Anda Harus Kontak Mata dengan Awak Kabin di Pintu Masuk Pesawat, Ini Alasannya

Sumber: virgin atlantic

Derap langkah kaki penumpang mengantarkan mereka masuk ke dalam pesawat seketika setelah gerbang keberangkatan dibuka. Sejengkal setelah ujung jempol kaki masuk ke dalam tubuh pesawat, Anda akan disambut oleh beberapa awak kabin berbalut seragam necis dan senyum yang seolah tak pernah luntur kendati penerbangan Anda bukanlah yang pertama di hari itu. Di balik senyum simpul dan gerak tangan yang seolah menyambut Anda sebagai penumpang, ada beberapa poin yang ternyata tidak luput dari pandangan awak kabin.

Baca Juga: Sedikit Rahasia Yang Terlupakan dari Sosok Awak Kabin

Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman designtaxi.com (13/8), tidak hanya penampilan dan gaya masing-masing penumpang saja yang menjadi fokus dari awak kabin yang berjaga di pintu masuk pesawat, melainkan banyak aspek – mulai dari tabloid yang dibawa, postur tubuh masing-masing penumpang, hingga kontak mata dengan awak kabin.

Bagi penumpang yang masuk ke dalam kategori sehat, maka awak kabin biasanya akan meminta bantuan mereka untuk menangani kondisi darurat. Begitu pun halnya ketika ancaman muncul dari penumpang mabuk di dalam penerbangan, biasanya awak kabin akan meminta bantuan kepada penumpang yang memiliki postur tubuh besar dan otot tangan yang kekar – setidaknya itu ampuh untuk menahan amukan dari si penumpang mabuk ini.

Jika ada penumpang yang kedapatan membawa bahan bacaan seputar medis, maka awak kabin sudah tahu akan mencari siapa jika ada kondisi darurat medis.

Tidak hanya menyoal apa yang diperhatikan oleh awak kabin saja, seorang awak kabin sekaligus founder dari blog Fly Guy, Jay Robert mengatakan bahwa ada makna tersembunyi di balik sapaan sederhana dan senyum simpul yang dilakukan oleh awak kabin.

“Sebenarnya itu (senyum dan sapa) dilakukan untuk meminimalisir keterlambatan pemberangkatan,” ujarnya.

Baca Juga: Tipping Layakkah Diberikan Pada Awak Kabin?

Lalu, sebagai penumpang, sebisa mungkin Anda melakukan kontak mata dengan awak kabin yang menyambut Anda di pintu masuk pesawat, “karena jika tidak, kami akan senantiasa mengawasi Anda, alih-alih ada sesuatu yang disembunyikan,” bocor Stephanie Mikel, awak kabin dari Southwest Airlines.

Terlepas dari semua yang sudah di bahas di atas, tujuan dari ‘pengawasan’ yang dilakukan oleh awak kabin ini, “semata-mata untuk meningkatkan kenyamanan penumpang saat mengudara.” tutup Stephanie.