Minat “Beli” Stasiun LRT Jabodebek? Ternyata Segini Harganya

Bisnis naming rights atau menggunakan nama perusahaan, dalam hal ini, di stasiun LRT Jabodebek semakin diminati. Terbaru, ada tiga perusahaan yang saat ini tengah berproses untuk mendapatkan hak atas penamaan di beberapa stasiun. Lantas, berapa harga yang harus dibayar perusahaan?

Baca juga: KAI dan Bank BNI Resmikan Naming Rights “Stasiun Dukuh Atas BNI”

Executive Vice President (EVP) LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, menyebut biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan naming rights cukup variatif. Hal itu didasari setidaknya oleh beberapa variabel, seperti letak strategis stasiun dan negosiasi dengan perusahaan.

LRT Jabodebek, lanjutnya, biasa membuka penawaran di angka Rp12M. Pada prosesnya, penawaran tersebut akan terjadi tawar-menawar. Umumnya, angka yang disepakati setelah negosiasi berkisar Rp7M per tahun. Adapun kontrak maksimal lima tahun dan kontrak minimalnya tiga tahun.

“Untuk kontraknya maksimal 5 (lima) tahun, tapi sekarang perusahaan biasanya ini kebanyakan di 3 (tiga) tahun (membeli hak penamaan). Kalau setahun perusahaan sudah banyak yang menolak karena sayang sudah mengubah ini itu tapi hanya setahun,” katanya kepada awak media, Senin (24/2/2025).

LRT Jabodebek diketahui terakhir kali meresmikan naming rights pada 20 November 2024 lalu. Ketika itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Bank BNI meresmikan penamaan atau Naming Rights Stasiun Dukuh Atas menjadi Stasiun Dukuh Atas BNI.

Baca juga: MRT Jakarta Buka Naming Right Tahap 2, Semua Perusahaan Indonesia Bisa Ambil Bagian

Melalui program Naming Rights, mitra perusahaan yang bekerja sama akan mendapatkan berbagai manfaat, seperti penempatan nama brand di media KAI, termasuk aplikasi Access by KAI, situs web resmi KAI, papan penunjuk arah (signage), peta jalur, pengumuman, hingga media publikasi lainnya.

Saat ini, Purnomosidi membocorkan, ada setidaknya tiga perusahaan yang berproses mendapatkan naming rights di tiga stasiun. Tiga itu adalah Visa, perusahaan multinasional asal Amerika Serikat (AS), untuk di Stasiun Kuningan; Bank Syariah Indonesia (BSI), untuk di Stasiun Cawang; dan Bank Tabungan Negara (BTN) untuk di LRT Setiabudi.

Prototipe Kereta Cepat 450 Km per Jam di Cina Kini Menjalani Fase Pengujian

Prototipe kereta berkecepatan tinggi 450 kilometer per jam milik Cina kini tengah menjalani pengujian. Model kereta berkecepatan tinggi baru, CR450, saat ini tengah menjalani pengujian dan evaluasi ekstensif pada prototipenya, yang membuka jalan bagi pengoperasian komersial kereta peluru baru ini.

Dikenal sebagai kereta berkecepatan tinggi tercepat di dunia, CR450 dapat melaju dengan kecepatan 450 kilometer per jam dalam pengujian dan pengoperasian, menurut China State Railway Group Co., Ltd (China Railway).

Teknisi di pusat pengujian telah mengawasi dengan cermat pengendalian berat prototipe CR450. Untuk mencapainya, mereka telah memasang sensor di rel, yang mengirimkan data berat waktu nyata untuk masing-masing dari delapan roda di kedua sisi setiap gerbong ke sistem komputer. Hal ini memungkinkan pemantauan dan penyesuaian yang tepat untuk memastikan kinerja yang optimal.

“Saat mengurangi berat, kita harus memastikan bahwa kekuatannya tidak berkurang, dan kita bahkan perlu meningkatkan kekuatannya karena kecepatan yang lebih tinggi. Ini seperti orang yang ingin melangsingkan tubuh sambil membangun kekuatan. Ini melibatkan perubahan struktural dan inovasi material,” kata Chen Can, peneliti asosiasi di Locomotive and Vehicle Research Institute China Academy of Railway Sciences (CARS) Corporation Limited.

Untuk mengurangi hambatan udara selama operasi kecepatan tinggi, para peneliti mengatasi tantangan, seperti resonansi dan pembuangan panas, dan untuk pertama kalinya, menutup seluruh area bogie di bawah kereta.

