Capaian Positif di 2024, LRT Jabodebek Siap Tingkatkan Layanan dan Jangkauan di 2025

Sepanjang tahun 2024, LRT Jabodebek mencatat 21.055.870 pengguna, dengan rekor harian tertinggi sebanyak 94.172 pengguna pada 26 November 2024. Angka ini mencerminkan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi berbasis rel sebagai alternatif mobilitas yang lebih cepat, aman, dan nyaman.

Selain peningkatan jumlah pengguna, kinerja operasional LRT Jabodebek juga mengalami peningkatan signifikan. Ketepatan waktu perjalanan meningkat dari 80,60% pada 2023 menjadi 97,23% pada 2024, sementara total perjalanan juga bertambah dari 22.492 perjalanan di 2023 menjadi 110.464 perjalanan sepanjang 2024.

EVP LRT Jabodebek Mochamad Purnomosidi menyampaikan bahwa hasil ini tidak terlepas dari upaya peningkatan layanan serta antusiasme masyarakat dalam menggunakan LRT sebagai bagian dari mobilitas sehari-hari.

“Peningkatan jumlah pengguna yang signifikan ini membuktikan bahwa kehadiran LRT Jabodebek semakin diterima oleh masyarakat sebagai moda transportasi yang handal. Kami terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan agar semakin nyaman, tepat waktu, dan dapat menjangkau lebih banyak pengguna di tahun 2025,” ujar Purnomosidi.

Sepanjang 2024, LRT Jabodebek menghadirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas pengguna, antara lain:
* Perubahan nama stasiun melalui kerja sama komersial (Naming Right), seperti Dukuh Atas BNI dan Pancoran bank bjb, guna memperkuat sinergi dengan mitra strategis.
* Penerapan kereta khusus wanita pada rangkaian belakang setiap weekday untuk memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang perempuan.
* Kebijakan sepeda non-lipat yang kini diperbolehkan di akhir pekan, mendukung gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.
* Layanan BISKITA di beberapa stasiun, seperti Harjamukti, Bekasi Barat, dan Jatimulya, untuk meningkatkan konektivitas pengguna.
* Pemasangan Crowded Detector guna memantau kepadatan stasiun dan rangkaian kereta, sehingga pengguna bisa mendapatkan informasi real-time dan memilih waktu perjalanan yang lebih nyaman.

Memasuki tahun 2025, LRT Jabodebek menargetkan peningkatan jumlah pengguna menjadi 27 juta penumpang, dengan rata-rata 93.906 pengguna per hari pada hari kerja dan 40.080 pengguna per hari di akhir pekan. Hingga 23 Februari 2025, jumlah pengguna telah mencapai 3.812.580 pengguna, dengan tren harian yang terus meningkat.

Untuk mencapai target tersebut, berbagai langkah strategis telah disiapkan, di antaranya:
* Menambah jumlah rangkaian kereta yang dioperasikan guna meningkatkan kapasitas layanan.
* Meningkatkan jumlah perjalanan harian agar pengguna memiliki lebih banyak pilihan waktu keberangkatan.
* Mempersingkat waktu tempuh untuk membuat perjalanan lebih efisien.
* Memperpendek headway sehingga frekuensi perjalanan semakin tinggi dan waktu tunggu pengguna berkurang.
* Meningkatkan integrasi dengan moda transportasi lain, termasuk angkutan pengumpan (feeder) untuk memudahkan akses masyarakat ke stasiun LRT.
* Membuka lebih banyak kerja sama komersial, termasuk peluang kerja sama penamaan stasiun dan penambahan fasilitas di area stasiun.
* Peningkatan fasilitas di stasiun dan kereta, termasuk pengadaan ruang kerja bersama di Stasiun Cawang, sebagai bagian dari upaya mendukung mobilitas produktif masyarakat perkotaan.

“Kami memahami bahwa kebutuhan mobilitas masyarakat terus berkembang. Oleh karena itu, kami tidak hanya fokus pada peningkatan jumlah pengguna, tetapi juga terus berupaya menghadirkan layanan yang lebih nyaman, efisien, dan terintegrasi. Dengan strategi yang telah kami siapkan, kami optimistis LRT Jabodebek dapat menjangkau lebih banyak pengguna dan semakin menjadi pilihan utama masyarakat,” tutup Purnomosidi.

Good News Buat ‘Pekerja Mobile’, KAI Hadirkan Coworking Space Gratis di Stasiun LRT Jabodebek Cawang

Saatnya ‘nge-War’ Tiket KA Tambahan Lebaran 2025. Ada yang Sudah Dapat?

Minggu, (23/2) merupakan hari yang sangat berarti buat masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman menggunakan kereta api. Ya, KAI mulai membuka tiket perjalanan kereta api ke berbagai kota di Jawa dan Sumatera dengan beberapa kereta api tambahan yang disediakan.

