Meski Tanda Sabuk Pengaman Telah Dimatikan, Tapi Mengenakan Seatbelt Adalah Wajib!

Tanda untuk mengenakan sabuk pengaman atau fasten your seatbelt memang telah dimatikan, tapi mengapa awak kabin masih juga menganjurkan untuk lebih baik mengenakanan sabuk pengaman selama Anda duduk? Sabuk pengaman dalam sebuah penerbangan menjadi satu hal terpenting yang harus digunakan. Mungkin hal tersebut sepele menurut Anda, tapi ternyata ini sangat penting untuk keselamatan penumpang di dalam pesawat.

Baca juga: Lampu Sabuk Pengaman Mati, Waktu Yang Tepat Gunakan Toilet

Anda sebagai penumpang mungkin menganggap bahwa mengenakan sabuk pengaman bisa menyelamatkan hidup jika terjadi keadaan darurat, dan hal ini adalah nyata dari beberapa data yang mendukung. Dari Skybrary, sebuah wiki yang dibuat oleh European Organisation for the Safety of Air Navigation, International Civil Aviation Organization dan the Flight Safety Foundation, bahwa sabuk pengaman menahan gerakan tubuh saat kekuatan berlebih terjadi.

Contoh kekuatan berlebih tersebut adalah kecelakaan, turbulensi parah atau yang lainnya. Dengan sabuk pengaman, bisa membantu penumpang bertahan agar tidak terlempar di dalam pesawat baik ke benda keras atau orang lain.

Selain itu juga mencegah penumpang terlempar keluar dari pesawat jika terjadi masalah baik dalam penerbangan atau saat terjadi benturan yang tinggi. Karena tidak bisa diketahui kapan pesawat terbang akan melewati turbulensi terutama turbulensi udara bersih.

Sehingga untuk keselamatan para penumpang, menggunakan sabuk pengaman saat duduk merupakan hal penting. Skybrary sempat menyorot kasus Asiana Airlines dengan penerbangan 214 yang jatuh di SFO tahun 2013 lalu.

Dimana beberapa penumpang terlempar saat benturan tetapi berhasil dievakuasi sebelum api terus membakar pesawat. Dua diantara penumpang yang dikeluarkan menggunakan sabuk pengaman mereka dan menyimpulkan bahwa pengeluaran mereka sepenuhnya terkait dengan fakta dan seharusnya berada di kabin untuk bertahan. Meski begitu, sebagian besar dari Anda mungkin tidak ingin menjadi penumpang yang merasa tersiksa. Sebab ada kalanya memerlukan toilet dan tanda sabuk pengaman dinyalakan untuk waktu yang lama.

Annette Long sudah menjadi awak kabin selama 13 tahun mengatakan, “Saya tidak akan memaksa Anda secara fisik untuk berhenti, saya tidak akan mengatakannya dan Anda tidak bisa pergi ke kamar mandi. Saya hanya memberitahu Anda karena saya diminta untuk memberitahukan bahwa kapten mengatakan masih mengenakan sabuk pengaman dan saya rasa tidak aman jika Anda bangun.”

Adapun peraturan resmi dari Federal Aviation Administration atau FAA bahwa penumpang yang melepaskan sabuk pengamannya saat tanda kenakan sabuk pengaman menyala membuat kekhawatiran pada FAA. FAA juga mengatakan, selama tanda tersebut menyala, awak kabin harus secara berkala mengingatkan penumpang bahwa tanda kenakan sabuk pengaman menyala.

Baca juga: Sabuk Pengaman Juga Bisa Berakibat Fatal, Lho!

Awak kabin harus membuat pengumuman tambahan yang lebih tegas jika penumpang berdiri saat tanda sabuk pengaman tersebut menyala, terutama jika sedang terjadi guncangan atau turbulensi. Peraturan tidak menyarankan agar penumpang tidak berdiri, hanya dengan tegas mengingatkan bahwa isyarat itu menyala. Namun, jika Anda benar-benar harus ke toilet, lakukan dengan cepat. Tetapi bila penerbangan sedang berada dalam guncangan baiknya menunggu.

4x Seminggu, Garuda Indonesia Resmi Buka Rute Penerbangan Kendari – Wakatobi

Menyambut libur Natal dan Tahun Baru, selain telah mengumumkan penambahakan kapasitas tempat duduk, Garuda Indonesia pada Selasa (26/12/2017) telah meresmikan rute penerbangan baru Kendari – Wakatobi. Layanan penerbangan ini dilayani oleh pesawat turboprop ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang.

Baca juga: Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2018, Garuda Indonesia dan Citilink Siapkan 73.000 Kursi Tambahan

Dibukanya rute penerbangan Kendari – Wakatobi ini kami harapkan dapat semakin mempermudah akses wisatawan yang ingin berkunjung ke Wakatobi, khususnya melalui rute penerbangan yang terhubung langsung dengan sejumlah hub penerbangan nasional seperti Jakarta, Surabaya, dan Makassar.

