Ninja UAV – Drone yang Bantu Pemetaan dan Pengawasan Indian Railways

0
Ninja UAV, drone milik INdian Railways (business-standard.com)

Ninja UAV kendaraan udara tak berawak yang berbasis drone digunakan Indian Railways dalam upaya untuk mengintensifkan mekanisme keamanan di seluruh jaringannya. Ninja UAV sendiri merupakan alat mikro ringan dan ekonomis yang dibuat untuk pemetaan dan pengawasan.

Baca juga: Keren, Taksi Drone Otonom EHang 216 Sukses Ajak Penumpang Terbang Keliling Langit Cina

KabarPenumpang.com melansir laman hindustantimes.co (18/08/2020), drone beats ini telah dirancang berdasarkan aset kereta api, sensitivitas daerah dan serangan kriminalnya. Seorang pejabat Indian Railways mengatakan, teknologi pengawasan drone telah muncul sebagai alat penting dan hemat biaya untuk pengawasan keamanan di area yang luas dengan tenaga terbatas.

”Sebagai percontohan, kami telah mulai dengan Divisi Kereta Api Pusat (CR) Mumbai. Kami baru-baru ini membeli dua Ninja UAV untuk keamanan dan pengawasan yang lebih baik di area seperti lokasi stasiun, rel kereta api, halaman, bengkel dan lainnya. Sebuah tim yang terdiri dari empat staf RPF (Pasukan Perlindungan Kereta Api), Mumbai, telah dilatih untuk menerbangkan drone, pengawasan dan pemeliharaan. Drone ini mampu melakukan pelacakan waktu nyata, streaming video dan juga dapat dioperasikan pada mode gagal-aman otomatis,” kata pejabat tersebut.

Kamera drone dapat mencakup area yang luas, yang mungkin membutuhkan hingga sepuluh personel RPF. RPF telah merencanakan penggunaan drone secara ekstensif untuk keamanan kereta api di seluruh zonanya. Saat ini, sembilan drone telah dibeli oleh RPF dengan biaya Rs31,87 lakh untuk zona South Eastern Railway (SER), CE dan South Western Railway (SWR) dan Modern Coaching Factory, Raebareili.

Indian Railways pun kini tengah berencana untuk menambah drone sebanyak 17 buah dalam waktu dekat dengan biaya Rs97,52 lakh. Nantinya, penyebaran drone bisa menjadi pengganda kekuatan bagi personel keamanan. Drone dapat membantu dalam pemeriksaan aset kereta api dan keamanan halaman. Drone juga dapat digunakan untuk melakukan pengawasan terhadap aktivitas kriminal dan anti-sosial seperti perjudian, membuang sampah sembarangan, menjajakan, antara lain, di tempat kereta api.

”Drone dapat digunakan untuk analisis pengumpulan data dan mungkin terbukti berguna di bagian yang rentan untuk pengoperasian kereta yang aman. Bahkan drone ini dapat digunakan di lokasi bencana untuk membantu penyelamatan, pemulihan, dan operasi restorasi dan koordinasi upaya berbagai lembaga,” kata catatan tentang pengawasan drone yang dikeluarkan Kementerian.

Drone dapat berguna saat melakukan pemetaan aset kereta api untuk menilai perambahan pada properti kereta api. Selama upaya pengelolaan kerumunan skala besar, drone dapat memberikan masukan penting seperti besarnya pertemuan, kemungkinan waktu kedatangan dan penyebaran berdasarkan mana latihan semacam itu dapat direncanakan dan dilaksanakan.

Baca juga: Agar Bermanfaat dan Tak Membahayakan, Begini Syarat Jadi Pilot Drone

Drone juga digunakan untuk menegakkan pembatasan lockdown dan memantau pergerakan migran kembali ke tempat asalnya setelah wabah penyakit virus corona (Covid-19). Sejauh ini, otoritas RPF telah melatih 19 personelnya dalam pengoperasian dan pemeliharaan drone. Dari 19 staf RPF, empat telah menerima lisensi untuk menerbangkan drone dan enam lainnya sedang menjalani pelatihan untuk latihan serupa.

Leave a Reply