Penjualan tiket kereta api untuk tambahan lebaran dibuka mulai 23 Februari 2025 mulai jam 00.00 WUB untuk keberangkatan mulai dari H-10 lebaran (21 Maret 2025) sampai dengan H+9 (10 April 2025. KAI menambahkan informasi untukvoemesanan H+9 (10 April 2025) dan H+10 (11 April 2025) dapat dilakukan pada tanggal 24 dan 25 Februari 2025.

Tambahan tiket kereta api saat arus mudik yang disediakan KAI adalah 538.280 tempat duduk. Itu berarti ada 1.080 perjalanan kereta api tambahan Lebaran 2025 ini. Jika ditambah tiket reguler, maka total KAI menyiapkan sebanyak 4.568.838 tempat duduk di masa angkutan Lebaran 2025. Kereta-kereta tambahan ini mencakup beberapa kelas yang berjalan saat angkutan Lebaran, seperti kelas Argo/Eksekutif, kelas Bisnis, serta kelas Ekonomi Premium dan juga ekonomi PSO.

Pemesanan tiket secara online adalah salah satu yang dipilih masyarakat yang ingin memilih rute, kelas dan kursi. Namun karena peminat yang masuk melalui pemesanan secara online sangat banyak, tak heran saat memilih kereta api di aplikasi selalu muncul informasi antrian. Itu berarti peminat yang menggunakan aplikasi secara online cukup banyak. Guna memudahkan pelanggan, PT KAI menyediakan beberapa kanal resmi yang dapat diakses untuk memesan tiket kereta. Salah satunya adalah aplikasi Access by KAI yang dapat diunduh di smartphone.

Selain itu, tiket juga dapat dipesan melalui situs resmi booking KAI di booking.kai.id. KAI pun menghimbau untuk selalu pastikan internet stabil. Kemudian siapkan data penumpang seperti nama dan NIK terlebih dahulu sehingga memudahkan saat pengisian data penumpang. Pastikan juga nama lengkap dan NIK sesuai. Cek untuk tanggal keberangkatan dan juga rute yang dipilih juga harus sesuai.

Kereta api tambahan angkutan Lebaran 2025 merupakan rangkaian jadwal Fakultatif (berjalan saat hari tertentu) dan Perjalanan Luar Biasa (PLB). Kereta api tersebut diantaranya:
1. Argo Anjasmoro (Gambir-Surabaya Pasar Turi pp.)
2. Sancaka (Yogyakarta-Surabaya Gubeng pp.)
3. Purwojaya (Gambir-Cilacap pp.)
4. Cirebon Fakultatif (Gambir-Cirebon pp.)
5. Parahyangan Fakultatit (Gambir-Bandung pp.)
6. Kaligung (Tegal-Semarang Poncol pp.)
7. Batavia (Gambir-Solo Balapan pp.)
8. Gajayana Tambahan (Gambir-Malang pp.)
9. Sembrani Tambahan (Gambir-Surabaya Pasar Turi pp.)
10. Tambahan Yogya (Gambir-Yogyakarta pp.)
11. Tambahan Solo (Pasar Senen-Solo Balapan pp.)
12. Lodaya Tambahan (Bandung-Solo Balapan pp.)
13. Brantas Tambahan (Pasar Senen-Blitar pp.)
14. Kertajaya Tambahan (Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi pp.)
15. Kutojaya Utara (Pasar Senen-Kutoarjo pp.)
16. Pasundan Tambahan (Kiaracondong-Surabaya Gubeng pp.)
17. Arjuno Ekspres (Malang-Surabaya Gubeng pp.)
18. Java Priority (Gambir-Yogyakarta pp.)
19. Sribilah Utama (Medan-Rantauprapat pp.)

Penambahan kereta api akan diumumkan setelah proses finalisasi, dan KAI berkomitmen untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana perkeretaapian, termasuk lokomotif dan rangkaian kereta, guna memastikan kondisi prima pada saat pelayanan.

Sembunyi dari Kondektur Tiket Kereta, Masih Bisakah?

Gedung Baru Stasiun Tanah Abang, Kini Penumpang Bisa Gunakan Peron Jalur 1

Stasiun Tanah Abang kini sudah mulai tahap uji coba untuk penumpang KRL. Terlihat pantauan redaksi kabarpenumpang.com, bangunan baru stasiun ini sudah bisa digunakan. Terlebih fasilitas yang berada di bangunan itu pun sudah berfungsi dengan baik. Seperti halnya toilet, eskalator dan tangga naik dan turun penumpang.

Akses rute jalur KRL yang masuk di bangunan baru ini berada di peron jalur 1. KRL yang masuk melalui peron jalur 1 dikhususkan untuk jurusan Angke, Kampung Bandan, Jatinegara, Bekasi, hingga Cikarang.

Sebelumnya jalur 1 hanya diperuntukkan untuk kereta api yang keluar masuk Depo Lokomotif Tanah Abang maupun kereta inspeksi. Karena dibongkarnya depo tersebut, saat ini semua beralih fungsi menjadi bangun baru Stasiun Tanah Abang.

