Bangga! Game Kereta ‘Running Train’ Bernuansa Jepang Ternyata Buatan Developer Asal Indonesia, Ini Keunggulannya

Hobi bermain game khususnya kereta api? Rasanya kalian bisa mencoba game yang satu ini. Ya, nama game-nya ‘Running Train’, salah satu game tentang kereta api yang menampilkan suasana di Negeri Sakura alias Jepang telah ramai diperbincangkan di sosial media. Running Trajn telah menjadi sorotan berbagai negara khsusnya Jepang dan Indonesia. Meskipun berlatar belakang pemandangan di Jepang, namun banyak yang mengapresiasi game ini karena terlihat seperti nyata dengan suasana di Jepang. Sejak meluncur dalam versi Early Access di Steam pada 24 Mei 2026, game ini menarik perhatian karena menghadirkan nuansa jalur kereta pedesaan Jepang yang terasa sangat dekat dengan simulasi kereta klasik. Apalagi game simulasi kereta tersebut dibuat oleh developer asal Indonesia. Di balik proyek ini ada studio indie asal Indonesia, Novatetsu Games. Pengembang di balik studio tersebut adalah Rizky Nova alias “Rizu”, solo developer asal Indonesia yang mengerjakan sebagian besar aspek pengembangan game secara mandiri, mulai dari pemrograman, desain lingkungan, hingga pemodelan 3D. Meski dibuat developer Indonesia, Running Train justru mengusung suasana yang kuat dengan jalur kereta pedesaan Jepang. Detail visual dan ambience yang dihadirkan disebut sangat mirip dengan simulasi kereta Jepang klasik, sehingga game ini cepat menonjol di tengah komunitas penggemar train simulator. Respons positif datang bukan hanya dari pemain Indonesia, tetapi juga dari gamer Jepang dan komunitas train simulator internasional. Di Steam, Running Train kini memperoleh rating “Overwhelmingly Positive” dengan sekitar 98 persen ulasan positif dari pengguna. Banyak review juga ditulis dalam bahasa Jepang, yang memperlihatkan bahwa perhatian terhadap game ini memang datang dari audiens lintas negara. Salah satu gamer Jepang di Steam menyebut game tersebut sebagai “simulator kereta paling indah yang pernah dirilis”. Ulasan seperti ini memperlihatkan bahwa daya tarik Running Train tidak hanya ada pada ide dasarnya, tetapi juga pada eksekusi visual yang membuatnya terasa menonjol di mata pemain yang akrab dengan genre serupa. Apalagi detail lingkungan, pencahayaan, dan cuaca yang menurutnya terasa “luar biasa realistis”. Jika masuk dalam permainan ada hal yang sangat menarik saat dimainkan. Running Train mengajak pemain menjadi masinis kereta di jalur fiksi Jepang bernama Hayamori Railway dan Kofuku Railway. Game ini menawarkan lebih dari 40 kilometer jalur kereta dengan detail lingkungan pedesaan, pantai, hingga area bersakura khas Jepang. Visual game dibangun menggunakan Unreal Engine 5. Berbagai fitur yang dirasakan dan menjadi daya tarik saat bermain adalah cuaca dinamis, mode musim semi sakura, musim dingin bersalju, physics kereta realistis, mode hardcore tanpa UI, photo mode, dan AI auto-drive agar pemain bisa menikmati perjalanan layaknya penumpang. Running Train juga mendukung controller khusus simulator kereta seperti Zuiki MasCon dan Densha de GO Controller. Yang menarik, game ini dikembangkan hanya oleh satu orang developer. Menurut berbagai laporan media komunitas gaming dan anime, Rizky Nova selama ini aktif memakai nama “Rizu” di komunitas pengembang game Jepang dan komunitas train simulator. Selain itu developer mengatakan sistem penumpang, conductor mode, dan penambahan jalur kereta lebih panjang masih akan dikembangkan hingga versi penuh dirilis sekitar 2027. Meski begitu, komunitas gamer menilai versi awal game ini sudah cukup solid untuk ukuran proyek indie solo developer. Berdasarkan halaman resmi Steam, berikut spesifikasi minimum untuk memainkan Running Train di PC: • OS: Windows 10/11 64-bit • Prosesor: Intel Core i7-7700HQ atau AMD Ryzen 5 1500X • RAM: 8 GB • VGA: Nvidia GeForce GTX 1050M 4 GB VRAM • DirectX: Versi 12 • Storage: 4 GB Sementara spesifikasi rekomendasinya meliputi: • Intel Core i5-12400F atau AMD Ryzen 5 5600X • RAM 16 GB • VGA Nvidia GeForce RTX 3060 8 GB VRAM Dari sekadar proyek indie asal Indonesia, game ini kini berkembang menjadi judul yang dibicarakan oleh komunitas dunia, termasuk pemain yang biasanya sangat ketat menilai simulasi kereta. Namun, dari respons awal yang sudah muncul, game ini telah berhasil menempatkan dirinya sebagai salah satu judul indie yang patut diperhatikan di genre train simulator. Running Train bisa diunduh dari laman Steam ( https://store.steampowered.com/app/4630570/RUNNING_TRAIN/ ) dengan harga Rp206.100. Tertarik bermain game ini?
Mengintip Jenis Commuter Line di Luar Jakarta