Dengan dibukanya rute penerbangan Kendari – Wakatobi vv, diharapkan dapat semakin meningkatkan demand wisatawan yang akan berkunjung ke Pulau yang masuk dalam segitiga karang dunia tersebut.

Dikutip dari siaran pers, Direktur Marketing & Teknologi Informasi Garuda Indonesia Nina Sulistyowati mengungkapkan, “Beroperasinya layanan penerbangan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memaksimalkan konektivitas udara bagi potensi wisata nasional, khususnya Wakatobi yang merupakan salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas nasional”.

Nina memaparkan, “Layanan penerbangan Kendari – Wakatobi vv tersebut dapat terealisasikan dengan baik berkat dukungan dari Kementerian Perhubungan RI dan Kementerian Pariwisata RI yang terus mendukung upaya Garuda Indonesia dalam memperkuat akses konektivitas udara nasional khususnya dalam mendukung peningkatan potensi pariwisata”

Layanan penerbangan Kendari – Wakatobi vv akan dilayani selama empat kali dalam seminggu, yakni Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu. “Dari Bandara Haluoleo Kendari pukul 12.05 Wita dan tiba di Bandara Matahora Wakatobi pukul 12.55 Wita. Dan jadwal dari Matahora Wangi-Wangi berangkat pukul 13.25 Wita dan tiba di Haluoleo Kendari pukul 14.25 Wita,” papar Nina.

Sejalan dengan pengembangan infrastruktur layanan penerbangan di Bandara Matahora Wakatobi, pertumbuhan penumpang pesawat udara di Wakatobi menunjukan tren peningkatkan tiap tahunnya. Hal tersebut terlihat peningkatan trafik penumpang di bandara tersebut dimana pada tahun 2013, tercatat sebanyak 11.150 penumpang tiba dan 11.867 penumpang berangkat per tahun. Adapun di tahun 2015, trafik penumpang meningkat menjadi 19.100 penumpang tiba dan 20.081 penumpang berangkat per tahunnya.

Baca juga: Di 2018, Garuda Indonesia Canangkan Buka 30 Rute Penerbangan Baru

Sejalan dengan pengembangan potensi wisata Wakatobi sebagai destinasi wisata prioritas nasional, pemerintah menargetkan pada 2019 Wakatobi akan dikunjungi 500.000 wisman. Adapun saat ini jumlah kunjungan wisman ke Wakatobi sebanyak 18.000 wisman, yang di antaranya berasal dari Swedia dan Australia.

Kemenhub: Hanya 10 Persen Kondisi Angkutan Umum di Indonesia Yang Layak Jalan

Berdasarkan ketentuan, setiap perusahaan angkutan umum diharuskan melaksanakan dan menyempurnakan sistem manajemen keselamatan pada moda transportasi yang dioperasikannya. Sistem ini digunakan untuk mewujudkan keselamatan penumpang dan mengelola risiko kecelakaan.

Baca juga: KNKT: Standar Karet Rem Indonesia Mengaju Pada Jerman

Kepala seksi inspeksi dan penanganan keselamatan, Direktorat Perhubungan Darat, Kemenhub, Bambang Hermanto mengatakan, tingkat kecelakaan angkutan umum hanya sekitar 13 persen tetapi resiko fatalnya lebih tinggi. Hal ini dikarenakan angkutan umum seperti bus baik AKAP maupun pariwisata berisi penumpang lebih banyak.

“Risikonya memang sedikit, tetapi jika terjadi kecelakaaan bisa membuat risiko yang fatal dan jumlah korban lebih tinggi,” ujar Bambang yang ditemui KabarPenumpang.com di FGD KNKT, Kamis (21/12/2017).

FGD Sistem Pengereman pada Kendaraan Angkutan Umum (KabarPenumpang.com)

Dia menambahkan, kondisi angkutan umum Indonesia saat ini jauh dari harapan dan hanya sepuluh persen yang layak jalan. Menurutnya dengan adanya sistem managenmen keselamatan ini, akan lebih relatif aman untuk angkutan umum sendiri. “Pengawasan dan melakukan rampcheck angkutan umum oleh pemilik usaha. Selain itu memperbaharui kondisi rute bisa dinilai juga untuk melihat resiko kecelakaan,” jelasnya.

Bambang menambahkan, setiap perusahaan angkutan umum, sudah di atur dalam Peraturan Pemerintah No.37/2017 tentang keselamatan lalu lintas angkutan jalan. Sehingga bagi setiap perusahaan angkutan umum yang sudah memperoleh izin angkutan sebelum peraturan pemerintah ini ditetapkan, wajib melaksanakan dan menyempurnakan sistem manajemen keselamatan perusahaan angkutan umum dalam jangka waktu satu tahun sejak peraturan pemerintah ini berlaku.

