Akibat Ancaman Bom, Lion Air JT120 Alami Delay Selama Dua Jam

Selain problem yang bersifat teknis, penundaan penerbangan bisa diakibatkan oleh hal lain, salah satunya yang menyangkut urusan keamanan. Seperti yang baru saja dialami pesawat Lion Air Boeing 737-800NG dengan nomer PK-LYJ dan kode penerbangan JT-120. Pesawat dengan rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta, ke Bandara H.A.S. Hanandjoeddin, Tanjung Pandan, Belitung.

Baca juga: Lion Air Group Beli 50 Unit Boeing 737 Max 10 Senilai Rp858 Triliun

Dikutip dari siaran pers yang diterima KabarPenumpang.com (2/5/2018), ancaman bom (bomb threat) dalam pesawat tersebut yang bersumber dari seorang penumpang wanita bernisial FW – bernomor kursi (seat) 24C dengan memberitahu ke salah satu awak kabin (flight attendant/ FA) adanya bom di pesawat. Pimpinan awak kabin (FA1) berkoordinasi dengan seluruh kru yang bertugas guna menjalankan tindakan sesuai prosedur standar operasional (standard operation procedure).

Dalam menjamin keselamatan, keamanan dan kenyamanan pelanggan dan kru, pilot sebagai PIC memutuskan untuk menurunkan kembali dan dilakukan pengecekan ulang (screening) pada pesawat; 166 penumpang dewasa, enam anak-anak dan dua bayi; seluruh barang bawaan serta kargo. Dengan kerjasama yang baik antara kru pesawat, petugas layanan di darat (ground handling) dan petugas keamanan bandar udara (aviation security/ avsec) proses pemeriksaan diselesaikan secara tepat dan benar.

Akibat kejadian tersebut, Lion Air JT 120 mengalami keterlambatan penerbangan (delay) 120 menit, dari waktu berangkat pukul 09.25 WIB. Lion Air telah menerbangkan dengan jadwal keberangkatan terbaru menuju Tanjung Pandan pada 11.15 WIB.

Penumpang (FW) saat ini masih dalam penyelidikan dan Lion Air telah menyerahkan ke avsec bandar udara beserta pihak berwenang guna menjalani proses lebih lanjut.

Baca juga: Garap Wisata di Cina Selatan, Lion Air Buka Penerbangan Surabaya-Haikou

Lion Air menginformasikan, kondisi itu berpotensi menyebabkan delay pada rute Tanjung Pandan ke Cengkareng dan Cengkareng menuju Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam, Kep. Riau (BTH) pergi pulang (PP).

Akibat Kegerahan di Kabin, Pria Ini Tak Sengaja Membuka Pintu Darurat

Pintu darurat jelas hanya digunakan saat pesawat mengalami keadaan yang darurat seperti mendarat di air atau ditempat lainnya. Tetapi apa jadinya jika pintu tersebut di buka dengan sengaja karena seorang penumpang kegerahan? Baru-baru ini seorang penumpang bernama Chen membuka pintu darurat tersebut dan panik.

Baca juga: “Nilai Kredit Sosial” Rendah, Cina Batasi Warga Gunakan Pesawat maupun Kereta Api

KabarPenumpang.com melansir dari laman newsweek.com (1/5/2018), bahwa saat itu diketahui pesawat sedang dalam posisi deplaning atau sedang menunggu pintu pesawat terbuka agar penumpang bisa turun di bandara Mianyang Nanjiao Sichuan dimana pesawat tersebut berangkat dari pulau Hainan. Namun saat menunggu itu, pria 25 tahun tersebut mulai merasa tidak nyaman dan mendorong pegangan pintu terdekatnya yang ternyata adalah pintu keluar darurat.

Dia panik ketika pintu tiba-tiba terjatuh ke dalam dan slide darurat terkembang otomatis keluar. “Karena begitu pengap dan panas di pesawat, saya hanya mendorong pegangan jendela di sebelah saya. Tiba-tiba pintu itu roboh dan saya panik,” ujar Chen.

Sayangnya pihak maskapai dan keamanan tidak yakin dengan penjelasan Chen. Maskapai penerbangan yang tidak disebutkan namanya tersebut mengatakan, kurangnya pengetahuan pria tersebut tidak dapat dimaafkan. Sebab, demonstrasi terkait instruksi keselamatan dan panduan manual darurat diberikan kepada penumpang dalam penerbangan.