“Memastikan kelancaran seluruh badan kereta meminimalkan hambatan selama operasi,” kata Ha Dalei, desainer senior di National Engineering Research Center of Rail Transportation of China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC) Changchun Railway Vehicles Co., Ltd.

Prototipe CR450 telah menyelesaikan uji statis dan dinamis kecepatan rendah dalam traksi, pengereman, dan kebisingan. Langkah selanjutnya adalah peningkatan kecepatan secara bertahap selama uji jalan dinamis.

Saat ini, Cina adalah satu-satunya negara di dunia yang telah mencapai pengoperasian kereta api berkecepatan tinggi komersial pada kecepatan 350 kilometer per jam.

Menurut Zhang Bo, direktur Lembaga Penelitian Lokomotif dan Kendaraan di CARS sejak 2018, tim tersebut telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk memvalidasi kelayakan teknis, menentukan standar teknis tingkat atas yang wajar, dan menetapkan rute teknis.

Meskipun peningkatan kecepatan 50 kilometer per jam mungkin tampak kecil, mengatasi kesulitan yang terkait dengannya merupakan hal yang signifikan. Di satu sisi, tujuannya adalah untuk mencapai kecepatan yang lebih tinggi dan pengoperasian yang lebih aman. Di sisi lain, banyak upaya telah dilakukan untuk mengurangi hambatan dan konsumsi energi, mengurangi getaran dan kebisingan, serta meningkatkan otomatisasi dan desain yang ringan.

Upaya-upaya ini telah membuat badan kereta lebih halus, meningkatkan aerodinamikanya, dan mengurangi hambatan secara signifikan. CR450 menggunakan langkah-langkah teknologi yang mengurangi hambatan hingga 22 persen.

Zhang mencatat bahwa kecepatan kereta api berkecepatan tinggi bukan hanya masalah teknis tetapi juga ekonomi, dan dampak lingkungannya perlu dipertimbangkan. Namun, kecepatan tetap menjadi indikator yang paling representatif dari kinerja kereta api berkecepatan tinggi.

Cina Tampilkan Prototipe CR450, Kereta Cepat Next Generation Tembus 450 Km per Jam

BYD Melebarkan Sayap di Indonesia, Bluebird Pakai Armada Sejak 2019

Siapa sih yang tak kenal dengan merek BYD Auto? Ini merupakan merek dari produsen kendaraan listrik terkemuka asal Tiongkok. Saat ini pasarannya pun sudah banyak masuk ke Indonesia dan beberapa showroom dibuat di beberapa wilayah Jakarta.

Dengan memperluas jejak globalnya dengan berbagai inisiatif strategis dan inovasi produk, BYD bahkan pada Januari 2025 kemarin mengumumkan rencana oembangunan senilai 1 miliar dolar di Subang, Jawa Barat. Pabrik tersebut ditargetkan akan beroperasi pada akhir 2025.

Kapasitas produksi tahunan pabrik BYD di Indonesia mencapai 150 ribu unit kendaraan listrik. Di mana Sebagian besar akan diekspor dan Langkah ini menegaskan komitmen BYD dalam memperkuat kehadirannya di pasar Asia Tenggara dan bersaing dengan produsen otomotif Jepang serta Korea Selatan yang telah lama mendominasi wilayah tersebut.

Selain di Indonesia, BYD juga telah membuka pabrik kendaraan listrik di Thailand pada Juli 2024. Pabrik ini merupakan fasilitas pertama BYD di luar Tiongkok yang sepenuhnya dimiliki perusahaan, dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 150.000 kendaraan. Investasi ini menunjukkan upaya BYD dalam memenuhi permintaan kendaraan listrik yang terus meningkat di kawasan tersebut.

Baca juga: Bobot Melebihi Standar, Bus Listrik Gandeng BYD Belum Bisa Diuji oleh TransMilenio di Bogota

Produk unggulan BYD, seperti BYD Seal, telah mendapatkan pengakuan internasional. Pada Desember 2024, BYD Seal menjadi mobil buatan Tiongkok pertama yang masuk dalam 10 besar nominasi “Japan Car of the Year” untuk periode 2024-2025. Selain itu, model ini juga berhasil masuk dalam tiga besar “World Car of the Year Award” 2024, menandakan kualitas dan inovasi yang diakui secara global.

Di Indonesia sendiri, PT Blue Bird Tbk (Bluebird) menggunakan sebagian besar armada taksinya dengan mobil listrik besutan BYD. Adapun tipe yang digunakan adalah BYD e6 yang sudah membersamai Bluebird sejak 2019 silam.