“Perusahaan angkutan umum yang melnggar akan dikenakan sanksi administratif peringatan tertulis dan pembekuan izin,” ujar Bambang. Peringatan tertulis dikenakan paling banyak dua kali dengan jangka wajktu 30 hari. Sedangkan untuk pembekuan izin, pemegang izin dalam jangka waktu 30 hari sejak perngatan tertulis tidak melaksanakan kewajiban dikenai sanksi pembekuan izin yang berupa pembekuan kartu pengawasan. Selain itu jika dalam waktu 60 hari sejak tanggal pembekuan izin dan pemegang izin tidak melaksanakan kewajibannya, dikenai sanksi pencabutan izin dengan pencabutan kartu pengawasan.

Baca juga: Kecelakaan Terus Berulang, Rekomendasi KNKT Sebagian Besar Tak Diindahkan

Bambang menambahkan, ada baiknya juga setiap perusahaan melakukan penilaian terhadap sistem manajemen keselamatan yang dilakukan baik pada kendaraan maupun kepada pengemudi. Hal ini agar pengemudi bisa lebih profesional dan memiliki kompetensi dengan tambahan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang baik, agar menjadi prioritas bagi perusahaan.

Ternyata! Pendapatan Petugas ATC Jauh Lebih Tinggi dari Seorang Pilot

Ketika kecil, tidak sedikit dari Anda yang mengatakan kalau sudah besar nanti ingin jadi seorang dokter, polisi, tentara, atau bahkan seorang pilot. Seperti sudah menjadi template yang ketika ditanya ke anak lain, mereka pun akan melontarkan jawaban yang sama. Mari kita persempit topik pembahasannya dan fokus pada anak-anak yang menjawab ingin menjadi seorang pilot.

Baca Juga: Ketika Penerbangan Jarak Jauh, Apa Saja Sih Yang Dilakukan Pilot?

Nah, entah hal apa yang melatarbelakangi anak-anak untuk menjawab pertanyaan tadi, tapi yang jelas pendapatan seorang pilot bisa dibilang di atas rata-rata pekerjaan lainnya. Lalu, bagaimana dengan pendapatan orang-orang yang berkutat di dunia aviasi?

Seperti yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman telegraph.co.uk (21/12/2017), berdasarkan survei yang dilakukan oleh sebuah situs yang bernama Career Cast, petugas Air Traffic Controller (ATC) ternyata mengungguli pendapatan seorang pilot dan menjadi salah satu dari 10 pekerjaan dengan penghasilan yang tertinggi 2017. Career Cast menyebutkan bahwa pendapatan seorang petugas ATC yaitu rata-rata berkisar US$122.410 atau yang setara dengan Rp1,7 miliar per-tahun!

Angka tersebut sahih dengan apa yang pernah dikatakan seorang petugas ATC Inggris di masa lampau. “Angka kasarnya adalah £80.000 (Rp1,46 miliar),” ungkap Fran Slater, seorang karyawan NATS Holdings. Fran mengatakan bahwa angka kasar yang ia sebutkan merupakan rataan tahun 2015 kemarin. “Tapi angka tersebut tergantung dari basis Anda, apakah menara pengawas tersebut sibuk, atau Anda berada dalam posisi penting di bandara utama di London,” imbuhnya. Mengingat pekerjaan sebagai salah satu petugas di ATC penuh dengan tekanan dan tindakan fiktif dapat berakibat fatal, maka tidak heran jika pendapatannya juga tinggi.

Lalu, bagaimana dengan pendapatan seorang pilot? Career Cast menempatkan pilot pada rataan pendapatan $105.720 atau yang setara dengan Rp1,4 miliar per-tahun. Perlu dicatat, tidak menutup kemungkinan seorang pilot mendapatkan angka di atas atau di bawah rataan tersebut. “Gaji awal untuk seorang kapten dengan maskapai berukuran sedang bisa berkisar antara £57.000 sampai £78.000,” tukas Prospects, salah satu situs terkemuka di Inggris. “Sedangkan mereka yang dipekerjakan oleh operator besar bisa memperoleh penghasilan mulai dari £97.000 sampai lebih dari £140.000,” imbuhnya. Karena di sini tugas dan tanggung jawab yang diemban seorang pilot tidaklah mudah setiap harinya, maka rataan pendapatan tersebut wajar adanya.