Andalkan Pasukan Robot, Cina Rampungkan Stasiun Kereta Cepat Chongqing East dalam 38 Bulan

Cina kembali mengguncang jagat infrastruktur perkeretaapian dunia lewat sebuah pencapaian teknik sipil yang fenomenal. Negeri Tirai Bambu dilaporkan telah sukses merampungkan proyek raksasa pembangunan Stasiun Kereta Cepat Chongqing East (Chongqing Dong) hanya dalam kurun waktu 38 bulan atau sekitar tiga tahun saja sejak peletakan batu pertama. Menariknya, stasiun mega-struktur yang berlokasi di Kota Chongqing, wilayah barat daya Cina ini, dinobatkan sebagai stasiun kereta cepat terbesar di dunia berdasarkan luas wilayahnya. Berdasarkan laporan media lokal, proyek hub kereta cepat strategis ini menelan biaya investasi yang fantastis, yakni diperkirakan mencapai sekitar 7,8 miliar dolar AS atau setara dengan Rp124,8 triliun. Membangun stasiun kereta cepat dengan skala masif di area pegunungan Chongqing menghadirkan tantangan logistik dan teknis yang luar biasa kompleks. Berdiri di atas puncak gunung, Stasiun Chongqing East ini membentang dengan luas area bangunan mencapai 1,2 hingga 1,22 juta meter persegi. Guna menaklukkan medan berat dan luasnya area kerja tersebut, rahasia dapur konstruksi modern Cina terletak pada pengerahan armada robot pintar (robot army). Pasukan robot konstruksi ini dikerahkan untuk melakukan berbagai pekerjaan berat dan presisi tinggi secara nonstop 24 jam, mulai dari pemetaan digital medan secara real-time, pengelasan otomatis struktur baja raksasa, hingga pemantauan keselamatan lereng gunung guna mengantisipasi risiko tanah longsor. Bagi para pelancong dan penumpang, Stasiun Chongqing East dirancang untuk menjadi hub transportasi masa depan yang sangat terintegrasi. Meskipun bertengger di atas gunung, stasiun mega-struktur ini memiliki fasilitas super-lengkap yang mampu mengakomodasi jutaan pergerakan penumpang setiap harinya. Desain ruang tunggu (waiting lounge) dibuat sangat lapang dan modern, menyuguhkan pemandangan alam pegunungan yang asri, serta dipadukan dengan sistem pertukaran antarmoda transportasi yang efisien dan proses boarding yang sepenuhnya digital demi kenyamanan para komuter. Keberhasilan proyek Chongqing East ini semakin memperpanjang rekor impresif Cina dalam merajai jaringan rel kereta cepat (High-Speed Railway) global. Jaringan transportasi ini memotong waktu tempuh lintas wilayah secara drastis dan membuka isolasi ekonomi kawasan pedalaman. Bagi negara-negara lain yang sedang mengembangkan transportasi massal serupa—termasuk Indonesia dengan proyek kereta cepatnya—keberhasilan Cina membelah gunung dengan investasi raksasa dan bantuan pasukan robot ini memberikan cetak biru berharga bahwa keterbatasan topografi bumi kini bukan lagi penghalang untuk menghadirkan layanan transportasi yang cepat, aman, dan modern.
Cina Resmikan Stasiun Chongqing Timur – Stasiun Kereta Terbesar di Dunia, Luasnya Setara 170 Lapangan Sepak Bola

Respons Lonjakan Penumpang, Singapore Airlines Tambah Penerbangan ke Amsterdam Jadi 10 Kali Seminggu

Singapore Airlines (SIA) secara resmi mengumumkan strategi ekspansi terbarunya dengan meningkatkan frekuensi penerbangan langsung rute Singapura menuju Amsterdam, Belanda. Mulai periode 1 Agustus hingga 22 Oktober 2026, maskapai bintang lima ini akan menambah jadwal terbang menjadi 10 kali seminggu, dari yang sebelumnya hanya mengoperasikan layanan penerbangan harian (daily flight). Langkah agresif ini sengaja diambil oleh manajemen SIA untuk merespons tingginya volume permintaan perjalanan yang sangat masif antara kawasan Asia-Pasifik dan Eropa, sekaligus memanjakan para pelancong bisnis maupun wisatawan dengan fleksibilitas jadwal penerbangan yang jauh lebih beragam. Berdasarkan jadwal operasional yang dirilis, penambahan frekuensi ini akan dilayani oleh nomor penerbangan SQ334 yang dijadwalkan bertolak dari Bandara Internasional Changi Singapura menuju Amsterdam setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu pada pukul 11.10 waktu setempat. Sementara itu, untuk rute sebaliknya, penerbangan kembali akan dilayani oleh nomor penerbangan SQ333 yang lepas landas dari Bandara Schiphol Amsterdam menuju Singapura pada hari yang sama pukul 20.35 waktu setempat. Meskipun pengoperasian jadwal tambahan ini masih bergantung pada persetujuan akhir dari pihak regulator penerbangan setempat, tiket untuk layanan tambahan ke Amsterdam ini sudah resmi dibuka dan mulai dijual secara massal kepada publik sejak 25 Mei 2026 melalui seluruh kanal distribusi resmi milik SIA. Senior Vice President Marketing Planning Singapore Airlines, Dai Haoyu, menegaskan bahwa Amsterdam memiliki peran yang sangat krusial dan strategis dalam jaringan rute Eropa milik maskapai secara keseluruhan. Lewat optimalisasi konektivitas hub global mereka di Singapura, SIA berkomitmen untuk menghubungkan para pelaku perjalanan dari berbagai belahan Asia-Pasifik ke daratan Eropa dengan jauh lebih mudah, lancar, dan tanpa hambatan. Dai Haoyu juga menambahkan bahwa peningkatan frekuensi penerbangan ini merupakan refleksi dari tingginya keyakinan maskapai terhadap potensi pertumbuhan jangka panjang rute tersebut, di mana pihak Singapore Airlines secara terbuka membuka peluang untuk memperpanjang durasi layanan 10 kali seminggu ini melampaui bulan Oktober 2026 jika tren permintaan penumpang terus menunjukkan grafik positif. Kebijakan penambahan kapasitas kursi ke Amsterdam ini sekaligus melengkapi rangkaian ekspansi masif jaringan rute Eropa yang tengah gencar dilakukan oleh Singapore Airlines dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, SIA telah sukses membuka layanan baru lima kali seminggu menuju Madrid melalui Barcelona, meningkatkan frekuensi penerbangan ke Manchester dan Milan menjadi setiap hari, mendongkrak layanan ke Munich hingga 10 kali seminggu, serta menambah jadwal terbang ke London Gatwick menjadi dua kali sehari. Secara keseluruhan, seluruh langkah pengembangan rute ini sengaja dirancang untuk mengunci pangsa pasar penerbangan lintas benua, memperkuat posisi Singapura sebagai mega-hub transportasi udara internasional, serta menyuguhkan koneksi lanjutan (connecting flight) yang jauh lebih superior bagi para penumpang di seluruh dunia.