Tak hanya bangunan depo yang dibongkar, seluruh fasilitas termasuk mess masinis pun sudah tak nampak lagi. Ini merupakan tahap pertama dioperasikannya peron jalur 1 di bangunan baru Stasiun Tanah Abang sejak Sabtu, 22 Februari 2025.

Rangkaian KRL masuk jalur 1 bangunan baru Stasiun Tanah Abang.

Aktifnya bangunan baru Stasiun Tanah Abang membuat penumpang diarahkan oleh petugas stasiun yang hendak melakukan perjalanan KRL menuju Angke, Kampung Bandan hingga Bekasi maupun Cikarang menuju jalur 1 karena sebelumnya berada di peron jalur 2. Namun saat ini jalur 2 sementara belum diaktifkan. Pembongkaran rel yang berada di jalur 2 ini dilakukan mengingat banyaknya konstruksi material untuk pembangunan tahap berikutnya Stasiun Tanah Abang.

Namun, pengguna KRL Rangkasbitung yang akan transit di Stasiun Tanah Abang untuk menuju ke arah Angke/Kampung Bandan dan menuju Stasiun Sudirman/Manggarai atau sebaliknya, masih bisa mengakses JPO yang menghubungkan bangunan baru dengan peron jalur 5-6 dan jalur 3 di bangunan lama stasiun. Bagi pengguna KRL Rangkasbitung yang akan keluar dari jalur 5 dan 6, diimbau menggunakan Jembatan Penyebrangan Multiguna (JPM) arah Pasar Tanah Abang yang berada di bangunan lama stasiun.

Jalur 2 sementara belum bisa digunakan melintas kereta api.

Fyi, KAI Commuter mencatat rata-rata volume pengguna Commuter Line yang naik di Stasiun Tanah Abang sebanyak 54-55 ribu orang setiap hari kerja dan 41-43 ribu orang setiap hari libur.

Sedangkan untuk volume pengguna transit di Stasiun Tanah Abang sebanyak 145-146 ribu pada hari kerja dan sebanyak 124-125 ribu orang pada hari libur. KAI mengimbau kepada para pengguna Commuter Line di Stasiun Tanah Abang untuk memperhatikan kembali alur penumpang yang sudah mulai diterapkan. Bagi penumpang yang masih merasa kebingungan dapat mengikuti arahan petugas.

Kehadiran Skybridge Bakal Ubah Tata Letak Pintu Stasiun Tanah Abang

36 Tahun Lalu! 9 Orang Tewas ‘Tersedot’ Keluar dari Boeing 747 United Airlines

Jumat, 24 Februari 1989, rupanya menjadi mimpi buruk bagi pesawat Boeing 747-122 milik United Airlines. Betapa tidak, pesawat dengan nomor penerbangan N4713U tersebut mengalami trouble saat di udara, dimana salah satu bagian pesawat copot (lepas). Akibat kejadian itu, sedikitnya, sembilan dari 346 penumpang dan awak pesawat tewas akibat tersedot keluar pesawat.

Baca juga: Pintu Kabin Terbuka Saat Mengudara, Mengerikan Tapi Bukan Akhir Dari Segalanya

Dikutip KabarPenumpang.com dari laman upi.com, Selasa, (25/2), pesawat berbadan lebar tersebut (widebody) sejatinya dijadwalkan mendarat di Bandara Sydney, Australia, setelah lepas landas dari Bandara Internasional San Fransisco, Amerika Serikat. Namun, sehabis transit di Bandara Internasional Los Angeles dan Bandara Internasional Honolulu, Hawaii, pesawat mengalami insiden saat hendak menuju pemberhentian berikutnya, yakni Bandara Auckland, di Selandia Baru.

Saat bagian pesawat copot di udara (belum jelas insiden itu terjadi di ketinggian berapa), pesawat kemudian mengalami apa yang disebut dekompresi eksplosif, dimana segala apapun yang ada di dalam pesawat akan tersedot (terhisap) keluar pesawat dengan daya hisap super kuat dan melemparnya (benda yang dihisap tersebut) dengan kecepatan tinggi. Hal itu diakibatkan adanya perbedaan tekanan udara di dalam dan di luar pesawat sehingga menciptakan ruang hampa di antaranya sehingga terjadi proses tersebut sampai udara di dalam pesawat cocok dengan udara di luar.

Selama proses dekompresi, umumnya pesawat masih dapat terus mengudara, berkisar di angka 15 menit. Setelah itu, pesawat akan menukik tajam dan nasib pesawat akan ditentukan dari pengalaman pilot untuk melakukan pendaratan darurat.

Setelah dilakukan penyelidikan, rupanya pesawat mengalami ledakan pada pintu kargo karena kehilangan daya dorong dari mesin nomor 3 dan mesin nomor 4. Menariknya, tak terima anaknya menjadi korban, ayah dari salah satu korban tewas, Kevin Campbell, secara pribadi mencoba melakukan investigasi.