Baca Juga: Neerja Bhanot – Mengenang Tameng Hidup Tragedi Pan Am Penerbangan 73

Sosok yang tidak kalah penting yang selalu menghiasi penerbangan Anda adalah seorang pramugari. Sama seperti dua pekerjaan di atas, Prospects mengatakan bahwa pendapatan untuk seorang pramugari sangatlah variatif. “Tergantung pada maskapai penerbangan, karena beberapa dari mereka bersedia untuk membayar lebih daripada yang lain, tapi Anda bisa mengharapkan gaji awal antara £12.000 sampai £14.000,” ungkap Prospects. Mungkin angka pendapatan per-tahun seorang pramugari tersebut sebanding dengan tugas yang dibebankan kepada mereka.

Walaupun angka-angka pendapatan di atas dapat menggiring Anda ke tingkatan hidup yang lebih mapan, tapi semuanya setara dengan beban tugas dan tanggung jawab yang dilimpahkan. Intinya, semua orang yang bergerak di dunia aviasi selalu mengutamakan keselamatan para penumpangnya agar dapat sampai di tujuan dengan kondisi selamat. Apakah hasil survei di atas semakin memantapkan langkah Anda untuk bergabung dengan dunia penerbangan?

Di Amerika Serikat, Uber Lebih Banyak Dipilih Untuk Atasi Situasi Darurat Medis! Kok Bisa?

Sudah menjadi satu kewajaran manakala seseorang menghubungi petugas ambulans untuk mengantarkan penderita menuju rumah sakit. Tapi bagaimana jika bukan petugas ambulans yang dipanggil dalam kondisi darurat, melainkan pengemudi Uber? Tentu hal tersebut akan membuat Anda mengernyitkan dahi. Walaupun terdengar konyol, tapi seorang peneliti berhasil membuktikan hal tersebut dan membeberkannya ke publik.

Baca Juga: Disebut Ilegal, Layanan Uber Dicabut di Tel Aviv

Seperti yang dihimpun KabarPenumpang.com dari situs mashable.com (15/12/2017), seorang professor dari Department of Economics di University of Kansas, David Slusky dan rekannya Dr. Leon Moskatel dari Scripps Mercy Hospital’s Department of Medicine menyebutkan bahwa penelitian mereka menemukan penurunan terhadap penggunaan ambulans di Amerika Serikat. Kedua periset ini juga percaya bahwa layanan ride sharing seperti Uber menjadi aktor dibalik penurunan angka penggunaan ambulans tersebut.

Keduanya mengambil sampel dari 766 kota di Amerika Serikat dalam rentang waktu 2013 hingga 2015. Itu berarti, baik David dan Dr. Leon membandingkan sebelum dan sesudah layanan Uber ‘menyerbu’ kota-kota di Negeri Paman Sam ini. Setelah meninjau semua data yang ada, para peneliti ini menyimpulkan bahwa masuknya layanan Uber ke kota-kota tersebut telah mengurangi volume penggunaan ambulans sekitar tujuh persen.

Seperti yang kita ketahui bersama, layanan ride sharing seperti  Uber tidaklah dilengkapi dengan tenaga medis professional seperti yang ada di ambulans, tapi hal tersebut dinilai bukanlah menjadi alasan utama di balik angka penurunan penggunaan ambulans ini. David dan Dr. Leon sepakat bahwa biaya penyewaan ambulans yang terkadang mencapai ribuan dolar menjadi beban tersendiri bagi para penyewa. Mereka lebih memilih untuk menggunakan layanan Uber karena memang terbukti lebih murah dan bisa mengantar pasien menuju rumah sakit lebih cepat (dilihat dari ukuran mobil). “Para penyewa akan mempertimbangkan tentang kesehatan dan harga sewanya (ambulans),” tutur David.

Baca Juga: Waspada! Pengemudi Uber Punya Trik Baru Untuk Kelabui Penumpang

Tanpa terkecuali, layanan ride sharing Uber akan mengantarkan Anda menuju destinasi tujuan termasuk rumah sakit. Bahkan, tidak sedikit para pengguna layanan Uber ini meminta agar si pengemudi lebih cepat sampai karena berada dalam kondisi yang darurat. “Kami bersyukur layanan kami telah membantu banyak orang yang berada dalam kondisi darurat agar bisa mendapatkan penanganan medis secepatnya,” ungkap juru bicara Uber.

“Penting untuk diingat bahwa Uber bukanlah pengganti petugas penegak hukum atau profesional medis. Jika terjadi keadaan darurat medis, kami selalu mendorong setiap orang untuk menghubungi 911.” Imbuhnya.

Ambil Foto Menara Eiffel di Malam Hari = Ilegal!

Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar kata Paris? Mungkin sebagian besar dari Anda akan langsung mengingat salah satu keajaiban dunia yang ada di sini, ya Menara Eiffel. Sebagai salah satu destinasi wisata favorit para pelancong, maka tidak heran jika di sekitaran menara ini banyak orang yang mendokumentasikan momen prestisius ini. Tapi tahukah Anda bahwasanya Anda tidak diijinkan untuk mempublikasikan foto atau video Menara Eiffel pada malam hari? Loh, kok bisa?