Maskapai tersebut menambahkan, pintu darurat tidak akan terbuka tanpa menggunakan kekuatan untuk membukanya. Pihak maskapai menjelaskan, secara khusus semua penumpang yang duduk di pintu keluar darurat dibuat sadar akan tindakan pencegahan dan tanggung jawab ketika duduk dibaris tersebut.

Baca juga: Penasaran, Apa Sih Fungsi Penanda Pada Pintu Darurat di Kabin Pesawat?

Diketahui atas insiden ini Chen ditahan pihak kepolisian setempat selama 15 hari dengan tuduhan pemindahan fasilitas penerbangan tanpa izin. Tak hanya itu, dia juga dikenakan denda 70 ribu Yuan atau sekitar US$11 ribu atau Rp153 juta untuk membayar pemeliharaan maskapai dan biaya penundaan.

Asosiasi Transportasi Udara Cina diketahui juga telah memperketat denda dan periode penahanan untuk penumpang nakal selama beberapa tahun terakhir. Penumpang yang ditemukan merokok atau terlibat perkelahian di bandara maupun pesawat akan dilarang terbang ke seluruh negeri selama satu tahun.

Rasa gerah saat di dalam kabin memang kerap dirasakan, terutama pada penerbangan berbiaya murah. Saat masih di darat dan proses entry penumpang sedang berlangsung, pengatur suhu ruangan kadang tak diaktifkan dengan dalih penghematan biaya.

Garuda Indonesia Deklarasikan Gerakan Anti Narkoba dan Berita Hoax

Maraknya pemberitaan palsu atau hoax belakangan ini membuat sejumlah otoritas saling menguatkan fondasi satu sama lain, guna memotong ruang gerak dari penyebaran berita tak bertuan ini. Sebut saja Flag Carrier Garuda Indonesia yang mendeklarasikan gerakan anti hoax bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Baca Juga: Perjalanan Kasus Koosmariam Djatikusumo Hingga Gugatan ke Garuda Indonesia

Berdasarkan pantauan KabarPenumpang.com di lapangan, deklarasi yang diadakan pada Rabu (2/5/2018) di Garuda Management Building ini sendiri turut dihadiri oleh Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto. Adapun kegiatan deklarasi anti hoax ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam meningkatan pemahaman masyarakat akan pentingnya edukasi tentang kampanye anti hoax.

“Kami dari Garuda Indonesia mendukung upaya Polri dalam menyukseskan program anti hoax. Diharapkan karyawan dan karyawati kita dapat bertanggung jawab dalam menggunakan sosial media, untuk tidak terlibat dalam penyebaran berita-berita hoax atau yang tidak akurat,” tutur Pahala di hadapan awak media.

“Sudah jadi bagian dari tugas kami untuk melakukan pengawasan terhadap seluruh karyawan karyawati kita agar tidak menyebarkan berita yang berpengaruh negatif kepada masyarakat dan tentu saja beretika,” imbuhnya.

Sementara itu, Irjen Pol Setyo Wasisto yang hadir mewalikan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian turut mengapresiasi partisipasi Garuda Indonesia dalam menyukseskan program anti hoax ini.

“Kami turut mengapresiasi Garuda Indonesia sebagai maskapai national flag carrier yang berinisiatif berperan aktif dalam mendukung upaya bersama melalui kampanye anti hoax khususnya melalui edukasi seluruh jajaran manajamen, operasional, dan karyawan akan pentingnya pemahaman dalam menyikapi pemberitaaan hoax” terang Setyo.

“Penyebaran berita hoax yang marak terjadi saat ini dinilai bisa menjadi ancaman serius bagi stabilitas nasional, dan ekonomi bangsa Indonesia. Untuk itu, kesadaran akan pentingnya menyaring peredaran informasi secara tepat guna menjadi penting untuk diketahui dan dipahami oleh seluruh pihak. Selain itu masyarakat juga harus semakin jeli dalam menyikapi peredaran pemberitaaan hoax yang kini marak terjadi pada lini digital dan sosial media”, tandas pria penyandang dua bintang tersebut.

Tidak hanya deklarasi anti hoax, pada kesempatan yang sama Garuda Indonesia pun melakukan kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) guna menyuarakan komitmen untuk memerangi zat-xat adiktif ini.

Baca Juga: Lebaran 2018: Garuda Indonesia Tingkatkan Kapasitas Penerbangan Hingga 8 Persen

“Sebagai penyedia jasa transportasi udara tentunya kami sadari bahwa kami juga memiliki peranan signifikan dalam mendukung upaya seluruh pihak dalam mencegah masuknya akses penyebaran narkoba khususnya melalui jalur penerbangan internasional maupun domestik”, jelas Pahala.