Selain Progo Ternyata KA Bogowonto Juga Sangat Diminati Masyarakat di Akhir Pekan

Bicara soal kereta api tentu ada kisah dibalik perjalanan yang menyenangkan. Tak seperti dulu, naik kereta api tentu membuat hati jadi was-was dan khawatir karena semerawutnya penumpang dan fasilitas yang minim, membuat penumpang bahkan berdesakan selama di perjalanan hingga ke kota tujuan. Bahkan kenyamanan pun tak dipedulikan sama sekali. Saat ini kereta api tentunya lebih mengutamakan kepuasan penumpang dengan memberikan fasilitas yang nyaman dan pelayanan yang memuaskan. Tak hanya itu rute yang dirasakan oleh penumpang juga berdampak baik dengan perjalanan yang aman. Tentunya menggunakan kereta api, penumpang kini hanya tinggal menikmati keistimewaan selama di dalamnya hingga ke tempat tujuan. Vibes yang terasa oleh masyarakat yang menggunakan kereta api adalah salah satu kota yang paling digemari dan dikunjungi wisatawan, seperti Jawa Tengah dan Yogyakarta. Tentu berbagai pilihan kereta api yang disediakan membuat masyarakat tak perlu khawatir bahkan bingung mencari alternatif lain. Bisa menggunakan kelas ekonomi, eksekutif atau bahkan kelas yang lebih mewah. Namun, dari berbagai alternatif kereta api yang disediakan, justru masyarakat rasanya tak mau lepas dari kereta api yang satu ini. Ya, Kereta Api (KA) Bogowonto juga menjadi ikonik perjalanan masyarakat berkunjung ke Yogyakarta atau kota lainnya di Jawa Tengah maupun sebaliknya. KA Bogowonto bahkan sudah melekat di hati masyarakat setelah pelayanan dan fasilitas yang dirasa sudah sangat baik Terbukti pada saat perjalanan akhir pekan, KA Bogowonto relasi Lempuyangan – Pasarsenen pp. tercatat selama Januari sampai dengan April 2026 melayani 91.892 penumpang atau meningkat dibanding periode yang sama tahun 2025 sebanyak 89.236 penumpang. Peningkatan untuk KA Bogowonto terbukti menjadi salah satu kereta api favorit masyarakat yang menghubungkan Jakarta dengan Yogyakarta melalui lintas selatan Pulau Jawa. Selain itu, perjalanan menggunakan KA Bogowonto ini melewati sejumlah kota dengan karakter yang berbeda-beda, mulai dari kawasan pesisir Cirebon, jalur pertanian Banyumas, hingga lanskap pegunungan dan sawah di wilayah Yogyakarta bagian barat. Pemandangan terlihat jika menggunakan kereta api ini dengan keberangkatan dari Yogyakarta. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan pertumbuhan pelanggan KA Bogowonto menggambarkan tingginya mobilitas masyarakat pada koridor Jakarta – Yogyakarta yang selama ini menjadi salah satu jalur paling aktif di Pulau Jawa. Tak hanya itu, KA Bogowonto melayani kebutuhan perjalanan yang beragam, mulai dari wisata, pendidikan, silaturahmi keluarga, hingga perjalanan usaha. KA Bogowonto saat ini melayani kelas Eksekutif dan Ekonomi New Generation dengan perjalanan dari Stasiun Pasarsenen menuju Stasiun Lempuyangan. Jadwal keberangkatan pagi dari Yogyakarta dan malam dari Jakarta membuat kereta ini cukup diminati pelanggan yang ingin memaksimalkan waktu akhir pekan di kedua kota. Kawasan yang dilalui KA Bogowonto juga memiliki potensi wisata yang terus berkembang. Yogyakarta masih menjadi salah satu destinasi wisata utama nasional dengan daya tarik budaya, kuliner, hingga kawasan heritage. Sementara itu, wilayah Purwokerto dan Banyumas berkembang melalui wisata alam seperti Baturraden serta pusat kuliner tradisional yang ramai dikunjungi saat akhir pekan. Dengan sarana New Generation, penumpang kini menikmati suasana perjalanan yang lebih nyaman, termasuk dukungan pendingin udara, fasilitas pengisian daya, serta layanan makan di perjalanan. Terlebih, banyak yang memanfaatkan akhir pekan untuk menikmati perjalanan yang lebih santai sambil melihat perubahan lanskap kota demi kota dari balik jendela kereta. KA Bogowonto terus menjadi pilihan masyarakat untuk menikmati perjalanan lintas selatan yang aman, nyaman, dan berkesan.
Lama Tak Melintas, Kini KA Bogowonto Kembali Hadir Sambut Arus Balik

