Stasiun LRT Jakarta Kebakaran, Diduga Penyebabnya Ledakan Gas Nitrogen

0
Stasiun LRT Jakarta Pegangsaan Dua (suara.com)

Sebanyak sembilan orang mengalami luka dan sesak napas akibat Stasiun LRT Jakarta di Pegangsaan Dua, Kelapa Gading terbakar. Insiden ini terjadi pada Selasa (3/8/2021), sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca juga: Tak Benar Akan Dioperasikan PT LRT Jakarta, Skytrain Bandara Soetta Stop Beroperasi Karena Alasan Penghematan Biaya

Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, Ira Yunita, Kepala Divisi Sekretaris PT LRT Jakarta mengatakan, pada insiden kebakaran ini, pihaknya langsung melakukan evakuasi terhadap seluruh karyawan dan petugas. Dia mengatakan, fokus utama saat itu adalah melakukan proses evakuasi untuk mencegah karyawan dan petugas mengalami cedera.

“PT LRT Jakarta telah melakukan evakuasi terhadap seluruh karyawan maupun petugas yang bekerja di area Gedung MCC Depo LRT Jakarta,” kata Ira dalam keterangannya, Selasa (3/8/2021).

Ira menjelaskan, saat insiden terjadi, titik api hanya berada di satu ruangan. Bahkan api berhasil dipadamkan sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.

“Seluruh fungsi gedung yang berkaitan dengan keselamatan salah-satunya adalah water sprinkler berfungsi normal sehingga sebelum petugas Pemadam Kebakaran sampai di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan, dan sudah tervalidasi oleh sistem,” ucap Ira.

Kebakaran ini sempat membuat perjalanan kereta terhenti di posisi masing-masing selama 23 menit. Namun setelahnya operasional kereta sudah berlangsung normal kembali. Untuk diketahui, awalnya terdengar dentuman di atas plafon dan membuatnya jebol.

Kemudian seorang karyawan yang mendengar hal itu melapor kepada petugas pengamanan dalam. Hasil investigasi yang dilakukan kebakaran diduga akibat ledakan gas nitrogen saat adanya perbaikan pendingin ruangan atau AC di lantai 4 gedung tersebut.

“Dari keterangan saksi bagian engineering sedang melakukan perbaikan AC. Diduga terjadi ledakan gas nitrogen yang mengakibatkan pecah kaca pada lantai empat,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus.

Baca juga: Di Tengah Pandemi dan Sepinya Penumpang, PT LRT Jakarta Justru Buka Lowongan

Insiden ini juga menurunkan sebanyak sebelas unit mobil pemadam kebakaran dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.30 WIB.