Saat itu, investigasi pribadinya fokus pada pintu kargo serta kunci yang digunakan untuk menutup pintu berbentuk C. Kevin Campbell mencari bentuk yang sama dengan pengunci pintu kargo pesawat tersebut. Dia menyatakan bahwa pintu kargo pesawat tidak menutup dengan rapat. Setelah beberapa waktu, Dewan Keamanan Transportasi Nasional/National Transportation Safety Board (NTSB) pun mengumumkan hasil penyelidikan. Hasilnya, ternyata sama seperti apa yang didapatkan Kevin Campbell.

Baca juga: Berakibat Fatal, Pintu Pesawat Terbuka (Lepas) Saat Mengudara

Kejadian itu sangat mirip seperti yang menimpa pesawat Boeing 737 N73711 milik maskapai Aloha Airlines, setahun sebelum insiden yang menimpa United Airlines. Kala itu, bagian pesawat Aloha Airlines, tepatnya bagian atap di belakang kokpit, copot dan menewaskan sejumlah penumpang. Salah satu korban tewas (pramugari) bahkan jasadnya hingga kini tak ditemukan akibat tersedot keluar pesawat dengan kecepatan tinggi akibat dekompresi eksplosif tadi.

Electrum H5, Motor Listrik Besutan Indonesia Cuma Digunakan Ojek Online

Aplikator ojek online kini mulai menghadirkan motor listrik bagi para pengemudinya. Salah satu motor listrik yang digunakan adalah Electrum H5 yang sampai saat ini hanya terlihat digunakan oleh pengemudi ojek online dan bukan penggunaan perorangan.

Electrum H5 ini pun ternyata besutan Indonesia dan mulai diluncurkan pada 9 November 2023 silam. Dilansir dari berbagai laman sumber, dari banyaknya motor merek asing, ELectrum H5 tidaklah ditujuakn pada pasar konsumen retail ke customer atau pelanggan perorangan.

Tetapi penjualannya dilakukan secara borongan sebagai aramada perusahaan atau fleet. Dipasarkan kepada perusahaan, Electrum menghadirkan dua varian yakni Eco dan Performance.

Di mana keduanya memiliki dimensi yang sama dengan Panjang 1.860 mm, lebar 720 mm dan tinggi 1.120 mm. Namun berat keduanya berbeda, dengan Electrum H5 Eco memiliki berat 100 kg dan Electrum H5 Performance 110 kg.

Tenaga listrik Eco dan Performance pun berbeda. Varian Eco memproduksi tenaga 2,6 kW pada 3.000 rpm serta torsi 27 Nm pada 1.600 rpm, sedangkan varian Performance menghasilkan tenaga 5,2 kW pada 3.000 rpm serta torsi 31 Nm pada 1.600 rpm.

Baca juga: Aglis – Angkutan Motor Listrik Tiga Roda Khas Wong Solo

Jumlah baterai lithium-ion berbasis nikel maupun jarak tempuh dua varian motor listrik Electrum H5 pun berlainan. Dengan Eco mengggunakan satu baterai kapasitas 1,8 kWh dengan Jarak tempuh maksimal 60 km.

Untuk tipe Performance dilengkapi dua baterai yang masing-masing memiliki kapasitas 1,8 kWh dengan Jarak tempuh dua kali lipat yakni 120 km. Kecepatan Jarak tempuh keduanya digadang-gadang mencapai 90 km per jam.

Varian Eco dimodali satu baterai berkapasitas 1,8 kWh dan berjarak tempuh maksimal 60 km, sedangkan varian Performance ‘dipersenjatai’ dua baterai berkapasitas masing-masing 1,8 kWh dan berjarak tempuh hingga 120 km.

Electrum merupakan salah satu ‘pemain’ di masa-masa awal era kendaraan listrik di Indonesia. Di tengah gempuran merek-merek motor listrik Cina berharga murah, Electrum yang asli Indonesia ikut meramaikan persaingan berbekal suntikan modal dari GOTO plus TOBA sebagai dua pemilik saham.

Electrum tidak hanya menjual motor listrik. Mereka juga ingin menyebar fasilitas stasiun battery swap BSS Electrum di berbagai tempat, dengan waktu penukaran baterai yang diestimasikan hanya butuh satu menit saja dan tidak jauh berbeda dari waktu pengisian kendaraan berbahan bakar minyak (BBM).

Ini Lima Motor Listrik Kapasitas Daya Tinggi, Ramah Lingkungan Cocok untuk Ojek Online

Hari Ini, 22 Tahun Lalu, Penerbangan Perdana Boeing 777-300ER dengan Kemampuan Endurance 19 Jam!

Tepat hari ini, Senin, 24 Februari 2003, adalah momen bersejarah penerbangan perdana Boeing 777-300ER (Extended Range). Selain di desain untuk rute jarak jauh bersama dengan Boeing 777-200LR, pesawat edisi kelima dari keluarga triple seven atau B777 ini memang diproyeksikan untuk menggantikan pesawat widebody sebelumnya yang telah uzur, seperti Boeing 747-100 dan 747-200.

