Vision E³ Way, Jalur Bebas Emisi Rancangan BMW Ini Siap Hiasi Jalanan di Shanghai

Tidak hanya memiliki inovasi di sarana transportasinya saja, perusahaan manufaktur otomotif asal Jerman, BMW, juga diketahui tengah merancang sebuah jalur bebas emisi. Rencananya, jalur bebas emisi ini akan diperuntukkan bagi para pengendara sepeda hingga kendaraan roda dua bertenaga listrik.

Tidak hanya itu, BMW’s Group Technology Office yang berbasis di Shanghai ini menyebutkan bahwa rencana pengadaan jalur khusus ini memiliki banyak kelebihan dan diharapkan agar masyarakat dapat meninggalkan kendaraan bermotor pribadi mereka dan beralih menggunakan kendaraan ramah lingkungan.

Baca Juga: Kendalikan Pikiran Anda, Cara Ampuh Atasi Dampak Stress dari Kemacetan

KabarPenumpang.com merangkum dari laman newatlas.com (23/11/2017), konsep jalur bernama Vision E³ Way ini nantinya akan dieksekusi di atas jalur kendaraan komersial, dimana kendaraan bermotor seperti mobil, motor, hingga truk tidak bisa melintasinya. Vision E³ Way akan ditutupi oleh kubah dan ventilasi pendingin sehingga para penggunanya terbebas dari asap kendaraan bermotor yang biasa mereka temui di jalanan.

“Elevated, Electric, and Efficient” merupakan slogan yang akhirnya diangkat menjadi nama proyek masa depan ini. Konsep Single-Track Zero Emission ini memungkinkan setiap kendaraan yang melintasi di atasnya berlari hingga kecepatan maksimum 25 km per jam. Tidak dapat diakses oleh kendaraan bermotor, berada tinggi di atas jalan komersial, dan bebas dari lampu lalu lintas menjadi beberapa keunggulan yang ditawarkan oleh BMW untuk menyediakan solusi berkendara keliling kota tanpa harus terkena dampak pengaturan lampu lalu lintas yang menyebabkan kemacetan, dan tentu saja ramah lingkungan.

Sebagai kota terpadat ketiga di dunia dengan 25,2 juta penduduknya, bukan tidak mungkin ide BMW untuk mewujudkan proyek jalur bebas emisi ini didukung oleh warga. Kemacetan di jam tertentu sudah menjadi pemandangan yang lumrah di sini, mungkin tidak jauh seperti kondisi di Ibukota.

Baca Juga: Entaskan Kemacetan Lalu Lintas, Bangalore Canangkan Penggunaan Pod Taxi

Diketahui, beberapa ruas jalan di Shanghai sudah mengaplikasikan jalur khusus untuk pengendara sepeda, yang dibatasi dengan menggunakan tali. Dan ini menjadi keuntungan tersendiri bagi BMW karena mereka tidak harus merencanakan jauh tentang jalur mana saja yang nantinya akan digunakan, cukup mengikuti jalur khusus yang sudah ada sebelumnya.

Setiap pihak memiliki pandangannya masing-masing tentang bagaimana cara mengatasi kemacetan. Sebut saja ide tentang pengadaan taksi udara, hingga penambahan dan pembaruan moda transportasi umum menjadi beberapa contoh ide yang disalurkan oleh berbagai  kalangan untuk mengentaskan kemacetan.

Program Frequent Flyer Saat Ini Tak Sama Seperti Dulu

Program frequent flyer atau penggunaan miles di beberapa maskapai internasional saat ini sudah tidak seperti dulu lagi. Beberapa maskapai sekarang menjual program value added service (VAS) ini kepada perusahaan kartu kredit agar poin atau miles tersebut bisa didevaluasi.

Baca juga: Mengenal SkyTeam, Aliansi Penerbangan Internasional Garuda Indonesia

KabarPenumpang.com melansir dari businessinsider.com, bahwa program Amazone prime membebankan biaya pada pelanggan adalah contoh terbaik bagi maskapai untuk memperbaiki cara mereka memberi penghargaan kepada pelanggan setianya. Sebuah email program frequent flyer dari salah satu maskapai besar mengatakan pilihan perjalanan dengan penghargaan baru.

Seperti dalam email tersebut terdapat gambar Pegunungan Alpen di Swiss untuk menebus poin atau miles. Namun maskapai ini diam-diam mengatakan hanya ada sedikit tempat duduk untuk penukaran poin yang lebih rendah dimana dulunya berlaku standar.

Sejumlah perusahaan mendapatkan loyalitas pelanggan mereka hanya dengan memberikan pengalaman yang lebih baik. Pertimbangan Amazon adalah anggota program loyalitas menghabiskan rata-rata 86 persen lebih banyak per tahun daripada yang bukan anggota, berbelanja beberapa kali per bulan dan meningkatkan pembelanjaan mereka dari tahun ke tahun.

