Nge-Trip KA Serayu – Tiketnya Murah, Pemandangannya Pun Indah

Naik kereta api sangat menyenangkan saat diperjalanan. Selain cepat dan nyaman, pemandangan yang disuguhkan pun luar biasa indah. Apalagi jika melewati jalur selatan di Provinsi Jawa Barat. Sudah pasti sangat menyejukkan hati bahkan bikin mata kembali segar saat melihatnya.

Untuk menikmati pemandangan tersebut, kalian tentu bisa menggunakan kereta api dari Jakarta menuju beberapa kota di Jawa Barat bahkan sampai ke Jawa Tengah. Ya, mungkin kalian sudah tau bahkan sudah sering mencoba naik Kereta Api Serayu.

Diambil dari nama salah satu sungai di Jawa Tengah, Indonesia, sekitar 300 km di tenggara ibu kota Jakarta. Membentang dari timur laut ke barat daya sejauh 181 km, sungai ini melintasi lima kabupaten yakni Wonosobo, Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, hingga bermuara di Samudra Hindia di wilayah Kabupaten Cilacap. Tak heran nama KA Serayu pun digunakan karena melewati Jembatan Sungai Serayu yang berada di jalur selatan antara petak Stasiun Maos dan Stasiun Kasugihan serta petak Stasiun Kebasen dan Stasiun Notog. KA Serayu merupakan satu-satunya rute cukup jauh melintasi kota-kota Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Beberapa kota yang dilewati kereta api kelas ekonomi ini adalah Jakarta, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Cimahi, Bandung, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar sampai dengan Purwokerto.

Rangkaian kereta api Serayu di Stasiun Bandung

Awal Mula Diluncurkan
pada pertengahan 1990-an, Perumka meluncurkan kereta api Serayu yang dioperasikan pada malam hari dikenal sebagai Citrajaya oleh masyarakat yang tinggal di Daerah Operasi II Bandung. Untuk mengakomodasi penumpang dari Cilacap, Perumka sempat mengoperasikan kereta api pengumpan lintas Kroya/Maos-Cilacap sebelum layanan tersebut dihentikan mulai tahun 2000-an.

Rute kereta api Serayu diperpanjang hingga Purwokerto mulai 1 September 2013, tetapi dioperasikan sebagai kereta api pengumpan di lintas Kroya–Purwokerto. Penggabungan layanan dilakukan pada awal 2014. Kereta api Serayu menambah pemberhentian di Stasiun Cikarang mulai 1 Maret 2022 dan Stasiun Kebasen sejak 18 Desember 2024.

Saat ini KA Serayu menjadi perjalanan favorit khususnya warga Bandung maupun Purwokerto. Apalagi penumpang yang membawa peralatan mendaki hendak ke tujuan akhir menuju ke kawasan Pegunungan Slamet. Dengan harga tiket Rp63.000 (Pasar Senen-Banjar pp.) dan Rp67.000 (Pasar Senen-Purwokerto pp.) merupakan tarif Public Service Obligation (PSO) yang masih diberikan pemerintah untuk KA ini. Karena yang dilewati KA Serayu ini mayoritas masih menggunakan jalur tunggal (single track), praktis ada beberapa stasiun kecil yang mengharuskan KA ini berhenti untuk bersilang dengan KA yang berlawanan arah. Maka dari itulah KA Serayu memakam waktu sekitar 10 jam perjalanan.

Meski perjalanan yang relatif lama, namun pemandangan yang dilewati KA ini luar biasa indah. Gunung, bukit, sawah, sungai hingga pedesaan pun lengkap dilewatinya. Dalam sehari ada empat perjalanan KA Serayu. Dua keberangkatan pagi dan malam dari Jakarta dan Purwokerto. Namun, jika kalian ingin menikmati pemandangan indah, tentu saja naik KA Serayu pada perjalanan pagi hari.

Perburuan Bangkai MH370 Kembali Dimulai, Kini Libatkan Ocean Infinity, Perusahaan Robotika Kelautan asal Inggris

Satu dekade setelah hilangnya Boeing 777-200 Malaysia Airlines MH370 pada 8 Maret 2014, kini perburuan bangkai pesawat akan dilakukan kembali di Samudra Hindia. Sebuah perusahaan robotika kelautan Inggris telah meluncurkan apa yang kemungkinan akan menjadi pencarian terakhir untuk MH370.

Ocean Infinity telah mulai menjelajahi dasar laut dalam upaya untuk menemukan bangkai pesawat MH370, yang menghilang 11 tahun lalu setelah lepas landas dari Kuala Lumpur menuju Beijing.

Kapal pendukung pencarian di air dalam, Armada 7806 tiba di zona pencarian baru di Samudra Hindia 1.200 mil dari Perth, Australia, selama akhir pekan lalu.