Sehingga bisa dikatakan, Bluebird sebagai pelopor dalam penggunaan taksi listrik di Indonesia. Pada masa awal, 25 armada BYD e6 meluncur Bersama Bluebird untuk layanan regular mereka.

Selama lima tahun beroperasi sebagai taksi, BYD e6 telah menunjukkan kinerja yang mengesankan. Setiap unit mampu menempuh jarak hingga 650 ribu km dengan performa baterai dan sistem yang tetap optimal.

Hal ini membuktikan keandalan dan efisiensi kendaraan listrik dalam operasional harian yang intensif. Untuk diketahui, BYD terus mengembangkan lini produknya dengan meluncurkan seri kendaraan listrik canggih, termasuk model seperti Dolphin, Seal, Shark, dan Sealion 7.

Sealion 7, misalnya, menawarkan performa tinggi dengan tenaga 530 hp, sistem penggerak empat roda, dan kemampuan pengisian daya cepat hingga 80 persen dalam 24 menit. Desain interiornya yang mewah dilengkapi dengan layar sentuh berputar 15,6 inci dan kursi berpemanas, memberikan kenyamanan dan teknologi mutakhir bagi penggunanya.

Dengan berbagai langkah strategis dan inovasi ini, BYD Auto menunjukkan komitmennya dalam memimpin transformasi industri otomotif menuju era kendaraan listrik yang berkelanjutan dan berteknologi tinggi.

BYD Bermitra dengan Shell untuk Perluas Jaringan Pengisian Kendaraan Listrik

“Flying Gang”, Rahasia LRT Jabodebek Bukukan OTP Tinggi Walau Terdapat Gangguan

LRT Jabodebek membukukan ketepatan waktu kedatangan dan keberangkatan kereta (OTP) mencapai 99,29 persen pada Januari 2025, atau 97,23 persen rata-rata di 2024. OTP tersebut digadang-gadang cukup tinggi mengingat gangguan perjalanan kereta yang kerap terjadi, baik pada kereta buatan INKA itu sendiri maupun dari sistem Grade of Automation (GoA) level 3 yang tergolong baru di Indonesia.

Baca juga: Capaian Positif di 2024, LRT Jabodebek Siap Tingkatkan Layanan dan Jangkauan di 2025

Executive Vice President (EVP) LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, mengungkapkan, tingginya OTP LRT Jabodebek tak lepas dari adanya geng terbang atau flying gang, utamanya saat terjadi gangguan.

Flying gang ditempatkan di beberapa lokasi, utamanya di stasiun akhir kereta. Tim yang terdiri dari teknisi ini akan langsung turun memperbaiki gangguan, sehingga perjalanan kereta tetap lancar.

“Stasiun-stasiun ujung (Stasiun Harjamukti, Jati Mulya, Dukuh Atas) dan stasiun Cawang itu itu ada flying gang. Flying gang itu adalah tugasnya apabila terjadi permasalahan mereka akan langsung menuju trainset untuk memperbaiki gangguan baik itu dari sisi sarana, persinyalan,” jelasnya dalam gelaran jumpa pers, memperingati Hari Pers Nasional, Senin (24/1/2025).

Lebih lanjut, eks EVP INKA ini menyebut bahwa flying gang LRT Jabodebek terdiri dari tiga orang atau lebih yang bertugas 24 jam on call dan secara bergantian (shifting). Flying gang tidak hanya bertugas merawat dan memastikan kelancaran sarana tetapi juga prasarana, seperti stasiun dan jalur kereta.

Mengingat pentingnya OTP sebagai magnet penarik datangnya penumpang, Purnomosidi berharap, emergency plan dengan menempatkan satu trainset di Stasiun Cawang, rescue plan, recovery plan dan perbaikan menyeluruh dari sisi sarana-prasarana, dapat mengurangi frekuensi gangguan sehingga perjalanan LRT Jabodebek menjadi lebih lancar.

Baca juga: Good News Buat ‘Pekerja Mobile’, KAI Hadirkan Coworking Space Gratis di Stasiun LRT Jabodebek Cawang

Diketahui, LRT Jabodebek dioperasikan menggunakan sistem Communication-Based Train Control (CBTC) dengan Grade of Automation (GoA) level 3, setingkat di atas MRT Jakarta (GoA level 2).

Sistem CBTC adalah pengoperasian kereta berbasis komunikasi, sehingga sistem dapat mengoperasikan kereta dan memproyeksikan jadwal secara otomatis serta disupervisi juga secara otomatis dari pusat kendali operasi.

