakan fasilitas baru untuk kenyamanan pengguna layanan parkir dengan mobil antar jemput (Shuttle Car) yang akan mengantarkan langsung penumpang ke toilet, musollah, mobil dan fasilitas cuci mobil otomatis. Pembangunan parkir inap ini merupakan kerjasama anak perusahaan AP II yakni PT Angkasa Pura Propertindo (APP) untuk pembangunan infrastruktur dan PT Angkasa Pura Solusi (APS) pada operasionalnya dengan investasi sebesar Rp15 miliar. “Kami sangat bersemangat untuk terus mendrong bandara-bandara dibawah AP II menjadi Smart Airport dengan menghadirkan inovasi layanan-layanan lainnya. Dengan hadirnya layanan baru ini, sekaligus momentum persiapannya AP II dalam menyambut perpindahan penerbangan internasional dari Terminal 2 ke Terminal 3 pada 1 Mei 2017, sehingga penambahan kapasistas parkir inap di wilayah barat ini menjadi relevan karena akan mampu melayani pengguna jasa lebih nyaman mudah dan aman bagi yang memiliki mobilitas tinggi untuk menitipkan kendaraannya,” ujar President Director AP II Muhammad Awaluddin. Sistem reservasi layanan parkir inap secara online sudah bisa digunakan melalui aplikasi di Android “Parkir Inap Angkasa Pura II” yang bisa di unduh melalui Play Store dan untuk iOS di App Store. Nantinya, untuk pengembangan, aplikasi layanan parkir inap online ini akan disatukan dengan aplikasi Airports apps dan akan dileengkapi dengan penambahan fungsi seperti full book via mobile apps dan parking’s sensor yang memudahkan pengguna memilih posisi parking lot saat reservasi melalui smartphone. Namun sampai berita ini dibuat, aplikasi “Parkir Inap Angkasa Pura II” ternyata belum tersedia di Google Play Store. AP II merencanakan untuk sistem parkir inap dan aplikasi ini dapat di aplikasikan secara menyeluruh di Bandara Internasional Soetta serta bandara-bandara lainnya di wilayah Barat Indonesia.

Multimobby, Antar Penumpang di Bandara Hingga Keluar Masuk Lift

Perkembangan teknologi saat ini tidak hanya untuk alat komunikasi dan kendaraan angkutan massal saja. Pun alat transportasi mobil penumpang di dalam gedung bandara saat ini juga mendapat sentukan teknologi anyar, contohnya seperti mobil mini yang diperuntukkan mengantar para penumpang dengan mobilitas rendah. Dilansir dari newatlas.com (18/4/2017), baru-baru ini, Rotor Studio ditugaskan untuk membuat kendaraan dengan daya listrik baru untuk mobilitas khusus di Belanda. Rotor Studio merupakan perusahaan yang mengkhususkan pada solusi mobilitas untuk bandara, rumah sakit dan ruang publik lainnya.
newatlas.com
newatlas.com
Dalam pengembangan teknologi baru pada kendaraan untuk bandara ini, Rotor Studio membuat konsep Multimobby untuk membantu penumpang dengan mobilitas rendah sampai dengan aman dan nyaman dari gerbang yang satu ke gerbang lainnya di bandara. Multimobby mampu menampung tujuh penumpang dengan beberapa teknologi dengan emisi rendah meski tidak otonom. Kendaraan ini memiliki sensor onboard untuk memantau rintangan yang menghalangi dan menghindari tabrakan dengan orang-orang yang berada di sekitar. Multimobby PRM (people with reduced mobility) mampu menampung tujuh penumpang dengan dikendalikan oleh seorang pengemudi. Multimobby PRM punya dimensi 294 x 109 x 198 cm, belum termasuk rak bagasi opsional di bagian belakang. Untuk barang-barang milik penumpang bisa dimasukkan ke bagian bawah tempat duduk. Dengan ukuran yang simple, Multimobby di indoor area bandara dirancang mampu masuk ke dalam lift untuk memudahkan perpindahan penumpang.
newatlas.com
newatlas.com
Uniknya pintu mobil ini berada di bagian kanan setiap duduk penumpang, pintu bisa di buka semuanya, sedangkan pintu untuk pengemudi berada di bagian sebelah kiri tepat disebelah kemudi mobil. Bentuknya yang simple dan tanpa atap, membuat penumpang lain bisa melihat kepala penumpang lainnya yang berada di Multimobby ini. Untuk keamanan, bila salah saty penumpang secara tiba-tiba membuka pintu, otomatis mobil akan langsung berhenti. Tak hanya itu, Multimobby ini dikabarkan mampu berputar 360 derajat on-the-spot dan menyesuaikan kecepatan sesuai dengan keadaan dan kondisi saat dilalui. Bila kendaraan dalam keadaan agak padat atau banyak penumpang, mobil ini akan berjalan dengan kecepatan lebih lambat atau normal, sedangkan dalam keadaan sepi, mampu berjalan lebih cepat dari kecepatan normal. Hingga kini, prototipe Multimobby sudah di uji coba di Bandara Brussel, Belgia dan Heathrow, London, Inggris.

