Puasa di Transportasi Umum? Ini Cara Menikmatinya

Sebagai pekerja di ibukota, terkadang puasa menjadi tantangan tersendiri. Baik saat sahur maupun menjelang buka puasa disore hari. Apalagi pekerja yang menggunakan transportasi umum sebagai moda perjalanan tiba di tempat kerja atau ke rumah.

Padatnya perjalanan, cuaca yang terkadang tidak mendukung dan Waktu tempuh yang panjang, kerap kali membuat tubuh yang berpuasa menjadi cepat lelah. Namun, ada beberapa cara agar perjalanan tetap nyaman tanpa mengurangi kekhusyukan ibadah puasa.

Berikut ini cara untuk menikmati ibadah puasa di perjalanan.

1. Pilih Waktu Perjalanan yang Tepat
Jika memungkinkan, pilih waktu perjalanan di luar jam sibuk agar perjalanan lebih nyaman dan tidak terlalu berdesakan. Perjalanan yang lancar juga membantu menghemat energi selama berpuasa.

Baca juga: Berlayar Saat Berpuasa? Tidak Perlu Khawatir! Simak Tips Berikut Agar Puasa Tetap Lancar

2. Bawa Bekal Sahur dan Berbuka yang Praktis
Untuk mengantisipasi waktu berbuka saat masih dalam perjalanan, siapkan air mineral, kurma, atau makanan ringan yang mudah dibawa. Ini akan membantu menjaga energi tanpa perlu mencari makanan di perjalanan.

3. Gunakan Transportasi yang Nyaman
Pilih transportasi umum yang ber-AC seperti bus TransJakarta, KRL, atau MRT agar perjalanan terasa lebih sejuk. Jika menggunakan ojek online, pastikan menggunakan jaket dan masker agar tubuh tetap terlindungi dari panas dan polusi.

4. Dengarkan Musik Relaksasi atau Podcast Islami
Perjalanan panjang bisa diisi dengan mendengarkan musik yang menenangkan atau podcast islami yang memberikan wawasan tentang ibadah puasa dan ajaran agama.

5. Perbanyak Dzikir dan Doa
Momen di dalam transportasi umum bisa dimanfaatkan untuk berdzikir dan berdoa agar perjalanan lebih berkah dan waktu tidak terasa lama.

6. Bersikap Sabar dan Toleransi
Kemacetan atau keterlambatan transportasi sering terjadi di jam sibuk. Sikap sabar dan toleransi terhadap sesama penumpang akan membantu menjaga suasana hati tetap tenang selama puasa.

Dengan persiapan dan sikap yang positif, menjalani ibadah puasa di perjalanan tetap bisa menjadi pengalaman yang nyaman dan penuh keberkahan. Semoga perjalanan selama bulan Ramadan membawa ketenangan dan pahala bagi setiap penumpang.

Unik! Hotel di Pangandaran Tawarkan Berbuka Puasa di Atas Perahu

ASDP Beberkan Data: Lebih dari 80% Calon Penumpang Mudik 2024 Masih Beli Tiket Dadakan dan Terlambat!

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau pengguna jasa untuk membeli tiket lebih awal melalui Ferizy dan tiba di pelabuhan sesuai jadwal guna menghindari antrean panjang selama periode Angkutan Lebaran 2025/1446 H. Tahun ini, jumlah pengguna jasa diperkirakan meningkat 10% dibanding tahun lalu, mencapai 4,56 juta orang dengan 1,1 juta kendaraan.

Baca Juga: Intip Kesiapan ASDP “Ferizy” Hadapi Lonjakan Penumpang Saat Mudik 2025

Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari siaran pers (27/02/2025), Corporate Secetary ASDP, Shelvy Arifin, menegaskan pentingnya disiplin waktu dalam pemesanan tiket dan check-in di pelabuhan. “Berdasarkan pengalaman Angkutan Lebaran tahun lalu, 82% pengguna jasa tidak melakukan check-in tepat waktu, dan 85-90% membeli tiket mendekati keberangkatan, yang berdampak pada kepadatan di pelabuhan,” ujarnya.

ASDP terus mengoptimalkan persiapan agar layanan Angkutan Lebaran tahun ini berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa. Diprediksikan, jumlah penumpang penyeberangan di lintasan terpantau nasional mencapai sekitar 4,56 juta orang dan total kendaraan sebanyak 1,1 juta unit atau masing-masing naik 10 persen dari realisasi tahun lalu.

