Ini Dia Mesin Jet Terbesar di Dunia, Harganya Bikin Merem Melek!

Jika pesawat penumpang terbesar saat ini dipegang oleh Airbus A380 dan Antonov AN-72 Mriya digadang sebagai pesawat kargo terbesar di dunia saat ini, lalu bagaimana dengan mesin jet terbesar di dunia? Bukan Rolls Royce atau Pratt & Whitney, melainkan General Electric (GE) dengan varian GE9X disebut-sebut sebagai mesin jet terbesar di dunia. Nah, baru-baru ini, mesin jet terbesar di dunia tersebut diketahui baru saja mengudara untuk pertama kalinya di atas Gurun Mojave, California.

Baca Juga: Libatkan 1.500 Perusahaan, Inilah Proses Perakitan Airbus A380 Yang Fenomenal

Sebagaimana yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman sejumlah laman sumber, mesin GE9X ini rencananya dikembangkan untuk pesawat jet wide-body, Boeing 777X Next-Generation. Dengan menggunakan pesawat uji coba khusus dari basis Boeing 747-400, mesin ini berhasil mengudara pada Selasa (13/3/2018) silam. Jika dibandingkan dengan ukuran mesin-mesin pendahulunya, GE9X jelas unggul jauh dari berbagai aspek.

Sumber: newatlas.com

Ukuran baling-baling depannya tercatat sebagai baling-baling mesin pesawat terbesar, dengan diameter 11 kaki atau yang setara dengan 3,35m. Mesin GE9X juga dilengkapi fuel nozzle yang terbuat dari teknologi additive manufacturing (3D printing), dan sebagian besar komponennya terbuat dari material super ringan dan tahan panas bernama Ceramic Matrix Composites (CMC).

Dengan menggunakan teknologi 3D printing yang mencetak komponen dari bawah ke atas, memungkinkan para insinyur untuk merancang bentuk-bentuk bagian dalam yang kompleks, yang hampir tidak mungkin dicapai sebelumnya.

“Lorong-lorong dan celah-celah kecil ini adalah kunci dari kemampuan teknologi kami,” ungkap juru bicara GE Aviation, Rick Kennedy, dikutip dari laman gereports.co.id. “Bentuk-bentuk ini yang menentukan bagaimana bahan bakar mengalir melalui mulut pipa dan semprotan di dalam ruang pembakaran,” imbuhnya.

CMC sendiri mulai beroperasi ketika suhu mesin sudah menunjukkan angka 2,400 derajat Fahrenheit. Bagian inilah membantu insinyur untuk tetap menjaga temperatur bagian dalam mesin sembari mengurangi pembakaran bahan bakar dan emisi. “Semakin panas mesin, semakin efisien ia bekerja,” tandas Rick.

Mesin ini juga menggunakan 16 bilah kipas carbon-fiber 4th Gen yang terletak di muka mesin, yang bertugas untuk mengalirkan udara ke dalam kompresor. Patut diketahui, GE9X dirancang untuk menghasilkan daya dorong sebesar 100.000 pon, hampir satu pertiga dari daya dorong pesawat ruang angkasa yang mencapai 375.000 pon.

Baca Juga: Kenali Dua Jenis Bahan Bakar Pesawat Yuk!

Hingga saat ini, tercatat sudah lebih dari 700 pesanan GE9X yang masuk, termasuk dari Emirates, Lufthansa, Etihad Airways, Qatar Airways dan Cathay Pacific. Sekedar informasi, General Electric membanderol GE9X di harga $29 miliar atau yang setara dengan Rp399,2 triliun. Wow!

“Ojek Online” Hadir di Melbourne, Tawarkan Mobilitas Tinggi dan Rendah Emisi

Dalam banyak hal Australia memang lebih maju dari Indonesia, tapi toh tak melulu Indonesia tertinggal dari apa yang ada di Negeri Kangguru. Sebagai buktinya untuk urusan transportasi di wilayah urban, justru Australia baru saja memperkenalkan layanan yang boleh dikata mirip ojek online di Tanah Air.

Baca Juga: Ternyata! Jakarta Dijadikan Panutan Dalam Program Pengurangan Polusi di Sydney

Sebagaimana yang telah ramai diwartakan, otoritas berwenang di Australia berpendapat bahwa ojek online merupakan sebuah inovasi guna menurunkan jumlah kendaraan pribadi di jalanan. Nah, dalam menyingkapi ketertarikannya tersebut, sebuah layanan ride-sharing berbasis sepeda motor kini hadir di Melbourne, Australia.