Sementara itu, Kepala BNN Heru Winarko yang turut hadir dalam acara tersebut pun mendukung upaya Garuda dalam pemberantasan narkoba. “Sebagai maskapai penerbangan terdepan di Indonesia, Garuda Indonesia punya peran penting untuk melakukan pengawasan arus transportasi udara baik penumpang maupun barang, khususnya terhadap akses jalur penerbangan yang riskan akan penyelundupan narkoba,” jelas Heru.

Menhub Targetkan Integrasi Transportasi Massal di Jakarta Pada 2023 – 2024

Mengingat kondisi lalu lintas Ibu kota yang sudah semakin tidak kondusif dewasa ini, pemerintah pun menargetkan akan mengintegrasikan semua angkutan massal di Jabodetabek pada 2023 hingga 2024 mendatang. Dengan misi tersebut, otoritas terkait pun membidik peningkatan jumlah penumpang, dari satu juta menjadi empat hingga lima juta penumpang.

Baca Juga: Di Tengah Pesimisme, Dirut Jakpro Optimis LRT Jakarta Bisa Digunakan Saat Asian Games 2018

Jika diperhatikan, misi pemerintah ini tidaklah berjalan tanpa arah. Mereka mematok pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta dan Light Rapid Transit (LRT) sudah rampung. Dengan menjadikan dua sarana transportasi berbasis massal ini sebagai senjata pamungkas mereka untuk menekan angka kendaraan pribadi di jalanan Ibukota, maka misi tersebut bukanlah mustahil untuk diwujudkan.

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman netralnews.com (29/4/2018), Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa pengadaan sejumlah sarana transportasi publik merupakan langkah antisipasi dari angka pertumbuhan kendaraan pribadi yang kian melejit. “Ini adalah kepastian bahwa (volume) sejumlah jalan di Jakarta dan sekitarnya akan terus meningkat dan ini harus diantisipasi dengan membangun fasilitas transportasi massal publik yang memadai,” tutur Budi.

Mempercepat perkembangan secara keseluruhan, pemerintah pun terus menggenjot instansi terkait supaya estimasi penyelesaian proyek dapat dipersingkat. “Tiga rute favorit terus dikembangkan dengan sarana transportasi massal yang memadai,” tandas Budi seraya membeberkan hasil evaluasi pemerintah yang mendapati bahwa rute Cibubur-Jakarta, Bekasi-Jakarta, dan Bogor-Jakarta merupakan rute favorit para komuter.

Tidak hanya percepatan yang diupayakan, pun dengan aspek keselamatan yang juga tidak luput dari perhatian pemerintah. “Keselamatan adalah prioritas utama dan mempertimbangkan agar mencapai presentase kecelakaan nol persen,” tambah Budi.

Baca Juga: Jelang Asian Games 2018, Pekerjaan MRT Jakarta Dibekukan Sejenak

Pada kesempatan sebelumnya, suksesor dari Ignasius Jonan pun telah menjamin proyek pembangunan LRT dan MRT Jakarta tidak akan ngaret dari jadwal. Pasalnya, proyek pembangunan dua sarana transportasi umum ini mendapat perhatian khusus dari Presiden Joko Widodo.

“Presiden selalu mengatakan kepada kami bahwa untuk pembangunan menggunakan prinsip money follow program, artinya setiap rupiah yang dibangun itu bukan saja membangun tetapi dipastikan pembangunan itu bisa berfungsi. Oleh karenanya selain tugas saya untuk menjamin konektivitas, ada kewajiban saya yang harus memastikan segala proyek itu memang jadi dibangun,” jelas Budi, dikutip dari laman dephub.go.id.

CEO Korean Airlines Mendapat Kecamanan dari Warganet dan Serikat Pekerja, Ternyata Ini Alasannya!

Maskapai plat merah dari Korea Selatan, Korean Airlines belum lama ini dikabarkan melakukan tindakan disiplin yang berlebih dengan menurunkan pangkat seorang kepala awak kabin dan memberikan hukuman pada seorang pramugarinya. Akibat tindakan disiplin yang berlebih ini, Chief Executive Officer Korean Airlines, Cho Yang-ho dikecam oleh serikat pelanggan dan pekerja.

Baca juga: Tekan Delayed Baggage Rate, Siemens Pasok Sistem Penanganan Bagasi di Bandara Incheon

KabarPenumpang.com melansir dari laman asiaone.com (25/5/2018), kecaman ini berawal dari penumpang yang mengunggah di Blind sebuah situs anonim tentang makanan pesawat yang tidak ada kari ayamnya. Unggahan yang tidak diketahui pemiliknya tersebut beredar di media sosial dan menjadi viral.

