Vakum 5 Tahun, Stasiun Prupuk Kembali Melayani Kereta Api Penumpang

(Wikipedia)

Lima tahun bukan waktu yang sebentar untuk sebuah stasiun tidak menaik turunkan penumpang kereta api. Ya, Stasiun Prupuk akhirnya kembali beroperasi sebagai salah satu stasiun penumpang untuk pemesanan tiket KA jarak jauh/menengah sejak 1 Oktober 2018 dan melayani keberangkatan dan kedatangan penumpang pada 18 Oktober 2018 kemarin.

Baca juga: Tidak Ada ‘Belatung’ di Stasiun Randublatung

Stasiun ini pun kini ramai setelah beberapa kereta api mulai berhenti untuk menaik turunkan penumpang. Kembalinya menjadi jalur kereta api penumpang, ternyata tak lepas dari Manjemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) V Purwokerto yang mengusulkannya ke pusat.

(Harry Sulastianto)

Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai sumber, Stasiun Prupuk kini melayani tiga perjalanan kereta api Joglosemarkerto tujuan Semarang dan Purwokerto sampai Solo yang kini resmi berhenti di stasiun tersebut. Bahkan pada 1 Februari 2019 nanti akan ada KA Sawunggalih relasi Kutoarjo- Purwokerto- Pasar Senen pp, KA Kutojaya Utara relasi Kutoarjo – Purwokerto – Pasar Senen pp serta KA Jayakarta Premium relasi Surabaya Gubeng – Purwokerto – Pasar Senen pp, resmi berhenti di stasiun Prupuk.

“Kini perjalanan beberapa KA sudah resmi berhenti di stasiun Prupuk, sehingga pemesanan tiket langsung bisa menunjuk tujuan/asal stasiun Prupuk,” ujar Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Supriyanto.

Stasiun Prupuk sendiri merupakan stasiu kelas II yang berada di desa Prupuk, kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal. Berada di ketinggian +36 mdpl, Stasiun Prupuk memiliki lokasi paling utara di Daop V Purwokerto dengan lintas Prupuk-Kroya dan paling selatan di KabupatenTegal. Memiliki enam jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus ganda arah hilir dari Cirebon – Jakarta.

Kemudian jalur 3 sepur lurus halur ganda arah hulu ke Cirebon-Jakarta dan jalur 4 sebagai sepur lurus jalur tunggal arah Slawi-Tegal. Stasiun Prupuk sendiri merupakan titik pertemuan antara jalur kereta api Cierbon-Prupuk dengan jalur Tegal – Prupuk.

Baca juga: Stasiun Lasem, Dahulu Stasiun Besar Kedua di Rembang, Kini Hanya Jadi Tempat Parkir

Tetapi pertigaan stasiun sekitar dua kilometer ke arah timur laut dan tepatnya dekat flyover atau jembatan Klonengan. Dahulu, Stasiun Prupuk berukuran besar, namun setelah adanya perubahan pada PT KAI, sehingga bangunan stasiun mengalami perombakan hingga mencapai bentuk yang sekarang.