“Operation Top Deck,” Pantau Para Pengemudi yang Gunakan Ponsel dari Bus Tingkat

Sumber: The Scottish Sun

Jika di Dubai, petugas kepolisian menggunakan rentetan mobil-mobil mewah sebagai moda untuk mereka berpatroli – maka kenyataan lain ditempuh oleh aparat Tanah Britania. Diketahui, petugas kepolisian negara yang dipimpin oleh seorang Ratu ini ‘mempekerjakan’ sebuah bus sebagai alat untuk mereka menegakkan keadilan. Kalau di Indonesia sih, bus yang dipakai oleh petugas kepolisian ditujukan untuk pengurusan surat-surat keliling (Samsat Keliling), ya!

Baca Juga: eBrake Luncurkan Aplikasi yang Buat Pengemudi Ogah Lihat Ponsel

Nah, mungkin Anda bertanya-tanya, “Untuk apa petugas kepolisian menggunakan bus sebagai moda penegak keadilan?”. Jawabannya sangat sederhana, yaitu untuk memantau para pengemudi yang menggunakan ponsel ketika berkendara. Ya, tidak hanya di Indonesia saja, di negara lain termasuk Inggris pun, para petugas kepolisian masih berkutat untuk memberikan efek jera bagi siapa saja yang kedapatan menggunakan ponsel ketika berkendara.

Sebagaimana yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman gloucestershirelive.co.uk (23/9/2018), Operation Top Deck ini diluncurkan oleh Road Harm Reduction Team, dimana nantinya mereka akan menggunakan pakaian preman dan dilengkapi dengan kamera perekam supaya ada bukti visual yang mereka kantongi semisal si pengemudi mengelak. Bus yang digunakan dalam operasi ini juga bukan bus biasa, melainkan bus tingkat. Maka dari itu dinamakan Operation Top Deck.

Pada pengoperasian pertamanya tanggal 17 September kemarin, sebanyak 45 pengemudi kedapatan mengoperasikan ponsel mereka ketika tengah berkendara di sekitaran West Midlands. Tak ayal dalam hitungan beberapa jam saja, semua pelanggar tersebut berhasil dikumpulkan dan ditindak. 13 dari 45 orang yang tertangkap tersebut kedapatan mengoperasian ponsel ketika tengah terjebak macet di jalan, tidak seperti sisanya yang menggunakan ponsel ketika di lampu merah dan lain-lain.

Sebagai upaya untuk memberikan efek jera, ke-13 orang ini diberikan penganganan khusus dengan cara edukasi tentang bahaya penggunaan ponsel melalui Virtual Reality (VR) lengkap dengan headphone-nya. Diharapkan, hal tersebut dapat meninggalkan memori buruk tentang bahaya penggunaan ponsel di jalanan – walaupun tengah macet.

Tidak hanya menggunakan ponsel ketika tengah berkendara, bahkan salah satu dari 45 orang tersebut kedapatan sarapan semangkuk sereal ketika sedang berkendara. “Kami ingin menciptakan ancaman penuntutan yang kredibel dan konstan untuk mendorong perubahan perilaku pengemudi secara besar-besaran dan membuat jalan kami lebih aman,” tutur salah satu petugas Operation Top Deck, PC Mark Hodson.

Baca Juga: Flash Mobile, Marka Lalu Lintas Untuk Pengemudi Yang Mencoba Berponsel di Jalan Raya

Alih-alih membeli bus, petugas kepolisian Inggris yang tergabung di dalam Operation Top Deck menyewa bus-bus dari National Express dan tanpa memberikan personalisasi khusus pada bus yang disewa. Dengan tujuan agar masyarakat tidak mengetahui bahwa di atas bus tersebut terdapat sejumlah petugas kepolisian yang siap memantau aktifitas Anda di balik kemudi.

Hayoo, jangan sekali-sekali mengoperasikan ponsel ketika tengah berkendara lagi ya!