KAI Tambah Puluhan Lokomotif Penarik Angkutan Barang, Nilai Investasinya Segini

Tak hanya angkutan penumpang yang alami peningkatan dengan kereta api, kini lonjakan angkutan barang pun sudah mulai terlihat yang tumbuh secara konsisten. Hal ini terlihat dari catatan yang disampaikan PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) Logistik bahwa volume angkutan barang seperti petikemas sepanjang Januari–April 2026 mencapai 1.912.392 ton atau tumbuh 21,75 persen dibanding periode sama tahun lalu sebanyak 1.570.835 ton. Kenaikan tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan distribusi barang yang lebih efisien, terutama untuk menghubungkan kawasan industri, pelabuhan, hingga pusat distribusi di Pulau Jawa. Kebutuhan industri terhadap moda angkutan berkapasitas besar dan memiliki kepastian waktu pengiriman semakin meningkat. Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, mengatakan pertumbuhan itu menunjukkan adanya perubahan pola distribusi logistik menuju sistem transportasi massal yang lebih terintegrasi. Angkutan berbasis rel ini mampu membawa muatan dalam jumlah besar secara lebih terukur. Ketika distribusi barang berjalan lebih efisien, dampaknya ikut dirasakan oleh rantai pasok industri, pelaku usaha, hingga masyarakat sebagai pengguna akhir produk. Tak hanya angkutan petikemas yang meningkat secara signifikan di jalur Pulau Jawa, angkutan barang lainnya seperti batu bara di Sumatera juga terkena dampak peningkatan tersebut. KAI juga mencatat kinerja positif pada angkutan batu bara sepanjang Maret 2026 dengan volume mencapai 4.634.929 ton. Angka ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 4.436.996 ton, menunjukkan peran transportasi kereta api yang semakin kuat dalam mendukung rantai pasok energi nasional. Kinerja tersebut tentu mempertegas posisi KAI sebagai tulang punggung distribusi logistik berbasis rel, khususnya untuk komoditas strategis seperti batu bara. Dalam skala yang lebih luas, pergerakan ini menjadi bagian dari sistem energi nasional yang terus dijaga stabilitasnya agar mampu menopang aktivitas masyarakat di berbagai sektor. Maka dari itu, KAI kembali melanjutkan pengadaan 54 unit lokomotif CC205 dengan nilai investasi mencapai 222,5 juta dollar AS atau sekitar Rp 3,56 triliun untuk memperkuat operasional angkutan barang nasional. Sebagian lokomotif disebut telah tiba dan dipersiapkan secara bertahap guna mendukung peningkatan kapasitas distribusi logistik berbasis rel di berbagai wilayah operasional. Anne menambahkan, penguatan armada menjadi langkah strategis untuk menjaga keandalan layanan sekaligus menopang pertumbuhan mobilitas dan distribusi barang nasional. KAI menilai penguatan sarana logistik berbasis rel penting untuk mendukung distribusi peti kemas dan komoditas strategis nasional agar lebih efisien dan terukur. Pengadaan lokomotif tersebut menjadi bagian dari program investasi sarana KAI yang juga mencakup 436 unit kereta new generation, 902 unit gerbong, serta tambahan pengadaan baru berupa 612 unit kereta dan 1.125 unit gerbong produksi PT Industri Kereta Api Persero (INKA). Pengadaan sarana KAI yang melibatkan industri dalam negeri, tentunya turut memperkuat ekosistem manufaktur perkeretaapian nasional dan memastikan kebutuhan sarana dapat dipenuhi secara berkelanjutan. Investasi sarana akan terus diarahkan untuk memperkuat konektivitas nasional sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi publik dan logistik berbasis rel.
Jalur Kereta Lampung-Palembang, Sinergikan Lintasan Penumpang dan Batubara

Demi Keselamatan, KAI Tingkatkan Kualitas Rel dalam Menjaga Keandalan Operasional Kereta Api

