Sama-sama Cantik! Singapore Airlines Pernah Tugaskan Awak Kabin Kembar Identik Pada Penerbangan yang Sama

0
Liz dan Lynn Ng. Sumber: Mothership

Jika satu awak kabin cantik saja di dalam sebuah penerbangan sudah bisa mendebarkan hati, lalu bagaimana ceritanya jika ternyata awak kabin tersebut kembar identik dan tengah bertugas di dalam penerbangan yang sama. Wah, bisa-bisa incaran Anda tertukar! Nah, kejadian ini sempat terjadi pada bulan Desember 2018 silam, dimana awak kabin kembar identik dari maskapai Singapore Airlines tengah bertugas pada satu penerbangan yang sama.

Baca Juga: 50 Tahun Tak Berjumpa, Awak Kabin dan Pilot Malaysia-Singapore Airlines Reunian

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman silverkris.com (13/6), Liz dan Lynn Ng, 22 tahun, merupakan kembar identik yang sama-sama berprofesi sebagai awak kabin dari maskapai kenegaraan Singapura, Singapore Airlines. Selayaknya kembar identik lain, mereka selalu bersama dalam kondisi dan situasi apapun. Tidak jarang juga mereka berbagai satu sama lain, mengenakan baju yang sama, dan kebiasaan lain yang selalu dilakukan oleh kembar identik lainnya.

“Mulai dari bangku sekolah dasar hingga bangku perguruan tinggi, kami selalu bersama,” tutur Lynn.

Sampai di satu titik dimana mereka berdua melamar menjadi awak kabin dari Singapore Airlines dan mulai menjalani tugasnya masing-masing. Sejak mereka masuk Singapore Airlines, dua bersaudara ini mulai terpisah satu sama lain karena tuntutan pekerjaan. Hingga pada Desember 2018 silam, Liz dan Lynn ditugaskan untuk melayani penumpang pada perjalanan dari Singapura menuju Paris PP.

Dalam penerbangan Singapore Airlines SQ 334 dan SQ333, mereka berdua bertugas sebagaimana mestinya yang dilakukan oleh seorang awak kabin – melayani penumpang dengan sebaik-baiknya.

“Dalam perjalanan menuju Singapura, kami berada di lorong kabin yang sama untuk membagikan handuk kepada para penumpang, dan kala itu, reaksi penumpang sedikit kebingungan karena melihat ada dua orang yang sama yang melayani mereka – padahal kami berdua adalah kembar identik,” tandas Lynn.

“Penumpang yang menyadari bahwa ada awak kabin kembar identik di penerbangan tersebut langsung memberitahu penumpang lain. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang mengajak kami foto bersama,” imbuhnya.

Baca Juga: Mau Jadi Awak Kabin Singapore Airlines? Cek Dulu Pelatihan dan Syarat-Syaratnya Berikut Ini!

Namun seperti yang sudah disebutkan di atas, menjadi awak kabin di maskapai yang sama tidaklah selalu menyenangkan bagi mereka, dimana mereka lebih sering terpisah satu sama lain dalam kurun waktu yang cukup lama.

“Mungkin kami bertemu hanya dua atau tiga bulan sekali, karena tuntutan pekerjaan,” tegas Liz.

“Momen terbang ke Paris bersama Lynn pada Desember 2018 kemarin tidak akan bisa dilupakan begitu saja. Selain ini momen pertama kami terbang bersama, Paris merupakan tempat favorit kami berdua,” tambahnya.

 

Leave a Reply