Hari Ini, 51 Tahun Lalu, Kecelakaan Terburuk Turkish Airlines Akibat Mekanik Tak Paham Bahasa Inggris

Hari ini, 3 Maret 1974, kecelakaan pesawat terburuk di dunia melibatkan maskapai Turkish Airlines. Kala itu, pesawat Douglas DC-10-10 jatuh akibat pintu kargo di bagian belakang pesawat meledak dan lepas hingga menyebabkan pesawat kehilangan kendali atau mengalami dekompresi eksplosi. Pesawat akhirnya jatuh, sekitar 10 menit setelah lepas landas. Insiden tersebut pun menewaskan 346 orang atau seluru penumpang dan awak kabin.

Baca juga: Lima Kecelakaan Penerbangan Akibat ‘Bird Strike’ Terburuk di Dunia

Dengan jumlah korban tewas sebanyak itu, insiden yang juga dikenal sebagai Ermenonville air disaster atau bencana udara Ermenonville itu pun digadang-gadang akan menjadi kecelakaan pesawat terburuk sepanjang masa atau sebagian orang juga menyebut sebagai kecelakaan terparah dalam sejarah, sebelum akhirnya prediksi tersebut dimentahkan dengan adanya tabrakan dua Boeing 747 di Tenerife, Kepulauan Canaria, Spanyol, 27 Maret 1977, yang menewaskan 583 orang, serta Japan Airlines Flight 123 dengan jumlah korban tewas sebanyak 524 orang

Dilansir dari laman skybrary.aero, Senin, (3/3), berkisar 10 menit setelah lepas landas dari Bandara Orly, Paris, pesawat diketahui terpecah menjadi dua bagian pada layar radar menara pengawas. Anehnya, satu bagian hanya diam di tempat (pada radar) dan bagian lainnya berbelok ke kiri sekitar 280 derajat sebelum, akhirnya menghilang dari radar.

Saat itu, pesawat diketahui tengah berada di ketinggian 11.000 kaki atau 3,352 kilometer di atas permukaan laut. Pada titik itu, tekanan udara disebut sangat tinggi, hampir menyerupai tekanan saat berada di permukaan laut. Usut punya usut, ternyata terpecahnya radar pesawat menjadi dua bagian akibat ledakan yang terjadi dan menyebabkan bagian pintu kargo pesawat bagian belakang terlepas dari pesawat.

Selain itu, insiden yang juga diikuti dengan depressurization atau pengurangan inventory (biasanya flammable gas) dan pengurangan tekanan karena sebab-sebab tertentu tersebut, juga membuat struktur lantai pesawat juga runtuh dan mengakibatkan mesin nomor dua pesawat mati. Dalam momen tersebut, biasanya pilot akan melakukan emergency procedure, salah satunya dengan memakai oxygen mask atau masker oksigen. Pasalnya, dengan berada di ketinggian tersebut, pilot tidak punya waktu lebih untuk tetap ‘bertahan hidup’, berkisar 2 menit, kecuali dengan memakai masker oksigen tadi.

Meskipun pilot sudah melakukan emergency procedure, pesawat tetap tidak bisa diselamatkan karena sudah sulit dikontrol akibat kehilangan daya dan tekanan hingga akhirnya jatuh di Hutan Ermenonville, 37 km timur laut Paris, Perancis, 70 detik kemudian atau total 11 menit lebih setelah lepas landas.

Dari hasil analisis reruntuhan DC-10 menunjukkan bahwa salah satu bagian yang terlepas dalam penerbangan adalah pintu kargo belakang. Kemudian, semua kabel horizontal stabiliser and elevator control yang terletak di bawah lantai DC-10 juga terputus akibat lantai pesawat runtuh. Kabel kontrol yang terputus membuat pilot tidak mungkin menguasai pitch attitude pesawat.

Di samping itu, penyelidik juga menemukan adanya bagian vital pada handle pintu yang tak terpasang. Padahal, dalam buku catatan perawatan menyebutkan bahwa semua bagian sudah terpasang. Hasil investigasi kecelakaan juga mengungkapkan bahwa sebelum lepas landas, pintu kargo tidak terkunci dan dikunci dengan benar serta lampu peringatan pintu belakang kabin pesawat keluar sebelum waktunya karena saklar peringatan yang dipasang tidak tepat.