Keselamatan dalam bertransportasi tentu sudah menjadi prioritas utama. Apalagi dalam menggunakan transportasi yang paling digemari masyarakat karena praktis dan makin nyaman. Ya, kereta api rasanya sudah semakin melekat di hati masyarakat dalam hal perjalanan jauh serta kenyamanan yang dirasakan. Terlebih lagi hal tersebut sudah menjadi hal yang wajar saat ini karena penumpang sebagai prioritas utama. Dalam hal ini tentu saja kereta api terus melakukan yang terbaik terhadap pelanggan setianya. Tak hanya sarana di kereta api, namun prasarana lainnya seperti jalur kereta api juga tetap diutamakan. Karena tentu saja ini menyangkut hal yang vital untuk keselamatan setiap kereta api yang melintas. Jalur kereta api yang terdiri dari rel, bantalan, batu balas, dan material lainnya terus ditingkatkan kualitasnya. Salah satu wilayah yang paling fokus dalam pengecekan dan pergantian rel kereta api berada di wilayah Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung. Hal ini terus memperkuat kualitas perjalanan kereta api dengan melakukan penggantian rel di sejumlah jalur aktif. PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) mencatat sepanjang Januari hingga April 2026, total 2.800 meter rel telah diganti guna meningkatkan keselamatan sekaligus kenyamanan perjalanan kereta api di wilayah operasional Daop 2 Bandung. Pembaruan rel menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan operasional kereta api. Kondisi rel yang prima tentu sangat berpengaruh terhadap keselamatan perjalanan serta kenyamanan pelanggan selama berada di dalam kereta. Melalui penggantian rel sepanjang 2.800 meter yang telah dilakukan sejak Januari hingga April 2026 ini, KAI Daop 2 Bandung terus berupaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus memberikan kenyamanan yang lebih baik kepada pelanggan. peningkatan kualitas jalur dilakukan secara berkelanjutan karena lintasan di wilayah Daop 2 Bandung menjadi salah satu jalur sibuk yang dilalui berbagai perjalanan kereta api setiap harinya, baik kereta jarak jauh maupun lokal. Tak hanya mengganti rel, berbagai hal lain juga rutin dilakukan, seperti melakukan pemeriksaan jalur, perawatan wesel, perbaikan geometri lintas, hingga penguatan konstruksi prasarana lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh perjalanan kereta api dapat berjalan lancar, aman, dan tepat waktu. Upaya modernisasi dan perawatan jalur ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan transportasi publik berbasis rel yang semakin diminati masyarakat. Dengan kondisi lintasan yang lebih baik, perjalanan kereta api di wilayah Bandung dan sekitarnya diharapkan terasa lebih stabil dan nyaman bagi penumpang. Selain fokus pada peningkatan infrastruktur, KAI Daop 2 Bandung turut mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Warga diimbau tidak beraktivitas di sekitar jalur rel maupun merusak fasilitas perkeretaapian karena dapat membahayakan keselamatan perjalanan. Melalui penggantian ribuan meter rel tersebut, KAI optimistis terhadap keselamatan sebagai prioritas utama dalam operasional perjalanan kereta api. Oleh karena itu, seluruh jajaran KAI Daop 2 Bandung terus melakukan berbagai langkah preventif dan peningkatan kualitas prasarana agar perjalanan kereta api tetap andal, selamat, aman, dan nyaman.
Begini Cara Agar Terhindar dari Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api