Tapi dibanding membeli loyalitas Amazon dengan barang dagangan gratis, para anggota Perdana ini membayar Amazon untuk mendapatkan hak istimewa, US$99 per tahun. Lebih dari 80 juta orang Amerika telah mendaftar. Di industri penerbangan, bagaimanapun, hasilnya sudah dapat diperkirakan sebagai peningkatan jumlah uang beredar lainnya, harga yang meningkat dan mata uang yang terdevaluasi.

Sayangnya berdasarkan penelitan yang dilakukan, harga rata-rata tiket domestik sekitar 39 ribu miles karena hadiah termurah jarang tersedia. Untuk kelas bisnis ke Eropa, harga sekali jalan terendah di salah satu aliansi utama juga sudah meningkat dari 100 ribu menjadi 140 ribu miles selama lima tahun terakhir.

Dalam model baru ini, maskapai penerbangan dan bandara akan memberikan pengalaman yang lebih baik untuk setiap penumpang dalam setiap perjalanan, berdasarkan tiga prinsip. Menghormati penumpang adalah hal utama, dimana hubungan yang loyal dibangun dengan kepercayaan dan kejujuran.

Sebab waktu keberangkatan yang realistis saat penerbangan terlambat, merancang biaya yang transparan, tidak rumit dan membungkam pengumuman bandara berulang yang ditujukan untuk seorang musafir. Kedua jadilah pintar dengan data, maksudnya adalah penjual terbaik menyebarkan analisis canggih untuk memprediksi kebutuhan pelanggan mereka dan menyesuaikan pengalam dengan masing-masing individu.

Anda bisa menggunakan metode yang sama, dimana bisa mengubah jadwal perjalanan, mengklaim bagasi yang hilang saat masih berada di udara dan memesan taksi sebelum Anda tiba. Tetapi ingat, maskapai penerbangan tahu Anda ada dimana dan akan pergi kemana.

Saat ini, Anda harus menggunakan data untuk membuat perjalanan lebih baik dan mengasilkan pendapatan dengan menjual apa yang Anda inginkan. Terakhir mengelola seluruh pengalaman perjalanan.

Mak Itam, Lokomotif Uap Legendaris Yang Jadi Ikon Wisata Sawahlunto

Mak Itam, demikianlah julukan untuk lokomotif uap E1060 yang saat ini ‘kembali’ beroperasi Sawahlunto, Sumatera Barat. Penyebutan Mak Itam sendiri bagi masyarakat Minangkabau bukan hanya pada lokomotif tipe tersebut, melainkan seluruh lokomotif kereta api dan tidak hanya lokomotifnya melainkan kereta itu sendiri disebut Mak Itam.

Baca juga: Di Sawahlunto, Ternyata Juga Ada Museum Kereta Api

KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai sumber dan mendapatkan bahwa, Mak Itam E1060 adalah buatan Hartmann Chemnits Jerman tahun 1865. Mak Itam adalah satu-satunya lokomotif uap yang masih berfungsi dan berada di Sawahlunto.

Lokomotif ini sekarang beroperasi sebagai salah satu angkutan wisata dan pernah berada di Ambarawa tahun 1997 untuk perawatan dan perbaikan yang kemudian pada akhirnya 3 Desember 2007 silam Mak Itam kembali kerumahnya di Sawahlunto. Saat itu, sebenarnya bukan hanya untuk perbaikan dan perawatan melainkan untuk membantu lintasan bergigi di Ambarawa.

Sayangnya gigi lokomotif Mak Itam ini tidak cocok di rel kereta Ambarawa sehingga harus dilepas. Padahal tindakan melepas gerigi lokomotif ini mestinya tidak terjadi, apalagi diketahui geografis Sumatera Barat yang berlembah dan berbukit.

Tak hanya itu, Mak Itam juga sempat menjadi pajangan museum kereta api Ambarawa di antara 21 koleksi lokomotif uap lainnya. Pada awal masa kehadirannya di Sumatera Barat, lokomotif uap ini memiliki tugas untuk menarik atau mendorong rangkaian gerbong-gerbong dengan muatan batubara dari Sawahlunto ke Emmahaven atau Teluk Bayur di Padang.

Mak Itam sendiri sudah pernah melintas di jalur yang ada di Sumatera Barat. Mak Itam ini juga tak hanya sebagai angkutan barang kereta api melainkan juga mengangkut penumpang. Lokomotif ini mampu beroperasi hingga tahun 1984 dan perlahan pengabdiannya sebagai angkutan berakhir secara perlahan.

