Setelah 20 Tahun, Awak Kabin Aer Lingus Akhirnya Punya Seragam Baru

0
Seragam baru maskapai Aer LIngus (forbes.com)

Penggantian model seragam untuk memudahkan para awak kabin ternyata kerap kali dilakukan oleh maskapai-maskapai dunia. Belum lama ini, Aer Lingus, maskapai flag carrier Irlandia, akhirnya mengumumkan seragam baru setelah 20 tahun tak mengganti model. Kehadiran seragam baru ini memudahkan awak kabin wanita karena ada opsi celana panjang selain gaun dan setelan dengan rok.

Baca juga: Sambut Olimpiade Tokyo 2020, Japan Airlines Tampilkan Desain Seragam Baru

Bahkan sebelumnya gaun hanya pilihan untuk digunakan awak kabin wanita. Tak hanya untuk wanita, awak kabin pria pun memiliki pilihan setelan lengkap atau kemeja dan pullover. Dalam menghadirkan seragam terbarunya, Aer Lingus juga menghadirkan sepatu yang bisa digunakan oleh para awak kabin untuk bekerja.

KabarPenumpang.com melansir laman simpleflying.com (15/1/2020), ada beberapa warna yang dihadirkan oleh Aer Lingus untuk model seragam terbaru awak kabin dan darat mereka yakni gaun dan celana panjang berwarna biru tua. Sedangkan setelah rok dan blus tetap berwarna Kenmare Green yang merupakan ciri khas maskapai ini. Diketahui, untuk rancangan model seragam awak kabin dan darat ini ternyata ada 25 potongan pakaian berbeda yang dirancang untuk maskapai oleh desainer Irlandia, Louise Kennedy.

Dengan seragam baru, awak kabin wanita bisa memilih menggunakan sepatu dengan hak ataupun sepatu tanpa hak. Mereka juga tidak perlu bingung ketika mengambil keputusan memilih seragam, sebab baik awak kabin atau staf darat akan memiliki berbagai model dari seragam terbaru itu.

Ini berarti bahwa kru dapat memilih untuk mengenakan rok terbang ke Miami sambil memilih celana panjang untuk Chicago. Kemudian, pada tanggal 10 Februari, semua petugas baik di kabin maupun di darat akan beralih dari seragam lama ke seragam baru.

Seragam tersebut telah diuji secara ketat oleh Aer Lingus, baik dalam penerbangan jarak jauh dan pendek ke berbagai iklim yang berbeda. Salah satu anggota kru kabin di penyingkapan menyebutkan bahwa banyak yang sudah mencobanya.

Sehubungan dengan seragam lama, Aer Lingus belum memutuskan apa yang harus dilakukan dengannya. Dara McMahon, Direktur Pemasaran dan Pengalaman Digital di Aer Lingus, mengatakan bahwa keputusan akan dibuat ketika mereka tahu berapa banyak seragam telah dikembalikan dan dalam kondisi apapun.

Penggantian seragam tersebut ternyata dilakukan juga untuk meningkatkan kesadaran akan dampak lingkungan dari fashion. Sebab industri mode menyumbang sepuluh persen dari emisi global menurut PBB dibandingkan dengan 2,5 persen dari industri penerbangan.

Baca juga: Oman Air Kenalkan Seragam Baru Awak Kabin di London Heathrow

Hal ini lah yang membuat seragam baru dirancang dengan dampak berkelanjutan dan lingkungan sebagai prioritas tinggi. Seragam baru akan memiliki peluncuran yang sangat cepat di mana empat ribu staf yang akan memakainya sudah bisa mendapatkannya mulai besok.

Leave a Reply