Baca juga: Mesin Keluarkan Lidah Api Karena Bird Strike, Penumpang Swoop Sampai Tulis ‘Pesan Terakhir’

Dihimpun KabarPenumpang,com dari berbagai sumber, Boeing 777-300ER hari ini tercatat berhasil menyelesaikan penerbangan perdananya, dalam rangka memulai program uji terbang 1.600 jam sebagai syarat untuk mendapatkan sertifikasi dari otoritas penerbangan AS di tahun berikutnya.

Kala itu, pesawat terbesar untuk kategori pesawat komersial mesin ganda ini berhasil melahap uji terbang selama tiga jam lebih, mulai dari pukul 10 pagi (lepas landas) dari Paine Field di Everett, Washington dan turun landas di Boeing Field Seattle pukul 1.02 siang.

Selama penerbangan, pilot dan kopilot uji, Santoni dan Cashman, membawa 777-300ER terbang diketinggian 15.000 kaki (4.572 meter), dengan kecepatan udara 0,50 Mach, atau sekitar 600 kilometer per jam dari kemampuan maksimum ketinggian jelajah diangka 10.668 meter, dan kecepatan jelajah mencapai 896 kilometer per jam.

Selama fase uji terbang, pesawat dengan cat merah, putih, dan biru yang khas, tersebut terbang dengan durasi, ketinggian, dan kecepatan yang beragam. Kadang kala, pesawat tersebut mengudara hanya beberapa jam, dengan ketinggian dan kecepatan minimum. Sebaliknya, di lain waktu, pesawat tersebut justru terbang dengan kecepatan, ketinggian, bahkan durasi terbang (endurance) mencapai 19 jam. Cukup fantastis untuk ukuran saat itu, mengingat, rekor penerbangan komersial non-stop milik Singapore Airlines saja baru tercatat pada Oktober 2018 silam, dengan durasi terbang mencapai 18 jam.

Sebetulnya, di antara keduanya, memang terdapat perbedaan kondisi, test flight 777-300ER tidak memuat penumpang, adapun A350-900 ULR (ultra long range) memuat penumpang. Tentu dari konsumsi bahan bakar akan berbeda. Namun, bila dihitung sama-sama dalam keadaan kosong, mungkin perbedaannya tidak terlalu signifikan dan terkesan wajar, mengingat, teknologi di tahun 2018 jauh lebih modern dibanding tahun 2003, saat pertama kali 777-300ER mengudara.

Lamanya durasi terbang, mencapai 19 jam non-stop, sangat mungkin dilakukan dengan terobosan mesin dari GE Aircraft Engine yang telah diakui sebagai mesin jet komersial paling kuat di dunia dan memegang Guinness World Record untuk kategori thrust (daya dorong). Tak hanya itu, pesawat Boeing 777-300ER saat itu juga dipuji sebagai pesawat paling berteknologi maju di dunia, dengan pembaruan pada sistem kontrol avionik, listrik, dan sistem lainnya.

Setelah melewati masa uji terbang 1.600 jam, pesawat akhirnya berhasil mendapatkan sertifikasi dan mulai melakukan penerbangan komersial pertama bersama Air France pada 2004, atau selang setahun dari penerbangan perdananya.

Dengan panjang pesawat mencapai 73,9 meter, pesawat terbesar untuk kategori pesawat komersial mesin ganda ini mampu mengangkut maksimal 550 penumpang dalam sekali terbang. Cukup banyak untuk ukuran saat itu, sebelum akhirnya rekor tersebut dikudeta oleh penantang setianya dari Eropa, Airbus, yang dua tahun berikutnya, pada 27 April 2005 berhasil menerbangkan untuk pertama kalinya, Airbus A380, yang mampu mengangkut penumpang maksimal hingga 850 penumpang.

Baca juga: Eva Air Tampilkan Tema Hello Kitty di Boeing 777-300ER

Di Indonesia sendiri, pesawat terbesar tersebut biasa digunakan dalam penerbangan haji yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia, dengan konfigurasi 26 kursi kelas Bisnis dan 367 kursi kelas Ekonomi.

Selain itu, dalam jejaknya di Indonesia, Boeing 777-300ER juga pernah membuat runway satu-satunya di Bandara Halim terkelupas dengan dimensi sekitar 3×2 meter dan kedalaman 25 cm setelah pesawat tinggal landas.

Suka Naik Bus? Ini Tips Makan Nyaman saat Bus Melaju

Siapa yang suka bepergian menggunakan bus di bandingkan dengan pesawat atau kereta api? Sepertinya banyak orang yang lebih memilih bus, meski perjalanannya cukup panjang. tapi banyak keindahan yang bisa dinikmati.

Apalagi bila bepergiannya antarkota antarpulau yang bisa memakan lebih dari dua hari perjalanan. Nah, penumpang akan membawa makanan ringan atau makanan berat yang bisa dimakan sambil menikmati perjalanan.