Baca Juga: Priiit..! Dilarang Selfie di Tempat-Tempat Berikut Ini

Sebagaimana yang disarikan KabarPenumpang.com dari berbagai sumber, adapun alasan dibalik pelarangan ini adalah undang-undang hak cipta Perancis. Ditambah lagi statemen yang dicetuskan oleh sebuah perusahaan yang mengelola Menara Eiffel, Société d’Exploitation de la Tour Eiffel, yang melarang keras mempublikasikan Menara Eiffel kala malam hari.

“Namun perlu izin yang harus diperoleh dari Société d’Exploitation de la Tour Eiffel untuk mempublikasi foto Menara Eiffel yang dihiasi lampu pada malam hari,” tutur salah satu karyawan di perusahaan itu, dikutip dari laman brilio.net.

Ya, memang Menara Eiffel merupakan sarana yang terbuka untuk umum. Para pengunjung diperbolehkan mengabadikan momen sebanyak mungkin dikala siang hari dan mempublikasikannya. Namun jangan harap Anda dapat mempublikasikan satu foto atau video yang menunjukkan keindahan Menara Eiffel pada malam hari, karena hal tersebut dinilai ilegal.

Dikarenakan Perancis menganut peraturan yang memberikan hak eksklusif terhadap seseorang atas karya seni yang dia buat, maka inilah yang menjadi landasan undang-undang tersebut. Setiap malam, Menara Eiffel menampilkan pertunjukan lampu yang dipasang oleh Pierre Bideau pada tahun 1985. Atas hasil karyanya, Pierre dianugerahi hak cipta yang berdampak pada pelarangan kepada semua pelancong untuk mempublikasi pemandangan Menara Eiffel pada malam hari. Sederhananya seperti itu.

Baca Juga: Disebut Ilegal, Layanan Uber Dicabut di Tel Aviv

Selain terbentur soal undang-undang, pertunjukan lampu di Menara Eiffel bukanlah lagi menjadi suatu hal yang indah manakala diabadikan dengan menggunakan kamera. Ini dikarenakan fisik Menara Eiffel yang berupa kerangka, sehingga hanya indah untuk dipandang mata saja. Namun jika Anda tetap bersikukuh untuk mengabadikan momen pertunjukan lampu di sana, tetap jadikan hasilnya sebagai dokumentasi pribadi saja dan tidak untuk dipublikasikan.

Ini Dia Parade “Dancing Water” dari Berbagai Penjuru Dunia, Nomor 5 Unik Banget!

Ada banyak cara untuk membuat salah satu unsur kehidupan ini menjadi lebih menakjubkan, seperti menjadikannya sebagai air mancur. Seperti yang ada di Taman Vanda, Bandung dimana warga kota berjuluk Paris van Java ini begitu menikmati pertunjukan air mancur yang seolah berdansa ini. Entah sengaja datang, atau hanya untuk melepas lelah, tapi yang pasti taman yang terletak di pusat kota Bandung ini selalu ramai dikunjungi.

Baca Juga: 12 Kapal Pesiar dengan Kolam Renang Mewah

Selain di Bandung, dimana saja ya kira-kira kita bisa menikmati air mancur yang memiliki desain apik lainnya? Berikut KabarPenumpang.com rangkum lima air mancur indah di seluruh dunia versi laman cnn.com. Siapa tahu bisa jadi referensi Anda untuk menghabiskan libur akhir tahun!

Banpo Moonlight Rainbow Fountain (Seoul)

Sumber: istimewa

Air mancur yang ada di Ibukota Korea Selatan ini menggunakan 10.000 lampu LED dan 380 water jet yang menghiasi bagian pinggir Banpo Bridge. Air diambil langsung dari Sungai Han dan menyemprot horizontal sejauh 43 meter. Air mancur ini pn dapat deprogram sehingga bisa bergerak mengikuti alunan musik. Pertunjukan air mancur indah ini sendiri berlangsung setiap hari antara bulan April dan Oktober.

Lotte World Musical Fountain (Busan)

Sumber: pinterest

Korea Selatan juga merupakan rumah bagi air mancur indoor tertinggi di dunia. Air mancur yang dibuka pada tahun 2010 ini dibangun di dalam Gwangbok Lotte Department Store, Busan. Dalam waktu tiga minggu, 500.000 orang telah berkunjung untuk melihatnya meliuk-liuk indah. Saat ini, Lotte World Musical Fountain dipertontonkan oleh 20.000 pengunjung per hari dan mendapat gelar sebagai daya tarik Busan yang paling populer. Sebuah hasil kolaborasi antara air mancur, kilauan lampu, dan 16 lagu berbeda membuat air mancur ini sangat memanjakan mata.