Unik! Hotel di Pangandaran Tawarkan Berbuka Puasa di Atas Perahu

Dalam menyambut bulan suci Ramadhan, sudah sewajarnya kita semua mulai menjadwalkan buka puasa dengan teman atau sanak saudara. Nah, jika Anda ingin mencoba sensasi buka puasa yang tidak biasa, Anda bisa menjajal program “Ramadhan Nights in Pangandaran: Nusantara Feast” yang diadakan oleh salah satu hotel ternama yang ada di Pangandaran, Jawa Barat. Kira-kira, seperti apa konsep buka puasanya?

Baca Juga: Mudik Lebaran Gratis 2025, Kemenhub Siapkan Lebih dari 60 Ruas Trayek Jalur Laut

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman pasundannews.com (24/02/2025), adalah Hotel Horison Palma Pangandaran yang mengadakan program ini. Yang unik adalah acara buka puasa ini diadakan di atas perahu nelayan, yang akan memberikan kesan autentik dan unik kepada setiap tamu yang datang.

“Kami ingin menciptakan pengalaman berbuka puasa yang tidak hanya lezat tetapi juga berkesan,” ujar General Manager Horison Palma Pangandaran, Dicky T Kusumah.

“(Mulai) dari hidangan khas Nusantara yang autentik, konsep penyajian unik di atas perahu, hingga dekorasi Islami yang khas, semua kami persiapkan dengan maksimal,” sambungnya.

Selain memberikan gambaran terhadap kehidupan masyarakat yang tinggal di pesisir pantai Pangandaran, para tamu juga tentunya dapat menikmati suasana khas tepi pantai: hembusan angin sepoi-sepoi, deburan ombak yang menggulung tenang, serta sajian matahari terbenam yang menandakan waktu berbuka puasa. Para tamu juga dapat menikmati dekorasi khas bulan Ramadhan yang terpasang.

Untuk soal menu, dikabarkan pihak hotel mengusung tema sajian dari berbagai daerah di Indonesia, seperti takjil tradisional-kolak pisang dan es cendol hingga hidangan utama seperti rendang Sumatra, sate maranggi, ayam betutu, dan coto Makassar. Agar tidak bosan dan monoton, mereka selalu mengganti menu buka puasa setiap harinya.

Baca Juga: Perdana Berlayar di Asia, Disney Cruise Line Siap Tawarkan Paket Liburan Tak Terlupakan Untuk Keluarga!

Agaknya konsep yang ditawarkan oleh Horison Palma Pangandaran dapat dijadikan salah satu opsi untuk Anda berbuka puasa dengan mereka yang tercinta. Sebagai tips tambahan, mungkin Anda bisa menjadwalkan berbuka puasa di sini pada saat weekend, sekalian Anda short-escape dari penatnya rutinitas sehari-hari. Jika tertarik, pastikan Anda melakukan reservasi terlebih dahulu sebelum kehabisan bangku!

Momen Langka! Tiga Kapal Pesiar Internasional Sandar di Pelabuhan Benoa

Momen Langka! Tiga Kapal Pesiar Internasional Sandar di Pelabuhan Benoa

Ada pemandangan tidak biasa di Pelabuhan Benoa, Bali, pada Jumat (21/02/2025) kemarin. Di mana ada 3 kapal pesiar internasional yang bersandar secara bersamaan, yaitu Silver Nova, Queen Elizabeth, dan Viking Sky. Tentu saja momen ini sangat berharga dalam mengembangkan sektor maritim dan pariwisata di Indonesia.

Baca Juga: Pelni Kembali Digaet Perusahaan Kapal Pesiar Terkemuka untuk Dukung Operasional MV Paul Gauguin

Seperti yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman cnbcindonesia.com, Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan bahwa momen bersandarnya 3 kapal pesiar internasioal ini akan memperkukuh Pelabuhan Benoa sebagai Home Port Tourism di Indonesia. “Keberhasilan ini semakin mengukuhkan Pelabuhan Benoa sebagai destinasi utama kapal pesiar internasional dan momentum bersejarah dalam perjalanan menjadi Home Port Tourism di Indonesia,” ujar Erick Thohir.

“Ini bukti nyata Pelabuhan Benoa mampu menjadi pusat destinasi wisata kapal pesiar,” sambungnya.

Erick juga optimis bahwa di masa yang akan datang, akan semakin banyak kapal pesiar yang bersandar di Pelabuhan Benoa. Hal ini sejalan dengan infrastruktur Pelabuhan Benoa yang terus dikembangkan dan ditingkatkan.