Sebagaimana yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman timeout.com (20./3/2018), layanan bernama Scooti ini diketahui sebagai layanan ride-sharing berbasis skuter pertama di Australia. Seorang juru bicara dari Scooti menyebutkan bahwa melakukan perjalanan dengan menggunakan layanan ini akan lebih hemat biaya dan emisi karbon yang dihasilkan pun jauh lebih sedikit ketimbang menggunakan mobil. Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa bepergian dengan menggunakan sepeda motor akan lebih cepat dan bisa terhindar dari kemacetan.

Mengingat Scooti merupakan layanan yang masih sangat baru di Australia, maka hingga saat ini perusahaan tersebut masih melakukan pencarian sekitar 50 driver sebelum akhirnya mereka membuka layanannya pada bulan April mendatang. Tidak hanya mencari driver, Scooti juga diketahui tengah mencari investor guna melancarkan rencanannya tersebut.

Pihak Scooti pun tidak membatasi para driver yang ingin menggunakan sepeda motornya sendiri, asalkan kendaraan tersebut sudah memenuhi standar berkendara di Australia. Berbeda dengan layanan serupa yang ada di Indonesia, Scooti akan menggunakan sepeda motor bertenaga listrik dalam pengoperasiannya kelak. Maka dari itu, mereka menyebutkan bahwa berkendara dengan menggunakan Scooti dapat mengurangi tingkat pencemaran lingkungan.

Pendiri dan CEO Scooti, Cameron Nadi mengatakan bahwa pihaknya akan memprioritaskan harga patokan dan penghargaan terhadap semua drivernya. Pada dasarnya apa yang dilakukan oleh benua tetangga Indonesia ini bisa dibilang cukup inovatif, dengan menggunakan sepeda motor bertenaga listrik. Dengan begitu, program pengurangan polusi udara pun bisa berjalan perlahan.

Baca Juga: Populasi Ojek Online Meroket, Apakah ini Pertanda Bagus Untuk Ibu Kota?

Tidak seperti di Indonesia, khususnya Jakarta, dimana keberadaan ojek online yang terlalu merajalela. Alih-alih menawarkan solusi berkendara bagi setiap orang, layanan ini malah terkesan semakin memperkeruh kemacetan yang sebelumnya sudah memerah. Bagaimana tidak, hampir setiap saat, puluhan hingga ratusan pengemudi ojek online mangkal di setiap stasiun yang ada di Ibukota. Alhasil, kondisi seperti ini malah memperkeruh suasana.

Jantung Sempat Berhenti, Nyawa Seorang Pria Selamat dengan Bantuan Alat dan Penumpang Lain

Pesawat Spirit Airlines yang melayani penerbangan dari bandar Detroit Metro di Michigan tujuan ke Orlando di Florida harus mengalami penundaan beberapa saat. Hal ini karena ada insiden seorang penumpang pria yang tiba-tiba berhenti bernafas sebelum lepas landas.

Baca juga: Pramugari Emirates Lompat dari Pesawat, Akhirnya Tewas Sehari Setelah Jalani Perawatan

KabarPenumpang.com melansir dari laman nypost.com (15/3/2018), bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 pagi waktu setempat. Penumpang penerbangan melihat seorang pria yang tiba-tiba ambruk dan langsung memberikan pertolongan pada pria tersebut.

“Seseorang baru saja berkata panggil 911. Anda pasti tidak akan pernah berharap mendengar itu di dalam pesawat,” ujar salah seorang penumpang yang juga perawat bernama Sue Kneehouse.

Sue mengatakan, bahwa jantung pria tersebut telah berenti. Selain itu pria tersebut juga dalam kondisi aritmia, dimana terjadi masalah pada irama organ jantung ketika berdetak terlalu cepat, terlalu lambat atau tidak teratur. “Dia sedang dalam aritmia. Dia pergi dan tidak memiliki denyut nadi,” tambah Sue lagi.

Dengan pikirannya yang cepat, Sue kemudian menggenggam defibrillator atau alat kejut jantung yang ada di pesawat. Sementara itu tim medis EMT melakukan CPR atau teknik kompresi dada dan pemberian napas buatan untuk orang-orang yang detak jantung atau pernapasannya terhenti.

Sue kembali mulai mencoba untuk menyadarkan pria tersebut dengan bantuan orang lain. “Semua orang yang bisa mencoba membantu. Semua orang tidak yakin betapa tenangnya itu sebenarnya,” ujar Felipe Capusano seorang penumpang yang melihat insiden tersebut.

Baca juga: Ceroboh! United Airlines Salah Terbangkan Anjing yang Tengah Sakit

Seorang anak usia 11 tahun, Kanada Nina Capusano mengatakan, jantungnya mulai kembali berdetak dan orang-orang mulai tenang. “Defibrillator membawanya kembali dan semua orang mulai bertepuk tangan, lalu mereka membawanya keluar,” ujar Nina.