Sejak tahun 1950, Dinas Kereta Api (DKA) kemudian memodernisasi teknologi perkeretaapian dari uap ke diesel yang dianggap lebih efisien. Memang aktivitas lokomotif ini pensiun dari tugasnya yang membawa gerbong puluhan meter dengan isi batubara atau barang lainnya.

Baca juga: Gandeng Belanda Lestarikan Kereta Jadul, PT KAI Optimis Museum Ambarawa Jadi Yang Terbesar di Asia

Tetapi, aktivitas kerja mesin uap yang unik dengan tampilan klasik menjadikan lokomotif uap selalu mendapat perhatian. Memang Mak Itam sudah tak lagi beroperasi mengangkut batubara, kini fungsinya lebih ke wisata dengan menyusuri jalur Sawahlunto ke Muarokalaban (PP) dan melalui terowongan atau lubang kalam yang memiliki panjang 830 meter.

Bahkan lokomotif E1060 atau Mak Itam ini diusulkan untuk menjadi cagar budaya. Ini dikarenakan Mak Itam memiliki sejarah adanya aktivitas tambang batubara yang dikelola Belanda pada masa itu.

Mewah Bak Limousine, Berlapis Baja Laksana Tank, Inilah Kereta Diktator Korea Utara

Dipimpin oleh Kim Jong Un, Korea Utara menjelma sebagai negara yang paling terisolir di dunia. Ditambah budaya konflik dengan negara-negara di kawasan, serta sikap anti Amerika Serikat terkait uji coba nuklir, menjadikan Kim Jong Un sebagai pria yang paling ‘diburu’ di muka Bumi.

Namun sejatinya bukan hanya Kim Jong Un yang membuat kontroversi, sebelumnya Sang Ayah, Kim Jong Il juga dikenal sebagai diktator yang lumayan nyaring mengorbankan semangat konfrontasi dengan dunia Barat. Meski begitu, Kim Jong Un tetap yang paling misterius, pasalnya informasi terkait pria yang dikenal sadis ini terbilang minim. Serba serbi diri Kim Jong Un sulit dilacak oleh intelijen asing.

Baca juga: Khusus ke Pulau Jeju, Bertandang ke Korea Selatan Memang Tak Perlu Visa

Karena setiap pemimpin Korea Utara selalu menjadi ‘musuh’ dunia Barat, maka anggaran pembangunan militer miliar dollar dipatok untuk memperkuat pertahanan Negeri Komunis tersebut. Selain membangun militer yang kuat, pempimpin Korea Utara juga didukung moda transportasi andalan untuk menunjang mobilitas, tentunya dengan standar keamanan yang tinggi.

Ada beberapa hal yang dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai sumber, bahwa Kim Jong Il memiliki kereta lapis baja yang dilengkapi dengan ruang konferensi, ruang komando, ruang tamu hingga kamar tidur. Tak hanya itu, di dalam kereta api berlapis baja ini juga tersimpan sebuah mobil mewah Mercedes Benz yang bisa digunakan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Kereta lapis baja milik Kim Jong Il

Uniknya, kereta berlapis baja tersebut dibuat oleh Ayah Kim Jong Un, dikarenakan ketakutan yang dimilikinya jika melakukan perjalanan jarak jauh menggunakan pesawat terbang. Kereta lapis baja ini biasa digunakan untuk pergi ke pabrik, pangkalan militer hingga ke negara tetangga lainnya seperti Cina dan Rusia yang berjarak 4.500 km dari Pyongyang.

Kereta ini dilindungi oleh dummy, biasanya digunakan untuk mengecoh sasaran jika diincar oleh rudal. Kerennya di dalam kereta milik Kim Jong Il terdapat telepon satelit, televisi layar datar dan peralatan makan mewah yang bisa membuat pemimpin Korut ini nyaman selama perjalanan.

Pada masa pemerintahannya, ayah dari Ki Jong Un ini memiliki enam kereta berlapis baja dengan terdiri dari 90 railcars. Dilengkapi dengan telepon satelit memudahkan pemimpinn bisa melakukan briefing atau memberikan perintah saat sedang bepergian.

Sayangnya keamanan kemudian diperketat sejak terjadi ledakan di Ryongchon yang berada dekat perbatasan Cina tahun 2004 lalu. Ledakan tersebut diyakini disebabkan oleh sebuah kereta yang dilengkapi minyak dan bahan kimia serta menyentuh saluran listrik. Untungnya ledakan tersebut terjadi tiga jam setelah kereta Kim Jong Il melewati daerah tersebut. Dari rumor yang beredar ini bisa saja merupakan sebuah upaya sabotase.

Untuk melakukan perjalanannya, Kim Jong Il membagi tiga kelompok kereta, yang pertama berada di depan untuk memeriksa keamanan jalur kereta api. Kemudian kereta yang membawa pemimpin dengan perbedaan waktu tunda dengan kereta pertama 20 sampai 30 menit dan kereta terakhir berisi staf keamanan tambahan dan peralatan komunikasi.

