Punya Keterampilan Multibahasa, Awak Kabin Berpeluang Sukses Lebih Besar

Ilustrasi awak kabin (freakchic.com)

Sebagai seorang awak kabin yang bahkan tidak perlu memiliki gelar sarjana ternyata memiliki gaji yang cukup besar ditambah dengan tunjangan yang diberikan oleh maskapai. Hal ini salah satu alasan pekerjaan menjadi awak kabin menjadi incaran banyak orang.

Baca juga: Inilah yang Diharapkan Seorang Awak Kabin dari Penumpang!

Sebagai salah satu bidang pekerjaan yang cukup kompetitif, ternyata setiap orang yang ingin menjadi awak kabin harus memiliki kemampuan yang lebih menonjol dibandingkan yang lainnya. Sebab maskapai sendiri lebih ingin menginvestasikan waktu dan uang untuk melatih awak kabin dan orang-orang yang bekerja harus proaktif.

KabarPenumpang.com merangkum dari aviationcv.com, ada tiga hal yang harus dimiliki seorang awak kabin yang bertugas dalam penerbangan multi bahasa.

1. Maskapai memilih motivasi untuk memberi pengalaman terbaik bagi pelanggan
Pekerjaan sebagai awak kabin dan dilihat maskapai dari seseorang yang paling kuat bukanlah kampanye iklan melainkan rekomendasi dari seseorang terdekat Anda (teman atau keluarga). Sebab maskapai akan menginvestasi lebih banyak waktu untuk meningkatkan pengalaman. Dimana mereka memilih mempekerjakan awak kabin yang bisa berbicara lebih dari satu bahasa. Hal ini karena seorang yang fasih dengan bahasa lain bisa memilih untuk memiliki pengalaman pelanggan dengan bahasa asli mereka.

Awak kabin sendiri merupakan agen pelayan penumpang di udara yang membantu penumpang dalam berbagai hal. Sehingga fasih beberapa bahasa menjadi pertanda yang baik bagi mereka yang ingin memajukan dan peningkatan dalam pekerjaan.

2. Gaji yang lebih dari cukup
Setiap orang yang bekerja sebagai awak kabin memiliki gaji yang lebih tinggi. Namun tidak ada perbedaan pembayaran mereka terbang di penerbangan domestik atau internasional. Sebab awak kabin dibayar untuk jam penerbangan sehingga seorang awak kabin yang melakukan pelayanan dalam penerbangan internasional bisa memiliki pembayaran lebih besar.

Tak hanya itu, saat menunggu penerbangan lanjutan mereka, bisa menjadi penerjemah paruh waktu bila multibahasa. Ada kelemahan kecil di sini yang perlu disebutkan awak kabin melalui proses penawaran untuk mendapatkan rute yang mereka inginkan. Namun, maskapai dapat menolak tawaran untuk memenuhi kebutuhan staf mereka. Kadang-kadang, karyawan multibahasa ditolak tawarannya untuk mengubah rute hanya karena mereka memiliki keterampilan bahasa yang diperlukan di mana mereka berada.

3. Banyak lowongan pekerjaan tersedia
Bisa berbagai bahasa adalah salah satu hal yang menguntungkan menjadi seorang yang melamar menjadi awak kabin. Sebab biasanya maskapi yang memiliki penerbangan internasional membutuhkan penumpang dapat pengalaman perjalanan lebih baik. Ketika Anda meluangkan waktu sejenak untuk mempertimbangkan bahwa ini adalah bidang yang menantang untuk dimasuki, itu adalah sesuatu yang penting untuk dicatat. Jika Anda bertanya-tanya apakah belajar bahasa baru dapat membantu, dengan segala cara, daftarlah untuk kursus belajar bahasa itu. Dengan menjadi fasih, Anda membuka diri terhadap peluang kerja yang jauh lebih banyak. Memang bisa multibahasa bukan menjamin bisa langsung menjadi awak kabin, tetapi bisa meningkatkan peluang.

Baca juga: Harap Waspada Jika Anda Mendengar Frasa ‘Easy Victor’ dari Awak Kabin

Jadi, jika Anda ingin melakukan perjalanan dunia, menyelami budaya baru dan bertemu banyak orang yang berbeda sambil mendapatkan gaji yang cukup besar, maka tambahkan bahasa tambahan sebagai kemampuan personal Anda.