Ternyata Begini Cara Dapat Tiket Kereta Api Murah ke Yogya? Yuk, Simak Tipsnya

Bagi masyarakat, kereta api adalah transportasi yang praktis, nyaman, bahkan terbilang murah. Ya, untuk mendapatkan perjalanan yang menyenangkan sekaligus harga yang spesial, biasanya masyarakat rela menunggu bahkan mencari berbagai aplikasi atau pun mendatangi langsung loket penjualan agar dapat tiket yang lebih terjangkau. Berbagai jenis kereta api yang mereka pilih juga bisa menentukan berapa harga tiket yang mereka dapatkan. PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) telah memberikan harga tiket yang bervariasi. Mulai dari yang termahal dengan fasilitas yang lebih nyaman, sampai dengan harga yang paling murah sekali pun dengan fasilitas seadanya. Namun, sebagian dari masyarakat sebagai pengguna setia kereta api, justru harga tiket murah sangat digemari meskipun perjalanan memakan waktu lebih dari 5 jam. Perjalanan kereta api rute Jakarta sampai dengan Yogyakarta maupun sebaliknya memang paling banyak di incar masyarakat. Terlebih harga tiket yang diberikan memang bervariasi. Namun jangan salah, meski banyak pilihan kereta api pada rute tersebut, masyarakat lebih cenderung memilih perjalanan yang ekonomis yakni memesan tiket dengan tarif yang lebih murah. Karena antusiasme masyarakat yang tinggi, tiket kereta di jalur ini sering kali cepat habis, terutama saat musim liburan (high season) atau akhir pekan (long weekend). Jika ingin mendapatkan tiket kereta Jakarta – Yogyakarta dengan harga yang lebih ramah di kantong, penting untuk mengetahui trik dan strategi pemesanan yang tepat. Nah, berikut ini adalah tips praktis mendapatkan tiket kereta rute Jakarta – Yogyakarta maupun srbaliknya dengan harga lebih hemat. • Pesan Tiket Jauh Hari Memesan tiket beberapa minggu sebelum keberangkatan sangat dianjurkan, terutama jika berencana pergi saat akhir pekan, libur nasional, atau musim mudik. Tiket pada rute ini sangat cepat habis, dan harga cenderung meningkat jika memesan mendekati hari keberangkatan. Dengan memesan lebih awal, peluang terutama untuk mendapatkan kursi kelas ekonomi yang pastinya terjangkau menjadi jauh lebih besar. • Pilih Kelas yang Tarifnya Sesuai Kantong Jika prioritas utama adalah hemat biaya, kelas ekonomi tentu menjadi opsi terbaik. Harga tiket kelas ekonomi biasanya berada di kisaran mulai dari Rp74.000. Untuk perjalanan 7–9 jam, fasilitas di kelas ekonomi saat ini sudah cukup nyaman dan ber-AC. Namun, jika menginginkan kenyamanan ekstra, kelas ekonomi premium bisa jadi pilihan alternatif kedua sebelum memilih kelas eksekutif. • Manfaatkan Harga Promo Biasanya menjelang hari libur bahkan jika ada event tertentu, KAI tak segan-segan memberikan harga promo untuk masyarakat. Apalagi jika harga promo tersebut khusus untuk kereta api dengan rute yang banyak di kunjungi wisatawan seperti Yogyakarta. Tentunya masyarakat diminta untuk memantau terus informasi yang diberikan PT KAI melalui sosial media, bisa jadi kereta api yang diberikan harga promo adalah pilihan masyarakat. • Bandingkan Harga Tiket Kereta Api pada Perjalanan Pagi, Siang atau Malam Harga tiket kereta Jakarta – Yogyakarta bisa bervariasi tergantung pada jam keberangkatannya. Kereta yang berangkat pada pagi hari atau larut malam kadang menawarkan tarif yang lebih kompetitif dibanding jam-jam favorit (seperti sore hari). Jika memilih jadwal malam, bisa menghemat biaya penginapan karena penumpang bisa tidur di kereta dan tiba di Jogja pagi hari. Sebaliknya, jadwal pagi atau siang sangat cocok bagi penumpang yang ingin menikmati pemandangan alam selama perjalanan. • Pertimbangkan Rute Transit sebagai Opsi Super Hemat Bagi para backpacker dengan anggaran super ketat, rute transit bisa menjadi alternatif yang sangat menarik. Penumpang bisa naik kereta ekonomi dari Jakarta ke Kiaracondong (Bandung) terlebih dahulu menggunakan kereta Cikuray, Serayu, atau bahkan kereta lokal. Kemudian melanjutkan perjalanan ke Lempuyangan (Yogyakarta) dengan kereta ekonomi berikutnya seperti Kahuripan. Kombinasi estafet ini bisa menekan total biaya perjalanan yang dimulai dari harga Rp100.000. Dengan menerapkan tips praktis tersebut, tentunya perjalanan yang nyaman dan hemat lebih mudah ditempuh hingga ke Yogyakarta. Ingatlah bahwa menyusun rencana yang matang adalah kunci utama untuk menikmati liburan ke Yogyakarta dengan lebih hemat.
Stasiun Cibungur, Kembali Jadi Terminal Peti Kemas

Saudia Resmi Jadi Maskapai Pertama di Timur Tengah dan Afrika yang Operasikan Airbus A321XLR

Maskapai penerbangan nasional Arab Saudi, Saudia, resmi mengukir sejarah baru dalam industri penerbangan global. Bertempat di fasilitas Airbus di Toulouse, Prancis, Saudia secara resmi menerima pengiriman armada Airbus A321XLR (Extra Long Range) pertamanya. Pencapaian ini sekaligus menobatkan Saudia sebagai operator pertama di wilayah Timur Tengah dan Afrika yang mengoperasikan varian jet lorong tunggal (single-aisle) berdaya jelajah ekstra jauh teranyar besutan Airbus tersebut. Didorong oleh mesin CFM International LEAP-1A yang efisien, pesawat perdana ini merupakan unit pertama dari total 15 armada A321XLR yang telah dipesan oleh Saudia untuk menyukseskan program modernisasi armada serta perluasan jaringan rute internasional mereka. Pengiriman armada canggih ini memegang peranan yang sangat sentral dalam mendukung program strategis nasional Saudi Vision 2030. Melalui peningkatan konektivitas dan kapasitas kursi yang masif, kehadiran A321XLR diproyeksikan menjadi ujung tombak Arab Saudi dalam mengejar target ambisius untuk mendatangkan lebih dari 150 juta wisatawan asing per tahun ke Kerajaan pada akhir dekade ini. Langkah ini sekaligus mempertegas hubungan kemitraan erat antara Airbus dan Saudia yang telah terjalin kokoh selama lebih dari 40 tahun, terhitung sejak maskapai tersebut menerima pengiriman pesawat berbadan lebar Airbus A300 pertamanya pada tahun 1984 silam. Kini, lini pesawat buatan Toulouse tersebut tetap menjadi pilar utama operasional Saudia dalam mengejar pertumbuhan armada dan rute global. Saat ini, Saudia telah melayani lebih dari 100 destinasi yang tersebar di empat benua. Dengan kemampuan jelajah luar biasa dari A321XLR yang mencapai hingga 4.700 mil laut (sekitar 8.700 kilometer), maskapai kini memiliki fleksibilitas tinggi untuk membuka rute-rute internasional jarak jauh baru menggunakan pesawat berukuran kompak. Keunggulan teknis ini memungkinkan Saudia menerbangi rute-rute kurus (thin routes) antarbenua yang secara tradisional hanya ekonomis jika dilayani oleh pesawat berbadan lebar (widebody) yang berbiaya operasional besar. Hebatnya, lompatan efisiensi ini berhasil dicapai tanpa harus mengorbankan kenyamanan premium yang selama ini menjadi standar pelayanan utama bagi para penumpang mereka. Menengok bagian dalam kabin, Saudia sengaja mengadopsi konfigurasi low-density yang sangat premium untuk memanjakan pelancong. Kabin pesawat ini hanya memuat total 144 kursi, yang terbagi atas 24 kursi Kelas Bisnis bertipe full-flat bed dengan akses langsung ke lorong (direct aisle access), serta 120 kursi Kelas Ekonomi yang lapang dan ergonomis. Berkat implementasi konsep Airbus Airspace Cabin, para penumpang di dalam jet berlorong tunggal ini akan merasakan sensasi ruang yang luas layaknya terbang dengan pesawat berbadan lebar. Kenyamanan tersebut kian lengkap berkat kompartemen bagasi di atas kepala (overhead bin) yang berukuran ekstra besar, sistem pencahayaan pintar yang adaptif untuk mengurangi efek jetlag, serta klaim sebagai salah satu kabin paling senyap di kelasnya. Dari perspektif lingkungan dan keberlanjutan, A321XLR sebagai evolusi terbaru dari keluarga A320neo Family menawarkan efisiensi konsumsi bahan bakar per kursi hingga 30 persen lebih hemat dibandingkan dengan armada generasi sebelumnya. Pengurangan ini berdampak langsung pada penurunan drastis jejak emisi karbon dan tingkat kebisingan di sekitar bandara. Selain itu, seluruh armada baru ini telah bersertifikasi untuk beroperasi menggunakan 50 persen bahan bakar penerbangan berkelanjutan (Sustainable Aviation Fuel / SAF), dengan target peningkatan hingga 100 persen kemampuan SAF pada tahun 2030. Langkah visioner Saudia dalam mengadopsi teknologi A321XLR ini dipastikan akan memperkuat posisi tawar mereka dalam kompetisi ketat industri penerbangan global, sekaligus memberikan standar kenyamanan baru bagi para komuter jarak jauh dunia.
Gaya Baru Traveling: Adidas dan Saudia Rilis Koleksi Eksklusif “Made to Fly”