“Dengan prediksi kenaikan sebesar 10 persen, manajemen dermaga siap operasi sebanyak 50 unit (44 unit milik ASDP, 6 unit non ASDP) sedangkan kapal siap operasi tercatat sebanyak 215 unit kapal (50 kapal ASDP, dan 165 unit reguler non ASDP),” jelas Shelvy merinci.

Ilustrasi kepadatan pemudik di Pelabuhan Merak. Foto: Tirto

Selain Pelabuhan Merak dan Bakauheni, ASDP bersama stakeholder terkait juga menyiapkan dukungan operasional di beberapa pelabuhan lain, yakni Pelabuhan Ciwandan, Pelabuhan BBJ Bojonegara, Pelabuhan Indah Kiat, Pelabuhan Pelindo Bojonegara, dan Pelabuhan KBS Cilegon. Armada yang disiapkan mencakup 55 kapal di lintasan Merak-Bakauheni, 10 kapal di Ciwandan-Bakauheni, dan 5 kapal di BBJ-Muara Pilu. Selain itu, ASDP juga memantau 9 lintasan strategis lainnya, termasuk Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Kayangan-Pototano, dan Bajoe-Kolaka.

Plt. Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Mayjen TNI (Purn) Kasuri menyoroti lonjakan pergerakan nasional yang diprediksi mencapai 300 juta perjalanan dalam 11 hari libur nasional, dengan kepadatan tertinggi di Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk. “ASDP berperan krusial dalam memastikan layanan penyeberangan yang aman, terjangkau, dan efisien. Optimalisasi digitalisasi tiket, peningkatan layanan, memastikan on time performance (OTP) jadwal kapal sandar dan berangkat, serta penambahan armada dan fasilitas harus menjadi prioritas,” ujarnya, saat melakukan kunjungan lapangan pengecekan kesiapan Angkutan Lebaran di Merak-Bakauheni pada Kamis (27/2).

Menurut Kasuri, Presiden Prabowo telah memberikan arahan tegas bahwa harga tiket seluruh moda transportasi umum milik BUMN tidak boleh mengalami kenaikan selama masa mudik Lebaran tahun ini. “Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung kelancaran arus mudik nasional,” tuturnya.

Jika melihat angka yang dibeberkan ASDP terkait penyebab keterlambatan pemberangkatan dan penumpukan di pelabuhan, bisa dibilang calon penumpang masih belum bisa ‘move on‘ dari cara pembelian di jaman dulu. Namun sekarang sistemnya sudah berubah dan diharapkan calon penumpang sudah lebih aware dengan perubahan yang dibawa ASDP guna melancarkan angkutan Lebaran.

Mudik Lebaran Gratis 2025, Kemenhub Siapkan Lebih dari 60 Ruas Trayek Jalur Laut

Februari 2025, Inilah 10 Bandara Tersibuk di Asia Tenggara, Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai Justru ‘Minus’

Sektor penerbangan di Asia Tenggara terus mengalami perubahan dinamis pada Februari 2025, dengan beberapa bandara mengalami pertumbuhan yang kuat sementara yang lain mengalami sedikit penurunan. Peringkat bandara tersibuk di kawasan ini pada bulan ini menunjukkan pemulihan yang tangguh dan perubahan pola perjalanan.

Seperti dikuktip aviationa2z.com, Bandara Changi Singapura memimpin, mempertahankan dominasinya meskipun pertumbuhannya terbilang sedang. Sementara itu, hub utama Thailand, Bangkok Suvarnabhumi dan Don Mueang, mengalami peningkatan volume penumpang yang signifikan. Sebaliknya, beberapa bandara, seperti Jakarta Soekarno-Hatta dan Denpasar-Bali, mencatat sedikit penurunan.

Dengan permintaan perjalanan internasional yang masih kuat dan rute baru yang ditambahkan di seluruh kawasan, 10 bandara tersibuk di Asia Tenggara memberikan wawasan tentang tren utama yang membentuk perjalanan udara pada tahun 2025.

1. Bandara Changi Singapura (SIN), Singapura
Penumpang (Februari 2024): 3.256.838
Penumpang (Februari 2025): 3.312.175
Bandara Changi Singapura tetap menjadi bandara tersibuk di Asia Tenggara, menangani lebih dari 3,3 juta penumpang bulan ini. Meskipun mengalami peningkatan sebesar 1,7%, Changi terus berkembang sebagai pusat transit global, yang diuntungkan oleh konektivitas jarak jauh dan regional yang kuat.