KabarPenumpang.com mencoba untuk merangkum beberapa tips makan dengan nyaman dan nikmat saat bus melaju dijalurnya. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa diikuti.

1. Pilih makanan yang mudah dimakan
Untuk makanan ringan, Anda bisa memilih biscuit, roti, granola bar atau kacang-kacangan. Selain mudah, isinya pun cukup banyak untuk disantap dalam perjalanan. Kalau membawa buah, hindari yang banyak airnya seperti semangka. Anda bisa menggantinya dengan apel, anggur, ataupun pisang.

Baca juga: Tips Pilih Kursi Tidur di Bus Sleeper

Untuk makanan karbohidrat dalam kemasan pilihan sandwich atau roti lapis yang dibungkus plastik wrap bisa menjadi pilihan. Jadi saat bus tengah melaju dengan kencang, isian roti lapis tidak akan berhamburan keluar. Sedangkan, jika penumpang membawa makanan berat seperti nasi dan lauk kering yang bisa dimakan beberapa hari, baiknya gunakan wadah kedap Udara.

2. Hindari makanan berbau tajam
Ingat, Anda berada di dalam bus tidaklah sendirian. Tetapi ada penumpang lainnya, jadi baiknya hindari makanan berbau tajam seperti durian, telur rebus, atau makanan laut. Ini demi kenyamanan Bersama penumpang lainnya.

3. Gunakan peralatan yang praktis
Bawa sendok, garpu plastik atau yang bisa dilipat untuk makanan yang sulit dipegang. Jangan lupa juga bawa tisu basah dan tisu kering untuk membersihkan tangan saat akan atau selesai makan.

4. Hindari minuman yang mudah tumpah
Kalau Anda ingat dalam perjalanan menggunakan bus yang bisa kapan saja ada goncangan diperjalanan karena batu atau lubang, bawa minuman dalam wadah tertutup rapat. Hindari kopi panas atau minuman bersoda yang bisa tumpah Ketika bus berguncang.

5. Waktu tepat untuk makan
Anda bisa makan dengan tenang saat bus berada di jalan yang relative lurus atau saat berhenti sebentar agar lebih nyaman.

6. Jaga Kebersihan
Siapkan kantong plastik kecil untuk sampah makanan agar tetap rapi dan nyaman. Ini selain memudahkan Anda membuang sampah bekas makanan minuman, juga menghindari sampah bercecer di dalam bus.

Nah, kalian mau nambah tips apalagi nih untuk makan nyaman di dalam bus berjalan?

Berlayar Saat Berpuasa? Tidak Perlu Khawatir! Simak Tips Berikut Agar Puasa Tetap Lancar

Siap-Siap! Maldives Akan Punya Kapal Feri Tenaga Surya Pertama Pada April Mendatang

Maladewa, atau yang lebih dikenal sebagai Maldives, memang sebuah destinasi wisata idaman karena pemandangan alamnya yang luar biasa indah. Untuk menunjang pariwisata di sana, dikabarkan Maldvies akan segera memiliki kapal feri tenaga surya pertama mereka. Tidak main-main, kapal feri tenaga surya ini mampu berlayar pada ‘sea state 5’ atau di laut yang cenderung moderat dan kasar (laut dengan gelombang sedang hingga tinggi).

Baca Juga: Ekspansi Bisnis, Vision Marine Tawarkan Gabung Klub Eksklusif di Florida Selatan

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman newindianexpress.com (21/02/2025), adalah Navalt, salah satu produsen perahu listrik tenaga surya terbesar di India, yang akan menyediakan kapal feri tersebut. Dikabarkan, pembuatan kapal bernama Apollo ini sudah memasuki tahap akhir dan siap dikirim ke Maldives pada minggu pertama bulan April mendatang.

“Kapal ini diproduksi berdasarkan pesanan yang diterima dari Kementerian Keuangan Maldives. Struktur utama kapal sudah selesai saat ini. Pekerjaan interior dan pengecatan juga akan selesai pada akhir Maret.” ujar CEO Navalt, Sandith Thandasherry.

Nantinya, kapal feri tenaga surya seharga Rp. 9,4 miliar ini akan melayani mobilisasi penumpang antar pulau. Menilik dari spesifikasinya, Apollo dilengkapi dengan sistem solar-electric dan dirancang untuk menampung hingga 75 penumpang. Berbekal dua paket baterai LFP 50 kWh dan dua motor listrik internal 40 kW, Apollo bisa melaju hingga kecepatan 8 knot atau hampir menyentuh 15 km/jam.

Salah satu pulau di Maldives. Foto: CNN Internasional

Sistem kemudi elektrik ORCA memastikan respons kemudi yang lebih cepat dan biaya perawatan yang lebih rendah dibandingkan dengan sistem hidrolik tradisional. Rangkaian panel surya 25 kW disimpan pada bagian atap agar dapat maksimal menyerap sinar matahari.