Baca juga: Korea Selatan Bakal Sokong Pendanaan Proyek LRT Jakarta Fase II

Sebelum dilakukan perjalanan, area yang dilintasi sudah disterilkan 24 jam sebelum keberangkatan. Tak hanya Kim Jong Il yang senang menggunakan kereta, ayahnya juga Kim Il Sung menggunakan kereta selama perang Korea sebagai markas besarnya.

Kemudian membuat banyak istana yang aman dan banyak diantaranya langsung terakses dengan stasiun kereta api. Diperkirakan ada 19 istana yang hanya bisa diakses oleh kereta api pribadi. Perjalanan kereta terpanjang Kim Il Sung berlangsung tahun 1984 saat mengunjungi seluruh negara di Eropa Timur.

Akibat Amukan Istri, Qatar Airways Tujuan Bali Terpaksa Mendarat Darurat di India

Sebuah keluarga kecil asal Iran yang terdiri dari seorang suami, istri dan satu anak mereka, ikut dalam penerbangan Qatar Airways dari Doha dengan tujuan Denpasar, Bali pada Minggu 5 November 2017. Sayangnya penerbangan keluarga kecil itu harus berhenti di Chennai, India karena pilot pesawat terpaksa melakukan pendaratan darurat.

Namun alasan pendaratan darurat ternyata bukan karena kerusakan teknis pesawat atau juga bukan karena cuaca buruk. Ternyata penyebab insiden ini karena adanya prahara yang tiba-tiba muncul di keluarga tersebut. Awalnya sang istri dengan sengaja mengintip telepon genggam milik suaminya. Saat itu diketahui sang suami sedang tertidur dengan pulasnya, kemudian wanita tersebut menekan tombol beranda (home).

Baca juga: (Lagi) Penumpang Mabuk Berhasil Paksa Pilot Untuk Mendarat Darurat

KabarPenumpang.com melansir dari laman news.com.au (7/11/2017), bahwa hal yang tak disangka adalah wanita tersebut menemukan bukti-bukti perselingkuhan suaminya. Wanita tersebut dilaporkan telah mengonsumsi minuman beralkohol dan kemudian memulai pertengkaran dengan sang suami.

Dikabarkan, sang wanita berperilaku tidak pantas saat awak kabin mencoba untuk menenangkannya. Situasi semakin tak terkendali dalam kabin, hingga akhirnya pilot memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat di bandara Chennai di India.

Wanita tersebut beserta anak dan suaminya diturunkan di bandara Chennai kemudian pesawat tersebut melanjutkan perjalanannya ke Bali. Karena tidak ada masalah keamanan, satu keluarga ini kembali melanjutkan penerbangan ke Kuala Lumpur. Kemudian dari Kuala Lumpur keluarga kecil tersebut naik pesawat kembali ke Doha.

Seorang pejabat dari Central Industrial Security Force mengonfirmasi insiden tersebut. “Satu keluarga Iran dengan seorang wanita bersama suami dan satu anaknya dikeluarkan oleh Qatar Airways karena telah berperilaku buruk kepada awak kabin dalam penerbangan,” ujar pejabat tersebut.

Mereka dikirim ke Kuala Lumpur dengan pesawat Batik Air 6019 untuk perjalanan kembali pulang ke Doha. Saat dikonfirmasi, pihak Qatar Airways mengatakan, sehubungan dengan privasi penumpang, Qatar tidak mengomentari kasus individual.

Baca juga: Jika Terjadi Perkelahian di Kabin, Pilot Bisa Berlakukan Prosedur Pendaratan Darurat

Hal ini juga pernah terjadi tahun 2014 lalu dimana sepasang pengantin baru yang terbang dari Atlanta menuju Costa Rica akan berbulan madu. Diketahui, sang suami mabuk dan membuat heboh di pesawat Delta Airlines yang mereka tumpangi. Akibat kejadian ini, pesawat terpaksa mendarat darurat di bandara Pulau Grand Cayman dan sang pria di amankan sementara pengantin perempuan tetap berada di pesawat melanjutkan penerbangan menuju San Jose, Costa Rica.

Tragedi Garut Tegaskan Banyak Titik Rawan Longsor di Sepanjang Jalur Kereta di Tanah Pasundan

Hujan deras yang mengguyur Tanah Pasundan beberapa waktu lalu tidak hanya berdampak pada ‘tenggelamnya’ beberapa rumah warga, melainkan memutuskan salah satu nadi mobilitas warga di Garut. Ya, bencana longsor yang terjadi di antara Stasiun Cipeundeuy-Bumiwaluya pada Rabu (22/11/2017) sekitar pukul 18.04 WIB memaksa tujuh perjalanan kereta dari arah Bandung menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur terpaksa dialihkan ke jalur utara untuk sementara.