Sumber: istimewa

Erick juga menilai, kunjungan kapal pesiar ke Pelabuhan Benoa akan memberikan dampak signifikan terhadap industri pariwisata dan perekonomian Bali. Dengan banyaknya wisatawan yang mengunjungi Bali, diharapkan akan ada lonjakan pendapatan di sektor perhotelan, restoran, transportasi, serta ekonomi kreatif lokal.

Ke depannya, Pelabuhan Benoa siap menyambut lebih banyak kapal pesiar internasional seiring dengan komitmen BUMN dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, sambung Erick. Dengan terus meningkatkan fasilitas dan layanan, ia yakin bahwa Pelabuhan Benoa mampu berkembang menjadi pusat wisata kapal pesiar terkemuka di Asia Tenggara.

Diketahui juga sebelumnya, Pemerintah Indonesia secara gencar telah mempromosikan Pelabuhan Benoa sebagai destinasi kapal pesiar internasional. Upaya ini bertujuan untuk menarik minat perusahaan-perusahaan pelayaran internasional untuk ‘mampir’ ke Pelabuhan Benoa. Senada dengan yang diucapkan Erick Thohir, dengan meningkatnya kuantitas pelancong mancanegara, maka diharapkan akan ada peningkatan ekonomi di sektor-sektor terkait seperti yang sudah disebutkan sebelumnya.

Sebagai informasi tambahan, Silver Nova merupakan kapal pesiar mewah yang dioperasikan oleh Silversea Cruises yang mampu menampung hingga 728 penumpang, sudab termasuk kru pelayaran. Sementara Queen Elizabeth merupakan kapal pesiar mewah yang terkenal dengan pelayaran transatlantik dan dioperasikan oleh Cunard Line. Sedangkan Viking Sky merupakan kapal pesiar berdesain Skandinavia yang elegan dan mewah yang dioperasikan oleh Viking Ocean Cruises.

Tak Lagi ‘Mangkrak’, SS United States Siap Bertransformasi Menjadi Terumbu Karang Buatan

Dengan Rute Perdana Taipei-Jakarta, Eva Air Luncurkan Kelas Ekonomi Premium Generasi Keempat

Maskapai Taiwan Eva Air telah meluncurkan kelas ekonomi premium terbarunya di pesawat berbadan lebar Boeing 787-9 Dreamliner, yang menjadi kelas ekonomi premium generasi keempat maskapai tersebut.

Maskapai tersebut berencana untuk meningkatkan pengalaman penumpang dari “kelas ekonomi yang ditingkatkan” menjadi “seperti kelas bisnis.” Eva Air memperkenalkan kelas ekonomi premium pertamanya pada tahun 1992, menjadikannya maskapai pertama yang memperkenalkan kabin ekonomi premium, yang dikenal sebagai kelas Deluxe Evergreen.

Kursi kelas ekonomi premium generasi keempat Eva Air berjumlah 28 dalam konfigurasi 2-3-2. Dengan jarak antar kursi 42 inci, kursi ini menggunakan gerakan berbaring yang memungkinkan kursi meluncur ke depan dan ke atas secara bersamaan. Kursi-kursi tersebut dilengkapi dengan monitor layar lebar beresolusi tinggi berukuran 15,6 inci, tempat untuk menaruh perangkat pribadi, dan stopkontak listrik kombinasi 110V AC dan USB.

Eva Air Luncurkan Boeing 777-300ER Hello Kitty “Besties” dengan Rute Taipei-Chicago

Desain baru kursi kelas ekonomi premium Eva Air juga mengutamakan privasi. Sandaran kepala memiliki panel privasi di bagian samping dan lampu baca internal. Sandaran kepala, sandaran tangan, dan sandaran kaki terbuat dari kulit premium.

Sandaran tangan memiliki ruang penyimpanan yang memadai, dan tempat botol khusus memungkinkan penumpang untuk menyimpan dan mengakses barang-barang pribadi mereka dengan mudah. ​​

Kelas ekonomi premium maskapai ini, yang hanya ditemukan pada armada Boeing 777-300ER, menawarkan jarak antar kursi 38 inci dalam konfigurasi 2-4-2 dan monitor hiburan dalam pesawat berukuran 11 inci.

Pesawat Boeing 787-9 Dreamliner baru EVA Air yang dilengkapi dengan kursi baru akan memulai debutnya di Bandara Internasional Taiwan Taoyuan (TPE) – Bandara Internasional Jakarta Soekarno-Hatta (CGK).

