Serbu Kokpit, Wanita Muda ini Tak Boleh Terbang dengan Jet2.com Seumur Hidup

0

Chloe Haines harus duduk di kursi pesakitan dalam pengadilan akhir bulan Oktober ini dengan tuduhan menyebabkan kepanikan dalam sebuah penerbangan. Tak hanya itu penerbangan tersebut terpaksa kembali ke tempat awal berangkat (return to base), bahkan sempat dikawal oleh dua jet tempur Typhoon dari AU Kerajaan Inggris.

Baca juga: Tak Bisa Duduk Disamping Sang Pacar, Penumpang ini Siram Air Panas ke Pramugari AirAsia

Dilansir KabarPenumpang.com dari thesun.co.uk (1/10/2019), Haines yang saat itu berada dalam penerbangan Airbus A321 Jet2.com mencoba membuka pintu pesawat dan menyerbu kokpit pada penerbangan 22 Juni 2019 dari London Stansted ke Dalaman di Turki. Menurut saksi mata, wanita berusia 26 tahun tersebut berteriak bahwa dirinya akan membunuh semua orang.

Salah seorang penumpang bernama Steve Brown mengatakan, Haines berlari ke bagian pesawat dan mendorong seorang pramugari dari sisi lorong yang satu ke sisi lainnya dalam penerbangan. Steve mengklaim, wanita asal Maidenhead tersebut meninju, menendang dan berteriak pada awak kabin.

“Dia memiliki badan yang mungil tetapi memiliki kekuatan bak seorang pria dewasa,” ujarnya.

Atas tindakan tersebut, Steve bersama penumpang lain dan awak kabin mengamankan Haines dan membantu menurunkannya sampai pesawat mendarat di Stansted. Insiden ini diketahui terjadi setelah 25 menit pesawat lepas landas tepatnya pukul 16.00 setelah berangkat dari Stansted dan terpaksa kembali ke tempat semula pukul 17.15 dan tiba 17.49 di situ.

Steve Heapy, selaku CEO Jet2.com mengatakan, perilaku Haines adalah salah satu kasus paling serius dari perilaku penumpang lainnya yang pernah dirasakan maskapai tersebut. Dia sekarang harus menghadapi konsekuensi dari tindakannya, dan maskapai akan memintai biaya ganti rugi untuk memulihkan biaya yang dikeluarkan sebagai akibat dari pengalihan penerbangan pada saat kejadian.

“Sebagai maskapai yang ramah keluarga, kami mengambil pendekatan nol toleransi terhadap perilaku yang mengganggu, dan kami berharap bahwa insiden serius ini, dengan konsekuensi yang sangat serius, memberikan peringatan yang jelas kepada orang lain yang berpikir bahwa mereka dapat berperilaku dengan cara ini. Haines menunjukkan perilaku agresif, kasar dan berbahaya,” kata maskapai Jet2.com melalui sebuah pernyataan.

Baca juga: Ejek Penumpang ‘Jelek’ dengan Potongan Kertas, Petugas Keamanan Bandara Dipecat

Selain harus merasakan duduk di kursi pesakitan, Haines juga di denda 85 ribu poundsterling dan dilarang terbang dengan maskapai Jet2.com seumur hidup. Karena hal ini, Airbus A321 tersebut harus menunda perjalanan menuju Dalaman dan penumpang kembali ke bandara besok harinya.

Leave a Reply