Kendaraan bawah air otonom (AUV) dikerahkan dari kapal dalam beberapa jam setelah tiba di lokasi dan telah memulai pemindaian terperinci di dasar laut. AUV dan kendaraan jarak jauh yang akan membantu menemukan puing-puing jika ditemukan. AUIV dioperasikan melalui tautan satelit dari pusat kendali Ocean Infinity di Southampton.

MH370 seharusnya terbang ke utara menuju Beijing tetapi berbalik arah sebelum mencapai Vietnam dan berbelok ke barat daya melintasi semenanjung Melayu menuju Samudra Hindia, sebelum meninggalkan jangkauan radar.

Misi ini dilakukan setelah Malaysia mengindikasikan pada bulan Desember bahwa mereka siap untuk mendukung upaya baru untuk menemukan puing-puing jet tersebut, setelah dua upaya sebelumnya yang gagal.

Kuala Lumpur mengatakan pada saat itu bahwa mereka telah memberikan persetujuan garis besar untuk kesepakatan “tidak ditemukan, tidak ada biaya” di mana Ocean Infinity akan dibayar US$70 juta (£55 juta) hanya jika menemukan pesawat tersebut.

Namun, tidak ada kesepakatan akhir yang diumumkan. Diyakini bahwa Ocean Infinity telah memilih untuk melanjutkan rencananya sendiri, sebelum musim dingin tiba di belahan bumi selatan.

Armada 7806 diharapkan menjelajahi tiga atau empat yang disebut “titik panas” tempat para peneliti menduga sisa-sisa badan pesawat mungkin berada.

Kapal tersebut kemungkinan akan menghabiskan waktu hingga enam minggu untuk meneliti area tersebut, termasuk istirahat untuk mengambil perbekalan di Fremantle, Australia Barat, tempat upaya pencarian sebelumnya dilakukan. Karena pencarian kemungkinan akan menjadi yang terakhir dilakukan untuk MH370, upaya tersebut dapat berlangsung lebih lama, jika cuaca memungkinkan.

Muncul Teori Baru, Ini Sederet Teori Terpopuler Jatuhnya Boeing 777-200 Malaysia Airlines MH370

Oliver Plunkett, kepala eksekutif Ocean Infinity, sebelumnya mengatakan kepada keluarga korban MH370 bahwa menemukan pesawat tersebut adalah ambisinya. Perusahaan yang dikendalikan oleh Plunkett dan dua warga Inggris lainnya itu menghentikan upaya sebelumnya pada tahun 2018 tetapi tidak berhasil.

Armada 7806, yang dibangun pada tahun 2023 dan dianggap sebagai kapal paling canggih secara teknis dari jenisnya, akan memfokuskan pemindaian awal pada area yang menurut para peneliti independen kurang mendapat perhatian selama misi sebelumnya.

Perhitungan yang dilakukan oleh sekelompok orang termasuk mantan pilot Air France Patrick Blelly, konsisten dengan teori bahwa MH370 dikemudikan di luar jalur dan jatuh ke laut sebagai bagian dari rencana pembunuhan-bunuh diri yang rumit oleh kaptennya, Zaharie Ahmad Shah.

Area pencarian ketiga didasarkan pada ekstrapolasi posisi akhir jet yang diperoleh dari kemungkinan gangguannya terhadap transmisi dari operator radio amatir.

Para penghobi ini mengandalkan apa yang disebut pemancar WSPR, yang mengirimkan ribuan pulsa radio berdaya rendah ke seluruh dunia setiap dua menit.

Sinyal akan terganggu jika pesawat melintasinya. Richard Godfrey – seorang pensiunan insinyur kedirgantaraan yang pernah bekerja dengan NASA – mengatakan analisis mengungkap 130 gangguan tersebut pada sinyal yang melintasi Samudra Hindia pada malam hilangnya MH370, yang merupakan “jejak remah-remah” yang dapat menunjukkan lintasan akhirnya.

Titik panas keempat, yang diidentifikasi oleh Universitas Australia Barat, dapat diperiksa jika cuaca memungkinkan.

Godrey mengatakan ekspedisi tersebut akan menghadapi tantangan besar dan memperkirakan kemungkinan MH370 ditemukan “sekitar 50-50”. Orang-orang mengira dasar laut itu halus tetapi sebenarnya itu adalah tempat yang mengerikan. Dasar laut itu ditutupi ngarai dan tebing, gunung bawah laut dan gunung berapi, gelap gulita dengan tekanan dan suhu yang sangat tinggi.

Teori Baru Misteri MH370, Pesawat Diduga Jatuh Secara Disengaja di Broken Ridge

Persiapan Angkutan Lebaran, KAI Gandeng DJKA dan BTP Jakarta Lakukan Ramp Check di LRT Jabodebek

Dalam rangka mempersiapkan angkutan Lebaran 2025, KAI bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Jakarta untuk melaksanakan ramp check atau inspeksi kelengkapan Standar Pelayanan Minimum (SPM) di stasiun dan kereta LRT Jabodebek.