Lolos Uji Sertifikasi Eropa, Kereta Cepat Dua Tingkat TGV-M Siap Melesat 320 Km/Jam!

Kabar gembira datang dari dunia transportasi rel global. Kereta cepat generasi terbaru kebanggaan Perancis, TGV-M (yang memiliki nama komersial Alstom Avelia Horizon), baru saja mengantongi lampu hijau yang sangat krusial. Jagoan baru besutan manufaktur Alstom ini resmi mengantongi izin kelayakan operasi dari Badan Perkeretaapian Uni Europe (ERA) untuk melesat hingga kecepatan komersial maksimal 320 kilometer per jam. Kelolosan sertifikasi ini menjadi angin segar sekaligus penanda bahwa kereta tingkat (double-decker) paling canggih di Eropa ini siap mengaspal secara reguler di jaringan rel Prancis dalam waktu dekat. Melansir laporan terbaru dari Notebookcheck, keberhasilan ini diraih setelah operator kereta nasional Prancis (SNCF) bersama Alstom melewati berbagai fase pengujian dinamis yang sangat ketat, termasuk uji ketahanan cuaca ekstrem di Wina beberapa waktu lalu. Mengusung nama proyek TGV-M di mana huruf “M” merepresentasikan prinsip Modular, kereta ini merupakan lini generasi kelima dari dinasti TGV yang legendaris. Berbeda dengan generasi terdahulu, struktur rangkaian TGV-M mengadopsi sistem bogie Jacobs (satu bogie menyangga dua sambungan gerbong) serta mengemas desain lokomotif terintegrasi (power car) yang kompak di ujung depan dan belakang rangkaian, mirip dengan karakteristik rancangan kereta cepat ICE generasi pertama di Jerman. Bagi para pencinta transportasi, daya tarik utama TGV-M terletak pada efisiensi ruang kabinnya yang luar biasa cerdas. Meski memiliki panjang standar rangkaian sebesar 200 meter, Alstom berhasil merombak tata letak interior dek ganda miliknya sehingga mampu mendongkrak kapasitas angkut penumpang hingga lebih dari 20 persen. Jika armada TGV lama mentok di kapasitas 600 kursi, TGV-M teranyar ini sanggup menampung hingga 740 penumpang sekali jalan. Angka ini bahkan bisa membengkak melewati 1.000 penumpang jika operator menjalankan skema multiple-unit (dua rangkaian kereta yang digabung menjadi satu). Hebatnya lagi, walau memuat manusia lebih banyak, kereta ini justru diklaim jauh lebih ramah lingkungan karena kebutuhan konsumsi energinya sukses ditekan turun hingga 20 persen berkat optimalisasi pengereman regeneratif (regenerative braking) dan desain moncong aerodinamis yang mutakhir. Urusan kenyamanan penumpang di era digital juga tidak luput dari perhatian. SNCF memastikan bahwa seluruh armada TGV-M yang masuk ke dalam jaringan rel mereka akan langsung dilengkapi dengan koneksi Wi-Fi berbasis teknologi 5G super cepat untuk menjamin kelancaran konektivitas selama perjalanan inter-kota.
Perancis Luncurkan Kereta Cepat TGV INOUI Dengan Gerbong Makan Bertingkat
Terkait aspek operasional di lapangan, kecepatan maksimal 320 km/jam dari kereta ini nantinya akan berjalan di bawah kawalan sistem proteksi kereta modern berbasis ETCS (European Train Control System) dan TVM, yang menjadi standar baku pada koridor jalur cepat bertipe LGV (Ligne à Grande Vitesse). Sementara untuk lintasan rel konvensional yang masih menggunakan sistem pengaman KVB dan jaringan Crocodile, kecepatan TGV-M akan disesuaikan secara otomatis di angka masing-masing 220 km/jam dan 160 km/jam demi menjaga faktor keselamatan. Langkah sukses Perancis dalam meluncurkan “raksasa rel dua tingkat” ini diperkirakan akan langsung merombak peta persaingan kereta cepat di benua biru. Selain SNCF yang sudah mengantre ratusan unit pesanan, beberapa operator besar Eropa lainnya seperti Eurostar, ONCF, hingga operator swasta baru asal Prancis, Proxima, dilaporkan telah ikut memasukkan nama mereka ke dalam daftar antrean pemesanan platform Avelia Horizon ini. Dengan hadirnya efisiensi biaya operasional yang masif digabung dengan kapasitas angkut penumpang yang super besar, kehadiran TGV-M tidak hanya sekadar menawarkan durasi perjalanan yang singkat, namun juga menjadi bukti nyata bagaimana inovasi teknologi mampu menciptakan moda transportasi massal masa depan yang berkelanjutan dan kian memanjakan para pelancong komuter.
TGV, Masih Jadi Lambang Supremasi Kereta Cepat Eropa