2. Bandara Internasional Suvarnabhumi Bangkok (BKK), Thailand
Penumpang (Februari 2024): 2.987.848
Penumpang (Februari 2025): 3.180.828
Bandara Suvarnabhumi mengalami peningkatan lalu lintas penumpang sebesar 6,5%, yang memperkuat perannya sebagai pintu gerbang internasional utama Thailand. Pemulihan pariwisata yang berkelanjutan di negara ini, bersama dengan meningkatnya frekuensi penerbangan, berkontribusi pada pertumbuhan ini.

3. Bandara Internasional Kuala Lumpur (KUL), Malaysia
Penumpang (Februari 2024): 2.779.571
Penumpang (Februari 2025): 3.003.232
Bandara Internasional Kuala Lumpur melaporkan kenaikan 8% dalam jumlah penumpang, melampaui angka 3 juta. KUL tetap menjadi pusat utama di kawasan ini, melayani maskapai penerbangan layanan penuh dan berbiaya rendah yang menghubungkan Asia, Timur Tengah, dan sekitarnya.

4. Bandara Soekarno-Hatta Jakarta (CGK), Indonesia
Penumpang (Februari 2024): 2.969.090
Penumpang (Februari 2025): 2.879.260
Berbeda dengan hub regional lainnya, Bandara Soekarno-Hatta Jakarta mengalami sedikit penurunan sebesar 3%. Kondisi ekonomi dan pergeseran kapasitas maskapai mungkin berkontribusi terhadap penurunan ini, meskipun bandara ini tetap menjadi bandara tersibuk di Indonesia.

5. Bandara Internasional Ninoy Aquino Manila (MNL), Filipina
Penumpang (Februari 2024): 2.324.982
Penumpang (Februari 2025): 2.429.560
Bandara Internasional Ninoy Aquino Manila melaporkan peningkatan lalu lintas sebesar 4,5%, yang mencerminkan pemulihan berkelanjutan Filipina dalam pariwisata dan perjalanan bisnis.

6. Bandara Internasional Tan Son Nhat (SGN), Kota Ho Chi Minh, Vietnam
Penumpang (Februari 2024): 2.308.869
Penumpang (Februari 2025): 2.221.947
Bandara Tan Son Nhat Kota Ho Chi Minh mengalami penurunan volume penumpang sebesar 3,8%, sedikit kemunduran dibandingkan dengan bandara besar Vietnam lainnya. Meskipun demikian, bandara ini tetap menjadi bandara tersibuk di Vietnam.

7. Bandara Internasional Bangkok Don Mueang (DMK), Thailand
Penumpang (Februari 2024): 1.436.182
Penumpang (Februari 2025): 1.627.752
Bandara Don Mueang, pusat utama bagi maskapai berbiaya rendah, mencatat pertumbuhan tajam sebesar 13,3%, yang mencerminkan meningkatnya permintaan perjalanan hemat di Thailand dan di seluruh wilayah.

8. Bandara Internasional Noi Bai (HAN), Hanoi, Vietnam
Penumpang (Februari 2024): 1.441.021
Penumpang (Februari 2025): 1.604.152
Bandara Noi Bai di Hanoi mencatat lonjakan lalu lintas sebesar 11,3%, sejalan dengan pertumbuhan penerbangan Vietnam secara keseluruhan, didukung oleh perluasan rute internasional dan peningkatan kedatangan wisatawan.

9. Bandara Internasional Denpasar-Bali (DPS), Indonesia
Penumpang (Februari 2024): 1.147.456
Penumpang (Februari 2025): 1.105.962
Bandara Denpasar di Bali mengalami penurunan sebesar 3,6%, sedikit mengejutkan mengingat lonjakan pariwisata di pulau tersebut. Penyesuaian jadwal penerbangan dan musim mungkin berperan dalam penurunan ini.

10. Bandara Internasional Phuket (HKT), Thailand
Penumpang (Februari 2024): 846.098
Penumpang (Februari 2025): 983.776
Bandara Phuket mengalami pertumbuhan persentase terkuat di antara 10 bandara teratas, dengan peningkatan sebesar 16,3%.

Dari Italia Sampai Ke Inggris, Berikut 10 Bandara Tersibuk di Benua Biru!

KAI Services Hadirkan Promo Tarif Parkir Motor di Stasiun Pasar Senen, Parkir Inap Rp20.000/Hari

Dalam rangka menyambut masa Angkutan Lebaran 2025 (Angleb), KAI Services melakukan berbagai persiapan untuk membuat masa Angleb berjalan dengan lancar salah satunya adalah dengan menghadirkan promo tarif parkir motor di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. Promo parkir ini sudah berlaku sejak 12 Febuari 2025 dan dapat menjadi pilihan untuk para pelanggan yang ingin melakukan perjalanan mudik lebaran menggunakan kereta api saat masa Angleb tiba.