Ramp check ini bertujuan untuk memantau pemenuhan Standar Pelayanan Minimum untuk angkutan orang dengan kereta api, baik di stasiun maupun selama perjalanan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 63 Tahun 2019. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari persiapan KAI dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama masa angkutan Lebaran 2025.

Executive Vice President LRT Jabodebek Mochammad Purnomosidi menyampaikan sebagai bagian dari sistem transportasi publik, LRT Jabodebek mendukung penuh ramp check yang dilakukan oleh DJKA dan BTP. Kegiatan ini memastikan bahwa seluruh sarana dan fasilitas LRT Jabodebek telah memenuhi Standar Pelayanan Minimum yang ditetapkan, serta siap mendukung kelancaran angkutan Lebaran 2025.

Selama periode angkutan Lebaran nanti, LRT Jabodebek akan melayani pengguna yang bermobilitas di area Jakarta dan sekitarnya, serta menjadi moda transportasi penghubung untuk berbagai jaringan transportasi lainnya. LRT Jabodebek dapat menjadi pilihan sebagai penghubung pengguna yang akan mengunakan Whoosh di Stasiun Halim, serta akses menuju Bandara Soekarno-Hatta melalui Commuter Line Basoetta di Stasiun Commuter Line BNI City yang terintegrasi dengan Stasiun Dukuh Atas BNI.

Selama ramp check berlangsung, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas stasiun di seluruh jaringan LRT Jabodebek. Beberapa fasilitas yang diperiksa antara lain ruang kesehatan, ruang tunggu, musala, eskalator, lift, toilet, dan sarana pendukung lainnya. Selain itu, pengecekan juga dilakukan pada sarana transportasi, seperti kereta dan infrastruktur pendukung lainnya, untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik.

“Dengan ramp check yang telah dilaksanakan, LRT Jabodebek siap memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi seluruh pengguna, baik yang melakukan perjalanan di dalam kota maupun yang memanfaatkan LRT Jabodebek untuk menghubungkan perjalanan mereka dengan moda transportasi lainnya. Kami berharap, keberadaan LRT Jabodebek dapat semakin mendukung mobilitas masyarakat selama masa angkutan Lebaran, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pengguna,” tambah Purnomosidi.

“Flying Gang”, Rahasia LRT Jabodebek Bukukan OTP Tinggi Walau Terdapat Gangguan

15 Golongan Ini Gratis Naik Bus Transjakarta, MRT, dan LRT

Layanan transportasi gratis sudah dilaksanakan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) bagi lansia dan disabilitas sejak tahun 2017 atau 2018 silam. Namun, layanan ini pun akan bertambah luas bukan hanya di bus Transjakarta tetapi MRT dan LTR.

Perluasan layana transportasi gratis ini merupakan kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno. Disebutkan akan da 15 golongan yang bisa menerima manfaat layanan gratis tersebut termasuk di dalamnya adalah lansia dan penyandang disabilitas yang sebelumnya sudah mendapatkan layanan tersebut.

Menurut perwakilan tim transisi Pramono-Rano bidang kebijakan publik, Nirwono Joga, kebijakan ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas transportasi publik bagi masyarakat yang membutuhkan. “Kami ingin memastikan akses transportasi publik yang lebih inklusif dan mendukung mobilitas masyarakat,” ujar Nirwono.

Saat ini, layanan transportasi gratis di Jakarta bisa diakses melalui dua jenis kartu, yaitu JakCard Combo dari Bank DKI dan TJ Card yang dikeluarkan oleh PT Transportasi Jakarta atau TransJakarta. Berikut daftar golongan penerima layanan ini seperti ditulis laman smartcity.jakarta.go.id:

Penerima Layanan Gratis dengan JakCard Combo:
1. Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta dan pensiunannya;
2. Tenaga kontrak yang bekerja di Pemprov DKI;
3. Pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP);
4. Karyawan swasta tertentu dengan gaji sesuai UMP yang memiliki rekening di Bank DKI;
5. Penghuni rumah susun sederhana sewa (Rusunawa);
6. Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Penerima Layanan Gratis dengan TJ Card:
1. Lansia (usia 60 tahun ke atas);
2. Penyandang disabilitas;
3. Anggota Veteran Republik Indonesia;
4. Penerima Raskin (pemilik Kartu Keluarga Sejahtera);
5. Penduduk dengan KTP Kepulauan Seribu;
6. Pengurus tempat ibadah (marbot masjid, gereja, pura, dan lainnya);
7. Pendidik dan tenaga kependidikan PAUD;
8. Larva monitor;
9. Anggota TNI/Polri.

Pemerintah berencana memperluas cakupan penerima manfaat, termasuk penjaga tempat ibadah non-Muslim seperti gereja dan pura. “Kami mengusulkan agar tidak hanya marbot masjid, tetapi juga penjaga tempat ibadah lain mendapatkan fasilitas ini,” ujar Nirwono Joga.