Jadi Gubernur, Ini Janji Anies Atasi Masalah Transportasi di Jakarta

Sebagai kota yang penuh dengan segala kemajemukannya, Jakarta memiliki beban terberat dibandingkan dengan kota lainnya. Hal ini karena Jakarta adalah ibu kota negara Indoensia, dimana segalanya ada di kota metropolitan. Baru-baru ini, gubernur terpilih yakni Anies Rasyid Baswedan yang akan mulai menjabat Oktober 2017 mendatang memiliki segudang janji-janji untuk masalah transportasi kota Jakarta. Anies menjanjikan banyak sarana transportasi yang akan dibenahi dari mulai angkutan umum seperti Metromini, Kopaja, Mikrolet, KWK, Transjakarta dan angkutan umum lainnya. Anies pernah mengatakan pembenahan angkutan umum ini agar warga Jakarta bisa naik transportasi umum dan kendaraan pribadi di parkir di rumah. Gubernur yang akan menjabat Oktober mendatang ini juga megatakan akan membuat satu kartu yang bisa terintergrasi dari kapal Kepulauan Seribu dengan angkutan-angkutan di Jakarta. Nantinya kartu terintegrasi ini setiap sekali penyeberangan dan melanjutkan dengan transportasi lainnya masyarakat akan dikenakan biaya Rp5 ribu saja. Memang mencenangkan, sebab tarif perahu dari Muara Angke ke Pulau Pramuka dan sekitarnya sekali perjalanan sekitar Rp40 ribu.
Berdemokrasi.com
Berdemokrasi.com
Tak hanya kartu untuk integrasi, Anies juga berjanji akan membuat angkutan umum yang masuk dan megantarkan penumpang ke perumahan-perumahan yang belum terintegrasi angkutan umum. Bersama dengan wakilnya, Anies juga berjanji akan secepatnya menyelesaikan proyek LRT yang saat ini dalam tahap pembangunan dan membuat transportasi murah agar semua rakyat Jakarta bisa menikmati angkutan umum dengan Rp5 ribu untuk keliling Jakarta. Padahal, saat ini sudah ada bus TransJakarta dan bisa digunakan masyarakat ibu kota yang mau berkeliling Jakarta dengan mengeluarkan dana untuk membayar ongkos Rp3500 saja. Belum lama juga ada KWK yang sudah terintegrasi dengan TransJakarta dengan kartu Rp15 ribu yang bisa di gunakan penduduk Jakarta selama sebulan dan baru ada tiga rute yang terintegrasi. Selain itu, integrasi TransJakarta dengan KWK saat ini menggunakan teknologi canggih Semua janji-janji yang menggiurkan dan memudahkan ini belum jelas apakah akan terealisasi atau sekedar janji manis untuk warga Jakarta. Mungkin akan terealisasi namun bisa saja tak terealisasi dan mengganti semuanya atau melanjutkan yang sudah ada sebelumnya. Tanda tanya besar dan masih menunggu hingga Anies menjabat menjadi Gubernur yang sah untuk hasil yang pasti baik dalam 100 hari kerjaa ataupun selama menjabat Gubernur periode 2017-2022.