Adapun skema promo tarif parkir Stasiun Pasar Senen adalah sebagai berikut:

1 jam pertama: Rp3.000
1  jam berikutnya: Rp2.000
Maksimal (hingga 24 jam) : Rp20.000
Tarif parkir inap (kelipatan 24 jam berikutnya): Rp20.000

Menurut Vice President Corporate Secretary, Rachman Firhan, promo tarif ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jasa parkir serta mendukung integrasi antar moda transportasi di Stasiun Pasar Senen. Dengan tarif yang lebih kompetitif dan sistem parkir yang tertata,  pengguna transportasi umum semakin dimudahkan dalam mobilitasnya apalagi sebentar lagi kita akan memasuki masa Angleb 2025.

Firhan menambahkan, Selain tarif yang telah disesuaikan, parkir di stasiun ini juga memiliki keunggulan, yaitu berada di lokasi stasiun sehingga keamanan lebih terjamin. Area parkir dilengkapi dengan CCTV, marka dan rambu yang jelas, serta petugas yang profesional. Selain itu, kendaraan yang diparkir di area ini juga telah dilengkapi dengan asuransi untuk memberikan kepastian keamanan kepada pengguna.

“Dengan hadirnya area parkir double decker di Stasiun Pasar Senen, pengunjung tidak perlu ragu lagi untuk parkir motor di Stasiun Pasar Senen. Selain itu, kita juga menghadirkan promo tarif parkir yang membuat pengguna kendaraan dapat menggunakan area parkir saat ingin melakukan perjalanan saat mudik lebaran di masa Angleb 2025” ujar Firhan.

Promo tarif parkir ini juga sejalan dengan himbauan dari Kementerian Perhubungan agar masyarakat tidak mudik menggunakan motor pribadi dan beralih ke transportasi umum. Dengan memanfaatkan fasilitas parkir di stasiun, diharapkan masyarakat dapat lebih nyaman dan aman dalam perjalanan mudik mereka.

Sebagai informasi, parkir motor di Stasiun Pasar Senen menggunakan sistem combo, sehingga lebih fleksibel. Pengguna dapat membayar menggunakan kartu uang elektronik maupun secara tunai (cash). Dengan adanya pilihan pembayaran ini, diharapkan kemudahan transaksi dapat meningkatkan kenyamanan pengguna jasa parkir. Sedangkan untuk parkir mobil sudah menggunakan sistem Eparking yang menggunakan kartu uang elektronik.

Stasiun Pasar Senen Punya Fasilitas Parkir ‘Double Decker’ yang Bisa Tampung 428 Motor

So Long, Joska! Service Dog Pertama yang Dapat Penghargaan 5-Stars Marine

Sebuah berita menyentuh hati datang dari perusahaan kapal pesiar yang bermarkas di Seattle, Holland America Line. Pasalnya, perusahaan kapal pesiar tersebut baru saja kehilangan salah satu ‘ikon’ mereka, Joska, pada 21 Februari 2025 kemarin. Bagi yang belum tahu, Joska merupakan seekor anjing pendamping yang menghabiskan lebih dari 700 hari di laut.

Baca Juga: 210 Tahun Lalu, Dunia Kehilangan Sosok Penemu Kapal Uap Komersial

Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman cruiseindustrynews.com (25/02/2025), Joska merupakan service dog dari pasangan Cornelia dan Cornelis Marinussen yang sering berlayar dengan Holland America Line. Cornelia membutuhkan seekor service dog karena ia adalah seorang penyandang disabilitas (tunanetra). Kabar duka ini diumumkan langsung oleh Presiden Holland America Line, Beth Bodensteiner.

Joska. Sumber: istimewa

“Joska, sahabat setia dari Cornelia dan Cornelis Marinussen, menghabiskan sebagian besar hidupnya di atas kapal kami.” ujar Beth.

“Dia adalah service animal pertama yang pernah dianugerahi status 5-Stars Marine, serta Medali Platinum yang memperingati lebih dari 700 hari (pelayaran) di laut — penghargaan tertinggi yang kami berikan kepada tamu kami,” sambungnya.