Orang yang tidak dikenal tersebut mengkritik pramugari maskapai itu karena membagikan makanan hanya nasi saja tanpa hidangan utama yakni kari ayam. Penumpang tersebut mengaku telah menunggu pramugari untuk kembali membawakan kari ayam tetapi tidak pernah diberikan.

foto viral makanan Korean Airlines tapa kari ayam (asiaone.com)

Insiden itu membuat kepala awak kabin meminta maaf atas kesalahan pramugarinya dan meminta penumpang tersebut mencoba mengerti akan hal itu. Meskipun permintaan maaf sudah dikatakan, namun penumpang itu justru mengunggah ke situs pelayanan pelanggan flag carrier pada tanggal yang tidak diketahui.

Unggahan keluhan tersebut kemudian menarik perhatian presiden Korean Airlines, Cho Yang-ho (69 tahun) yang meninggalkan komentar di unggahan tersebut dan memerintahkan untuk melakukan tindakan disipliner pada dua karyawan setelah unggahan foto itu viral.

Karena insiden ini, kepala awak kabin diturunkan menjadi pramugari biasa dan pramugari tersebut juga mendapati hukuman. Kabar penurunan pangkat ini kemudian menyebar di komunitas media sosial dan memicu reaksi dari pelanggan serta serikat pekerja maskapai tersebut.

Beberapa warganet mengatakan, seharusnya penumpang tersebut bisa bertanya sebelumnya terkait masalah hidangan tanpa harus menimbulkan masalah. Sedangkan warganet lainnya mengatakan bahwa tindakan disipliner yang diterapkan Korean Airlines sangatlah berlebihan.

Baca juga: Khusus ke Pulau Jeju, Bertandang ke Korea Selatan Memang Tak Perlu Visa

Sebelumnya pada 2014 lalu, Cho Hyun-ah anak dari Cho Yang-ho menjadi sorotan media. Ini terjadi setelah dirinya meminta seorang pramugari Korean Airlines di kabin kelas utama diturunkan dari pesawat karena tidak menyuguhkan kacang di atas piring.

Insiden ini meyebabkan pesawat yang berangkat dari New York menuju Incheon tersebut tertunda sekitar 20 menit. Tak hanya itu, Cho Hyun-ah sendiri diadili dan dihukum penjara selama satu tahun. Namun kini dirinya telah menjadi pimpinan hotel milik maskapai tersebut.

PO Pahala Kencana, dari Kudus Hingga Akhirnya Berpusat di Jakarta

Mungkin bagi penggemar bus atau biasa di sebut busmania pastinya tak asing lagi dengan bus nama PO Pahala Kencana. Perusahaan Otobus yang satu ini awalnya didirikan di Kudus, Jawa Tengah oleh Hendro Tedjokusumo tahun 1976 lalu. Pahala Kencana sendiri sejak meluncur di jalanan menjadi salah satu andalan masyarakat kota Kudus dan sekitarnya serta Solo yang melaju ke ibu kota Jakarta.

Baca juga: PO Sinar Jaya, Tawarkan Kenyamanan dengan Harga Bersahabat

KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman, bahwa seiring pejalanan waktu dan minat masyarakat akan transportasi yang nyaman serta berkualitas, Pahala Kencana kemudian memikat hati banyak pengguna setia dengan merambah trayeknya ke kota besar dan kecil di Pulau Jawa, Madura, Bali, Lombok hingga Sumatera. Kemudian di tahun 1990-an PO Pahala Kencana justru menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia.

Tahun 1993, PT Pahala Kencana kemudian mengembangkan usaha jasa titipan Pahala Kencana dan melayani tujuan-tujuan sesuai rute operasi bus. Tetapi kini, jasa titipan Pahala Kencana kemudian berubah menjadi Pahala Express yang melayani pengiriman ke lebih 200 kota besar dan kecil ke seluruh Indonesia. Tak hanya itu tahun 1997, didirikan Pahala Tours & Travel yang melayani wisata domestik dan internasional tiketing serta MICE.

Pahala Kencana sendiri juga melayani rute bus kota di wilayah padat Jakarta. Bus ini melayani ke kota-kota kecil di dalam provinsi dalam rute dekat. Tahun 2000 kemudian, kantor pusat PT Pahala Kencana kemudian berpindah dari Kudus ke Jakarta. PO Pahala Kencana memiliki empat jenis kelas bus yakni Bisnis AC (2-3), VIP(2-2), Eksekutif (2-2) dan Super Eksekutif (2-1).