Selanjutnya, kursi ini akan digunakan pada penerbangan dari Taipei (TPE) ke Munich (MUC) dan Milan (MXP), dan juga akan menawarkan penerbangan langsung tanpa henti ke Wina (VIE) dan San Francisco (SFO) di masa mendatang.

Eva Air akan memperkenalkan delapan Boeing 787-9 Dreamliner lagi dalam konfigurasi tiga kelas, yang memiliki 278 kursi, termasuk 26 di kelas bisnis, 28 di kelas ekonomi premium, dan 224 di kelas ekonomi. Dibandingkan dengan versi Boeing 787-9 sebelumnya, yang memiliki 304 kursi, pesawat ini memiliki 26 di kelas bisnis dan 278 di kelas ekonomi.

Maskapai Taiwan tersebut juga berharap dapat menerima pengiriman lima unit Boeing 787-10 Dreamliner lagi dalam konfigurasi dua kelas pada tahun 2029.

Eva Air – Anak Perusahaan Evergreen Group yang Kerap Pasang Livery Lucu di Armadanya

Tips Membawa Bayi di Perjalanan Menggunakan Bus

Perjalanan menggunakan bus dengan membawa bayi, memiliki banyak risiko. Salah satunya tangisan bayi yang bisa mengganggu penumpang lain. Namun, meski begitu, perjalanan membawa bayi pun cukup menjadi tantangan bagi orang tua.

Sebab, kursi bus mungkin tidak cocok untuk bayi tidur dengan nyaman. Tapi tenang saja, KabarPenumpang.com sudah merangkumkam beberapa tips bagi orang tua yang membawa bayi mereka dalam perjalanan menggunakan bus.

Nah, berikut ini tips yang cocok untuk orang tua membawa bayi dalam perjalanan mereka agar lebih nyaman.

Kursi yang Nyaman
Ingat, dengan membawa bayi, berarti Anda sudah harus menyiapkan pilihan kursi yang nyaman. Pilihan dekat jendela menjadi yang tepat dibandingkan di dekat Lorong. Ini karena bisa bersandar dan jauh dari gangguan penumpang lain yang mondar mandir. Biasanya penumpang memilih menjauh dari kursi dekat toilet.

Tapi, bagi orang tua yang membawa bayi, kursi dekat toilet menjadi pilihan tepat. Salah satunya memudahkan Ketika mengganti popok bayi.

Baca juga: Tips Pilih Kursi Tidur di Bus Sleeper

Perlengkapan yang cukup
Saat membawa bayi dalam perjalanan Anda, bawa satu tas yang isisnya perlengkapan si kecil selama perjalanan. Biasanya isinya adalah tisu basah dan kering, susu formula atau ASI dalam botol. Makanan bayi bagi yang sudah MPASI.

Baju ganti beberapa set, selimut atau jaket, dan tidak lupa mainan si kecil. Ini agar bayi tidak bosan dalam perjalanan dan menangis.

Waktu perjalanan
Karena bayi cenderung tidur lebih lama, perjalanan malam hari lebih baik. Selain itu sebelum keberangkatan, pastikan bayi Anda cukup tidur agar tidak rewel selama perjalanan.

Beri asupan cukup sebelum berangkat
Untuk menghindari bayi Anda rewel selama perjalanan, selain tidur cukup dan membawa mainan. Anda juga harus memberikan bayi susu atau makanan ringan sebelum bus berangkat.

Suhu dan kenyamanan
Karena pendingin di dalam bus bisa diatur oleh penumpang di kursi masing-masing, Anda bisa memastikan bayi tidak kedinginan ataupun kepanasan. Cahaya lampu juga bisa diatur dan gunakan penutup mata atau kain tipis jika cahaya terlalu terang.

Gendongan bayi dan atasi tangisan
Perjalanan bus yang cukup panjang, bisa membuat tangan Anda pegal jika harus terus menggendong bayi. Anda bisa membawa kain gendongan untuk memudahkan dan menghindari kelelahan pada tangan. Jangan lupa juga bersiap untuk mengatasi tangisan bila bayi sudah mulai menangis.

Jadi, persiapkan perjalanan Anda dengan tepat jika memang ingin membawa bayi dalam bus.