Setelah bantuan sederhana tersebut, paramedis yang tiba, kemudian mendorong pria tersebut keluar dari pesawat. Dia kemudian di bawa ke Rumah Sakit Metro Detroit dan dilaporkan sudah pulih pada hari itu juga. Pesawat kemudian lepas landas meski terlambat dari jadwal semestinya.

Ada Bayi Werewolf di Kereta, Warganet Heboh Asli Atau Boneka!

Belum lama ini, di kereta bawah tanah kota New York dikejutkan dengan adanya anak manusia serigala atau werewolf yang digendong seorang pria. Werewolf tersebut mengenakan pakaian yang mirip dengan pemiliknya.

Baca juga: Menyoal Kepadatan Penumpang Kereta di Inggris, Desainer ini Adopsi Konsep Kursi Bar dan Jemuran

Werewolf kecil yang digendong pemiliknya ini, kemudian menjadi sorotan seorang penumpang kereta bawah tanah dan menggunggahnya ke Twitter bernama The Korns. Dalam unggahannya baik video singkat maupun foto terlihat bayi werewolf tersebut mengenakan jaket tentara lengkap dengan sepatu ketsnya.

KabarPenumpang.com melansir dari laman metro.co.uk (8/3/2018), dalam video dan foto yang diunggahnya tersebut banyak warganet lainnya menyarankan The Korns untuk bertanya dan mencari tahu apakah itu asli atau tidak. Tetapi Korns menolak dan menuliskan,”Pria tersebut dan bonekanya duduk diseberang saya dalam kereta ini. Saya tidak dapat bertanya mengapa dia membawanya dengan cara apapun,” tulis Korns lagi di akun Twitternya.

Namun, dalam tweet tersebut warganet menjawab dan mengatakan dirinya pernah melihat makhluk seperti itu dan terkejut ketika akan mengambil videonya. Kemudian, Korns kembali memberikan kabar terbaru dengan mengungkapkan pria tersebut kemudian melilit serta menutupi werewolf dengan selendang.

“Dia sepertinya sadar akan perhatian yang didapatkannya,” tulis Korns lagi.

Kemunculan ini kemudian memicu adanya diskusi publik yang meluas tentang makhluk tersebut asli atau tidak. Beberapa ada yang mengklaim bahwa werewolf tersebut adalah mainan khusus buatan WerePup.

“Di dearah Asia (New York), memang ada yang menjual mainan atau boneka werewolf ini seharga US$150-US$1000, karena banyak yang menyukai werewolf dan ingin memilikinya. Sehingga mainan ini dibuat dan pemiliknya bisa menggendong bayi werewolf tersebut,” ujar WerePup di situsnya.

Baca juga: Kwek-Kwek! Bebek ini Bikin Heboh Subway di Brooklyn

Pembuatan bayi werewolf yang seperti aslinya ini dibuat dengan tangan dan sesuai dengan keinginan pemiliknya. Sehingga karena tingginya permintaan saat ini sudah ada daftar tunggu hingga sepuluh bulan kedepan.

Untuk diketahui harga pocket pup werewolf ukuran tinggi lima inci atau 12,7 cm akan dihargai US$100 atau Rp1,4 juta. Sedangkan untuk ukuran 25 inci atau 63,5 m meter seharga US$1000 atau sekitar Rp13,8 juta rupiah dan sudah dilengkapi dengan pakaian dan popoknya.

Jelang Pengoperasian Komersial, Haramain Express Belum Tentukan Tarif

Setelah melakukan serangkaian persiapan guna melancarkan peluncuran dari kereta cepat yang menghubungkan Mekkah dan Madinah, Saudi Public Transport Authority (PTA) mengaku pihaknya belum menentukan harga yang akan dikenakan kepada para penumpang Haramain Express. Kendati demikian, otoritas transportasi tersebut mengatakan tengah melakukan penjajakan untuk menemukan harga tiket yang tepat.

Baca Juga: Kereta Cepat Nan Mewah Siap Layani Jamaah Haji dan Umroh di Rute Jeddah – Makkah

Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman arabnews.com (6/2/2018), PTA menekankan bahwa pihaknya akan memberlakukan harga yang sesuai dengan layanan yang tersedia di dalamnya. Seorang juru bicara PTA, Abdullah Sail mengatakan bahwa pihaknya akan melanjutkan pembahasan tentang kereta cepat Haramain dalam beberapa bulan ke depan.