“Kapal ini dimiliki dan akan dioperasikan oleh Pemerintah Maldives. Akan mulai dioperasikan pada pertengahan tahun. Dengan panjang 26 m dan lebar 7 m, Apollo memiliki jangkauan hingga 120 km dengan sekali pengisian daya. Ini adalah feri bertenaga surya pertama yang akan digunakan di Maladewa,” kata Sandith.

Ia juga mengharapkan akan adanya pesanan tambahan setelah kapal feri tenaga surya ini mulai dioperasikan di Maldives. Pernyataan ini agaknya sejalan dengan misi banyak ‘green-company’ yang mulai mengganti penggunaan bahan bakar fosil ke bahan bakar berkelanjutan seperti panel surya atau tenaga listrik.

Keren! Dubai Kembali Hadirkan Moda Transportasi Tradisional Dengan Sentuhan Modern

Yuk, Kenali Nama-nama Jembatan Bersejarah di Jalur Priangan. Sssstt … Usianya Sudah Seratus Tahun, lho.

Naik kereta api di jalur selatan saat melewati jembatan sangat menyenangkan dan menegangkan. Saat kereta api melintasi jembatan tinggi, seperti melayang diudara karena tidak ada tiang di kiri maupun kanan jembatan seperti di jembatan jalur utara Jawa. Beberapa jembatan yang dianggap menakutkan karena menyeberangi sungai atau bahkan jurang ternyata memiliki sejarah panjang dan sangat melegenda.

Dimulai dari kawasan Purwakarta hingga Tasikmalaya banyaknya jembatan yang dilewati kereta api. Meski jembatan ini dibangun sejak jaman kolonial Belanda, namun hingga kini masih digunakan karena perawatan dan pengecekan yang rutin agar keselamatan saat kereta api melintas tetap terjaga. Yuk, kita absen jembatan apa saja yang terkenal.

1. Jembatan Cisomang
Jembatan KA Cisomang dibangun dengan konstruksi besi baja dan pondasi beton dengan ketinggian hampir mencapai 100 meter di atas lembah Sungai Cisomang. Jembatan ini memiliki jalur ganda yang berada di petak Stasiun Cikadongdong dengan Stasiun Cisomang (non aktif).

Lokasi Jembatan KA Cisomang berada di di sebelah timur Stasiun Cisomang yang masuk ke dalam wilayah Desa Cisomang, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta. Disebelah bangunan jembatan baru Cisomang, terdapat pondasi jembatan lama yang berumur kurang lebih 100 tahun. Jembatan Cisomang lama itu sudah digunakan sejak tahun 2004 setelah dibangunnya Jembatan Cisomang baru.

(Foto: Dok. Istimewa)

2. Jembatan Cikubang
Jembatan ini berada 1 km dari Stasiun Sasaksaat. Dan merupakan jembatan terpanjang di jalur Jakarta-Bandung dengan panjang 300 meter. Jembatan Cikubang bisa terlihat saat melintas di Tol Cipularang. Memiliki 4 pilar baja seberat 110 ton dan merupakan jembatan bersejarah yang dibangun pada tahun 1903 dan diujicoba pada tahun 1906. Jembatan Cikubang saat ini sangat legendaris dikalangan pecinta fotografi karena memiliki pemandangan luar biasa saat pagi hari yang terkadang diselimuti kabut tebal.

(Foto: Dok. Istimewa)

3. Jembatan Cibisoro
Jembatan ini terletak di petak Stasiun Cilame dengan Stasiun Padalarang dengan panjang 300 meter. Sejalur dengan jembatan Cikubang, Cibisoro juga memiliki tiang penyangga yang juga dibangun oleh perusahaan kereta api Staatsspoorwegen (SS) pada tahun 1881-1884. Jembatan ini digunakan sejak 1906 hingga sekarang. Penambahan struktur logam setengah lingkaran pada jembatan ini dipertimbangkan seiring dengan dimulainya pengoperasian lokomotif diesel pada tahun 1963 serta dimaksudkan untuk memberikan kekuatan tambahan.

(Foto: Early Bird)

4. Jembatan Citiis
Berada di atas jalan raya lingkar nagrek, jembatan ini menjadi ikonik favorit Railfans dalam pengambilan gambar saat kereta api melintas. Jembatan Citiis berada di petak Stasiun Nagrek dan Stasiun Lebak Jero ini memiliki panjang 173 meter. Pembangunan jembatan cukup menantang karena harus membelah lembah yang ekstrem dan bebatuan yang terjal. Pembangunan jembatan pun diselesaikan pada tanggal 10 Januari 1889 dengan lima buah pilar penyangga. Besi-besinya pun didatangkan langsung dari Eropa melalui pelabuhan di Batavia. Lalu pada tahun 1921, dilakukan penguatan jembatan hingga 20 ton untuk menambah daya topang jembatan tersebut.