Suka Naik Bus? Ini Tips Makan Nyaman saat Bus Melaju

Tips Berkendara Nyaman dan Tenang Saat Hadapi Kemacetan Lalu Lintas

Jalanan Jakarta menjadi salah satu yang paling macet di Indonesia. Bukan hanya menguras emosi, tetapi tenaga juga rasanya berkurang hingga kerap kali membuat Lelah saat bepergian saat macet.

Tapi, Anda bisa mengatasi macet bila mengikuti beberapa tips agar nyaman dan tenang menghadapi kepadatan lalu lintas tersebut. Nah, ini tips yang bisa membuat tenang dan nyaman dalam menghadapi kemacetan.

1. Siapkan diri sebelum berangkat
Karena tahu perjalanan yang ditempuh akan terkena macet, pastikan kendaraan dalam kondisi baik dari setiap halnya seperti bahan bakar yang cukup, rem aman, AC menyala dengan baik, dan ban dalam kondisi baik. Gunakan pakaian yang nyaman agar tidak kegerahan atau kaku saat menyetir. Jangan lupa siapkan perbekalan seperti air minum yang cukup dan makanan ringan. Ini untuk menghindari Anda dari dehidrasi dan kelaparan ditengah kemacetan.

2. Pilih rute alternatif
Tidak semua kemacetan tidak bisa dilewati. Bila Anda pintar, gunakan aplikasi navigasi seperti Google Maps atau Waze untuk mencari jalur dengan lalu lintas yang lebih lancer. Jangan lupa juga hindari jam-jam sibuk jika memungkinkan.

3. Tetap tenang dan sabar
Saat berada di tengah kemacetan, tenang dan sabar jadi kuncinya. Jika sudah mulai stres, coba Anda Tarik napas dala-dalam dan hembuskan perlahan untuk meredakannya. Putar musik atau podcast favorit untuk menemani perjalanan dan membuat lebih rileks. Selalu jaga Jarak aman agar tidak terlalu sering mengerem mendadak.

Baca juga: Pertama Kali Mau Naik Taksi di Luar Negeri? Sebelumnya Baca Tips Ini

4. Manfaatkan teknologi
Saat jalanan macet, dengarkan berita lalu lintas untuk tetap mengetahui kondisi jalan yang Anda lalui. Bila tengah menerima panggilan, agar tetap fokus, Anda bisa menggunakan hands-free atau meloudspeeker suara.

5. Gunakan Teknik Berkendara yang Efisien
Hindari akselerasi dan pengereman mendadak untuk menghemat bahan bakar. Gunakan teknik stop-and-go yang halus agar mobil lebih nyaman dikendarai.

6. Jaga Kenyamanan di Dalam Kendaraan
Sesuaikan suhu AC agar tetap sejuk dan tidak pengap. Sesekali buka jendela untuk sirkulasi udara jika macet terlalu lama.

7. Siapkan Hiburan untuk Penumpang (Jika Ada)
Beri anak-anak gadget atau buku supaya tidak bosan. Ajak ngobrol santai teman atau keluarga untuk mengisi waktu.

Kemacetan memang tidak bisa dihindari, tapi dengan persiapan dan sikap yang tepat, perjalanan tetap bisa nyaman dan menyenangkan!

Ini Dia! Tips Mengemudi Aman ala National Advanced Driving Simulator Laboratories

Gurita Investasi Cina di Jaringan Kereta Api Asia Tenggara, ‘Tidak Semuanya Berjalan Mulus’

Dengan kebijakan ofensif, strategi politik luar negeri Cina telah membuat keresahan di regional. Meski begitu, ibarat dua mata pisau, negara-negara di regional Asia Tenggara dan Asia Selatan, berharap atas invesitasi dari Cina. Dengan kucuran modal bernilai jumbo, investasi Beijing telah membawa pengaruh nyata pada sektor transportasi, khususnya dalam pembangunan infrastruktur jaringan kereta api.

Seperti dikutip voanews.com, berikut beberapa negara yang terlibat dalam pembangunan jaringan kereta api yang didanai oleh investasi Cina.

Terowongan Tongguling yang Hubungkan Cina ke Vietnam Akhirnya Selesai

Yang terbaru adalah Vietnam, yang menyetujui rencana pada hari Rabu untuk pembangunan jalur kereta api bernilai miliaran dolar dengan Cina, yang meningkatkan hubungan antara kedua negara komunis tersebut. Di seluruh kawasan, Cina telah membiayai jalur kereta api di bawah Belt and Road Initiative, yang mendanai proyek infrastruktur secara global tetapi telah dikecam dengan sejumlah rencana yang terhenti atau terperosok dalam kontroversi.