Total 700 hari berlayar bukanlah waktu yang sebentar. Terlebih untuk seekor anjing, tentunya Joska dapat dengan mudah dikenali. Selain karena warna hitam yang menyelimuti seluruh badannya, anjing berjenis labrador ini juga dikenal baik, ceria dan tidak pernah rewel selama pelayaran.

Dikabarkan Cornelia dan Cornelis Marinussen telah menjadi penumpang setia Holland America Line sejak tahun 2013 silam, dan setahun kemudian, Joska pun mulai ikut bergabung bersama kedua majikannya untuk menjelajahi dunia.

Diketahui Joska telah menjelajahi hampir seluruh destinasi di Eropa Utara, Mediterania, Alaska, Hawaii, dan Karibia. Bahkan, Joska juga menghadiri perayaan ulang tahun ke-150 perusahaan pelayaran tersebut di Rotterdam pada tahun 2023 silam.

Di luar pencapaiannya yang mengesankan, Joska telah meninggalkan ‘the eternal footprints‘ di hati para anggota kru dan sesama pelaut. Baik saat menjelajahi pelabuhan di seluruh dunia atau dengan setia membantu Cornelia, Joska melambangkan betapa mudahnya pelayaran bagi mereka yang mengandalkan service dog.

Joska bersama Cornelia dan Cornelis Marinussen. Sumber: istimewa

Mungkin sebelumnya Anda lebih mengenal istilah service dog di dunia penerbangan, di mana penumpang yang membutuhkan pelayanan khusus akan didampingi oleh service dog ini. Kehadiran Joska sebagai service dog di dunia pelayaran seolah memberikan evolusi kebijakan, yang semula sangat ketat terkait keberadaan hewan peliharaan menjadi sedikit longgar. Evolusi kebijakan ini juga didukung dengan semakin meningkatnya kesadaran banyak orang terhadap para penyandang disabilitas.

See you over the Rainbow Bridge, Joska!

Sejarah Panjang Kapal Pencalang: Mulai dari Kapal Pengintai Hingga Modernisasi di Masa Kini

28-2-1918, Lisensi Pilot Sipil Pertama di Dunia Dimulai Atas Perintah Presiden AS Woodrow Wilson

Hari ini, 107 tahun lalu, bertepatan dengan 28 Februari 1918, Presiden AS, Woodrow Wilson menginstruksikan Joint Army and Navy Board on Aeronautic Cognizance (sejenis Dewan Penerbangan Nasional) untuk memberikan lisensi pilot sebagai syarat menerbangkan pesawat. Dunia pun mencatat itu sebagai lisensi pilot pertama di Amerika Serikat (AS) bahkan di dunia. Disebutkan, saat itu, tak kurang dari 800 lisensi dikeluarkan.

Baca juga: FAA Resmi Pensiunkan Nomor Registrasi Pesawat Amelia Earhart, Pilot Wanita Pertama di Dunia

Dilansir aireform.com, regulasi yang mengharuskan hanya pilot berlisensi yang boleh menerbangkan pesawat besutan Wilson tak bisa dilepaskan dari adanya Perang Dunia I. Begitupun juga dengan perkembangan industri aviasi pasca Wright bersaudara berhasil menerbangkan pesawat pada 17 Desember 1903.

Pada 22 November 1909, perusahaan pembuat pesawat pertama di Amerika Serikat (AS), Wright Company, resmi berdiri. Perusahaan itu didirikan dengan modal awal sebesar US$ 1 juta dan mendirikan pabrik pertama di Miami Chapel, West Dayton, AS.

Dikutip dari wrightstories.com, pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi sebanyak empat pesawat per bulan, menjadikannya sebagai pabrik pesawat terbesar di dunia. Di awal berdiri, Wright Company berhasil memproduksi pesawa Model B atau biasa juga disebut Wright Model B, melalui tangan dingin puluhan karyawan.

Pesawat yang digadang sebagai yang pertama dan terbaik di dunia tersebut dibanderol dengan harga US$7.500, cukup mahal untuk ukuran waktu itu. Meski mahal, nyatanya produsen pesawat pertama di AS itu mendapat banyak pesanan dan sempat kewalahan dibuatnya.

Pesanan terbanyak tentu datang dari sekolah penerbangan Wrights, di daerah Huffman Prairie, yang saat ini menjadi bagian dari Taman Sejarah Nasional Dayton Aviation Heritage, Dayton, Ohio, AS.

Tempat tersebut dahulu adalah lokasi penerbangan eksperimental awal Wrights di Dayton setelah penerbangan pertama mereka yang sukses di Kitty Hawk, North Carolina, AS, pada tahun 1903. Sekarang tempat itu menjadi bagian dari pangkalan Angkatan Udara Wright-Patterson serta national historical park.