Lebih lanjut, Abdullah memaparkan bahwa jajarannya akan mengajak beberapa orang penumpang untuk melakukan perjalanan menggunakan kereta cepat ini dan merasakan secara langsung layanan yang tersedia di dalam Haramain Express. Namun, uji coba perjalanan Haramain Express ini hanya berlaku selama akhir pekan dan beberapa perjalanan khusus saja.

“Perjalanan ini direncanakan akan meningkat secara bertahap hingga suatu saat nanti layanan komersial dari Haramain Express akan dibuka secara menyeluruh,” tukas Abdullah. Haramain Express sendiri rencananya akan mulai mengular secara komersial pada pertengahan tahun 2018 ini. Pengoperasian komersial dari kereta cepat pertama di Arab Saudi ini akan dimulai seiring dengan rampungnya stasiun yang ada di bandara Jeddah dan King Abdul Aziz.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, para penumpang dapat merasakan layanan Wifi OnBoard dan tempat duduk yang sangat nyaman. Tidak hanya itu, para Tamu Allah ini juga dapat menikmati beragam teknologi canggih yang terpasang di dalam kereta Haramain Express.

“Dari bandara, jamaah haji dan umrah dapat langsung menuju stasiun kereta api di Jeddah yang mewah pula dengan fasilitas yang disediakan untuk mereka yang akan menikmati pelayanan serba elektronik dengan teknologi mutakhir,” ungkap Manajer Proyek stasiun kereta api Jeddah, Faisal Alghamdi. “Perjalanan sepanjang kurang lebih 450 kilometer dari Jeddah ke Makkah ini akan memakan waktu sekitar satu setengah jam,” tandasnya.

Baca Juga: Kereta Cepat Haramain Siap Layani Tamu Allah Akhir Tahun Ini

Jalur kereta listrik tersebut didesain untuk melayani 60 juta penumpang setiap tahunnya dengan menggunakan 35 kereta. Untuk melancarkan proyek kereta cepat tersebut, otoritas setempat membangun 138 jembatan layang yang difungsikan sebagai jalur kereta, hingga 12 perlintasan mandiri untuk lalu lintas unta di berbagai kawasan gurun.

Inflighto, Mudahkan Penumpang Berbagi Keindahan dari Dalam Pesawat

Pemandangan dari atas pesawat terkadang bisa sangat menakjubkan dan biasanya penumpang senang sekali mengabadikannya termasuk Anda. Namun, sayangnya meski tersambung dengan WiFi pesawat, saat memposting foto tersebut di media sosial tidak bisa memberikan posisi Anda saat itu.

Baca juga: SeatGuru, Aplikasi ‘Pendeteksi’ Tersedianya WiFi dan Stop Kontak di Dalam Penerbangan

Memang, saat di udara, Anda tidak akan tahu sedang berada di atas kota, negara bahkan laut apa. Sebab, tidak jelas terlihat di GPS apalagi dalam perjalanan penerbangan dan biasanya hanya pilot yang tahu pesawat Anda ada dimana.

Tenang saja kini sudah ada aplikasi yang membantu Anda untuk men-share lokasi saat mempostig foto di dalam pesawat. KabarPenumpang.com merangkum dari laman kplr11.com (12/3/2018), aplikasi tersebut bernama Inflighto.

Inflighto bisa menambah pengalaman dengan pelacakan yang tepat, seperti tempat menarik serta info cuaca secara real time. Aplikasi tersebut dibuat oleh pilot Australia John Hopkins dan Christopher Smyth yang mengatakan, saat ini maskapai tidak memadai untuk pemetaan bagi para pengguna pesawat terbang. “Harus ada cara dan solusi lebih baik dari peta tradisional yang berada di monitor kursi belakang atau monitor bagian depan kabin,” ujar Smyth. Sedangkan Hopkins mengatakan, konsep Inflighto ini hadir untuk membantu penumpang melihat secara real lokasi mereka berada.

“Mereka telah melihat sesuatu di luar jendela yang menggelitik minat mereka, satu-satunya cara bagi mereka untuk mengetahuinya adalah benar-benar mengirim pesan melalui awak kabin yang mengetuk pintu kokpit dan harus bertanya kepada kapten atau petugas pertama tentang apa itu Mereka terbang beberapa menit yang lalu,” ujar Smyth.

Keduanya menganggap aplikasi tersebut menjadi jalan bagi pilot berkomunikasi langsung dengan penumpang. Keduanya juga menyadari sistem PA atau mikrofon pesawat cukup membatasi pilot yang bisa melihat banyak hal menarik di luar jendela kokpit.