Baca juga: Hanya Empat Penumpang Selamat, Tragedi JAL 123 Kecelakaan Udara Terburuk di Jepang

Mirisnya, jauh sebelum peristiwa tersebut terjadi, pada tahun 70-an, tim mekanik telah menemukan masalah tersebut dan menuliskannya pada log book maintenance pesawat. Bahkan, tim saat itu memprediksi bila masalah tersebut tak tertangani dengan baik, pesawat mungkin akan mengalami kecelakaan.

Lebih miris lagi, pada tahun 1972, pesawat tersebut juga pernah mengalami masalah pada sistem handle di bagian pintu kargo belakang pesawat. Saat itu, pesawat diklaim telah tertangani dengan baik. Setelah ditelusuri, ternyata, petugas mekanik yang menangani masalah tersebut tidak memahami instruksi dan masalah yang terjadi karena tak menguasai bahasa Inggris dan bahasa Turki. Setelah dua tahun berlalu, pesawat pun akhirnya harus berakhir nahas dan menyebabkan ratusan korban tewas.

26 Bus Trans Metro Dewata Dijual Demi Bayar Gaji dan Biaya Operasional

Sebanyak 26 bus Trans Metro Dewata sudah terjual. Ini dilakukan untuk menutupi biaya perawatan dan gaji karyawan. Namun, belakangan bus Trans Metro Dewata ini terancam Kembali dijual bila tak juga kunjung beroperasi.

Dikutip dari beberapa laman sumber, pihak Trans Metro Dewata mengatakan, bila bus potensial maka akan di jual. Hal ini karena biaya perawatan dan gaji karyawan tetap berjalan meski tanpa ada pemasukan.

Bahkan pihak Trans Metro Dewata mengaku, setiap bulannya perusahaan membutuhkan dana sekitar Rp500 juta. Pihak PT Satria Trans Jaya berharap pemerintah dapat segera mengaktifkan Kembali bus Trans Metro Dewata.

Selain masyarakat dapat terlayani akses transportasi, perusahaan juga tidak harus menjual armada bus untuk menutupi gaji dan biaya operasional. Pada Selasa (25/2/2025) lalu, sebanyak 26 bus Trans Metro Dewata.

Baca juga: Lagi, Pulau Dewata ‘Kedatangan’ Kapal Pesiar Mewah yang Angkut Ribuan Wisatawan Mancanegara

Bus-bus tersebut dibeli oleh perusahaan transportasi asala Jawa Timur yakni PO Bagong Transport sebanyak 25 armada. Sedangkan satu unit lainnya dibeli perseorangan.

Bus-bus yang terjual sudah melalui pemeriksaan fisik dan dalam kondisi layak beroperasi. Untuk diketahui, Trans Metro Denpasar dihentikan operasionalnya sejak 1 Januari 2025 kemarin.

Hal ini dikarenakan Pemerintah Daerah Provinsi Bali gagal mempersiapkan peralihan operasional sebelum kesepakatan berakhir. Sehingga Trans Metro Dewata terakhir beroperasi 31 Desember 2024 lalu dan dihentikan hingga batas Waktu yang belum ditentukan.

Padahal kehadiran Trans Metro Dewata juga untuk meningkatkan lagi minat massyarakan untuk menggunakan angkutan umum. Selain itu, kehadiran Trans Metro Dewata menjadi layanan ketiga setelag Palembang dan Surakarta.

Kehadirannya diresmikan oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster pada 7 September 2020 lalu di Pasar Badung, Denpasar. Trans Metro Dewata sendiri merupakan bus yang digadang-gadang akan mengurangi kemacetan dan polusi di Bali.

Trans Metro Dewata, selama beroperasi dengan melayani lima koridor. koridor 1 (Central Parkir Kuta-Terminal Persiapan), koridor 2 (Terminal Ubung-Bandara Ngurah Rai), koridor 3 (Terminal Ubung-Pantai Matahari Terbit), koridor 4 (GOR Ngurah Rai-Monkey Forest Ubud), dan koridor 5 (Sentral Central Parkir Kuta-Politeknik Negeri Bali).

Semasa masih beroperasi, tarif Trans Metro Dewata ini memiliki dua kategori yakni regular dan khusus. Untuk ongkos penumpang regular mulai dari Rp4000 (penumpang umum), sedangkan kategori khusus dikenakan ongkos Rp2000 biasanya tarif ini untuk pelajar, mahasiswa, lansia, dan disabilitas.

