Bus Kota di Australia Barat ‘Disulap’ Menjadi Laboratorium Uji Covid-19

0
B.C. Transit alih fungsi menjadi laboratorium (wnbf.com)

Di masa pandemi virus corona yang belum juga berakhir ini, banyak moda transportasi yang beralih fungsi dari sebagai mana mestinya. Baik bus, kereta api hingga kapal ferry berubah menjadi bangsal rumah sakit, tempat pasien yang dilengkapi oksigen hingga laboratorium berjalan yang menyusuri pemukiman warga yang sulit dijangkau oleh tenaga kesehatan.

Baca juga: Mysuru Punya Bus Berisi Tabung Oksigen dan Mudahkan Pasien Covid-19 Menunggu

Bahkan baru-baru ini Departemen Kesehatan di Broome, Australia Barat mendapat penghargaan karena mengubah bus B.C. Transit menjadi laboratorium pengujian virus corona. Penghargaan Praktik Inovatif Emas 2021.

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman sumber wnbf.com (16/7/2021), B.C. Transit bus diketahui awal penggunaannya ketika pandemi virus corona mulai menyebar di bagian selatan pada bulan Maret tahun lalu. Karena hal ini, pejabat pengendalian masalah darurat, kesehatan dan pemerintah mengunci daerah untuk mengendalikan pandemi.

Hal tersebut dilakukan untuk mulai mengidentifikasi awal klaster dan dalam mengatasi virus corona dengan karantina lanjutan serta menangani kasusnya dengan pelacakan. Untuk itu, maka dilakukan lebih banyak pengujian di wilayah geografis tertentu.

Adanya bus kota ini membuat pejabat daerah datang dengan ide baru yakni mengubah bus angkutan umum menjadi sebuah laboratorium pengujian. Yang mana bus akan menjadi laboratorium bergerak di mana tes Covid-19 dilakukan di tempat sehingga prosesnya lebih cepat.

Baca juga: 20 Unit Bus SMRT Singapura Dikonversi Jadi Ambulans

Tak hanya itu, setelah hasil keluar di satu daerah, bus akan kembali berpindah ke daerah lainnya di mana tempat itu tidak memiliki tes cepat yang tersedia. Laboratorium bus berjalan tersebut diawasi dan dikelola melalui kemitraan pemangku kepentingan masyarakat serta personel dari beberapa departemen yang menyediakan 6.174 tes.