TransJakarta Akan Hadirkan Petugas Khusus di Perlintasan Kereta Api

Bukan Bensin, Bukan Listrik, Kawasaki Meluncurkan “Ninja H2”, Sepeda Motor Next Generation dengan Mesin Hidrogen

Mesin listrik telah menjadi topik populer dalam industri otomotif selama dekade terakhir. Dengan inovasi dari perusahaan seperti Tesla, dan perusahaan mobil besar yang mengikuti jejaknya dengan model hibrida dan listrik mereka sendiri, mesin listrik secara konsisten ditulis sebagai masa depan teknologi mobil. Namun, mesin hidrogen berkembang pesat, dan menawarkan pelengkap yang menarik bagi mesin listrik.

Perusahaan mobil Jepang dan Korea Selatan terus menjadi pemimpin dan inovator dalam teknologi mobil hidrogen. Dengan perusahaan seperti Toyota dan Hyundai yang memimpin dengan teknologi sel bahan bakar hidrogen mereka, perusahaan-perusahaan ini mengisi celah khusus, serta terus menambah dan memajukan jajaran kendaraan listrik mereka sendiri.

Mesin hidrogen beroperasi dari teknologi sel bahan bakar. Mesin ini menghasilkan listrik melalui reaksi kimia antara hidrogen dan oksigen. Mesin ini memiliki potensi luar biasa di dunia yang peduli terhadap perubahan iklim dan konsumen yang menginginkan solusi mesin alternatif yang lebih bersih.

Satu-satunya produk sampingan dari mesin hidrogen adalah air, membuatnya cocok untuk masa depan yang lebih hijau, dan Kawasaki dalam hal ini merilis sepeda motor bertenaga hidrogen

Perusahaan sepeda motor Jepang Kawasaki baru-baru ini meluncurkan prototipe sepeda motor bertenaga hidrogen. Prototipe tersebut diluncurkan pada bulan Juli tahun lalu setelah pengembangan dimulai pada bulan Maret 2023.

Sepeda motor yang diberi nama “Ninja H2” ini dilengkapi dengan mesin empat silinder segaris supercharged dengan kapasitas 998 cc. Sepeda motor tersebut masih dalam tahap pengembangan, dan baru akan tersedia untuk umum pada tahun 2030-an.

Sepeda motor tersebut merupakan sepeda motor bertenaga hidrogen pertama yang diproduksi oleh empat pengembang mobil besar Jepang. Honda, Yamaha, dan Suzuki semuanya berkolaborasi dengan Kawasaki untuk memproduksi prototipe Ninja H2.

Mengesampingkan persaingan, perusahaan-perusahaan besar ini menggabungkan keahlian dan ide untuk memastikan masa depan yang lebih hijau bagi dunia otomotif.

Kerja sama untuk solusi energi hijau merupakan komponen utama untuk mendorong masa depan yang berkelanjutan. Meskipun penting bagi perusahaan mobil untuk mempertahankan persaingan di antara mereka dalam ekonomi pasar bebas, pengumpulan sumber daya dan pengetahuan juga sama pentingnya untuk mencapai tujuan iklim yang penting.

Airbus dan Toshiba Berkolaborasi dalam Penelitian Superkonduktivitas Pesawat Bertenaga Hidrogen

Sengkarut Industri Galangan Kapal Lokal, Lebih Efisien Impor dari Luar?

Sektor transportasi laut baru-baru ini mendapat sorotan setelah Wakil Ketua Umum II Indonesian National Shipowners’ Association (INSA), Darmadi GO, menyebutkan bahwa biaya mengimpor kapal dari luar negeri itu lebih murah ketimbang merakit sendiri di Indonesia. Kendati terkesan memiliki tone ‘negatif’, namun Darmadi mengatakan ada 3 faktor utama yang melatarbelakangi statemennya tersebut.

Baca Juga: Momen Langka! Tiga Kapal Pesiar Internasional Sandar di Pelabuhan Benoa

Dikutip KabarPenumpang.com dari laman cnbcindonesia.com, Darmadi mengatakan bahwa kapasitas, harga dan waktu perakitan menjadi 3 faktor utama mengapa galangan kapal lokal perlahan ditinggalkan. Ia juga mengatakan bahwa industri galangan kapal lokal kurang memiliki daya saing dengan industri serupa di luar negeri, dalam kasus ini Darmadi mengambil contoh Cina. Menurutnya, ada banyak hal yang harus dibenahi agar industri galangan kapal lokal memiliki standar baku internasional.

“Kita belajar dari China kenapa bisa cepat dan murah? Kenapa kita lambat kita harus bicara realita. Semua dari China iya lah, semua murah,” ujar Darmadi dalam acara Indonesia Maritime Talk 2025.