Empat Tahun Beroperasi, Trans Metro Dewata Vakum Sejak 1 Januari 2025

56 Tahun Sejak Terbang Perdana, Inilah ‘Jejak’ Supersonik Concorde yang Selalu Dikenang

2 Maret 1969 atau 56 tahun yang lalu, merupakan momen yang sangat berharga bagi perusahaan kedirgantaraan asal Inggris (British Aircraft Corporation) – Perancis (Aerospatiale) yang berhasil menerbangkan perdana Concorde. Tidak terasa sudah 51 tahun Concorde menjadi bagian dari sejarah kedirgantaraan internasional. Memang, beberapa tahun ke belakang ini, ada sejumlah perusahaan yang berusaha untuk ‘membangkitkan’ nuansa Concorde – sebut saja Boom Technology dengan armada Mach 2.2 rancangannya, namun ada beberapa poin penting yang tidak bisa dilupakan dari nama besar Concorde.

Baca Juga: Suksesor Concorde ini Tetap Dihantui Bayangan Kelam Pendahulunya

Bagi Anda yang rindu dan mulai sedikit lupa dengan pesawat berkecepatan supersonik ini, berikut adalah sejumlah fakta dari Concorde yang dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber.

Upaya Untuk Mengudara yang Tidak Singkat
Di atas sudah disebutkan bahwa 2 Maret 1969 merupakan kali pertama Concorde dengan prototipe pertamanya, Concorde 001 membelah angkasa. Kala itu, langit Toulouse di Perancis menjadi saksi bisu dari terbangnya prototipe ini selama kurang lebih setengah jam lamanya. Sejak saat itu, dibutuhkan waktu sekira tujuh tahun lamanya bagi perusahaan yang dikembangkan oleh Aerospatiale (Perancis) dan British Aircraft Corporation untuk bisa memulai layanan komersialnya.

Penerbangan penumpang terjadwal perdana dari Concorde ini terjadi pada 21 Januari 1976, dimana maskapai Air France menjabani rute penerbangan Paris – Rio de Janeiro, dan British Airways yang melakoni rute penerbangan London – Bahrain.

Inovasi bak Siluet
Jika dilihat dari desainnya, apa yang sangat membedakan Concorde dengan burung besi lainnya? Jika Anda menjawab bagian moncong pesawat dan sayapnya, maka jawaban Anda tepat! Ya, beberapa ahli di sektor aviasi percaya bahwa desain moncong pesawat yang menukik ke bawah akan memungkinkan visibilitas pilot menjadi lebih baik lagi. Serta penggunaan sayap delta (penampang datar sayap berbentuk segitiga) dikabarkan mampu memberikan stabilitas dan efisiensi saat mengudara.

Ya, dua inovasi yang selama ini bernaung di bawah nama besar Concorde memang termasuk ke dalam sistem aeronautika yang canggih pada jamannya – atau mungkin bahkan sampai sekarang! Jangan lupakan kecepatan jelajah Concorde yang mampu menembus angka 2.200 km/jam, ya!

Thunderously Noisy
Sudah sewajarnya mesin jet Concorde ini mengeluarkan suara yang bisa memekakkan telinga. Jika telinga manusia bisa mendengar suara dengan kekuatan 110 desibel, maka suara yang dihasilkan oleh mesin-mesin jet di pesawat Concorde tercatat menyentuh angka119,4 desibel. Siap-siap sakit telinga ya.

Baca Juga: Boeing Akan Gunakan Sayap Ultra Tipis di Prototipe Pesawat Transonik

Hanya Ada 14 Unit Saja
Misi pengembang adalah untuk menjual lebih dari 100 armada Concorde sepanjang masa kompetisinya di sektor kedirgantaraan – namun di umurnya yang ke-34 tahun terhitung sejak penerbangan perdananya, Concorde hanya berhasil dijual 14 unit saja. Tujuh armada digunakan oleh AirFrance dan sisannya dioperasikan oleh British Airways.

Akhir dari Concorde
Era milenium menjadi awal-dari-akhir riwayat Concorde di sektor kedirgantaraan global. Jatuhnya Air France Concorde pada Juli tahun 2000 seolah menjadi pertanda bahwa era pesawat supersonik ini akan segera berakhir. Menewaskan total 113 penumpang dan kru, Air France dan Concorde sempat ditangguhkan – kesialan di tubuh Concorde semakin meradang.

Hingga puncaknya pada tahun 2003, kedua maskapai yang menggunakan jasanya ini memutuskan untuk menghentikan penggunaan Concorde. Mei 2003, Air France melakukan penerbangan terakhirnya bersama pesawat supersonik ini, disusul oleh British Airways pada bulan Oktober di tahun yang sama.