Kelas Bisnis AC melewati rute dengan tujuan Purwokerto, Bobotsari, dan Wonosobo. Kelas VIP melewati rute degan tujuan Palembang, Yogjakarta, Solo, dan Wonogiri. Kemudian kelas Eksekutif melayani semua rute yang terdapat pada Pahala Kencana. Sedangkan bus kelas Super Eksekutif, melayani rute dari Jakarta ke Semarang, Kudus, dan Lasem.

Dengan banyaknya trayek yang dimiliki, PO Pahala Kencana memiliki sekitar delapan tempat keberangkatan yakni Jakarta, Bandung, Tangerang, Merak, Semarang, Solo, Sragen dan Blitar. Tujuannya pun ke berbagai macam wilayah baik itu di Pulau Jawa sendiri hingga Bali dan Sumatera.

Baca juga: Sejarah ALS, Perusahaan Otobus dengan Trayek Terjauh Lintas Jawa-Sumatera

Tiket bus Pahala Kencana sendiri beragam, berikut ini tiket untuk keberangkatan dari beberapa tempat tersebut.

a. Harga Tiket Bus Keberangkatan Jakarta.
Jakarta – Tujuan Semarang Rp. 200.000 (executive), Rp. 220.000 (super executive)
Jakarta – Tujuan Solo Rp. 170.000
Jakarta – Tujuan Kudus Rp. 200.000
Jakarta – Tujuan Rembang Rp. 220.000
Jakarta – Tujuan Temanggung Rp. 220.000
Jakarta – Tujuan Yogyakarta Rp. 220.000
Jakarta – Tujuan Ponorogo Rp. 190.000 (VIP)
Jakarta – Tujuan Wonogiri Rp. 170.000 (VIP)
Jakarta – Tujuan Madiun Rp. 250.000
Jakarta – Tujuan Kediri – Blitar Rp. 270.000
Jakarta – Tujuan Cepu – Bojonegoro Rp. 220.000
Jakarta – Tujuan Lasem Rp. 250.000 (executive) Rp. 300.000 (super executive)
Jakarta – Tujuan Surabaya Rp. 310.000
Jakarta – Tujuan Malang Rp. 330.000
Jakarta – Tujuan Pasuruan Rp. 285.000
Jakarta – Tujuan Probolinggo Rp. 295.000
Jakarta – Tujuan Lumajang Rp. 365.000
Jakarta – Tujuan Banyuwangi Rp. 365.000
Jakarta – Tujuan Denpasar Rp. 455.000
Jakarta – Tujuan Pruwokerto Rp. 90.000 (AC Ekonomi)
Jakarta – Tujuan Bobotsari Rp. 100.000
Jakarta – Tujuan Wonosobo Rp. 160.000
Jakarta – Tujuan Cilacap Rp. 100.000
Jakarta – Tujuan Madura Rp. 300.000
Jakarta – Tujuan Palembang Rp. 230.000 (VIP) Rp. 280.000 (executive)
Jakarta – Tujuan Prabumulih Rp. 200.000 (VIP)

b. Harga Tiket Bus Keberangkatan Bandung.
Bandung – Tujuan Denpasar Rp. 460.000
Bandung – Tujuan Semarang Rp. 165.000
Bandung – Tujuan Blitar Rp. 230.000
Bandung – Tujuan Surabaya Rp. 250.000
Bandung – Tujuan Malang Rp. 270.000
Bandung – Tujuan Yogyakarta Rp. 170.000
Bandung – Tujuan Solo Rp. 180.000
Bandung – Tujuan Bojonegoro Rp. 180.000
Bandung – Tujuan Kalianda Lampung Rp. 255.000
Bandung – Tujuan Baturaja Rp. 310.000
Bandung – Tujuan Palembang Rp. 330.000

c. Harga Tiket Bus Keberangkatan Tanggerang.
Tanggerang – Tujuan Wonosobo Rp. 110.000 (VIP)
Tanggerang – Tujuan Surabaya – Malang Rp. 330.000
Tanggerang – Tujuan Madiun Rp. 160.000 (VIP)
Tanggerang – Tujuan Yogyakarta Rp. 160.000 (VIP)
Tanggerang – Tujuan Palembang Rp. 230.000 (VIP)
Tanggerang – Tujuan Purwokerto Rp. 90.000 ( AC Ekonomi ), Rp. 110.000 (VIP)
Tanggerang – Tujuan Bobotsari Rp. 100.000 ( AC Ekonomi )
Tanggerang – Tujuan Wonogiri Rp. 170.000 (VIP)
Tanggerang – Tujuan Semarang – Salatiga – Solo Rp. 170.000
Tanggerang – Tujuan Ponorogo Rp. 190.000 (VIP)
Tanggerang – Tujuan Cilacap Rp. 100.000 ( AC Ekonomi )