“Banyak hal menarik di luar jendela kokpit dan mungkin ingin memberi tahu penumpang bahwa mereka akan menyukai hal itu seperti aurora di langit utara. Mungkin ini adalah saat yang tidak menyenangkan selama penerbangan saat sebagian besar sedang tidur atau menonton film. Kru penerbangan mungkin tidak ingin mengganggu setiap orang untuk membiarkan mereka tahu ada sesuatu untuk dilihat di luar jendela,” ujar Smyth.

Uniknya tampilan dari Inflighto terlihat mirip dengan Google Maps. Aplikasi ini juga menambahkan fitur chat yang bisa digunakan dalam penerbangan, dimana pengguna bisa berkomunikasi dengan pilot, keluarga bahkan teman untuk melacak penerbangan dari darat.

Namun, hal itu semua bisa terlaksana jika pilot maupun keluarga Anda menggunakan Inflihto juga. Tetapi yang disayangkan adalah untuk menggunakan Inflighto tidak diperlukan registrasi sehingga pilot tidak tahu persis siapa yang berhubungan dengan mereka.

Selain itu, Inflighto juga bisa melacak turbulensi, sehingga penumpang bisa mengetahui jika akan terjadi turbulensi dan bersiap menghadapinya.

“Teknologi ini ada untuk memasuki sistem radar cuaca yang sangat canggih yang dimiliki meteorologi di seluruh dunia dan kami tahu bahwa kami dapat memanfaatkannya dan mendapatkan citra satelit langsung dan radar cuaca langsung ke aplikasi kami,” ujar Smyth.

Fitur radar cuaca juga akan memberikan tampilan dari luar kabin 360 derajat atau penerbangan secara keseluruhan. Smyth menambahkan, dengan adanya ini sebenarnya bermanfaat untuk maskapai penerbangan mengalihkan beban pemberian hiburan kepada penumpang.

Hal ini dikatakan Smyth, dimana maskapai tidak terlalu tertarik untuk memasang layar monitor dibelakang kursi. Sebab hal tersebut di anggap lampau dibandingkan dengan teknologi baru yang dihasilkan Inflighto.

“Pastilah langit adalah batasnya, jika Anda akan memaafkannya kita akan mencapai jarak yang cukup jauh. Apa yang kita pikirkan adalah kesempatan yang sangat menarik untuk menghidupkan kembali hiburan dalam penerbangan. Kurasa kita pikir kita menghidupkannya kembali, memikirkannya kembali, mengganggu paradigma yang ada karena harus terikat dengan apa yang ada di kursi di depan Anda,” kata Smyth.

Baca juga: Delapan Aplikasi Ini Bisa Pantau Pergerakan Pesawat via Smartphone

Aplikasi Inflighto tersedia di Apple App Store dan Google Play dan bisa di unduh secara gratis. Untuk mengakses fitur premium termasuk radar cuaca dan pengguna obrolan dalam pesawat dapat mengakses upgrade berbayar dengan Ekonomi Premium adalah $0,99 per bulan atau $6,99 per tahun. Untuk semua fitur, akses Kelas Bisnis seharga $2,99 per bulan atau $28,49 per tahun.

Efisiensi SDM, SigmaRail Hadirkan Drone yang Mampu Pantau Jalur Kereta di Spanyol

Di jaman yang sudah serba modern seperti sekarang, apakah para pekerja kereta api masih harus mengandalkan cara manual untuk melakukan pengecekkan terhadap lintasan? Walaupun pada pemberitaan sebelumnya, sudah kami paparkan tentang kendaraan yang menunjang pengoperasian kereta, namun arus modernisasi tak dapat dihentikan dan mau tidak mau siapapun yang terlibat didalamnya harus mengikuti alur tersebut.

Baca Juga: “Drone” Jatuh di Lintasan Rel, Kereta Cepat 300 Km Per Jam Aktifkan Rem Darurat

Jika dilihat sepintas, nampaknya tidak ada hubungannya antara kereta api dan Unmanned Aerial Vehicles (UAV). Tapi baru-baru ini, perusahaan teknologi asal Spanyol, SigmaRail menggunakan UAV atau yang lebih dikenal dengan drone untuk melakukan survei terhadap jalur kereta berkecepatan tinggi Alicante-Murcia, sebelah Tenggara Spanyol.

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman railway-technology.com (12/3/2018), para pengembang drone ini berusaha untuk memantau dan menangkap informasi mengenai jalur kereta dengan metode yang lebih aman, murah, dan lebih cepat. Dengan begitu, para pekerja kereta api tidak perlu lagi menyusuri lintasan guna melakukan pengecekkan atau membenarkan jalur. Nantinya data yang diambil akan dikonversi menjadi model digital yang akurat untuk memvalidasi kinerja.