Di sisi lain, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Capt. Antoni Arif Priadi mengatakan bahwa ada faktor tambahan terkait melemahnya industri galangan kapal di Indonesia, yaitu soal kepastian hukum. “Pengusaha kita lebih senang membangun kapal di luar negeri, dibandingkan di dalam negeri. Faktanya kepastian tidak jelas, dan biaya mahal,” kata Capt. Antoni di kesempatan yang sama.

Imbasnya, Capt. Antoni mengambil contoh ada 8 usaha galangan kapal di Batam yang gulung tikar akibat para pelaku usaha lebih memilih membeli kapal dari luar negeri.

Salah satu galangan kapal di Batam. Sumber: istimewa

Menurut Capt. Antoni, dibutuhkan dukungan regulasi yang jelas, kepastian hukum, hingga kemudahan usaha dalam upaya membangun sektor maritim. Dengan begitu, industri galangan kapal bisa lebih efisien saat membangun kapal di dalam negeri. Untuk itu, ia mengatakan bahwa pihaknya dan pemangku kepentingan terkait akan segera turun tangan mengatasi ancaman tersebut. Industri galangan kapal yang ada sekarang ini adalah aset sebagai upaya mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) Ikhsan Mahyudin seolah tidak bisa berdalih dan mengatakan bahwa industri galangan kapal tengah tertekan karena pengenaan PPN pada bahan baku. Hal ini yang menyebabkan tingginya biaya produksi.

“Kita beli barang pakai PPN, itu jadi cost, kemudian saya beli plat, itu ada cost masuknya.” pungkas Ikhsan di kesempatan yang sama.

Diketahui bahwa poros industri maritim dunia, terutama pembuatan kapal, kini telah bergeser ke Asia. Sebagai salah satu negara yang ada di dalamnya, Indonesia diharapkan bisa segera berbenah agar bisa industri maritimnya bisa disejajarkan dengan negara maju lain seperti China dan Korea Selatan. Pesatnya industri ini juga ditopang oleh posisi strategis Asia dalam perdagangan global. Diketahui, China, Korea Selatan, dan Jepang saat ini menguasai lebih dari 85% industri pembuatan kapal global.

Akibat Galangan Bangkrut, Kapal Pesiar Terbesar di Dunia “Global Dream II” Terpaksa di Scrap Sebelum Sempat Berlayar

Ioniq 5 Melaju Menjadi Taksi Listrik di Layanan Comfort

Meluncur di jalanan Indonesia, Hyundai Ioniq 5 bukan hanya digunakan personal. Namun kini resmi digunakan sebagai taksi listrik di Indonesia.

Langkah ini diambil oleh beberapa perusahaan transportasi dalam upaya mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan di sektor transportasi umum. Beberapa operator taksi ternama, seperti Bluebird dan Grab, telah memasukkan Hyundai Ioniq 5 ke dalam armada mereka.

Keputusan ini didorong oleh meningkatnya kesadaran akan pentingnya kendaraan berbasis listrik untuk mengurangi emisi karbon dan meningkatkan efisiensi energi. Presiden Direktur PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Makmur, mengungkapkan bahwa Hyundai Ioniq 5 dipilih karena memiliki daya tahan baterai yang tinggi, kenyamanan, serta teknologi canggih yang mendukung efisiensi operasional.

Dengan jangkauan hingga 481 km dalam sekali pengisian daya, Ioniq 5 dinilai sangat cocok untuk operasional taksi yang membutuhkan mobilitas tinggi sepanjang hari. Selain itu, Hyundai juga telah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas infrastruktur pengisian daya di berbagai kota besar, termasuk Jakarta, Surabaya, dan Bandung.

Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran operasional kendaraan listrik, sehingga para pengemudi taksi tidak mengalami kendala dalam pengisian daya. Para pengguna layanan taksi listrik Hyundai Ioniq 5 mengaku merasakan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan senyap dibandingkan dengan taksi berbahan bakar konvensional.

Selain itu, biaya operasional yang lebih rendah diharapkan dapat memberikan keuntungan ekonomi bagi perusahaan transportasi. Pemerintah Indonesia sendiri telah mendorong penggunaan kendaraan listrik melalui berbagai insentif dan regulasi guna mencapai target netralitas karbon pada 2060.

Langkah Bluebird dan Grab dalam mengadopsi Hyundai Ioniq 5 sebagai taksi listrik sejalan dengan visi tersebut.Dengan semakin luasnya penggunaan Hyundai Ioniq 5 sebagai taksi listrik, diharapkan masyarakat semakin terbiasa dengan kendaraan listrik dan tertarik untuk beralih ke mobil ramah lingkungan di masa depan.

Untuk diketahui, Ioniq 5 digunakan pengemudi Grab biasanya untuk layanan comfort. Jadi, untuk menikmati duduk sebagai penumpang mobil listrik dengan armada Ioniq 5, Anda bisa coba memesan layanan comfort dan bukan yang reguler seperti biasanya.