d. Harga Tiket Bus Meliputi Rute Lain.
Merak – Tujuan Yogyakarta Rp. 190.000
Merak – Tujuan Semarang Rp. 190.000 (VIP)
Semarang – Tujuan Denpasar Rp. 290.000
Solo – Tujuan Denpasar Rp. 290.000
Sragen – Tujuan Lampung Rp. 370.000
Blitar – Tujuan Lampung Rp. 430.000

Akibat ‘Diseruduk’ Koper Besar, Penumpang Kereta Bawah Tanah Ini Cedera Serius

Seorang penumpang kereta bawah tanah di stasiun kota Shenzhen, Cina harus dilarikan kerumah sakit. Ini dikarenakan wanita berusia 50 tahun tersebut jatuh di eskalator akibat tertabrak koper punya penumpang lain yang terlepas dari tangan pemiliknya.

Baca juga: Dilarang Bersandar di Pintu Kereta? Ini Dia Penjelasannya!

KabarPenumpang.com melansir dari laman dailymail.co.uk (27/4/2018), saat itu Li yang berada di eskalator turun tengah melihat ponselnya. Namun dirinya tak sadar bila ada sebuah koper besar yang meluncur dengan bebas dan kemudian menghantam tubuhnya hingga jatuh.

Li mengalami luka di bagian kepala dan anggota badan lainnya yang kemudian di bantu penumpang lain untuk berdiri dan di bawa ke rumah sakit. Diketahui koper tersebut milik seorang penumpang bernama Yu yang melakukan perjalanan dari Wenzhou di Cina timur dan ingin menaiki kereta bawah tanah terakhir pada 23 April 2018 malam.

Dalam rekaman video, koper yang dibawa Yu cukup berat hingga dia harus berjuang mengangkat koper tersebut. Sayangnya setelah di eskalator, koper itu lepas dari tangannya dan menuruni anak tangga sehingga membuat seorang penumpang lain terjatuh.

“Saya berteriak untuk memperingatkan penumpang lain saat koper saya terlepas begitu saja. Banyak penumpang yang berpidah secara spontan tetapi seorang penumpang terdorong koper dan jatuh,” ujar Yu.

Yu mengatakan, Li yang terjatuh akibat dorongan koper tersebut mengalami luka di bagian belakang kepala dan berdarah. “Kepala penumpang itu berdarah dan dia bilang kakinya juga sakit,” tambah Yu.

Atas kejadian ini, petugas di stasiun utara Shenzhen dan Yu kemudian membawa Li ke rumah sakit Jian’an untuk mendapatkan penanganan medis. Biaya rumah sakit pun mau tak mau harus di tanggung Yu untuk pengobatan Li.

Baca juga: Adu Jotos Ketika Mabuk, Dua ‘Pegulat Amatir’ ini Nyaris Tertabrak Kereta!

“Saya yakin pihak kereta bawah tanah juga akan menanggung sebagian dari biaya pengobatan. Saya seorang turis dan saya tidak melihat pemberitahuan apapun. Saya juga tidak diingatkan dan harusnya petugas melakukannya untuk mengingatkan saya,” ujar Yu.

Meski mengelak tak melihat dan diberitahukan tentang peraturan membawa barang besar, ternyata hal tersebut tak benar. Sebab dengan jelas peraturan mengenai penumpang yang membawa barang-barang besar harus menggunakan lift dan ini tergantung disekitar eskalator dan concourse.

Di India, Layanan WiFi Gratis di Kereta Juga Dapat Dinikmati oleh Warga Sekitar

Siapa sih yang tidak suka dengan WiFi gratis? Sepertinya hampir semua orang menyukai hal itu, apalagi jika berselancar di media sosial tanpa harus membuang kuota sendiri dan mengandalkan yang free dengan kualitas koneksi bagus.

Baca juga: Setelah Hadir di 200 Stasiun, Google Station Perluas Jaringan di Seluruh India

Layaknya generasi masa kini yang tak bisa hidup tanpa kuota internet alias seperti makan sayur tanpa garam. KabarPenumpang.com melansir dari laman timesofindia.indiatimes.com (31/3/2018), akhir bulan Maret 2018 kemarin, stasiun Nashik Road meluncurkan layanan WiFi gratis untuk penumpangnya.

