Terdampak Cuaca Buruk, Ryanair Terlantarkan Penumpang di Polandia

0
(corporate.ryanair.com)z

Lagi-lagi kasus penumpang terlantar di sektor aviasi global kembali menjadi topik hangat perbincangan, tepatnya setelah penumpang maskapai berbiaya rendah asal Irlandia, Ryanair terdampar di Bandara Krakow, Polandia pada hari Jumat (1/11) kemarin lantaran cuaca yang buruk. Namun , bukan permasalahan terlantar ini saja yang menjadi sorotan, lebihnya lagi karena penumpang harus mengeluarkan biaya ekstra untuk bertahan hidup di lokasi. Duh, kok bisa sampai seperti ini, ya?

Baca Juga: Dua Hari Tanpa Akomodasi dan Makanan, 200 Penumpang British Airways Terlantar di Bandara

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman thesun.co.uk (4/11), ada banyak pelancong yang mengklaim bahwa pihak maskapai telah gagal melayani penumpang ketika tengah menghadapi cuaca buruk di Polandia. Bahkan tidak sedikit dari mereka juga yang tidak mendapatkan bangku di penerbangan enam hari selanjutnya (Kamis, 7 November 2019).

Berdasarkan data dari Dublin Live, sebanyak 15 penerbangan dari Bandara Krakow dibatalkan pada Jumat (1/11).

Menyoal aksi dari pihak maskapai yang terbilang tidak becus dalam menangani kasus semacam ini, seorang guru asal Dublin, Róisín Ní Dhonnabhain mengatakan bahwa dirinya sampai-sampai harus mengeluarkan dana senilai € 1.000 untuk penerbangan baru – dana tersebut belum termasuk biaya menginap di hotel dan untuk makan sehari-hari.

“Kurang lebih saya mengeluarkan dana sebesar € 1.200 ketika terlantar di Krakow,” ujar Róisín.

“Ini merupakan nominal yang sangat besar – hampir setara dengan upah setengah bulan, dimana itu dikeluarkan hanya untuk pulang ke Dublin,” sambungnya.

Tidak hanya Róisín saja, pun dengan penumpang dari jurusan lain yang juga terdampak dan mendapatkan perlakuan sama seperti Róisín – tidak mendapatkan kompensasi yang setara dengan kerugian yang mereka alami.

Kendati terkendala cuaca buruk, namun beberapa penerbangan Ryanair masih ‘nekat’ dijalankan. Dengan begitu, penumpang yang terlantar dan harus menunggu selama enam hari akan memilih untuk terbang ke destinasi lain, lalu melanjutkan perjalanan sesuai tujuan asli mereka. Hal inilah yang menyebabkan penerbangan Ryanair pada akhir pekan lalu di Bandara Krakow menjadi sangat penuh – hampir tidak menyisakan satu bangku kosong.

Baca Juga: Inilah Fakta Ryanair, Maskapai Penerbangan Berbiaya Murah yang Penuh Kontroversi

Namun apa yang diungkapkan pihak Ryanair malah berbanding terbalik. Mereka menuturkan bahwa sudah memberikan sejumlah opsi via SMS kepada penumpang yang terdampak cuaca buruk ini.

“Kami dari manajemen Ryanair meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Sesungguhnya kondisi cuaca buruk di luar sana berada di luar kendali kami,” ujar salah satu perwakilan dari Ryanair.

Leave a Reply