Disneyland Resort Line Hong Kong, Kereta Khusus dengan Nuansa Mickey Mouse

Sebagian besar pelancong yang bertandang ke Hong Kong menjadikan Disneyland Resort sebagai destinasi utama yang wajib dikunjungi. Meski harga tiket masuknya tak murah, bertandang ke Rumah Mickey Mouse ini adalah magnet tersendiri, terutama bagi pelancong yang membawa serta anak-anak. Dan di luar keunikan yang ditawarkan Disneyland Hong Kong, moda transportasi MTR (Mass Transit Railway) menuju Disneyland adalah ciri khas yang tak bisa dikesampingkan. Baca juga: Mau Melancong ke Hong Kong? Ada 8 Tips Penting untuk Pemula Bagi pelancong yang tak mengikuti grup travel, menuju Disney Resort dapat dilalui dengan taksi dan bus umum, dan MTR. Namun diantara ketiganya, MTR Disney Resort Line yang punya kesan tersendiri. Berbeda dengan MTR pada jaringan reguler (di Hong Kong disingkat MTR bukan seperti di Singapura MRT), MTR Disney dirancang dengan ornamen khas ikon-ikon Disney. Mulai dari eksterior rangkaian kereta seperti jendela khas Mickey, kemudian interior yang mencakup kursi dan pegangan tangan serta dinding juga kental dengan figur dan karakter Disney. Tak ayal banyak anak-anak yang senang menumpangi kereta ini. MTR Disney Resort adalah jarinan kereta metro pertama di dunia yang dirancang untuk Disneyland Park. MTR yang beroperasi di distrik Tsuen Wan ini hanya melayani dua pemberhentian, yakni antara Stasiun Disneyland dan Stasiun Sunny Bay, yang disebut terakhir adalah stasiun interchange yang menghubungkan antara Tung Chung line dengan Stasiun Tsing Yi dan Tung Chung.
Catat! Liburan Bebas Visa ke Hong Kong Kini Wajib Isi Formulir Digital Sebelum Terbang
Dengan rolling stock jenis Metro Cammell EMU (DC), MTR Disney Resort sebenarnya hanya melayani rute pendek, diantara dua stasiun jaraknya hanya 3,8 kilometer. Dirunut dari sejarahnya, rute MTR Disney dibuka pada April 2005, sementara Disnyeland Resort resmi dibuka pada 1 Agustus 2005. MTR unik ini melayani penumpang dari Stasiun Sunny Bay mulai pukul 06.15 sampai pukul 00.45. Jangan takut tidak dapat kereta karena jarak ke Disneyland hanya sekitar 6 menit perjalanan, sehingga kereta dalam sehari melayani penumpang pergi pulang berkali-kali. Karena merupakan rute khusus, maka jam-jam sibuk MTR ini dapat ditakar, yakni pada pagi hari mulai pukul 08.00 – 10.00 dan malam hari mulai pukul 21.00 – 23.00, menyesuaikan dengan momen pembukaan Disneyland Resort dan malam hari begitu selesainya pertunjukan kembang api yang menutup rangkaian pertunjukan. Tiket regular dibandrol MTR 7.5 Dolar HK untuk dewasa dan 6.7 Dolar HK jika menggunakan Octopus Card (kartu terusan yang lebih murah ketimbang kartu regular). Ongkos penumpang anak – anak 3.5 Dolar HK untuk regular (sekali pakai) atau 3.4 Dolar HK dengan menggunakan octopus Card. Orang lanjut usia 3.5 Dolar HK atau 2 Dolar HK dengan menggunakan Octopus card.