Berikut adalah beberapa bagian penting dalam jaringan kereta api Asia yang didanai oleh Cina:

1. Indonesia
Indonesia meluncurkan jalur kereta api berkecepatan tinggi pertama di Asia Tenggara pada bulan Oktober 2023, setelah bertahun-tahun mengalami penundaan.

Proyek senilai US$7 miliar yang didukung Cina tersebut menghubungkan Jakarta dengan kota Bandung dalam waktu 45 menit — memangkas perjalanan sekitar dua jam.

Dibangun oleh perusahaan patungan empat perusahaan negara Indonesia dan China Railway International Co milik Beijing, awalnya direncanakan menelan biaya kurang dari US$5 miliar dan akan selesai pada tahun 2019. Namun, tantangan konstruksi dan pandemi menyebabkan penundaan dan lonjakan biaya.

2. Laos
Laos meluncurkan jaringan rel kereta api senilai US$6 miliar yang dibangun oleh Cina pada tahun 2021, membawa harapan akan peningkatan ekonomi meskipun ada reaksi keras setelah ribuan petani harus digusur untuk memberi jalan bagi pembangunan.

Rute sepanjang 414 kilometer itu menghubungkan kota Kunming di Cina dengan ibu kota Laos, Vientiane, dengan rencana jalur berkecepatan tinggi itu akhirnya mencapai Singapura.

Laos yang miskin infrastruktur dan berstatus sebagai negara komunis tertutup mempunyai sekitar 7,4 juta penduduk, sebelumnya hanya memiliki empat kilometer rel kereta api.

Diharapkan rel kereta api itu akan meningkatkan industri pariwisata negara Asia Tenggara yang sedang terpuruk, yang berjuang untuk bangkit kembali dari pandemi.

Namun para ahli juga menyuarakan kekhawatiran mengenai apakah Laos yang kekurangan uang — di mana utang publik mencapai 116% dari PDB pada tahun 2023 — akan mampu membayar kembali Beijing.

3. Thailand
Setelah penundaan yang lama, Thailand terus maju dengan jalur kereta cepat yang didukung Cina yang akan dibuka sebagian pada tahun 2028.

Proyek senilai US5,4 miliar tersebut bertujuan untuk memperluas koneksi ke Kunming, yang menuju Bangkok melalui Laos pada tahun 2032.

Thailand telah memiliki hampir 5.000 kilometer jalur kereta api, tetapi jaringan yang lamban dan rusak telah lama mendorong orang-orang untuk memilih perjalanan darat — meskipun tingkat kecelakaan sangat tinggi.

Ketika jalur kereta api baru tersebut selesai sepenuhnya, kereta buatan Cina akan melaju dari Bangkok ke Nong Khai, di perbatasan dengan Laos, dengan kecepatan hingga 250 km/jam.

Tidak seperti Laos, Thailand menandatangani kesepakatan untuk menutupi pengeluaran proyek itu sendiri dan telah mengajukannya sebagai cara untuk meningkatkan ekonomi melalui perdagangan dengan Cina.

4. Malaysia
Malaysia telah menghidupkan kembali pembangunan rel kereta api senilai hampir US$17 miliar untuk mengangkut penumpang dan barang antara pelabuhan pengiriman di pantai timur dan baratnya.

Proyek sepanjang 665 kilometer yang didukung Cina ini awalnya diluncurkan pada tahun 2011 di bawah mantan pemimpin Najib Razak tetapi ditangguhkan karena perselisihan tentang pembayaran.

Setelah melewati beberapa tenggat waktu dan anggaran, sekarang tampaknya akan beroperasi pada tahun 2027.

Terganjal di Pakistan, Myanmar dan Filipina
Di Pakistan, rel kereta api yang menghubungkan Pelabuhan Gwadar di barat daya dengan provinsi Xinjiang di barat laut Tiongkok telah lama direncanakan tetapi belum terwujud.

Jika proyek tersebut terus berlanjut, sebuah studi Cina tahun 2023 memperkirakan biaya yang sangat mahal sebesar $58 miliar.

Di Myanmar yang dilanda kudeta, pembicaraan tentang pembangunan jalur kereta api dari Mandalay ke provinsi Yunnan di Tiongkok tampaknya terhenti.

Dan di Filipina, rencana Cina untuk mendanai tiga jalur kereta api gagal setelah Manila menarik diri dari pembicaraan pada tahun 2023 saat sengketa Laut Cina Selatan memanas.

“Belt and Road Initiative” dari Cina, Ibarat Madu dan Racun Bagi Negara Berkembang