Volvo Jual Masker Batik Reusable Ramah Lingkungan dengan Fitur Anti Mikroba

0
Masker ramah lingkungan kolaborasi Volvo Car Malaysia, Three Little Ahmad dan NanoTextile (thestar.com.my)

Ketika masker menjadi salah satu kebutuhan utama, membuat berbagai merek ternama dunia ikut menghadirkan masker buatan mereka. Seperti Volvo Car Malaysia yang belum lama ini meluncurkan koleksi masker wajah anti mikroba untuk mendukung masyarakat lokal dalam menghadapi kesulitan akibat Covid-19.

Baca juga: Canggih! Masker Ini Dilengkapi Filter HEPA dan Sensor Udara, Anti Covid-19 Kah?

Masker ini diproduksi oleh para ibu yang tinggal di lingkungan pedesaan dan alumni SMK Giatmara untuk memenuhi kebutuhan hidup selama pandemi. Pembuatan masker ini adalah kolaborasi yang dilakukan antar perusahaan otomotif, Three Little Ahmads yang merupakan merek pakaian anak dan perusahaan sosial yang didirikan di Malaysia serta NanoTextile.

Direktur pemasaran dan hubungan masyarakat Volvo Car Malaysia Akhtar Sulaiman mengatakan kolaborasi ini sejalan dengan filosofi omtanke Volvo yang berasal dari bahasa Swedia dan berarti etos perusahaan yang berarti “peduli” dan “perhatian”.

“Kami merasa terhormat untuk membantu komunitas lokal kami dan mempertahankan mata pencaharian mereka, terutama selama masa-masa sulit secara ekonomi ini,” ujar Akhtar yang dikutip KabarPenumpang.com dari thestar.com.my (29/6/2021).

Omtanke juga mendefinisikan pendekatan Volvo terhadap keberlanjutan, di mana kepeduliannya terhadap orang lain meluas ke planet ini. Sebagai perusahaan otomotif, Volvo Cars berkomitmen untuk melindungi dan meningkatkan lingkungan dan masyarakat luas. Salah satu masalah lingkungan yang timbul dari pandemi ini adalah pembuangan masker bedah sekali pakai, yang dapat berakhir di tempat pembuangan sampah atau lautan sebagai nano-plastik.

Masker kain dapat digunakan kembali, dengan pola tekap batik yang unik sebagai penghargaan untuk seni Malaysia. Pendiri dan perancang busana Three Little Ahmads, Datin Azrene Ahmad, mengatakan bahwa desainnya didasarkan pada tiga bunga yakni bunga matahari, lily stargazer dan melati yang biasanya tidak terlihat pada batik tradisional.

“Kami berterima kasih atas kesempatan untuk memobilisasi bakat komunitas lokal kami dan memberi mereka sumber pendapatan,” kata Datin.

Setiap masker wajah terbuat dari 100 persen katun, anti bakteri, anti air dan memberikan perlindungan hingga 100 kali pencucian lembut. Nano teknologi digunakan untuk mengurangi penetrasi tetesan yang terkontaminasi dan mencegah kemungkinan infeksi kain oleh virus atau bakteri.

Penambahan filter PM2.5 memberikan perlindungan lapisan kelima, dan diuji untuk menyaring 90 persen partikel virus secara efektif. CEO NanoTextile Thomas Ong mengatakan, nanoteknologi membuka ke cara baru dalam memproses bahan dalam industri tekstil.

“Melalui kerjasama ini, kami berharap dapat menampilkan potensi nanoteknologi sebagai salah satu solusi mengurangi pencemaran lingkungan,” ungkap Thomas.

Baca juga: Masker F5 Serbaguna Bisa Jadi Hadiah Natal Pada Masa Pandemi

Masker Wajah Volvo Batik Reusable hadir dalam tiga set, dengan dua pilihan ukuran yang tersedia sedang dan besar. Setiap set hadir dalam tiga variasi warna, yaitu dark blue (bunga matahari), navy blue (stargazer lily) dan sky blue (melati). Dengan harga eceran RM99 per set atau sekitar Rp346 ribu, masker wajah saat ini tersedia untuk dibeli di dealer Volvo Malaysia.