Fountain of Wealth (Singapura)

Sumber: instamoz.com

Fountain of Wealth dapat ditemukan di luar pusat perbelanjaan Suntec City, Singapura dan pernah menyabet gelar sebagai air mancur terbesar di dunia oleh Guinness World Records pada tahun 1998. Air mancur yang berdiri di atas lahan seluas 1.683 meter persegi ini dapat menyemprotkan air setinggi 13 meter. Entah siapa yang memulai, namun kebanyakan orang yang menonton pertunjukan air mancur ini selalu melemparkan koin. Ketika pertunjukan berakhir, tidak sedikit juga warga yang kemudian memungutinya. Tampilan air mancur ini semakin mempesona kala malam, karena ditembaki oleh sinar laser.

Dubai Fountain (Dubai)

Sumber: dubaitravelator.com

Air mancur ini terletak di sebuah danau di depan gedung tertingggi di dunia, Burj Khalifa. Menampilkan lima cincin water jet yang mampu menyemprotkan air yang tingginya setara dengan gedung 50 lantai. Dubai Fountain dilengkapi dengan 6.600 lampu LEDS serta 25 proyektor warna yang memungkinkan semburan air untuk menampilkan berbagai gambar. Sinar cahaya di tengah air mancur bisa terlihatdari jarak 20 mil, dan menjadikannya sebagai salah satu titik terang di Timur Tengah.

Baca Juga: Lima Daerah Reklamasi Ini Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

Kanazawa Fountain Clock (Kanazawa, Jepang)

Sumber: pinterest

Air mancur unik berbentuk jam digital ini terletak di luar stasiun kereta Kanazawa, Jepang. Kanazawa Fountain Clock terdiri dari serangkaian air mancur kecil dengan latar belakang hitam. Sistem katup hi-tech memungkinkan air mancur diprogram untuk menampilkan angka dan huruf dalam berbagai bahasa.

Kopilot Oman Air Lupa Bawa Lisensi Terbang, Pesawat Tertahan Lebih dari 2 Jam di New Delhi!

Apa yang akan terjadi jika pilot dan kopilot maupun awak kabin tidak membawa kelengkapan dokumen maupun lisensi terbang komersialnya? Mungkin bisa saja pesawat tidak diperbolehkan lepas landas atau bahkan tidak terbang sama sekali hingga ada konfirmasi dari pihak maskapai.

Baca juga: Cessna 172 Skyhawk, Pesawat Latih Terpopuler Sejagad, Pencetak Berjuta Pilot

Belum lama, hal seperti ini terjadi pada maskapai Oman Air, dimana salah satu kru kabinnya yakni kopilot pesawat tersebut lupa membawa lisensi terbang komersialnya. Masalah tersebut membuat penerbangan Oman Air tidak diizinkan lepas landas dari bandara New Delhi, India, untuk sementara waktu.

Penemuan ini saat ada pemeriksaan acak terhadap dokumen-dokumen pesawat terbang dan awak asing yang mengoperasikannya. Diketahui, pemeriksaan ini dilakukan oleh pejabat Direktorat Jenderal Perhubungan Udara atau Directorate General of Civil Aviation (DGCA).

KabarPenumpang.com melansir dari laman english.alarabiya.net (8/12/2017), bahwa selama pemeriksaan acak yang dilakukan, kopilot penerbangan Oman Air tidak dapat memberikan CPL nya saat diminta. Karena masalah ini, penumpang mau tak mau harus menunggu lebih dari dua jam selama pemeriksaan tersebut berlangsung.

Atas kejadian tersebut maskapai kemudian mengirim faks atas izin pilot yang diperiksa dan kemudian pesawat baru diperbolehkan lepas landas. India sendiri sudah memulai program pengawasan keselamatan untuk maskapai asing atau safety oversight of foreign airlines (SOFA) pada tahun 2009 sesuai dengan Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengatakan bahwa semua maskapai penerbangan asing harus mengirim awak penerbang dan kabin mereka dengan dokumen lengkap untuk memenuhi pemeriksaan keselamatan rutin.

Baca juga: Ketika Penerbangan Jarak Jauh, Apa Saja Sih Yang Dilakukan Pilot?

“Sekitar lima sampai enam tahun yang lalu di UPA, pada pesawat maskapai asing beberapa kali kami telah menemukan beberapa dokumen atau sertifikat hilang atau karena beberapa alasan lain. Itu segera menjadi isu diplomatik dengan negara yang bersangkutan dan kami diarahkan untuk segera melepaskan pesawat tersebut untuk penerbangan,” ujar seorang juru bicara. Terkait hal ini, maskapai Oman Air tidak mengomentari kejadian tersebut.