Namun layanan WiFi gratis ini tidak datang sebagai anugerah bagi penumpang kereta saja, melainkan bagi sebagian penduduk kota tersebut, khususnya yang berada di sekitaran lintasan rel kereta. Bagi penduduk yang menyeberang dari sisi Nashik ke sisi Sinnar bisa mengakses WiFi gratis ini dari dua ujung jembatan pemisah kota tersebut.

WiFi gratis ini bisa digunakan selama 30 menit untuk berselancar di media sosial dan hanya bagi satu nomor kartu. Kemudian setelah itu pengguna WiFi gratis ini hanya bisa digunakan untuk mengakses situs web yang terkait dengan informasi kereta api.

“Sekarang saya dapat mengakses internet dan menggunakan salah satu dari tiga nomor yang saya miliki. Tiga puluh menit sudah cukup untuk saya mengunduh film berukuran kecil bahkan lagu,” ujar Rajesh Patil seorang warga Nashik Road.

Rafiq Shaikh, petugas kereta api di Stasiun Nashik mengatakan, di platform 4 juga memiliki WiFi yang tidak terbatas dan bagi penumpang yang masuk dari bagain Sinnar juga bisa menggunakan layanan tersebut dengan mudah. “Kami telah menggunakan WiFi di stasiun Nashik Road sejak Rabu (28/3/2018)”.

Seorang warga Kalyan dan pelancong yang biasa pergi ke Nashik, Manisha Khot mengatakan, hal ini adalah langka yang baik. Menurutnya pengadaan WiFi gratis tersebut seharusnya sudah dimulai lebih awal. Sebab banyak stasiun yang sudah memasang fasilitas WiFi gratis.

“WiFi sangat berguna bagi para penumpag yang menunggu kereta api. Saat bepergian, penting untuk tetap berhubungan dengan kerabat dan teman-teman serta mengakses informasi. Sekarang kami memiliki konektivitas yang meyakinkan di stasiun Nashik Road,” jelas Khot.

Baca juga: Setelah India, Google Station Siap Tebar Free WiFi Gratis di Indonesia

Tak hanya itu, seorang penumpang lain, Kripal Narayan mengatakan, dengan adanya WiFi gratis ini, layanan lainnya di stasiun kereta pai harus meningkat. Selain itu jadwal kereta bisa dipastikan tepat waktu.

Stasiun Kereta ‘Rasa Bandara Internasional’ Siap Hadir di India

Kacamata warganet kadung memandang perkeretaapian di India sebagai sesuatu yang jauh dari kata nyaman. Kendati tidak semua rolling stock memiliki fasilitas yang buruk, namun itu semua seolah tidak berarti manakala citra buruklah yang hingga kini menggelayuti benak publik ketika mendengar kereta di India.

Baca Juga: Stasiun Kachiguda di India, 100 Persen Lakukan Efisiensi Energi

Maka dari itu, untuk merubah stigma buruk tentang perkeretaapian India, otoritas terkait tengah terlibat dalam program pemerintah untuk membenahi sarana dan prasarana di sana. Dari semua rencana pembangunan kembali berskala besar ini, satu yang menarik perhatian adalah renovasi dua stasiun, yaitu Habibganj di Madhya Pradesh dan Gandhinagar di Gujarat.

Seperti yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman businesstoday.in (24/4/2018), kedua stasiun ini nantinya akan memiliki fasilitas bak sebuah bandara internasional. Mulai dari toko-toko komersial ultra-modern, arena permainan, hingga sebuah hotel bintang lima dimana maksud dari kehadiran semua fasilitas tersebut adalah untuk menambah kenyamanan para penggunanya. Diperkirakan, pembangunan kedua stasiun ini rampung rentang Desember 2018 hingga Januari 2019.

Stasiun Habibganj. Sumber: businesstoday.in

Sebagai tulang punggung sistem transportasi di negara penghasil film Bollywood ini, kereta api India memiliki jaringan terbesar di dunia. Namun tidak dengan fasilitas pendukungnya yang bisa dibilang jauh tertinggal dibandingkan dengan stasiun lain di belahan bumi lainnya.

Stasiun Gandhinagar. Sumber: business.in

“Seluruh tanggung jawab pemeliharaan dan perolehan pendapatan dari stasiun-stasiun ini terletak pada Indian Railway Station Development Corporation (IRSDC),” ungkap Managing Director dan CEO dari IRSDC, SK Lohia. “Kami pun harus memastikan bahwa stasiun-stasiun ini memiliki keuntungan dan dapat diinvestasikan kembali dalam bentuk pemeliharaan dan pengembangan stasiun,” tandasnya.