 

Unik! Hotel ini Hadirkan Suasana Buka Puasa di Kapal Pesiar

Bagi Anda yang masih bingung untuk berbuka puasa di mana, mungkin Anda bisa mengunjungi Kapal Garden Hotel by Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang menawarkan iftar dengan suasana berbuka di kapal pesiar.

Manager Kapal Garden Hotel by UMM, Teguh Hadi Saputro, menjelaskan ada makna yang terkandung dalam tema makanan “Rasa Ramadan” pada iftar di Kapal Garden. Yakni kehangatan, kebersamaan, dan kebahagiaan dibalik berbagai cita rasa.

Baca Juga: Lagi, Pulau Dewata ‘Kedatangan’ Kapal Pesiar Mewah yang Angkut Ribuan Wisatawan Mancanegara

“Tujuan utama kami adalah konsep berbuka puasa di kapal. Selain itu, khusus acara ini kami menghadirkan berbagai sajian menu primadona dengan nuansa bak berbuka di deck atas kapal pesiar. Harapannya hal-hal ini nantinya siap menemani waktu berbuka puasa para tamu hotel maupun para pengunjung,” ungkap Teguh, dikutip KabarPenumpang.com dari laman surabaya.bisnis.com (1/3/2025).

Ilustrasi buka puasa. Sumber: poskotanews.com

Jika di kebanyakan tempat Anda hanya bisa mencicipi 2-3 tema menu makanan, lain cerita dengan di Kapal Garden Hotel. Di mana Anda bisa menjajal bervariasi menu Nusantara, Chinese, Timur Tengah, dan Western. Mulai dari appetizer, main course, hingga dessert. Di antaranya rendang, gado-gado, nasi kebuli, puding, kolak, dan masih banyak lagi. Penawaran tersebut bisa dinikmati oleh semua kalangan dengan range budget yang bervariatif.

“Selalu ada penawaran eksklusif untuk momen spesial. Untuk itu, kami sediakan pilihan berbagai paket yaitu, ala carte, paket grup, dan buffet. Paket grup Rasa Berlima start from 150.000 untuk 5 orang. Kemudian, promo buffet early bird start harga mulai 65.000/pax dengan estimasi reservasi sampai 10 Maret 2025. Serta, regular buffet start from 75.000 minimal pemesanan 20 pax. Kami sangat berharap masakan dan experience berbuka puasa di Kapal Rooftop Cafe bisa dinikmati oleh semua kalangan,” jelas Chef Kusmawardi.

Sebenarnya sudah tidak aneh jika banyak hotel yang menyediakan layanan berbuka puasa dengan konsep dan harganya masing-masing. Seolah tidak mau kehilangan momen, banyak hotel yang pada akhirnya mengusung ide inovatif untuk menggaet umat muslim yang hendak berbuka puasa. Sebut saja Hotel Horison Palma Pangandaran yang juga menawarkan konsep berbuka puasa unik di atas kapal. Selain itu, dekorasi-dekorasi khas bulan suci Ramadhan juga terpasang guna ‘mengentalkan’ suasana puasa di tahun 2025 ini.

Unik! Hotel di Pangandaran Tawarkan Berbuka Puasa di Atas Perahu

Bagaimana Sih Kereta Api Pindah Jalur? Yuk, Simak Penjelasannya

Kereta api berjalan diatas rel baja dengan konstruksi yang kuat, memudahkan perjalanan menjadi lancar, aman dan terkendali. Selain berjalan diatas dua buah rel yang membentang, kereta api juga kerap kali berpindah melintas di jalur percabangan saat memasuki stasiun. Ya, jalur percabangan ini dinamakan wesel.

Kata wesel berasal dari bahasa Belanda yaitu wissel. Wesel merupakan konstruksi kereta api yang bercabang untuk mengalihkan atau mengantarkan kereta api dari satu jalur ke jalur lainnya. Dengan wesel ini rel-rel yang banyak bisa digabungkan menjadi satu tujuan atau sebaliknya.

Wesel terdiri atas sepasang rel yang ujungnya diruncingkan sehingga bisa melancarkan perpindahan kereta api dari jalur satu ke jalur lainnya dengan menggeser bagian rel yang runcing itu. Ini yang membuat kereta api berjalan mengikuti rel sehingga ketika rel digeser kereta juga akan mengikutinya.

Selain itu wesel juga berfungsi untuk menghindari tabrakan kereta karena persilangan dan tempat penampungan kereta yang mogok. Wesel juga dapat digerakkan secara manual ataupun dengan motor listrik yang dilakukan oleh Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) setempat.