Industri pesawat terbang di AS semakin gencar setelah kehadiran Curtiss Aeroplane and Motor Company, yang notabene menjadi pesaing terberat Wright Company, pada Januari 1916.

Di tahun berikutnya, pemerintah AS merasa industri penerbangan dalam negeri sudah sangat maju sehingga dibuatlah terobosan mengirim surat melalui udara, dimana layanan pos udara pertama di AS dimulai pada 14 Mei 1918, atas restu dari Presiden AS, Woodrow Wilson.

Tetapi, sebelum itu, Woodrow Wilson, terlebih dahulu berpandangan bahwa selain fokus pada pengembangan industri pesawat, AS perlu melakukan langkah-langkah pencegahan menjelang berakhirnya masa Perang Dunia I pada 11 November 1918.

Baca juga: Hari Ini, 73 Tahun Lalu, Rhulin A. Thomas Jadi Pilot Tuna Rungu Pertama Terbang Solo Jarak Jauh

Di antara langkah antisipatif yang dilakukan, ia memerintahkan Joint Army and Navy Board on Aeronautic Cognizance untuk memberikan lisensi kepada perorangan atau perusahaan. Tak jelas apa alasan spesifik dibalik, entah itu untuk menyiapkan pilot cadangan bila sewaktu-waktu perang kembali meletus atau seperti apa. Yang pasti, program ini tersebut berjalan sampai 31 Juli 1919 atau delapan bulan setelah Perang Dunia I berakhir.

Disebutkan, sekitar 800 lisensi dikeluarkan dewan tersebut. Adapun orang pertama yang mendapatkan lisensi pilot dari badan sipil Pemerintah AS adalah MacCracken. Namun, karena merasa tidak pantas, ia ingin memberikan lisensi itu kepada Orville Wright sebagai tanda kehormatan. Namun Wright menolak karena merasa tidak perlu membuktikan bahwa ia adalah orang pertama yang menerbangkan pesawat dengan kepemilikan lisensi dari agency sipil AS.

OCTA Tanda Tangani Kontrak 40 Bus Berbahan Bakar Hidrogen dengan NFI

Kontrak 50 bus tanpa emisi baru saja diumumkan oleh NFI Group Inc (NFI) yang merupakan produsen bus dan gerbong independent terkemuka serta pemimpin dalam solusi mobilitas massal listrik tanpa emisi bersama Anak perusahaannya New Flyer of America Inc (New Flyer). Adapun kontrak ini bekerja sama dengan Otoritas Transportasi Orange County (OCTA).

Pesanan 50 bus tanpa emisi sendiri terbagi dua jenis yakni 40 bus listrik sel bahan bakar hydrogen Xcelsior CHARGE FC™ berukuran 40 kaki serta sepuluh bus listrik baterai Xcelsior CHARGE NG berukuran 40 kaki. Keseluruhan unit tersebut sudah ditambahkan dalam daftar pesanan NFI pada kuartal keempat tahun 2024 lalu.

Adanya hal ini juga didukung oleh kombinasi Federal Transit Administration (FTA) dan pendanaan lokal. Sebagai yang memiliki peran paling penting, OCTA menjaga agar Orange County tetap bergerak dan mengelila infrastruktur Utama untuk 3,2 juta penduduk di 34 kota.

Badan tersebut diketagui melayani lebih dari 33 juta perjalanan penumpang per tahunnya. Mereka juga menyediakan solusi angkutan yang aman, andal, dan inovatifdf di seluruh wilayah terbesar ketiga di California, Amerika Serikat.

OCTA pertama kali meluncurkan program percontohan sel bahan bakar hidrogen-listrik pada tahun 2020 dan percontohan baterai-listrik pada tahun 2022. Di mana keduanya ditenagai oleh bus-bus New Flyer.

Sebagai bagian dari inisiatif ini, OCTA membangun stasiun pengisian bahan bakar hidrogen terbesar untuk bus transit di Amerika Serikat, yang menunjukkan komitmen kuat terhadap teknologi generasi mendatang.

“Investasi OCTA dalam transportasi canggih dan berkinerja tinggi merupakan kemenangan bagi Orange County dan manufaktur bus AS,” kata Chris Stoddart, Presiden, North American Bus and Coach, NFI.