Untuk Stasiun Habibganj, ruang tunggu yang terdiri dari sekitar 600 bangku, toilet yang rapi dan bersih, hingga pusat komersial akan menjadi gambaran masa depan dari stasiun yang terletak di Madhya Pradesh ini.

Baca Juga: Tahun 2025, India Jamin 25 Persen Sumber Tenaga Kereta Berasal dari Energi Terbarukan

Dari total 450 crore yang dialokasikan untuk pembangunan kembali stasiun kereta Habibganj, Rs 100 akan digunakan untuk memperbaiki infrastruktur, sementara sisanya akan digunakan untuk membangun struktur kaca dan fasilitas untuk foodcourt, hiburan, dan ruang tunggu.

Sedangkan untuk hotel bintang lima dengan 300 kamar nantinya akan menjadi bagian dari Stasiun Gandhinagar. Adapun alokasi dana yang ditujukan untuk stasiun yang mulai direnovasi pada bulan Januari 2017 silam ini sebesar Rs 250 crore. Menurut rencana, Stasiun Gandhinagar sendiri nantiinya akan berada di bawah tanah. Keren!

Garap Wisata di Cina Selatan, Lion Air Buka Penerbangan Surabaya-Haikou

Kembali melebarkan sayapnya di Asia, maskapai Lion Air membuka rute penrbangan terbaru ke Haikou. Rute ini berangkat dari Bandara Internasional Juanda Surabaya menuju Bandara Internasional Meilan Haikou.

Pembukaan rute terbaru ini pada 27 April 2018 dengan kerja sama Lion Air Group bersama Hainan United Airlines Travel Group Co. Ltd. Penerbangan Surabaya-Haikou terlaksana sekali dalam seminggu, yakni setiap hari Jumat dengan keberangkatan pukul 17.40 WIB menggunakan Boeing 737-900ER dengan kapasitas 215 penumpang.

Baca juga: Telat Sosialisasi, Batik Air Buka Penerbangan Jakarta ke Kinabalu

President dan CEO Lion Air Group, Edward Sirait mengatakan, pihaknya bangga karena memperluas konektivitas internasional dengan membuka penerbangan charter ke Cina dari kota besar kedua di Indonesia yakni Surabaya.

“Pengoperasian ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan guna memperkuat network di wilayah Asia Pasifik. Rute baru Surabaya-Haikou akan meningkatkan layanan kepada pelanggan dan melengkapi lebih banyak pilihan tujuan perjalanan udara dari Cina ke Indonesia, selain dari Jakarta dan Bali,” ujar Edward yang dikutip KabarPenumpang.com melalui siaran pers.

Dia mengatakan, adanya rute ke Cina ini untuk misi menghadirkan lebih banyak wisatawan Cina terutama dari Haikou untuk berkunjung ke Indonesia. Ini juga untuk membantu capaian target Kementerian Pariwisata mendatangkan 17 juta wisatawan mancanegara. Sebelumnya Lion Air juga sudah membuka rute Jakarta-Haikou sejak 2017 lalu dengan frekuensi dua kali penerbangan dalam satu minggu.

Studio film terbesar dunia di Haikou, Hainan (traveler.id)

Mungkin masih banyak yang bingung kenapa Lion Air membuka rute ke Haikou? Ternyata Haikou merupakan lokasi studio film terbesar di dunia. Berada di provinsi paling selatan Cina, Haikou merupakan ibu kota Provinsi Hainan dan juga sering dikenal dengan Kota Kelapa.

Selain itu, kota ini memiliki sinar matahari yang indah, air laut sebening kristal dan pasir lembut. Wisata di Haikou sendiri berfokus pada budaya, ekonomi lokal dan transportasi. Tak hanya keindahan alam, memiliki budaya yang kental di kota ini memiliki situs sejarah Temple of Five Lords dan beberapa lainnya.

Baca juga: Ini Dia! Hal Yang Kurang Menyenangkan Saat Bertandang Ke Cina

Kota ini juga selain memiliki landasan udara, dilengkapi dengan stasiun kereta api, kapal laut maupun jalan tol yang sudah terhubung di seluruh kota Cina. Sebagai kota wisata yang sederhana menjadi pusat bisnis dan resort pinggir pantai serta kini layanan untuk wisatawan sedang diperluas dengan tujuan untuk menjadikan pusat pariwisata Cina di bagian selatan.