India Hadirkan Kereta Kubah Kaca Untuk Tarik Wisatawan

Pada hari Minggu (16/4/2017) kemarin, Menteri Kereta Api India, Suresh Prabhu meluncurkan sebuah kereta wisata dimana pada bagian atap kereta terpasang kaca bening yang memungkinkan penumpangnya melihat pemandangan di atasnya. Nantinya, kereta berjuluk Vistadome Coaches ini nantinya akan beroperasi dari Visakhapatnam menuju Araku. Beberapa sarana penunjang turut terpasang di dalam kereta ini, seperti kubah kereta yang terbuat dari kaca bening, bangku yang bisa diputar, Global Positioning System (GPS), dan fasilitas hiburan yang ada di dalam kabin, seperti beberapa buah televisi yang terpasang menggantung di atap kabin. Kaca bagian sisi kereta pun terlihat sedikit lebih besar dari ukuran normal. 40 kursi yang tersedia di setiap gerbong dan berbalut kain hijau seakan siap menemani Anda yang hendak bepergian menggunakan kereta ini.
Sumber: news18.com
Sumber: news18.com
Walaupun kereta dengan corak strip biru oranye pada bagian luarnya ini baru saja dirilis pada Minggu (16/4/2017) kemarin, namun hal tersebut tidak menyurutkan antusias warga India untuk menyaksikan langsung kereta yang sudah lama mereka nanti-nantikan itu. Dalam acara inaugurasi pada Minggu kemarin, Suresh mengatakan kereta tersebut mulai akan beroperasi pada hari Kamis (20/4/2017) mendatang. Dalam kesempatan yang sama, Suresh mengatakan peluncuran dari Vistadome Coaches ini merupakan sebuah inisiasi terhadap apa yang akan dilakukan pemerintah untuk kedepannya. ”Sedang merencanakan sesuatu untuk memperkenalkan layanan Vistadome di negara bagian timur laut yang terkenal akan keindahannya sebagai bagian untuk mengkampamyekan sektor pariwisata,” Ujar Suresh seperti yang dilansir dari laman newindianexpress.com, Senin (17/4/2017).
Sumber: newindianexpress.com
Sumber: newindianexpress.com
Dihimpun dari sumber yang sama, perkiraan harga tiket perjalanan yang dikenakan untuk menaiki kereta wisata ini berkisar antara 650 Rupee per orang atau setara dengan Rp135.000. Rencananya, kereta ini akan melayani satu trip pulang pergi setiap harinya.Kereta akan bertolak dari stasiun Vizag di Visakhapatnam pada pukul 07.15 waktu setempat menuju Araku, dan akan kembali menuju stasiun Vizag pada pukul 16.00 waktu setempat. Selain kereta wisata Visakhapatnam menuju Aruku, pihak kementerian kereta api India juga tengah mempersiapkan dua rangkaian kereta yang ditujukan untuk kepentingan pariwisata, dengan tujuan  Kothavalasa- Kirandole. Satu dari dua rangkaian kereta tersebut sudah tiba di India sejak Sabtu (15/4/2017) kemarin, dan satu kereta lainnya direnacakan akan tiba di Negara yang terkenal dengan film Bollywoodnya itu dua minggu berselang setelah kedatangan kereta pertama. Bila Anda tengah berkunjung ke India, sempatkan diri Anda untuk menaiki kereta yang diusung-usung sebagai daya tarik wisata tersebut.