Petugas Sintelis memeriksa wesel yang merupakan pengecekan rutin setiap hari. (Foto: Dok. Istimewa)

Lebih lengkapnya sebuah wesel terdiri dari beberapa komponen agar dapat berfungsi optimal, yakni jarum wesel, rel sayap, lidah wesel, rel lantak, rel paksa dan mesin wesel. Wesel juga merupakan prasarana perkeretaapian yang sangat vital buat keselamatan perjalanan kereta api.

Makanya, wesel-wesel ini akan dilakukan perawatan setiap hari, seperti pembersihan dan pelumasan. Juga secara berkala dilakukan pengukuran wesel dan tes ganjalan wesel agar terhindar dari sabotase. Saat kereta api melewati wesel, biasanya akan mengeluarkan suara khas yang berasal dari roda atau bogie kereta. Suara khas tersebut saat melewati perpindahan rel maupun sambungan rel.

Begitu pentingnya peranan wesel ini bagi perjalanan kereta api sehingga membutuhkan perawatan secara rutin. Namun, faktor usia wesel yang mulai memasuki usia senja harus diperhatikan karena akan berdampak pada performanya. Oleh karena itulah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai operator sekaligus pelaksana perawatan jalan rel sangat peduli dengan performa jalan rel sebagai kunci penting perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan lancar.

Wesel Kereta Bukanlah Wesel Pos untuk Kirim Uang

Transjakarta Berbagi Takjil di 14 Koridor Utama dan Anak-Anak Panti Asuhan

Spesial bulan Ramadhan, transportasi umum memberikan keleluasaan penumpang untuk berbuka di dalam bus ataupun kereta. Dalam masa puasa, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) membuat program edisi Ramadhan 1446 H yang bertajuk ‘Berbagi dalam Perjalanan’.

Program tersebut selaras dengan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yaitu Ramadan di Jakarta. Rangkaian kegiatan program ini menandai Transjakarta sebagai platform kebaikan bagi mitra untuk berbagi dengan pelanggan dan masyarakat selama bulan Ramadhan 2025.

Pada kegiatan ini, Transjakarta akan menjalankan kemitraan strategis dengan tiga elemen penting yaitu Buka di Jalan, Berbagi di halte, dan Ngabuburide di Bus Tingkat. Ketiga kemitraan strategis tersebut hadir untuk meningkatkan nilai dan manfaat dari program ‘Berbagi di Jalan” tanpa membebani keuangan perusahaan.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Welfizon Yuza menyampaikan, melalui program ‘Berbagi dalam Perjalanan’, Transjakarta bisa hadir tidak hanya menyediakan akses moda transportasi yang aman dan terjangkau tetapi juga nyaman dalam setiap situasi, termasuk Ramadan. Ke depannya, perusahaan berharap kolaborasi dengan mitra bisa terus terjalin dengan baik dalam memberikan layanan maksimal kepada pelanggan.

“Kami percaya bahwa kolaborasi antara Transjakarta dan para mitra akan menghasilkan dampak social yang lebih besar. Kami pun mengajak seluruh mitra untuk bergabung dalam program ‘Berbagi dalam Perjalanan’ ini dan bersama-sama berbagi kebaikan di bulan Ramadhan 1446 H,” ujar Welfizon di Jakarta.

Welfizon merinci, Buka di Jalan, sebagai kegiatan pertama dalam program ‘Berbagi dalam Perjalanan’ akan berbagi takjil gratis kepada pelanggan yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka puasa. Ada tujuh perusahaan dengan delapan jenis produk berbeda sera 220 ribu produk yang akan dibagikan secara gratis di seluruh halte Bus Rapid Transit (BRT) pada 14 koridor utama Transjakarta.

Hal ini untuk memastikan seluruh pelanggan bisa berbuka puasa dengan nyaman meskipun masih dalam perjalanan. Berbagi di Halte, untuk kegiatan kedua ini Transjakarta akan berkolaborasi dengan 16 merek tenant existing yang sudah beroperasi di halte-halte Transjakarta.

Para tenant nantinya akan menawarkan diskon dan promo spesial sepanjang bulan Ramadan untuk pelanggan. Program ini juga turut didukung oleh enam Media Partner yang akan membantu menyebarluaskan informasi terkait promo kuliner menarik di media sosial.

Ngabuburide di Bus Tingkat, program ketiga ini Transjakarta dan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta bersinergi untuk mengajak anak-anak panti asuhan dari seluruh wilayah Jakarta. Nantinya anak-anak ini berkesempatan untuk menikmati pengalaman ngabuburit di atas bus tingkat Transjakarta.