Diketahui, drone pemantau jalur kereta ini mengudara pada akhir 2017 kemarin di atas koridor kereta berkecepatan tinggi yang menghubungkan kota Alicante dan Murcia. “Kemampuan untuk melihat gambar digital kereta api yang akurat sangat mengurangi biaya dan waktu yang dibutuhkan untuk survei,” ungkap pendiri SigmaRail, Jorge Lopez-Sanchez. “Keuntungannya sangat besar, karena Anda memiliki gambaran nyata tentang apa yang terpasang (di rel),” tambahnya.

Jalur Alicante – Murcia hanyalah sebagian kecil dari satu dari enam koridor kereta api dikembangkan dengan sistem pensinyalan bersatu, di bawah standar European Rail Traffic Management System (ERTMS). Untuk memenuhi standar, CAF Signaling (partner SigmaRail) diperlukan untuk dapat secara akurat menemukan aset spesifik yang memungkinkan infrastruktur jalur untuk mengirim informasi penting ke pusat kendali (pihak kereta api).

Baca Juga: Ketika Dunia Transportasi “Teracuni” Perkembangan Jaman

Untuk proyek Alicante-Murcia, SigmaRail menciptaka sebuah alat khusus untuk memasukkan data yang diambil dari UAV ke dalam format yang dapat digunakan CAF untuk mengakses program dari ERTMS. “Bagi mereka, ini adalah keuntungan besar karena tidak hanya dapat mengumpulkan informasi tanpa mengakses jalurnya, tapi kami juga memberi mereka informasi dalam bahasa dan format yang mereka inginkan,” jelas Jorge.

“Penghematan waktu sangat besar, karena begitu alat ini dikembangkan, Anda dapat memeriksa semuanya secara otomatis dalam waktu kurang dari satu menit,” ungkap Jorge.

Terobos Kolong Kereta Demi Lintas Antar Peron, Potret Buruk Stasiun Whitefiled di India

Berjalan menuju peron tempat kereta yang Anda tuju, biasanya tidaklah dekat dengan pintu masuk. Apalagi harus melalui loket pembelian tiket, gerbang dan beberapa jalur. Mungkin ada tangga atau jembatan yang bisa dilalui untuk menyebrang agar terhindar dari tabrakan dengan kereta yang melintas.

Baca juga: India Lakukan Survei Stasiun Terbersih, Indonesia Kapan?

KabarPenumpang.com merangkum dari laman newindianexpress.com, di India tepatnya stasiun kereta api Whitefield bahaya keselamatan mengincar bagi para calon penumpang. Hal ini dikarenakan, banyak penumpang yang masuk bukan melalui pintu masuk melainkan melalui pagar yang rusak.

Tak hanya itu melintas di bawah gerbong atau melompat dari atas sambungan kereta bukanlah sesuatu yang mengherankan. Sebab pemandangan ini adalah hal yang biasa di lakukan dan setiap hari terjadi di stasiun Whitefield.

Meski ini adalah hal yang tidak seharusnya dilakukan karena bisa membahayakan diri, tetapi tetap saja ada yang melintas. Tiga bulan lalu, seorang warga yang bekerja sebagai teknisi tertabrak kereta saat melintasi jalur tersebut pada jam sibuk.

Sebenarnya ada jalur kecil yang menghubungkan empat peron di stasiun ini tetapi jaraknya sekitar satu kilometer dari pintu masuk stasiun. Namun, penumpang lain memilih untuk keselamatan mereka dengan melalui jalur yang lebih besar di bandingkan harus membuat nyawa mereka melayang.

“Saya berasal dari stasiun KGF dan bekerja di Brookefield. Jika saya terlambat bekerja atau sedang dalam keadaan darurat, saya berlari melintasi rel untuk sampai ke peron 2. Kadang ada kereta barang yang berhenti, jadi saya membungkuk melewati bawah kolong kereta untuk menyeberang. Jika saya punya waktu, saya akan menunggu kereta lewat. Ini sebenarnya berbahaya dan pejabat kereta harus mengoreksi hal ini,” ujar Dewakar Raj seorang proyektor film.

Salah seorang penumpang bernama Suhas Narayan Murthy mengatakan, sekitar 25 ribu-30 ribu orang sering melalui stasiun Whitefield. Stasiun ini setiap hari dilintasi dengan kereta api dari Yelahanka, KSR (Majestic) dan Baiyappanahalli. “Orang-orang tidak menyadari kecepatan kereta ekspress seperti Shatabdi saat mereka terburu-buru,” ujar Murthy.

Sandeep Anirudhan berpendapat stasiun Whitefield menjadi lebih buruk dan harus dilakukan perubahan. Dia mengatakan, jembatan belakang utama berjarak satu kilometer dari pintu masuk stasiun kereta api.