BYD Melebarkan Sayap di Indonesia, Bluebird Pakai Armada Sejak 2019

Mau Jalan-jalan Naik Kereta Api Tapi Murah? Berikut Ini Daftar Harganya

Harga tiket kereta api ke berbagai kota di Jawa dan Sumatera memang berbeda-beda tergantung dari kelas yang di sediakan KAI kepada penumpang. Dari tarif terendah hingga yang tertinggi, dari kelas ekonomi hingga kelas eksekutif bahkan kelas VVIP seperti pada kereta wisata.

Namun menggunakan kereta api dalam perjalanan jarak pendek maupun jarak jauh, masyarakat biasanya paling banyak berburu harga tiket paling murah. Perjalanan memakan waktu cukup lama pun tak masalah, yang pasti perjalanan tetap aman, nyaman dan selamat sampai tujuan.

Di tahun 2025 ini, tarif tiket kereta api masih adanya tarif dengan sebutan Public Service Obligation (PSO) yakni tarif subsidi yang dikeluarkan pemerintah Kementerian Perhubungan dengan harga yang relatif murah. Nah, berikut ini nama dan harga tiket kereta api yang masih menggunakan PSO:

1. Kereta Api Serayu
Rute jalur selatan dari Stasiun Pasar Senen sampai Stasiun Purwokerto melewati Kota Bandung ini masih menggunakan tarif PSO yang berkisar mulai dari Rp63.000 hingga Rp67.000. Dengan perjalanan sekitar 10 jam, KA Serayu paling diminati masyarakat yang ingin berkunjung ke kota-kota di Jawa Barat dan Jawa Tengah khususnya kawasan wisata yang tersedia di kota tersebut.

2. Kereta Api Cikuray
Dengan tarif mulai dari Rp15.000 untuk jarak dekat dan Rp 45.000 untuk jarak jauh, KA Cikuray rute Pasar Senen-Garut pp. ini juga diminati masyarakat. Biasanya penumpang menggunakan KA ini untuk transit menuju ke Kota Yogyakarta hingga Kota Solo dari Stasiun Kiaracondong. Jadwal keberangkatan KA Cikuray sangatlah efisien, yaitu jam setengah 6 sore dari Stasiun Pasar Senen dan jam 6 pagi dari Stasiun Garut.

3. Kerera Api Kutojaya Selatan
Salah satu kereta api yang cukup sedikit peminatnya walaupun menjelang keberangkatan. Padahal harga tiket KA Kutojaya Selatan ini juga terbilang murah, mulai dari Rp 58.000 hingga Rp62.000 dengan rute Kiaracondong-Kutoarjo.

4. Kereta Api Kahuripan
Ini dia kereta api yang selalu banyak peminat yang hendak melakukan perjalanan dari Kiaracondong hingga Lempuyangan, Yogyakarta. Banyaknya masyarakat menggunakan KA ini karena tarif yang murah yaitu mulai dari Rp80.000 hingga Rp84.000. Rute KA Kahuripan adalah Kiaracondong-Blitar, namun kursi mulai terlihat agak kosong mulai dari Stasiun Lempuyangan hingga Stasiun Blitar.

5. Kereta Api Airlangga
Satu-satunya kereta api bertarif murah melintasi jalur utara dengan rute Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi ini, memiliki tarif mulai dari Rp49.000-Rp104.000. KA Airlangga ini juga diminati warga yang berdomisili di Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang, hingga Surabaya.

6. Kereta Api Bengawan
Bagi masyarakat, mendapatkan tiket KA Bengawan cukup sulit dan harus membeli saat tanggal tiket KA ini mulai dibuka. Bagaimana tidak sulit, rute Pasar Senen-Purwosari ini paling digemari masyarakat yang hendak ke kawasan wisata yang berada di Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta, sampai dengan Solo. Dengan tarif hanya Rp70.000 hingga Rp74.000 saja, penumpang bisa menggunakan KA Bengawan dengan waktu yang relatif agak cepat.

7. Kereta Api Sri Tanjung
Dengan tarif Rp88.000 hingga Rp94.000, penumpang bisa menggunakan KA Sri Tanjung hingga ke ujung timur Pulau Jawa, yaitu sampai Stasiun Ketapang (Banyuwangi). Ada yang unik jika naik KA Sri Tanjung ini. Saat tiba di Stasiun Surabaya Kota, penumpang dipersilahkan untuk turun atau bisa tetap berada didalam kereta. Pasalnya KA ini melakukan pergerakan langsir dan pergantian lokomotif di Stasiun Surabaya Kota.

8. Kereta Api Tawang Alun
Rute Malang-Ketapang ini juga cukup diminati masyarakat. Cukup merogoh kocek mulai dari Rp58.000 hingga Rp62.000, KA Tawang Alun merupakan rangkaian kereta api kelas ekonomi yang melintas di selatan hingga ke arah timur Pulau Jawa. Meski ada beberapa pilihan ke Banyuwangi, namun KA Tawang Alun tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena masih menggunakan tarif PSO.

