Dari Singapura, Pesawat Bertenaga Hidrogen-Listrik Siap Unjuk Gigi Sebelum 2025

0
Element One. Sumber: financialpost.com

Sebentar lagi, dunia aviasi global akan kedatangan jenis baru, dimana sebuah pesawat penumpang bertenaga hidrogen-listrik akan menjadi yang pertama mengudara di dunia. Setelah kurang lebih menghabiskan waktu 12 tahun lamanya, akhirnya perusahaan yang berbasis di Singapura, HES Energy Systems berhasil mengembangkan Element One, pesawat bertenaga hidrogen-listrik tersebut. Rencananya, pesawat ini siap untuk mengudara pada tahun 2025 mendatang.

Baca Juga: Prototipe Taksi Drone Ehang 184, Sukses Uji Coba Dalam 1000 Kali Terbang

Ya, dewasa ini sudah banyak sekali perusahaan aviasi yang berlomba-lomba untuk menciptakan moda udara yang bebas emisi. Sebagaimana yang kita ketahui bersama, selain moda darat, pesawat terbang juga memegang peranan yang cukup signifikan dalam tercemarnya udara. Berkolaborasi dengan sejumlah mitra, akhirnya HES Energy Systems sukses memamerkan bentuk baru dari moblitas udara – minim suara, tanpa karbon, dapat dipersonalisasi, dan terdesentralisasi.

Sebagaimana yang dihimpun KabarPenumpang.com dari laman financialpost.com (2/10/2018), Element One yang notabene merupakan pesawat otonom dikembangkan sebagai pesawat dengan zero-emission yang menggabungkan teknologi bahan bakar hidrogen ultra ringan milik HES dengan propulsi pesawat listrik yang terdistribusi. Pesawat ini dirancang untuk mengangkut empat penumpang dalam sekali perjalanan. Jarak tempuhnya pun beragam, mulai dari 500km hingga 5.000km, tergantung dari kandungan hidrogen yang digunakan – apakah hidrogen cair atau gas.

“Hingga saat ini, Element One masih jauh mengungguli pesawat bertenaga listrik lainnya,” tutur founder HES Energy Systems, Taras Wankewycz. Ia menambahkan bahwa Element One cocok digunakan untuk rute penerbangan baru yang menghubungkan kota-kota kecil dan daerah pedesaan dengan menggunakan jaringan yang ada. “Desain Element One membuka jalan bagi hidrogen terbarukan sebagai bahan bakar jangka panjang untuk penerbangan bertenaga listrik,” tandasnya.

Baca Juga: Singapura Hadirkan “Kota Mini” dengan Kendaraan Otonom

Setelah merilis rencana penerbangan perdananya pada akhir September lalu, pihak HES Energy Systems kini tengah berdiskusi dengan sejumlah produsen hidrogen skala industri untuk mengeksplorasi sistem pengisian bahan bakar yang efisien. Selain itu, perusahaan yang telah menargetkan untuk dapat menerbangkan prototip pertamanya sebelum tahun 2025 ini juga tengah membangun konsorsium teknis dan komersial yang melibatkan sistem penerbangan dan hidrogen.

 

Leave a Reply