(Foto: Dok. Instagram.com/@ridwan848)

5. Jembatan Ciherang
Berada di petak Stasiun Bumiwaluya dan Stasiun Cipeundeuy, Jembatan Ciherang adalah satu-satunya memiliki lengkungan yang bisa dikatakan cukup tajam. Jembatan ini dibangun oleh Belanda dan merupakan proyek jalur Priangan – Cilacap. Seperti jembatan khas Belanda lainnya jembatan ini ditopang oleh pilar beton yang besar khas arsitektur Belanda dan hal yang unik dari jembatan ini adalah lengkungannya.

Hingga saat ini Jembatan Ciherang masih beroperasi dengan baik, jembatan ini usianya sudah lebih dari 150 tahun. Jembatan Ciherang ini menjadi sebuah daya tarik sendiri. Hingga saat ini orang yang melihat kereta melewati jalur tersebut-pun akan terkagum-kagum.

Tahukah Anda, Naik Kereta Api Jakarta – Bandung Seberangi 21 Jembatan Besar

Marta Tawarkan Peluncuran NextGen Bus Network, Masyarakat Bisa Ikut Ambil Bagian

Otoritas Angkutan Cepat Metropolitan Atlanta (Marta) di Amerika Serikat menawarkan lebih dari 30 kesempatan kepada publik untuk berpartisipasi dalam pertemuan virtual dan langsung. Ini dilakukan sebagai bagian dari peluncuran rancangan rencana NextGen Bus Network.

Otoritas Marta mengatakan, rencana ini akan mendesain ulang lebih dari 100 rute bus. Di mana mereka akan menampung komentar dan ide-ide dari publik untuk membantu penyempurnaan jaringan tersebut.

Pada 25 Januari 2025 kemarin, pertemuan publik pertama kali dibuka di kantor pusat Marta untuk peluncuran rencana tersebut. Dalam periode perencanaan ini, Marta menawarkan berbagai opsi pertemuan langsung dan virtual termasuk sesi makan siang serta belajar yang akan disesuaikan dengan jadwal siang hari.

“Jaringan Bus NextGen adalah inisiatif transformatif yang dibangun di atas kesetaraan dan pelibatan masyarakat yang inklusif, menandai langkah penting dalam memodernisasi sistem transit kami untuk memenuhi pertumbuhan yang cepat dan kebutuhan perjalanan yang terus berkembang di kawasan ini,” kata Collie Greenwood, manajer umum dan CEO, Marta.

Baca juga: Bandara Atlanta, Punya Jarak Antar Gerbang Keberangkatan Terjauh, 3.200 Meter!

Dia mengatakan, pihaknya mengundang semua orang untuk bergabung. Adapun publik yang tergabung adalah pengendara, penduduk, hingga pemangku kepentingan.

“Mereka akan memainkan peran penting dalam membentuk dan menyempurnakan NextGen Bus Network agar dapat melayani masyarakat di seluruh wilayah Atlanta dengan lebih baik,” ujar Greenwood.

Menurut Marta, visi jangka Panjang NextGen Bus Network ini untuk sistem transit yang lebih adil dan efisien. Selain itu pula memprioritaskan akses ke pekerjaan, Pendidikan, layanan penting, dan koneksi komunitas yang lebih kuat.

Adapun rencanya NextGen Bus Network, dengan memangkas rute bus tetap yang sebelumnya 113 menjadi 79. Ini dikatakan Marta untuk menciptakan jaringan yang lebih sederhana dan lebih mudah dinavigasi.

Nantinya juga perpendekan rute tersebut, untuk meminimalisir dampak pada area layanan saat ini. Meski mempersempit rute, tetapi NetxGen Bus Network memperluas area layanan dari lima koridor menjadi 18 koridor sehingga memudahkan penumpang untuk mencapai tujuan mereka.

Adapula penambahan rute layanan 20 menit dari sembilan rute yang ada saat ini menjadi 13 rute yang direncanakan untuk waktu tunggu yang lebih singkat dan perjalanan yang lebih cepat. Kemudian menambahkan 12 zona layanan sesuai permintaan yang menawarkan solusi transit yang fleksibel untuk masyarakat dengan kepadatan penduduk yang lebih rendah.

NextGen Bus Network, juga menyediakan layanan tujuh hari seminggu di semua rute dan zona sesuai permintaan, menghilangkan jam layanan hanya pada jam sibuk untuk memenuhi jadwal penumpang yang beragam. Otoritas mengatakan bahwa rencana ini akan menawarkan aksesibilitas yang lebih besar bagi penduduk dan pekerja, dengan 95 ribu lebih banyak orang dan 103 ribu pekerjaan tambahan yang dapat dijangkau oleh layanan transit yang sering beroperasi setidaknya setiap 15 menit.

Selain itu, 143.200 penduduk lainnya akan memiliki akses ke layanan yang beroperasi setiap 30 menit atau lebih baik. Untuk diketahui, semua komentar dan tanggapan serta ide-ide yang diberikan dalam survei akan diterima hingga 9 Maret 2025.

Cegah Virus Corona, Otoritas Angkutan Darat Singapura Bagikan 300 Ribu Masker ke Sopir Taksi