Selain menikmati pemandangan senja ibu kota, anak-anak juga akan mengikuti aktivitas edukatif seperti Ichinogami atau Paper Craft, dan ditutup dengan acara kebersamaan dalam buka puasa bersama di Halte Tosari Transjakarta. Transjakarta berkomitmen untuk memastikan setiap kontribusi mitra, tersalurkan dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

Ini Aturan Berbuka Puasa di Layanan Transjakarta

Mengenang Purwokerto Timur, Stasiun Termegah yang Bernilai Sejarah

Stasiun Purwokerto Timur yang dibangun ditengah perkotaan ini merupakan bangunan yang dimiliki oleh perkeretaapin swasta Belanda bernama Serajoedal Stoomtram Maastschappij atau SDS yang dibuka pada 16 Juli 1896, bersamaan dengan pembukaan jalur kereta api Maos-Purwokerto Timur dan berlanjut ke Sokaraja.

Stasiun Purwokerto Timur (PKT) dibangun sebagai stasiun pusat yang menghubungkan Purwokerto menuju Banjarnegara dan Purbalingga untuk mengangkut komoditas terutama gula. Stasiun ini berdiri di lahan seluas 14,7 hektar yang memiliki fasilitas lengkap, seperti: perkantoran, depo kereta, rumah pegawai, fasilitas olahraga, dan penginapan bernama Tram Hotel. Fyi, hotel tersebut kini menjadi kantor KAI Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto.

Saat jalur Staaspoorwegen (SS) membuka Stasiun Purwokerto pada tahun 1916 , stasiun ini lebih dikenal sebagai Stasiun Purwokerto Oost atau Stasiun Timur saja. Setelah mengalami penurunan jumlah penumpang selama 30 tahun, jalur-jalur KA milik SDS itu mulai ditutup pada 1980-an.

Emplasemen Stasiun Purwokerto Timur juga sempat difungsikan untuk bongkar muat PT Pupuk Sriwijaya, sementara bangunan utama stasiunnya difungsikan sebagai pertokoan.

Stasiun Purwokerto Timur tahun 1980. (Foto: Dok. Ito Warsito)

Pada tahun 1991, status Stasiun Purwokerto Timur diubah menjadi stasiun tipe kecil atau kelas III, dan sejak saat itu, aktivitas di stasiun ini mulai berkurang. Meskipun masih berfungsi sebagai stasiun untuk angkutan pupuk Pusri hingga pertengahan dekade 2000-an, Stasiun Purwokerto Timur akhirnya ditutup sepenuhnya.

Penutupan stasiun ini menandai berakhirnya era transportasi kereta api di wilayah tersebut. Namun, jejak sejarah stasiun ini tidak sepenuhnya hilang. PT KA Properti Manajemen (KAPM) telah merombak emplasemen stasiun ini untuk dijadikan area komersial yang lebih modern.

Potret perbandingan Stasiun Purwokerto Timur dulu dan sekarang (Foto: instagram/@sscpurwokerto)

Stasiun Purwokerto Timur mungkin sudah tidak lagi berfungsi sebagai stasiun kereta api, tetapi sejarahnya tetap menjadi bagian penting dari perkembangan transportasi di Banyumas. Keberadaan stasiun ini pada masanya menjadi saksi bisu bagaimana kereta api pernah menjadi solusi utama untuk berbagai masalah transportasi di wilayah tersebut.

Meskipun kini telah berubah fungsi, bangunan dan area sekitar Stasiun Purwokerto Timur tetap menyimpan cerita tentang masa lalu yang penuh dinamika. Bagi masyarakat Banyumas, stasiun ini tetap menjadi simbol dari sebuah era yang pernah berjaya, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya melestarikan sejarah dan warisan budaya.

Corat–coret Dinding Stasiun Purwokerto akan Dipercantik dengan Karya Seni Lukis Mural

Lagi, Pulau Dewata ‘Kedatangan’ Kapal Pesiar Mewah yang Angkut Ribuan Wisatawan Mancanegara

Setelah minggu lalu 3 kapal pesiar internasional: Silver Nova, Queen Elizabeth dan Viking Sky bersandar berbarengan di Pelabuhan Benoa, kini giliran MV Anthem of the Seas berbendera Royal Carribean tampam tengah berlabuh di Pelabukan Celukan Bawang, Buleleng pada Kamis (27/02/2025). Dikabarkan, kapal pesiar mewah tersebut berisikan ribuan wisatawan mancanegara yang hendak plesir ke Pulau Dewata.