“Ini berakhir sedikit sebelum peron dimana orang bisa mendapatkan denda jika mereka tidak memiliki tiket kereta. Mereka harus menempuh jalan berkelok-kelok yang panjang untuk sampai ke pintu masuk. Apalagi itu adalah satu-satunya tempat untuk membeli tiket,” ujar Sandeep.

Baca juga: 600 Stasiun di India Akan Dibenahi dan Miliki Titik “Selfie”

Dia menambahkan, masalahnya juga tak lagsung berakhir, sebab dari loket tiket penumpang harus menaiki jembatan kecil yang menghubungkan empat peron tersebut. Terkadang tak habis pikir bagi mereka penyandang disabilitas dan orang yang membawa barang yang cukup berat.

“Faktanya yang terlihat adalah stasiun hanya memiliki satu pintu masuk, berarti penumpang harus berlari-lari mengejar kereta mereka agar tidak tertinggal,” ujarnya.

Lebaran 2018: KAI Angkut Motor Gratis, Penumpang Tak Bisa Batalkan atau Ganti Jadwal Keberangkatan

Meski musim mudik lebaran masih tiga bulan lagi, tetapi PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali menyediakan layanan angkutan motor gratis. Layanan ini bisa digunakan masyarakat yang kan mudik lebaran dan ingin menggunakan motor sebagai kendaraan untuk bersilatuhrahmi di kampung.

Baca juga: Redam Lonjakan Penumpang KA Argo Parahyangan, PT KAI Hadirkan Empat Rangkaian yang Serba Baru!

Untuk menggunakan layanan ini, masyarakat bisa melakukan pendaftaran baik secara online maupun offline. Untuk pendaftaran online masyarakat bisa melakukannya melalui situs mudikgratis.dephub.go.id yang sudah dibuka sejak 9 Februari hingga 24 Juni 2018 mendatang.

Sedangkan bagi yang mendaftar offline bisa dlilakukan di stasiun yang di tunjuk oleh PT KAI. Stasiun-stasiun tempat pedaftarannya yakni Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Bekasi, Stasiun Jatinegara, Stasiun Kemayoran, Stasiun Tangerang, Stasiun Depok Baru, Stasiun Bogor, Stasiun Tanah Abang, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Tanjung Priok, Stasiun Bandung, Stasiun Serpong, Stasiun Cimahi, dan Stasiun Kiaracondong.

Periode pendaftaran pun telah dimulai 9 Februari 2018 dan berakhir 9 Mei 2018. KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai sumber, Kepala Hubungan Masyarakat PT KAI Agus Komarudin mengatakan, PT KAI menyiapkan kapasitas sebanyak 18.096 unit motor yang bisa diangkut dengan kereta api.

“Jumlah tersebut untuk angkutan selama 13 hari dimulai sejak 8 Juni sampai 25 Juni 2018,” ujarnya melalui keterangan tertulis.

Agus mengatakan, angkutan motor gratis ini terbagi menjadi tiga relasi kereta. Relasi pertama di Lintas Utara (Stasiun Jakarta Gudang – Stasiun Surabaya Pasarturi PP).

Relasi kedua di Lintas Selatan 1 (Stasiun Jakarta Gudang – Stasiun Kutoarjo PP) dan relasi ketiga di Lintas Selatan 2 (Stasiun Jakarta Gudang – Stasiun Blitar PP). Diketahui, total kapasitas tiket kereta api bagi penumpang yang mengikuti angkutan motor gratis sebanyak 67.818 kursi.

Untuk tiket kereta api penumpang angkutan motor gratis ini sayangnya tidak bisa dilakukan perubahan jadwal maupun di batalkan. “Penyerahan bukti pemesanan tiket dilakukan pada saat peserta angkutan motor gratis menyerahkan motor,” jelas Agus.

Baca juga: Persiapkan Musim Mudik 2018, PT KAI Sudah Buka Pemesanan Tiket Sejak 1 Maret Kemarin!