“Kemitraan kami selama hampir 35 tahun mencerminkan kemampuan New Flyer untuk memberikan solusi angkutan yang andal, hemat biaya, dan bersih yang mendukung pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan efisiensi energi bagi masyarakat seperti Orange County,” tambahnya.

Teknologi New Flyer memberikan hasil yang nyata bagi masyarakat yang menghargai investasi dan inovasi yang bertanggung jawab. NFI adalah pemimpin industri dalam transportasi bersih, dengan kendaraan tanpa emisi yang beroperasi (atau sesuai pesanan) di lebih dari 150 kota di enam negara. Dengan lebih dari 220 juta jarak tempuh kendaraan listrik yang telah diselesaikan.

ComfortDelGro Australia Operasikan Dua Bus Bertenaga Hidrogen di Geelong

Ancallia, Penyandang Titel Best Rebuilt Yacht yang Siap ‘Diobral’, Berani Beli?

Salah satu dari banyak cara untuk ‘menghilangkan’ sebuah moda yang sudah kuno dan ketinggalan jaman adalah dengan menjualnya, walaupun proses ini memakan banyak waktu dan harga jualnya pun akan sangat jauh di bawah harga produksi. Namun beruntung bagi Ancallia, sebuah kapal pesiar klasik yang alih-alih dijual dengan harga rendah, Ancallia malah ‘diremajakan’ dengan disematkan sejumlah teknologi modern.

Baca Juga: Siap-Siap! Maldives Akan Punya Kapal Feri Tenaga Surya Pertama Pada April Mendatang

Sebenarnya Ancallia masuk ke dalam kategori superyacht, di mana kapal ini dibangun pada tahun 1984 oleh perusahaan asal Belanda, First Export Association of Dutch Shipbuilders atau yang lebih dikenal dengan Feadship. Ancallia terkenal karena memiliki detail yang luar biasa serta kemewahan interior yang mempertegas kesan elegan. Bahkan, Ancallia sempat mendapatkan titel sebagai superyacht terindah di dunia.

Interior mewah di Superyacht Ancallia. Sumber: ancallia.com

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman autoevolution.com (24/02/2025), di tahun 2011 silam Ancallia sempat mendapatkan peremajaan secara menyeluruh. Saat itu proses pengerjaan dilakukan oleh firma desain asal Inggris, Colefax & Fowler, di mana mereka mengganti mesin Ancallia dengan mesin baru berspesifikasi tinggi, sistem onboard hingga interior yang tak kalah canggih. Salah satu tujuan dari proses ‘pembangunan kembali’ ini adalah untuk membawa Ancallia ke standar kontemporer tanpa mengorbankan fitur-fitur klasiknya.

Ancallia juga ditingkatkan sesuai dengan standar lingkungan modern. Beberapa fitur ‘hijau’-nya meliputi sistem pendingin dan pencahayaan baru dan canggih, konverter katalitik baru untuk knalpot, sistem pengumpul oli, dan sistem pengolahan canggih untuk air limbah. Selain itu, Ancallia yang telah diperbarui ini mampu melaju dengan kecepatan lebih tinggi dengan tingkat kebisingan dan getaran yang lebih rendah.

Setelah dilakukan pembaruan, Ancallia lalu mendapatkan penghargaan “Best Rebuilt Yacht” di World Superyacht Awards 2015. Kapal ini juga secara resmi menjadi kapal pesiar pertama yang dibangun kembali yang memperoleh klasifikasi dari RINA (Registro Italiano Navale) Green Plus Gold untuk fitur perlindungan lingkungannya.

Jacuzzi di Superyacht Ancallia. Sumber: ancallia.com

Di tahun-tahun belakangan ini, Ancallia telah berkeliling Mediterania Timur dengan biaya sewa US$ 150.000 per minggu. Dengan angka tersebut, Anda bisa turut membawa hingga 12 orang untuk menikmati petualangan luar biasa, lengkap dengan jacuzzi serta bioskop di dalamnya.

Kabar terakhir yang beredar, Ancallia hendak dilepas oleh pemilik lamanya dengan harga yang belum diketahui pasti – bisa jadi harganya di atas puluhan juta dollar. Apakah Anda berminat untuk menjadi pemilik selanjutnya dari Ancallia?

Ritz-Carlton Yacht Collection Resmikan “Ilma” – Superyacht Berstandar Kemewahan Hotel Kelas Super

18 Orang Tewas Akibat Bus Terguling di Thailand Timur

Sebanyak 18 orang tewas dan 31 lainnya luka-luka di Thailand Timur pada Rabu (26/2/2025) kemarin setelah sebuah bus pariwisata mengakami rem blong dan terguling ke dalam parit. Insiden ini terjadi pada pagi hari tepatnya di Provinsi Prachinburi.