Baca Juga: Antisipasi Kecelakaan di Jalur Kereta, Kemenhub Datangkan Kereta Derek

Dilansir KabarPenumpang.com dari berbagai sumber, dampak dari hujan deras yang terjadi ternyata tidak hanya menyebabkan longsor, melainkan ada beberapa titik di jalur kereta tersebut yang terendam banjir. “Banjir merendam Stasiun Kereta Cipeundeuy. Akibatnya jalur kereta terendam air. Longsor juga menutup jalur kereta di Kampung Cidahu, Desa Haurkuning, akibatnya rel kereta mengalami pergeseran,” ungkap Camat Malangbong, Teten Sundara, dikutip dari laman tribunnews.com (22/11/2017).

Sudah barang tentu, beberapa kereta api yang hendak melintasi titik longsor tersebut tidak bisa melintas dan membuat ratusan penumpangnya terlantar. Diperkirakan ada 184 penumpang KA Argo Wilis jurusan Surabaya-Bandung tertahan di stasiun Cipeundeuy. Menindaklanjuti bencana tersebut, PT KAI langsung berkoordinasi dan menyediakan kendaraan pengganti untuk para penumpang yang terlantar tersebut. “Tiga kereta yang mau ke Bandung dipindahkan naik bus,” ungkap salah satu sumber dari PT KAI.

Musim hujan di penghujung tahun 2017 ini memang menjadi momok yang menakutkan tidak hanya bagi warga yang tinggal di daerah perbukitan, melainkan PT KAI pun turut cemas bencana seperti ini akan menghambat perjalanan beberapa armadanya. Bagaimana tidak, rute kereta di Jawa Barat khususnya  terkenal dengan jalurnya yang membelah bukit dan melintasi jurang, maka tidak heran jika ada beberapa titik di sepanjang jalur kereta ini yang masuk ke dalam kategori rawan longsor.

Baca Juga: Lampegan, Terowongan Tertua di Indonesia, Abadikan Misteri Nyi Ronggeng

Kepala Humas PT Kereta Api Daerah Operasi II Bandung, Zunerfin mengatakan ada tiga daerah sepanjang lintasan kereta yang disinyalir sebagai titik rawan longsor. Ketiga lokasi itu berada di Ciganea, Kabupaten Purwakarta; Bumi Waluya, Kabupaten Garut; dan Cibeber, Kabupaten Cianjur. Tahun lalu saja, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan mencatat ada 121 titik rawan longsor di sepanjang jalur kereta api Pulau Jawa dan Sumatera. Akankah titik rawan longsor tersebut semakin bertambah banyak dewasa ini?

Kecelakaan Terus Berulang, Rekomendasi KNKT Sebagian Besar Tak Diindahkan

Maraknya kecelakaan yang terjadi di Indonesia dalam kurun waktu belakangan ini mendorong Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan serangkaian investigasi. Nantinya, hasil dari investigasi akan melahirkan sebuah rekomendasi yang ditujukan kepada pihak-pihak terkait untuk dapat dilakukan perbaikan.

Tidak hanya sebatas rekomendasi terhadap operator jasa transportasi, infrastruktur pun tidak luput dari objek investigasi KNKT. Alhasil, mereka menemukan banyak hal-hal yang menyalahi aturan sehingga dapat diketahui penyebab pasti terjadinya suatu kecelakaan.

Baca Juga: Dibentuk Sejak 1993, KNKT Sinergikan Para Investigator Kecelakaan di Tiga Moda

Sebagai contoh, dalam data statistik yang diterima oleh KabarPenumpang.com, KNKT menginvestigasi sebanyak 32 kecelakaan pada rentang tahun 2012 hingga 2016 kemarin, yang meliputi tabrakan sebanyak 20 kasus, moda yang terguling sebanyak 10 kasus, dan moda yang terbakar sebanyak dua kasus. Mungkin angka tersebut tidak sebanding dengan jumlah kecelakaan yang tidak diinvestigasi oleh KNKT, namun dari situ bisa dilihat bahwa KNKT menunjukkan eksistensinya dalam menangani kasus yang bergulir di ranahnya.

Sebut saja tabrakan yang terjadi antara mobil barang dan mobil penumpang di Jl. Raya Desa Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur pada 6 Maret 2016 silam, atau kasus tergulingnya truk di Jl. Tresno Bawang, Dusun Baron Batang, Jawa Tengah pada 5 September 2016. Dari investigasi yang dilakukan oleh KNKT, mereka menyimpulkan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan rentetan kecelakaan tersebut seolah terulang.