Puncak Natal 2017, ASDP Cabang Merak Sebrangkan 238.636 Penumpang dan 50.533 Kendaraan

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak telah sukses menyeberangkan sekitar 238.636 orang penumpang dan 50.533 unit kendaraan mulai H-7 atau Senin (18/12) hingga H-1 Minggu (24/12) selama periode arus berangkat Angkutan Natal dan Tahun Baru 2018.

Baca juga: Tiru Kehigienisan Reska, PT ASDP Coba Peruntungan Tawarkan PopSo di Kapal Ferry

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengaku cukup suksesnya layanan angkutan Natal selama arus berangkat ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh insan ASDP dalam mendukung layanan Angkutan Natal dan Tahun Baru tersebut.

“Persiapan telah dilakukan sebaik mungkin. Strategi di lapangan juga dilakukan dengan baik, dan berupaya untuk memberikan layanan sesuai prosedur sehingga pengguna jasa dapat menikmati layanan prima, berupa perjalanan yang lancar, aman dan selamat,” tutur Ira, saat memantau puncak arus Natal di Pelabuhan Merak, Minggu (24/12) siang dalam siaran pers yang diterima KabarPenumpang.com

Ia mengakui, di waktu peak season angkutan Natal dan Tahun Baru 2018 terjadi peningkatan pengguna jasa yang cukup signifikan, khususnya penumpang pejalan kaki, roda dua, dan mobil pribadi.

“Namun, karena kesigapan pihak ASDP khususnya Cabang Merak untuk mengoperasikan kapal-kapal berukuran besar dan memaksimalkan 6 dermaga, maka arus penumpang dan kendaraan relatif lancar, tidak terjadi antrian yang signifikan. Antrian masih dalam batas wajar, dan tidak sampai keluar dari pelabuhan atau bahkan jalan tol Tangerang-Merak,” jelas Ira.

Selain itu, pengguna jasa penyeberangan khususnya di Merak kini sudah semakin dapat menikmati pelayanan pelanggan yang lebih baik. Sejumlah fasilitas umum di terminal penumpang ditingkatkan. “Ketersediaan toilet yang cukup bersih, loket yang banyak, musholla, posko kesehatan, ruang menyusui hingga kami siapkan layanan tambahan snack corner gratis di dalam ruang tunggu. Antrian saat naik kapal juga bisa diminimalisir dengan pengaturan port time yang baik. Semua demi kenyamanan penumpang,” katanya.

GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak Fahmi Alweni mengaku pengoperasian kapal besar dan dermaga sebanyak 6 unit secara maksimal cukup berhasil membuat arus penumpang dan kendaraan mengalir lancar.

Apalagi, jika membaca data dan perbandingan tahun lalu, tanggal 22 dan 23 Desember 2017 bisa dikatakan puncak arus berangkat Natal, dimana jumlah penumpang pejalan kaki naik tajam, masing-masing naik 49,5 persen dan 18,7 persen dibandingkan realisasi tahun lalu. “Dengan menggunakan kapal besar, arus penumpang pejalan kaki yang cukup besar dua hari berturut-turut berhasil diurai. Demikian juga dengan sepeda motor, yang saat peak terjadi kenaikan hingga 70,1 persen pada tanggal 22 dibandingkan tahun lalu,” jelasnya.

Kendati demikian, Fahmi tetap mengantisipasi bahwa malam ini masih terjadi arus berangkat Natal ke Sumatera yang akan didominasi penumpang, roda dua dan mobil pribadi walau tak signifikan.

Baca juga: Mengenal Jalur Ferry dan Pelabuhan Tanjung Kapal, Urat Nadi Transportasi di Pulau Rupat

Data Posko Merak mencatat, jumlah penumpang yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 238.636 orang atau naik 13,1 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai 210.935 orang. Total kendaraan seluruhnya yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 50.533 unit atau naik 15,7 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai 43.685 unit.

Roda dua, tercatat 8.267 unit atau naik 64,6 persen dibandingkan tahun lalu 5.024 unit, dan Roda empat mencapai 24.886 unit atau naik 10,7 persen dibandingkan periode sama tahun lalu 22.488 unit.

10 Tips Menikmati Perjalanan dengan Kereta di Eropa

Merasakan wisata kereta di Benua Biru menjadi salah satu tujuan destinasi para pelancong dunia. Bukan hanya karena kota-kota yang indah, tetapi banyak tempat sejarah yang bisa di kunjungi dan satu dengan lainny berdekatan. Biasanya para pelancong lebih memilih menggunakan kereta, selain murah juga bisa menikmati pemandangan. KabarPenumpang.com merangkum dari traveller.com.au, ada sepuluh tips yang bisa digunakan para pelancong saat menggunakan kereta api di negara-negara Eropa.

