Di Stasiun Kereta Inggris, Konsumsi Keran Air Minum Gratis Sudah Jadi Tren

(globalrailwayreview.com)

Limbah plastik menjadi salah satu masalah yang berdampak pada lingkungan. Pasalnya limbah plastik baru bisa hancur dalam waktu yang cukup lama, yaitu setelah 450 tahun. Hal ini kemudian membuat operator kereta api untuk mengurangi limbah plastik tersebut.

Baca juga: Stasiun di Melbourne Uji Penggunaan Duratrack, Bantalan Rel dari Bahan Plastik Daur Ulang

Apalagi kereta api sendiri hanya menghasilkan 15 gram CO2 per kilometer bila dibandingkan dengan pesawat 100 gram untuk penerbangan. Hasil tersebut dipuji oleh Badan Energi Internasional sebagai salah satu moda transportasi yang paling efisien untuk angkutan penumpang dengan membantu mengurangi emisi karbon dan polusi.

Untuk membantu mengurangi emisi karbon dan sampah plastik, beberapa operator kereta melakukan daur ulang. Salah satu limbah plastik yang paling banyak ditemukan yakni adalah botol air kemasan sekali pakai dan ini meningkat dalam 15 tahun terakhir. Namun hanya lebih dari setengahnya yang terdaur ulang.

Untungnya selain daur ulang, operator kereta menghadirkan keran air untuk minum gratis. Sehingga penumpang yang haus bisa langsung meminum dari kran air tersebut atau bisa mengisi ulang botol minuman mereka.

Dirangkum KabarPenumpang.com dari globalrailwayreview.com, Mike Winter, CEO MIW Water Cooler Experts mengatakan, pemasangan keran air minum meningkat setelah 30 tahun MIW berdiri. Bahkan ternyata 78 persen orang Inggris lebih memilih keran air minum gratis karena lebih murah.

Selain itu kehadiran keran air minum gratis juga membuat penjualan botol air minum tahan lama dan bisa digunakan kembali diperkirakan akan mencapai $10,4 miliar tahun 2025 mendatang dan meningkat tajam beberapa tahun terakhir. Memasang keran air minum adalah langkah yang relatif kecil yang dapat membuat perbedaan besar pada jumlah plastik sekali pakai yang dibuang di stasiun kereta api, sementara konsumen menghemat uang dan mendapat manfaat dari tetap terhidrasi dalam perjalanan mereka.

Keran air minum terbaik saat ini kuat dan higienis dan dapat mencakup penghitung data, sehingga pengurangan limbah plastik yang dicapai dapat dilaporkan kepada para pemangku kepentingan. Bisa dikatakan stasiun kereta api di Inggris menjadi pemimpin dalam hal pengurangan limbah plastik tepatnya botol sekali pakai.

Apalagi baru-baru ini Network Rail memasang keran air minum di stasiun Charing Cross dengan maksud untuk meluncurkannya di stasiun yang dikelola lainnya. Untuk Network Rail, ini merupakan langkah nyata untuk mengurangi dampak limbah plastik di stasiun-stasiunnya, dan bagian dari ambisi yang lebih luas untuk menerapkan prinsip-prinsip ekonomi melingkar untuk mengurangi dua juta ton limbah yang dihasilkannya setiap tahun.

Keran air minum juga telah dipasang oleh kereta api di Inggris, Greater Anglia di Stasiun Liverpool Street melalui London Drinking Fountain Fund. Penggunaan plastik sekali pakai masih sangat banyak dan menjadi agenda utama publik saat ini, sementara keran air minum di area publik adalah solusi sederhana yang ideal untuk memotong plastik sekali pakai sambil memberi manfaat bagi penumpang.

Dalam iklim kesadaran lingkungan saat ini, kebijakan keberlanjutan yang kuat tidak hanya berfungsi sebagai dorongan reputasi tetapi itu juga merangsang inovasi dan menurunkan biaya dalam jangka panjang.

Baca juga: Kurangi Sampah Plastik, London Hadirkan Keran Air Siap Minum Gratis Untuk Penumpang

“Saya berharap melihat lebih banyak kereta api di seluruh dunia mengikuti jejak stasiun dan operator yang mengambil langkah-langkah untuk mengurangi dampaknya. Ini adalah kesempatan unik untuk membangun momentum kesasaran lingkungan dan iklim dengan memastikan perjalanan kereta api,” ujar Mike.