Baca Juga: Momen Langka! Tiga Kapal Pesiar Internasional Sandar di Pelabuhan Benoa

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman Kompas.com (27/02/2025), kehadiran kapal pesiar tersebut disambut dengan menampilkan seni dan tari-tarian tradisional khas Bali. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara mengatakan, kapal pesiar tersebut membawa 4.291 orang penumpang serta 1.550 orang kru.

Menurut informasi yang beredar, ribuan wisatawan mancanegara tersebut akan diajak untuk menikmati sejumlah destinasi di daerah Bali Utara, seperti Munduk Sightseeing yang menawarkan pemandangan perbukitan asri, Twin Lake: Danau Buyan dan Tamblingan yang memukai, Bali Handara yang terkenal dengan gerbang ikoniknya, Puri Singaraja, snorkeling di Pulau Menjangan hingga mengikuti City Tour Singaraja yang menghadirkan nuansa budaya dan kehidupan lokal.

“Pantai Lovina yang terkenal dengan lumba-lumbanya serta Vihara Banjar yang memiliki keunikan arsitektur khas juga turut menjadi bagian dari perjalanan mereka,” ujar Gede Dody.

“Kami ajak ke sana, kami bekerja sama dengan para pelaku pariwisata dan beberapa guide pihak ketiga,” sambungnya.

MV Anthem of the Seas saat hendak bersandar di Pelabuhan Buleleng. Sumber: kompas.com

Mengutip pernyataan Menteri BUMN, Erick Thohir pada saat Pelabuhan Benoa ‘kedatangan’ 3 kapal pesiar mewah, kedatangan kapal pesiar MV Anthem of the Seas ini diharapkan akan memberikan dampak signifikan terhadap industri pariwisata dan perekonomian Bali. Dengan banyaknya wisatawan yang mengunjungi Bali, diharapkan akan ada lonjakan pendapatan di sektor perhotelan, restoran, transportasi, serta ekonomi kreatif lokal.

Hal tersebut juga senada dengan yang diutarakan Gede Dody, “dengan semakin banyaknya kapal pesiar yang singgah, diharapkan perekonomian masyarakat sekitar dapat terus berkembang secara berkelanjutan,” tutupnya.

Sementara jika dilihat dari segi modanya, MV Anthem of the Seas masuk ke dalam Quantum-class cruise ship yang dirakit pada tahun 2015 di Jerman. Dengan panjang sekitar 348 meter dan gross tonnage di angka 168,666 GT, kapal pesiar mewah ini mampu menampung hingga maksimal 4.905 penumpang dengan kru hingga 1.500 orang. Berbekal mesin Wartsila dan thrusters Azipod XO, kapal ini mampu merengkuh kecepatan hingga 22 knots atau sekitar 41 km/jam.

Papatheo, Eks Kapal Kargo yang Kini Jadi ‘Hunian’ Biota Laut Cantik di Kepulauan Seribu

Ada Bau Tak Sedap di Kereta Api Saat Pengereman? Ini Penjelasannya

Naik kereta api saat ini sudah bisa dirasakan dengan kecepatan maksimal 120 km per jam, sudah menjadi salah satu pelayanan yang baik untuk mempersingkat waktu. Termasuk perjalanan pada KRL juga sudah bisa berlari dengan kecepatan maksimal 90 km per jam jalur Jatinegara-Bekasi.

Nah, saat kereta api lakukan pengereman, pasti merasakan aroma tak sedap atau bau seperti ada yang terbakar saat berhenti. Ternyata penyebab aroma bau tersebut saat pengereman ada pada kampas rem yang terlalu panas selama pengereman berat.

Sistem pengereman kereta api sendiri dibedakan menjadi 2, yaitu:
1. Pengereman mekanis. Sistem ini menggunakan perangkat pengereman dasar mencakup rem roda-tapak, rem cakram yang dipasang di gandar, dan rem cakram yang dipasang di roda. Tekanan yang diberikan disesuaikan untuk mengontrol gaya pengereman dengan menggunakan objek yang menerapkan gesekan pada disk.

2. Sistem pengereman elektrik. Sistem ini biasa digunakan oleh kereta listrik. Prinsipnya mengubah mengubah motor menjadi generator pengereman yang menghilangkan energi kinetik sebagai panas.

