Osaka Metro Uji Gerbang Tiket Otomatis dengan Sistem Pengenalan Wajah

0
Seorang staf mencoba gerbang tiket otomatis pengenalan wajah (mainichi.jp)

Osaka Metro Company pada awal Desember 2019 lalu mulai menguji gerbang tiket otomatis generasi berikutnya. Di mana gerbang otomatis tersebut akan menampilkan wajah penumpang sehingga memungkinkan mereka untuk melewati tanpa perlu membawa tiket kereta lagi.

Baca juga: Gunakan Teknologi Pengenal Wajah, Taksi Jepang Hadirkan Iklan Sesuai Jenis Kelamin dan Usia Penumpang

Untuk pertama kali gerbang pengenalan otomatis di Jepang ini dihadirkan pada Stasiun Dome-mae Chiyozaki di jalur Nagahori Tsurumi-ryokuchi di Nishi Ward Osaka. KabarPenumpang.com melansir dari laman mainichi.jp (9/12/2019), Osaka Metro mengatakan, sistem ini akan memfoto wajah penumpang melalui kamera dan gambarnya dikirimkan ke server di kantor pusat.

Nantinya server pusat akan memeriksa gambar tersebut dan jika muka penumpang sudah didaftarkan pada operator bawah tanah maka gerbang akan terbuka dan penumpang akan bisa melewatinya. Pada awal uji ini, sebanyak 1200 karyawan Osaka Metro ikut ambil bagian.

Sehingga ketika seorang pegawai Osaka Metro yang data wajahnya telah didaftarkan sebelumnya mencoba melewati gerbang, sebuah kamera yang dipasang di fasilitas memeriksa wajah pekerja terhadap data sebelum pintu gerbang dibuka untuk membiarkan orang tersebut lewat.

“Orang-orang tua dan orang-orang dengan kereta dorong, misalnya, akan dapat melewati gerbang tanpa harus meletakkan apa pun. Kami ingin meningkatkan lingkungan stasiun dengan memperkenalkan teknologi baru,” kata seorang pejabat perusahaan.

Tujuan uji ini juga untuk memperkenalkan sistem baru tersebut di 133 stasiun termasuk stasiun kereta bawah tanah di Prefektur Osaka pada tahun fiskal 2024 menjelang World Expo 2025 di Osaka. Bahkan uji coba tersebut dilanjutkan hingga 30 September 2020 dan dilakukan di empat stasiun yakni Dome-mae Chiyozaki, Morinomiya, Dobutsuen-mae dan Daikokucho.

Dengan menggunakan mesin yang diproduksi oleh produsen yang berbeda, perusahaan akan membandingkan dan memverifikasi kecepatan dan ketepatan mereka untuk meningkatkan sistem. Sementara penumpang yang memakai masker mungkin tidak dikenali oleh perangkat saat ini.

“Kami ingin melihat bagaimana menangani data pribadi seperti tembakan di kepala,” kata seorang perwakilan dari Osaka Metro.

Baca juga: Metro Beijing Hadirkan Kamera yang Mampu Identifikasi Penumpang Tanpa Masker

Bahkan setelah gerbang tiket berbasis wajah diperkenalkan di semua stasiun, penumpang masih akan diizinkan untuk menggunakan tiket. Untuk diketahui, gerbang dikembangkan oleh Omron Social Solutions Co., Takamisawa Cybernetics Co., Toshiba Infrastructure Systems & Solutions Corp. dan Nippon Signal Co.

Leave a Reply