Lokasii nsiden ini letaknya 155 km atau 96 mil di sebelah timur Ibukota Bangkok. Saat itu bus dikethui dalam perjalanan semalam dari Thailand utara ke Provinsi Rayong di pesisir untuk sebuah studi tur kota.

Departemen Transportasi Darat Thailand mengatakan akan berkoordinasi dengan polisi untuk menyelidiki kecelakaan yang baru terjadi ini. Mereka juga mengatakan akan mengintensifkan inspeksi terhadap semua kendaraan angkutan umum untuk memastikan mereka memenuhi standar keselamatan.

“Saat itu adalah jalan menurun dan rem blong, dan pengemudi kehilangan kendali atas kendaraan sebelum terguling,” kata Kolonel polisi Sophon Phramaneehe.

Baca juga: 56 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan Bus di Guatemala, Pengemudi Ternyata Tak Punya Lisensi

Dia menyebutkan, ada 49 orang di dalam bus, semuanya orang Thailand termasuk pengemudi. Dalam unggahan di media social, memperlihatkan petugas penyelamat dan medis sudah tiba di lokasi kejadian di Prachinburi untuk membantu korban di dekat bus yang bagian bawahnya terbuka.

Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengatakan bahwa penyelidikan sedang dilakukan.

“Jika ditemukan adanya pelanggaran penggunaan kendaraan yang tidak memenuhi standar atau terlibat dalam penggunaan kendaraan yang sembrono, maka akan diambil tindakan hukum,” katanya dalam sebuah postingan di X.

“Pemeriksaan kendaraan harus aman dan lulus standar yang ditentukan sebelum digunakan untuk mencegah kecelakaan dan mengurangi kerugian seperti ini lagi,” katanya.

Kecelakaan dan kematian di jalan raya sering terjadi di Thailand karena lemahnya penegakan standar keselamatan kendaraan dan jalan yang tidak terawat dengan baik. Untuk diketahui, Thailand merupakan negara Asia Tenggara yang berada di peringkat kesembilan dari 175 negara anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam hal kematian akibat kecelakaan lalu lintas, menurut laporan tahun 2023.

Tahun lalu, sebuah bus sekolah terbakar karena kebocoran tabung gas, menewaskan 23 orang, termasuk 16 siswa.

Thailand Perbanyak Layanan Bus dan Van Pada Libur Tahun Baru

Penerbangan Haji 2025 – Garuda Indonesia Siapkan 14 Pesawat Wide Body dari Tujuh Embarkasi

Garuda Indonesia bersama Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI (Ditjen PHU Kemenag RI) pada hari ini, Kamis (27/2) resmi melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pengangkutan Udara Jemaah Haji Reguler 1446 H/2025 M bertempat di Gedung Kementerian Agama RI.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tersebut dilaksanakan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani Panjaitan dan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Hilman Latief, serta turut disaksikan oleh Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama RI, Muhammad Zain.

Pada musim Haji tahun ini, Garuda Indonesia direncanakan akan mengangkut 90.933 calon jemaah yang akan terbagi ke dalam 246 kelompok terbang (kloter) dan diberangkatkan melalui 7 (tujuh) embarkasi, yakni Banda Aceh, Medan, Jakarta, Solo, Balikpapan, Makassar, dan Lombok.

Untuk memaksimalkan kesiapan layanan penerbangan bagi para jemaah Haji, Garuda Indonesia di tahun ini mempersiapkan total 14 armada wide-body yang terdiri dari 6 armada Boeing 777-300ER, 6 armada Airbus A330-300, dan 2 armada Airbus A330-900neo.

Para calon jemaah haji selanjutnya akan diberangkatkan secara bertahap menuju Tanah Suci mulai 2 Mei hingga 31 Mei 2025, dengan keberangkatan menuju Madinah pada 2 – 16 Mei 2025 dan disusul keberangkatan menuju Jeddah pada 17 – 31 Mei 2025.

Selanjutnya, fase pemulangan jemaah akan dimulai pada tanggal 11 Juni sampai dengan 10 Juli 2025 dengan keberangkatan dari Jeddah pada 11 – 25 Juni 2025, dan keberangkatan dari Madinah pada 26 Juni – 10 Juli 2025.

Jelang Musim Haji 1444H, Garuda Indonesia Siapkan 14 Unit Pesawat Berbadan Lebar