Bogie Rangkaian Kereta Api Stainless Steel. (Foto: Dok. Wikipedia)

Berdasarkan hal tersebut, maka sulit untuk menerapkan upaya pengereman penuh dengan memaksa rem mengunci roda agar berhenti ketika ada kendaraan lain yang tanpa sengaja berada di jalur lintasannya. Apalagi gesekan antara roda baja dan rel baja pada KA sangat lah jauh lebih rendah daripada gesekan antara jalan beton aspal dengan ban karet kendaraan jalan raya.

Oleh karenanya, tekanan pengereman pada KA sengaja dilepaskan secara perlahan dan bertahap agar efeknya terasa merata ke sepanjang gerbong. Apabila tekanan dilepaskan secara penuh dan tiba-tiba, maka dapat menyebabkan pengereman yang tidak seragam sehingga menyebabkan rem bekerja lebih dulu dari titik keluarnya udara. Pengereman yang tidak seragam ini justru akan menyebabkan kecelakaan yang lebih besar. Yakni roda dapat tergelincir dan anjlok dari rel hingga gerbong pun terguling.

Kembali pada penjelasan kenapa rem kereta api bisa berbau, hal tersebut disebabkan oleh bantalan rem yang memanas hingga suhu ekstrem. Kondisi ini dapat menyebabkan material bantalan mengkristal atau “mengkilap”.

Jika tidak dilakukan pengecekam secara berkala, resiko besar yang akan dihadapi pada rangkaian kereta api terutama pada roda akan berasap bahkan mengeluarkan percikan api. Saat ini kereta api di Indonesia sendiri meski telah menambah kecepatan hingga maksimum 120 km per jam, pastinya sudah diperhitungkan saat roda bergerak dan saat pengereman termasuk kampas rem yang bertahan cukup lama jika sewaktu-waktu terjadi pengereman yang tak biasa.

Tak Bisa Berhenti Seketika, Ternyata Sistem Pengereman Kereta Dipengaruhi Banyak Faktor

 

Ini Aturan Berbuka Puasa di Layanan Transjakarta

Umat muslim seluruh dunia akan mulai melaksanakan ibadah puasa dan Indonesia sebagai negara mayoritas muslim juga ikut merayakannya. Tapi bagaimana dengan berpuasa di angkutan umum?

Sebab aturan berlaku di angkutan umum Ibukota Jakarta baik layana TransJakarta maupun kereta dilarang untuk makan dan minum di dalamnya. Namun, selama bulan ramanan, berbagai operator angkutan umum menerapkan aturan berbuka puasa Ketika berada di dalam bus atau kereta.

Seperti PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) yang baru saja menerapkan aturan yang memudahkan pelanggan untuk berbuka puasa saat menggunakan layanan Transjakarta selama bulan Ramadhan. Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani menyampaikan, bagi pelanggan yang menunaikan ibadah puasa dipersilahkan untuk berbuka puasa dengan air minum atau makanan ringan di dalam layanan Tranjaskarta.

Baca juga: Selain Tes Alcohol Breathing, Masinis Whoosh yang Puasa Ramadhan Dipantau Nutrisinya

“Bagi pelanggan yang berpuasa, dipersilahkan berbuka dengan air minum dan makanan ringan saat berada di dalam layana Transjakarta,” ujarnya kepada awak media, Rabu (28/2/2025) melalui siaran pers.

Meski begitu, Ayu berpesan agar penumpang juga tetap menjaga kebersihan dan menaati peraturan yang telah ditetapkan demi kenyamanan bersama.

“Penumpang ikut menjaga kebersihan dan menaati peraturan. Ini agar kenyamanan juga dirasakan penumpang lainnya,” kata dia.

Adapun aturan berbuka puasa di layanan Transjakarta sebagai berikut:

1. Pelanggan dapat membatalkan puasa dengan air minum, dan makanan ringan.
2. Makan dan minum di dalam bus dipersilakan pada saat berbuka puasa yaitu maksimal 10 menit setelah Adzan Magrib.
3. Pelanggan juga dapat menuju area ritel/ komersial yang tersedia di sejumlah halte Transjakarta untuk membeli makanan berbuka puasa
4. Pastikan selalu menjaga kebersihan di seluruh area Transjakarta.

Baca juga: Berniat Habiskan Ramadhan di Luar Negeri, Perhatikan Dulu Durasi Puasanya!

Ayu menambahkan, selama bulan Ramadan layanan Transjakarta beroperasi nomal dan tetap melayani pelanggan 24 jam pada 14 koridor utama.

Jadi, bagi kalian pengguna layanan Transjakarta bisa menyiapakan perbekalan untuk berbuka puasa sebelum naik bus. Selain memudahkan, ini juga menghindari antrean di tenant halte Transjakarta.