Baca juga: TGV, Masih Jadi Lambang Supremasi Kereta Cepat Eropa

1. Perjalanan dengan kereta api
Bepergian dengan jaringan kereta api di Eropa akan sangat mudah saat tas Anda bisa langsung di ambil. Tidak hanya lebih mudah, saat duduk pun Anda bisa lebih nyaman saat tas di letakkan pada rak penyimpanan di atas tempat duduk.

2. Tahu kereta yang akan dinaiki
Di Eropa banyak kereta cepat sehingga membuat Anda harus lebih jeli melihat mana kereta yang akan dinaiki. Awalnya hanya ada TVG dan Eurostar, tetapi saat ini sudah ada SJ, RJ dan AVE. Di Jerman ada kereta Intercity Express atau ICE, Euromed di Spanyol, Thalys di Belgia, Supercity di republik Ceko, Railjet di Austria dan Le Frecce di Italia.

3. Tempat tidur atau kamar tidur
Bepergian dengan kereta sembari bermalam bisa menghemat biaya akomodasi, karena selain bisa beristirahat, Anda juga sampai ketujuan di hari baru dan ini menjadi pengalaman tersendiri. Ada kereta dengan kompartemen tidur yang berisikan satu, dua atau tiga tempat tidur, perlengkapan mandi dan handuk. Ada juga kereta dengan kamar dengan empat atau enam tempat tidur susun dengan fasilitas yang sama. Jika Anda berangkat pada tengah malam dan sampai ke tujuan juga tengah malam, maka perjalanan di kereta api akan Anda rasakan selama dua hari.

4. Membawa gadget
Perjalanan kereta di Eropa tak selamanya bisa dinikmati keindahan alamnya. Saat melewati Norwegia atau Swiss, pemandangan gunung mendapat sisi gelap yakni terowongan. Sebuah gadget, seperti smartphone atau tablet akan membuat Anda sedikit terhibur saat kereta menyusuri terowongan.

5. Beli tiket online
Banyak jalur kereta yang tersedia dengan pilihan kereta pula yang beragam tergantung Anda memilih untuk kemana. Untuk mengunjungi satu negara seperti Jerman, bisa membeli di bahn.com atau menggunakan France Rail Pass yang bisa di beli francerailpass.com. Sedangkan perjalanan dengan beberapa tujuan baiknya Anda membeli tiket Eurail yang berlaku di 28 negara dan menawarkan beberapa hari perjalanan kereta api di berbagai kelas seperti ekonomi, bisnis maupun eksekutif. Untuk mendapatkan tiket ini Anda bisa membukanya di eurail.com, railplus.com.au atau raileurope.com.

6. Reservasi atau tidak reservasi
Tidak semua kereta api mengharuskan Anda memesan tempat duduk sebelum bepergian. Ada beberapa kereta yang tidak mengenakan biaya tambahan untuk pemesanan tempat duduk. Disarankan, jika bepergian ke negara populer seperti Perancis, Italia atau Spanyol, baiknya memesan tempat duduk.

7. Waktu transfer
Secara teknis, Anda akan memerlukan pergantian dari satu kereta ke kereta lainnya. Biasanya jarak pergantian kereta setidaknya satu jam setelah perjalanan kereta sebelumnya.

8. Penutup telinga di kereta
Tak hanya pesawat, di kereta juga bisa terjadi perubahan tekanan. Ini terjadi jika kereta melalui gunung dan melewati terowongan sehingga mengubah ketinggian. Hal tersebut bisa tidak nyaman apalagi yang memiliki telinga sensitif, pilek bahkan infeksi sinus. Penyumbat telinga yang dirancang untuk diudara bisa digunakan dan cukup membantu. Anda juga bisa membuka jendela untuk membuat tekanan udara perbedaannya tidak terlalu ekstrim. Bawa obat dalam perjalanan Anda.

Baca juga: Mau Ke Eropa dengan Visa Schengen? Jangan Lupa Pesan Tiket Kereta Secara Online

9. Hati-hati dengan pencopet
Perjalanan dengan kereta api di Eropa pada umumnya merupakan lambang kesopanan dan keamanan. Saat Anda turun, terutama di kota-kota besar baiknya waspada dengan pencopet dan jaga barang dengan baik. Beberapa stasiun besar memiliki lounge untuk penumpang kelas satu atau kelas eksekutif.

10. Train lag
Tak hanya saat menggunakan pesawat Anda merasakan jet lag, di kereta juga ada train lag. Sebagian besar Eropa Barat kecuali Inggris dan Portugal menempati zona waktu Eropa Tengah. Untuk merasakan ketenangan ini, perbanyak istirahat selama perjalanan, beri waktu diri Anda untuk pulih dalam waktu singkat.