Hiling Murah Meriah Sambil Menikmati Jalur KA yang Bersejarah

9. Kereta Api Probowangi
Sekitar 7 jam perjalanan, KA Probowangi juga menjadi favorite penumpang KA yang ingin ke Banyuwangi. Pada umumnya adalah penumpang transit dari KA Airlangga lalu menggunakan KA Lokal dari Surabaya Pasar Turi menuju Surabaya Gubeng lanjut menggunakan KA Probowangi. Dengan tarif Rp29.000 hingha Rp56.000 penumpang dihimbau memesan tiket jauh-jauh hari, karena tiket untuk KA ini selalu terjual habis dengan cepat.

10. Kereta Api Rajabasa
Tarif PSO juga berlaku pada KA lintas Sumatera. KA Rajabasa dengan rute Stasiun Tanjung Karang hingga Stasiun Kertapati ini dihargai tarif Rp29.000 hingga Rp32.000. Minatnya masyarakat Bandar Lampung hingga Sumatera Selatan menggunakan KA Rajabasa cukup tinggi, karena tak ada kereta api lainnya dengan rute yang sama pada Gapeka 2025 ini.

11. Kereta Api Kuala Stabas
Masih di kawasan Lampung, KA Kuala Stabas terpilih sebagai tarif PSO rute Tanjung Karang-Baturaja dengan tarif Rp30.000. KA ini berangkat dua kali dari Tanjung Karang dan dua kali dari Baturaja.

12. Kereta Api Bukit Serelo
Sekitar 6 setengah jam perjalanan, KA Bukit Serelo di hargai tarif Rp 29.000 hingga Rp32.000. Minat penumpang yang luar biasa ini memiliki rute dari Stasiun Kertapati-Lubuk Linggau pp. Melewati stasiun besar seperti Prabumulih dan Lahat.

13. Kereta Api Putri Deli
Berada di Divisi Regional (Divre) I Medan, KA Putri Deli juga merupakan kereta api bersubsidi. Dengan harga tiket Rp27.000 saja, KA Putri Deli mengantarkan para penumpang dari Stasiun Medan hingga Stasiun Tanjungbalai pp. selama perjalanan sekitar 4 setengah jam.

210 Tahun Lalu, Dunia Kehilangan Sosok Penemu Kapal Uap Komersial

Namanya mungkin tidak setenar Wright bersaudara yang menemukan pesawat terbang, atau Karl Benz yang menemukan mobil modern berbahan bakar bensin pertama di dunia, tapi Robert Fulton memiliki jasa yang sangat besar di sektor transportasi, khususnya transportasi laut. Robert Fulton diketahui merupakan penemu dan pengembang kapal uap pertama di dunia. Berkat jasanya, kini transportasi laut sudah jauh berkembang dan modern.

Baca Juga: Hari Ini! 116 Tahun Lalu Penerbangan Perdana Pesawat Penumpang Rakitan Wright Bersaudara

Dilahirkan di Lancaster, 14 November 1765, Robert Fulton kecil dikenal sebagai anak yang cerdas, cerdik dan memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Kecerdikannya itulah yang membuat Robert Fulton dikenal sebagai anak yang pintar memecahkan masalah. Bisa dbilang, pendidikan formal Robert Fulton tidaklah tinggi, namun berlatar rasa keingintahuannya yang tinggi, akhirnya ia memutuskan untuk mengasah dan mengembangkan keterampilannya di berbagai bidang.

Dilansir KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, Robert Fulton juga diketahui memiliki jiwa seni yang tinggi. Itulah mengapa di awal karirnya, ia berprofesi sebagai pelukis. Karena dirasa sudah tidak cocok dengan melukis, Robert Fulton kemudian banting setir ke bidang teknik dan di sinilah minat sesungguhnya Robert Fulton terasah sempurna.

Robert Fulton. Sumber: 39clues.fandom.com

Di masa remaja, Robert Fulton menunjukkan kecenderungan yang kuat terhadap mekanika dan penemuan. Dia dikenal karena membuat berbagai perangkat, yang mengindikasikan bakat alaminya sebagai seorang insinyur. Ia meenghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mempelajari dan bereksperimen dengan berbagai jenis kapal, termasuk pengembangan torpedo dan kapal selam.

Nasib memboyong Robert Fulton ke Perancis, tempat di mana ia mulai serius mengembangkan kapal uap. Percobaan demi percobaan Robert Fulton lewati dengan kegagalan. Hingga di tahun 1803, ia bersama Robert R. Livingston (Duta Besar AS untuk Perancis) berhasil merancang kapal uap dan akan menjajalnya di Sungai Seine. Sayangnya saat uji coba tersebut, lambung kapal uap bocor dan kapal tenggelam.