Poin utama yang masih mendominasi penyebab kecelakaan di Indonesia adalah dari kondisi si pengemudi itu sendiri. Jam kerja yang melebihi batas dinilai KNKT sebagai salah satu sumbu yang memicu kecelakaan. Selain itu, kondisi kendaraan yang tidak lolos uji berkala hingga kendaraan yang dimodifikasi pun melengkapi faktor penyebab kecelakaan di Indonesia.

Beragam rekomendasi pun terbit seiring ditutupnya proses investigasi. Soerjanto Tjahjono selaku ketua KNKT pun membeberkan beberapa rekomendasi yang pernah ditelurkan oleh KNKT dalam usahanya untuk merubah kebiasaan buruk pengguna jalan raya di Indonesia.

“Ada 11 poin rekomendasi yang kita keluarkan, salah satunya adalah mewujudkan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 Tentang Kendaraan untuk membuat basis data nasional dengan format yang seragam mengenai Kendaraan Bermotor Wajib Uji di seluruh Indonesia yang mudah diakses secara real time,” tutur Soerjanto dalam acara Forum Group Discussion yang dilakukan di Kantor KNKT, Selasa (21/11/2017).

Tapi, dibalik semua rekomendasi tersebut, terselip satu fakta miris. “Hanya enam persen yang menindaklanjuti rekomendasi kami,” ungkap Soerjanto. Dengan perbandingan banyaknya rekomendasi KNKT tentang keselamatan berkendara dan pengaplikasiannya oleh pihak terkait yang hanya enam persen tersebut tentu ini menjadi sebuah ironi, bukan hanya bagi KNKT saja, tapi juga kepada seluruh pengguna jalan raya, operator transportasi atau pihak terkait yang seolah tidak mengindahkan rekomendasi tersebut.

Baca Juga: Soerjanto Tjahjono – “Ilmu Yang Diterapkan Langsung, Jadi Kunci Kesuksesan Kinerja di KNKT”

Jika digambarkan, pengguna jalan atau pihak terkait lainnya yang menjadi korban kecelakaan berkoar meminta peradilan, padahal sebelumnya KNKT sudah memberikan rekomendasi yang diyakini bisa merubah keadaan menjadi lebih baik. Dan kejadian tersebut terus terulang dan berulang. Haruskah KNKT mengambil tindakan yang lebih kongkret dalam menjalankan tugasnya? Agaknya opsi tersebut bisa dinomor-duakan dan yang terpenting dibanding itu adalah kesadaran dari pengguna jalan dan pihak terkait untuk menerima, mempertimbangkan, dan mengaplikasikan rekomendasi tersebut sehingga sehingga kondisi selamat dalam berkendara dapat direalisasikan.

Lagi, Insiden Drone Tabrak Pesawat Komersial Kembali Terulang

Walaupun di beberapa negara sudah dikeluarkan ultimatum tentang pelarangan menggunakan pesawat tak berawak (drone) di radius tertentu dari bandara, tetapi hal ini seolah tidak diindahkan oleh masyarakat. Alhasil, insiden tabrakan antara pesawat penumpang dan drone ini terus terulang. Seperti yang terjadi di Argentina, 12 November 2017 silam, dimana sebuah drone menabrak Boeing 737-800 milik maskapai Aerolineas Argentinas.

Baca Juga: AirMap, Platform Pengatur Lalu Lintas Drone di Udara

Seperti yang dihimpun KabarPenumpang.com dari laman rt.com (12/11/2017), drone tersebut menghantam mesin sebelah kanan pesawat yang bertolak dari Trelew, sebelah timur laut dari Patagonia. Kejadian tersebut terjadi ketika pesawat meliintas di atas Tierra Santa Theme Park, tepat sebelum pesawat Aerolineas Argentinas mendarat di bandara Jorge Newbery di Buenos Aires, Argentina. Untungnya, pesawat tidak mengalami kerusakan hebat ketika ditabrak dan bisa mendarat dengan selamat.

Sang pilot yang berhasil mendaratkan pesawat tersebut kemudian melaporkan kejadian yang baru saja ia alami ke menara pengawas. “Tiga minggu lalu, di tempat yang sama, sebuah drone melintas mungkin hanya lima meter saja di depan kami. Jarak yang sangat dekat,” tutur sang pilot. Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden berbahaya tersebut, namun pihak maskapai harus menerima pil pahit manakala tabrakan dengan drone itu meninggalkan kerusakan ringan.

“Akibat kejadian tersebut, pesawat mengalami kerusakan ringan. Untuk sementara, pesawat tersebut tidak beroperasi untuk menjalani inspeksi mendalam,” tulis Aerolineas Argentinas dalam sebuah pernyataan. Diketahui, insiden tabrakan ini tengah diselidiki oleh National Civil Aviation Administration (ANAC) dan Civil Aviation Accident Investigation Board (JIAAC).