Berikut ini kereta api penumpang yang mendukung angkutan tiket peserta motor gratis adalah:
1. KA Progo (Pasar Senen – Yogyakarta)
2. KA Harina (Bandung – Surabaya Pasarturi)
3. KA Tawang Jaya (Pasar Senen – Cirebon Prujakan – Semarang Poncol)
4. KA Kutojaya Utara Tambahan Lebaran (Pasar Senen – Cirebon Prujakan – Purwokerto – Kroya – Kutoarjo)
5. KA Kertajaya Tambahan Lebaran (Pasar Senen – Cirebon Prujakan – Semarang Tawang – Bojonegoro – Surabaya Pasar Turi)
6. KA Kutojaya Utara (Pasar Senen – Cirebon Prujakan – Purwokerto – Kroya – Kutoarjo)
7. KA Kertajaya (Pasar Senen – Cirebon Prujakan – Semarang Tawang – Bojonegoro – Surabaya Pasar Turi)
8. KA Serayu Pagi (Pasar Senen – Kroya – Purwokerto)
9. KA Serayu Malam (Pasar Senen – Kroya – Purwokerto)
10. KA Brantas (Pasar Senen – Semarang Tawang – Solo Jebres – Kediri/ Blitar)
11. KA Kahuripan (Kiaracondong – Tasik – Kroya – Solo Jebres – Madiun – Kertosono – Kediri)
12. KA Bengawan (Pasar Senen – Cirebon Prujakan – Purwokerto – Kutoarjo – Lempuyangan – Purwosari)
13. KA Pasundan (Kiaracondong – Surabaya Kota)
14. KA Pasundan Tambahan Lebaran (Kiaracondong – Surabaya Kota)
15. KA Kutojaya Selatan (Kiaracondong – Tasik – Kroya – Kutoarjo)
16. KA Gaya Baru Malam Selatan (Pasar Senen – Purwokerto – Surabaya Gubeng)
17. KA Matarmaja Tambahan Lebaran (Pasar Senen – Semarang Tawang – Solo Jebres – Kediri – Blitar – Malang)
18. KA Matarmaja (Pasar Senen – Semarang Tawang – Solo Jebres – Kediri – Blitar – Malang)

Penyidik Asal Australia Temukan Puing yang Dianggap Sebagai Serpihan Malaysia Airlines MH370!

Tragedi hilangnya maskapai Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 pada 8 Maret 2014 silam hingga saat ini masih menjadi misteri. Ada banyak asumsi yang beredar di masyarakat, mulai dari jatuh ke Samudera Hindia bagian selatan, hingga campur tangan makhluk dari luar angkasa. Namun satupun dari asumsi tersebut tidak dapat dibuktikan keabsahannya.

Baca Juga: 11 Kasus Misterius Dalam Dunia Penerbangan

Sebagaimana yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman thesun.co.uk (18/3/2018), sebuah penemuan terkait hilangnya MH370 baru-baru ini menggegerkan dunia. Gambar yang diambil dari Google Earth menampilkan objek yang diduga sebagai puing dari maskapai yang berisikan 227 penumpang dan 12 awak kabin ini. Namun anehnya, objek tersebut nampak diselimuti oleh lapisan lubang peluru.

Seorang penyidik asal Australia, Peter McMahon yang selama bertahun-tahun ke belakang terus melakukan penelitian terhadap insiden ini berasumsi bahwa dirinya telah berhasil menemukan MH370 yang hilang. Peter meyakini bahwa pesawat nahas tersebut berada 10 mil sebelah selatan Round Island, area yang tidak dijangkau oleh para ahli ketika operasi pencarian yang dilakukan.

Peter langsung membawa temuannya ke Australian Transport and Safety Bureau. Senada dengan Peter, organisasi tersebut pun menyebutkan bahwa bisa saja temuan Peter ini merupakan bagian dari MH37 yang hilang. Australian Transport and Safety Bureau pun meneruskan temuan Peter ini kepada otoritas Amerika, dan mereka mengatakan untuk tetap bersiaga di sekitaran lokasi penemuan.

“Empat orang Amerika telah dikirim ke Australia untuk menindaklanjuti penemuan tersebut,” ungkap Peter. Walaupun hingga kini tim pencari tidak pernah mengetahui lokasi persis dari insiden ini, namun selama pencarian yang masih tetap dilakukan hingga hari ini, mereka tidak pernah menemukan satupun jenazah yang menjadi korban dari kecelakaan misterius ini.

Seperti yang diketahui bersama, Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 merupakan maskapai yang melakukan perjalanan dari Kuala Lumpur International Airport, Malaysia menuju Beijing Capital International Airport, Cina dengan menggunakan armada Boeing 777-200 milik mereka.

Baca Juga: Gunakan Tampilan Bird Eye View, Inilah Masa Depan Pengawas Lalu Lintas Udara

Kurang dari satu jam setelah mereka melakukan lepas landas, petugas Air Traffic Control kehilangan kontak dengan pesawat nahas tersebut. Walaupun kehilangan kontak, namun radar masih menangkap pergerakan dari maskapai ini beberapa saat berselang sebelum akhirnya pesawat yang berisikan 239 penumpang dan awak kabin dari 15 negara yang berbeda ini secara resmi dinyatakan hilang.