Berbekal pengalaman tersebut, Robert Fulton tidak putus asa dan membutuhkan waktu sekitar 4 tahun untuk mengembangkan Clermont: tonggak sejarah penting di bidang transportasi yang akhirnya mengharumkan nama Robert Fulton.

Ilustrasi Clermont. Sumber: istimewa

Clermont sendiri dibangun di galangan kapal di New York City. Dengan menggunakan mesin uap Boulton dan Watt dari Inggris, duo Robert ini akhirnya berhasil menciptakan kapal uap pertama di dunia. Sebagai informasi tambahan, mesin uap Boulton dan Watt ini digunakan untuk menggerakkan roda dayung. Dengan kabin penumpang sederhana, Clermont akhirnya berhasil memulai perjalanan perdananya dari New York City ke Albany di sepanjang Sungai Hudson, pada 17 Agustus 1807.

Perjalanan sekitar 150 mil melawan arus sungai tersebut ditempuh dalam waktu kurang lebih 32 jam, dengan waktu kembali 30 jam. Sejak saat itu, perkembangan moda transportasi berbasis uap mulai merangkak naik. Clermont yang dikembangkan oleh Robert Fulton menjadi penanda bahwa kapal uap bisa menjadi moda transportasi yang efisien.

Baca Juga: Sarah van Deman, Penumpang Wanita Pertama dalam Sejarah Kedirgantaraan

Di tahun-tahun terakhirnya, kondisi kesehatan Robert Fulton semakin menurun akibat penyakit Tuberkulosis yang ia derita sejak lama. Hingga pada akhirnya pada 24 Februari 1815, Robert Fulton menghembuskan nafas terakhirnya di New York City pada usia 49 tahun dan dimakamkan di Trinity Churchyard, New York.

Terima kasih, Robert Fulton!

Arthur Moore – Operator Radio Amatir yang Pertama ‘Tangkap’ Sinyal Darurat Titanic dari Jarak 3.200 Km!

Punya Lengkungan Ekstrem, Jembatan Ciherang Tetap Kokoh Meski Usianya 150 Tahun

Berada di petak antara Stasiun Bumiwaluya dan Stasiun Cipeundeuy, Jembatan Ciherang merupakan jembatan yang terbilang ekstem namun unik. Jembatan dengan panjang 300 meter ini tak seperti jembatan pada umumnya apalagi memiliki keunikan. Biasanya jembatan terlihat lurus memanjang, namun jembatan ini melengkung cukup tajam dan memiliki rel lengkap dengan gongsol penahan anjlok.

Jembatan yang berada di Desa Cihaurkuning, Kecamatan Malangbong ini dibangun oleh Belanda dan merupakan proyek jalur Priangan – Cilacap. Seperti jembatan khas Belanda lainnya jembatan ini ditopang oleh pilar beton yang besar khas arsitektur Belanda dan hal yang unik dari jembatan ini adalah lengkungannya.

Jembatan Ciherang ini masih beroperasi dengan baik, dan usianya sudah lebih dari 150 tahun. Jembatan Ciherang tidak sepanjang Jembatan Cikubang yang memiliki panjang 300 meter. Jembatan Ciherang ini menjadi sebuah daya tarik sendiri. Beruntungnya bangunan-bangunan terutama cagar budaya kereta api sejak jaman Kolonial masih dipertahankan bahkam masih digunakan hingga sekarang. Itulah sebabnya perawatan dan pengecekan selalu rutin dilakukan agar ketahanan bangunan itu terus terjaga. Akses menuju Jembatan Ciherang pun sedikit sulit, hanya bisa menggunakan kendaraan roda dua (sepeda motor). Karena melewati beberapa jalan kecil saat memasuki pedesaan.

Spot fotografi pun cukup mudah saat mengabadikan kereta api melintas Jembatan Ciherang. Bisa dari arah Stasiun Bumiwaluya maupun dari arah Stasiun Cipeundey. Seperti jembatan lainnya, Ciherang ini memiliki jalan darurat yang berada dibawah pondasi jembatan. Dipastikan jika menyeberang jembatan tidak dianjurkan untuk melintas diatas jembatan, karena suatu saat kereta api pasti melintas. Di sekitar area jembatan memiliki curah hujan yang terkadang bisa saja mengguyur wilayah tersebut.

Jika cuaca sedang cerah, matahari menyinari seluruh area jembatan dan itu paling sangat ditunggu bagi yang suka foto-foto. Waktu yang pas untuk melihat Jembatan Ciherang adalah sore hari, karena di waktu tersebut para warginet akan melihat beberapa kereta yang dijadwalkan untuk melewati jembatan tersebut. Jika cuaca cerah dan tidak hujan maka para warginet akan melihat kereta yang berwarna keemasan karena tersorot oleh cahaya matahari sore hari yang hangat.

Jembatan Ciherang, Lintasan Melengkung dan Spot Foto Favorit Para Railfans