Sebagaimana yang tertuang dalam ANAC’s Provisional Regulation of Unmanned Aerial pasal 6 menyebutkan tentang pelarangan pengoperasian kendaraan udara atau sistem kendaraan udara yang dikemudikan dari jarak jauh di wilayah udara terkontrol, koridor visual, dan helikopter. Kecuali pihak terkait sudah mengantongi izin terlebih dahulu dari pihak bandara.

Tidak hanya di Argentina, drone juga diketahui telah menabrak sebuah pesawat twin-engined propeller di Kanada pada 16 Oktober 2017 kemarin. Kejadiannya hampir serupa dengan yang terjadi di Argentina, dimana Skyjet Beech King Air 100 tengah bergerak mendekati Bandara Internasional Jean Lesage di Kota Quebec, dan dihantam oleh sebuah Unmanned Aerial Vehicle (UAV) yang tidak dikenal.

Baca Juga: CityAirbus, Prototipe Taksi Drone Lansiran Airbus, Mengudara di Akhir Tahun Depan

Menteri Transportasi Kanada, Marc Garneau mengatakan bahwa drone itu terbang di ketinggian sekitar 1.500 kaki, tiga mil dari bandara. Itu menandakan bahwa drone tersebut terbang 500 kaki di atas batas yang diizinkan. Untungnya, pesawat Skyjet Beech King Air 100 dapat mendarat dengan selamat dan hanya mengalami kerusakan minor. “Jika tidak ditindaklanjuti, insiden seperti ini bisa terulang lagi dengan skala yang lebih serius.” Ungkap Marc dilansir dari sumber berbeda.

Di Sawahlunto, Ternyata Juga Ada Museum Kereta Api

Daerah operasi layanan kereta di Indonesia terbagi antara di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Dibangun sejak era kolonial Belanda, jalur kereta di Jawa dan Sumatera jelas punya sejarah panjang. Guna mengenang sejarah perkeretaapian, PT KAI lantas membangun Museum Kereta Api di Ambarawa. Tentu sudah tak asing lagi nama Ambarawa sebagai lokasi museum kereta. Tapi tahukah Anda, bahwa museum kereta tak cuma di Ambarawa, dan persisnya bukan hanya di Jawa saja.

Baca juga: Jejak Sejarah Yang Terlupakan, Stasiun Gambir Dulunya Adalah Tanah Rawa

Ya, stasiun kereta api Sawahlunto, menjadi museum kereta kedua yang termasuk dalam Divisi Region (Divre) II Sumatera Barat. Terletak di Kelurahan Pasar, Kecamatan Lembah Segar kota Sawahlunto, Sumatera Barat, salah satu stasiun yang masih aktif ini akhirnya berubah fungsi menjadi museum sejak 17 Desember 2005 setelah diresmikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Muhammad Jusuf Kalla.

Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai sumber, keberadaan stasiun Sawahlunto berkaitan erat dengan aktivitas penambangan batubara yang dilakukan secara besar–besaran oleh Pemerintah Kolonial Belanda.

Koleksi bagian dalam museum kereta api Sawahlunto (tripadvisor.co.uk)

Untuk memperlancar pengangkutan batubara, Pemerintah Kolonial Belanda memutuskan membangun jalur kereta api sepanjang 150 kilometer dari Pelabuhan Emmahaven (Teluk Bayur) ke Sawahlunto dengan melintasi Lembah Anai dan menyusuri Danau Singkarak. Pembangunan jalur kereta ini dilakukan Sumatra Staats Spoorwegen atau perusahaan kereta api negara Sumatera mulai tahun 1891 dan selesai seluruhnya pada tahun 1894.

Sedangkan gedung stasiun kereta api Sawahlunto sendiri dibangun pada 1912 dan memulainya untuk kepentingan pengangkutan batubara. Selama lebih dari 100 tahun kereta pengangkut batubara ini mampu menarik 200 gerbong yang berisikan batubara kualitas terbaik pada jaman penjajahan Belanda.

Sayangnya awal tahun 2000-an kemerosotan yang sangat tajam terjadi pada hasil batubara dan puncaknya pada 2003 sehingga pengangkutan batubara dengan kereta api dihentikan. Hingga saat ini stasiun hanya digunakan untuk melayani kereta wisata sewa dan reguler pada hari Minggu.

Museum kereta api Sawahlunto buka setiap hari pukul 08.00-17.00 WIB, kecuali hari Senin ditutup untuk perawatan. Tiket masuknya pun tak mahal hanya Rp3.000 untuk umum, sedangkan pelajar dan anak-anak dikenakan tarif  Rp1.000.

Didalam museum, Anda akan disuguhkan video sejarah museum kereta api Sawahlunto dan beberapa koleksi yang berada di dalamnya seperti jam, alat-alat sinyal atau komunikasi, miniatur lokomotif, brankas, dongkrak rel, label pabrik pembuatan lokomotif, timbangan, lonceng penjaga, baterai lokomotif dan foto dokumentasi yang tersusun rapi menghiasi dinding museum. Dibagian luar museum ini, dibuat patung Dr JW Ijzerman yang merupakan seorang insinyur utama jawatan kereta api Belanda yang memiliki pengaruh dibalik pembangunan kereta api Hindia Belanda.

Lokomotif Mak Itam yang kini berada di museum kereta api Sawahlunto

Tak jauh dari museum, tepatnya disamping terdapat depo tempat disimpannya lokomotif uap nomor seri E1060 buatan Jerman yang dikenal dengan Mak Itam. Nama Mak Itam, bukanlah asing di dengar, sebab lokomotif ini dulunya sempat bertengger di museum kereta api Ambarawa dan dipulangkan kembali keasalnya di Sawahlunto tahun 2008 lalu.

Baca juga: Gandeng Belanda Lestarikan Kereta Jadul, PT KAI Optimis Museum Ambarawa Jadi Yang Terbesar di Asia

Setelah kembali ketanah Minang, Mak Itam kembali dihidupkan sebagai salah satu obyek wisata andalan Sawahlunto. Dihidupkannya kembali agar mengenang kejayaan industri batubara yang pernah ada dikota ini. Dengan lokomotif Mak Itam, pelancong akan diajak berwisata diatas rel dari Sawahlunto ke Muara Kalaban yang berjarak 8 km.

Dalam perjalanan ini, Mak Itam akan melalui terowongan yang dikenal dengan sebutan Lubang Kalam dengan panjang 800 meter. Lintasan dalam terowongan ini separuhnya naik menanjak.

Awal Beroperasi, Kereta Bandara Soekarno-Hatta Akan Digratiskan!

Proyek kereta Bandara Soekarno-Hatta atau Basoetta akan rampung pada 25 November mendatang. Dengan rampungnya pengerjaan proyek, maka akan dilakukan soft opening oleh PT Railink, perusahaan hasil joint venture antara PT Kereta Api Indonesia (KAI) dengan PT Angkasa Pura II.

Baca juga: PT Railink Rilis Jadwal Perjalanan KA Bandara Soekarno Hatta-Stasiun Sudirman Baru

KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai sumber, pada pengoperasiannya yang akan dimulai pada Desember 2017, tarif kereta Basoetta akan dibebaskan alias gratis untuk penumpang baik dari bandara ataupun tujuan ke bandara. Direktur Keuangan KAI Didiek Hartantyo mengatakan, kereta Basoetta akan mulai beroperasi secara komersial pada Januari 2018 mendatang.

“Kami akan lakukan seperti itu (gratis), bisa sebulan sampai akhir tahun. Setelah itu baru komersial,” ujar Didiek yang dikutip KabarPenumpang.com dari berbagai sumber (22/11/2017).

Jadwal kereta bandara Soetta

Dia mengatakan, untuk tarif tiket kereta bandara ini, KAI dan Railink masih mengkaji serta menegaskan akan lebih murah dari tarif taksi biasa menuju Bandara Soetta atau kurang dari Rp100 ribu.

“Belum ditetapkan tapi kajiannya antara Rp 75-100 ribu. Sekarang kalau kita naik taksi tuh dari bandara Soetta ke sini kan di atas Rp 100 ribu,” tambahnya.

Didiek mengatakan, nantinya dalam satu hari kereta bandara akan memiliki frekuensi sebanyak 80 perjalanan dan waktu penjemputan dilakukan setiap 15 menit saat jam sibuk serta 30 menit pada jam lenggang. Dia menambahkan, pada tahap awal titik keberangkatan kereta bandara dimulai dari stasiun Sudirman Baru, karena pembangunan di stasiun Manggarai belum rampung.

“Secara prasarana, hari-hari ini kami finalisasi, di stasiun Batu Ceper. Maksimal tanggal 25 selesai. Secara sarana, kereta sudah kami terima 10 trainset dari INKA,” jelasnya.

Diketahui, sebenarnya uji coba kereta bandara ini akan dimulai pada November 2017, namun mundur menjadi Desember 2017 mendatang. Mundurnya uji coba ini dikarenakan adanya penyesuaian sinyal dengan pengoperasian kereta rel listrik (KRL).

Baca juga: Pyka, Aplikasi Unik Untuk Penumpang Yang Sering Ketiduran di Kereta

“Mungkin kami undur sedikit sampai tanggal 1-2 Desember 2017. Ini kan yang dicek adalah sistemnya terus slotnya, kami cek dengan kereta-kereta yang ada,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. PT KAI menargetkan bisa memperoleh pendapatan dari KA Basoetta sebesar Rp 122 miliar di 2018 dan naik jadi Rp 557 miliar di 2019.