Inilah 13 Video Iklan Maskapai Terbaik Sepanjang Masa, Nomor 11 Paling Hot!

0
Salah satu adegan iklan dari Braniff Airways. Foto: Tangkapan Layar YouTube

Seiring perkembangan zaman dari masa ke masa, kecenderungan maskapai untuk menggaet penumpang lewat iklan cukup beragam. Beberapa masih menggunakan cara lama dan lainnya menggunakan cara atau paradigma baru, mengikuti perkembangan terkini.

Baca juga: Iklan Pakaian Dalam dengan Model Pramugari Mendapat Kecaman

Namun, tak bisa dipungkiri, baik cara lama maupun baru, pada akhirnya, momentum-lah yang menentukan kesuksesan iklan dan dampaknya terhadap traffic penumpang. Dilansir KabarPenumpang.com dari thepointsguy.co.uk, berikut 13 iklan maskapai terbaik sepanjang masa.

1. Virgin Atlantic: 25 years, Still Red Hot (2009)

Iklan ini dibuat untuk merayakan 25 tahun kiprah Virgin Atlantic di dunia. Iklan ini mengambil latar tahun 1984, saat-saat dimana mereka memulai dan berjuang di tengah kondisi politik dalam negeri yang tak stabil.

2. British Caledonian: Caledonian Girls (1982)

British Caledonian adalah maskapai penerbangan independen swasta Inggris yang beroperasi di Bandara Gatwick di Inggris tenggara selama tahun 1970-an dan 1980-an.

3. Qantas: I Still Call Australia Home (1998)

Iklan berlatar kompilasi atau varian lagu-lagu kebangsaan Australia ini disebut sebagai salah satu iklan termahal Qantas, dengan menggelontorkan dana sebesar $3 juta. Angka yang cukup besar kala itu.

4. Braniff Airways: The Air Strip (1965)

Iklan ini menampilkan seragam baru pramugari karya desainer kenamaan dunia, Emilio Pucci. Seragam baru tersebut dinilai sebagai revolusi besar maskapai di tahun 60an.

5. British Airways: Bringing People Together (1989)

British Aiways memang sejak lama menjadi salah satu maskapai terbesar di dunia. Setidaknya hal itu bisa dilihat dari cara mereka membuat iklan ini, dengan menampilkan klaim di bagian akhir, “World’s favourite airline”.

6. Emirates: It’s so nice up here with Jennifer Aniston (2016)

Salah satu raksasa maskapai di Timur Tengah ini mungkin benar-benar serius menggarap iklan. Betapa tidak, tak tanggung-tanggung, mereka langsung melibatkan pemenang Emmy dan Golden Globe film Amerika Serikat, Jennifer Aniston, berlatar pesawat andalan mereka, A380.

7. United: Nancy (1982)

Selain membuat decak kagum dan menarik perhatian masyarakat, iklan juga kerap dijadikan alat propaganda, setidaknya propaganda yang baik untuk bisnis mereka, seperti yang dilakukan United Airlines, dengan menyematkan “The free world’s largest airline” pada iklan ini.

8. Lufthansa: Everyone’s Fanhansa (2016)

Menyambut turnamen sepak bola terbesar di Eropa, Euro 2016, Lufthansa mengelurkan iklan unik bertema supporter Inggris yang terus-menerus diledek supporter Jerman.

9. Turkish Airlines: Morgan Freeman “Widen Your World” (2017)

Tak mau kalah dengan Emirates, setahun berselang, salah satu raksasa penerbangan dunia asal Turki ini pun menggaet Morgan Freeman, seorang pemeran dan sutradara film Amerika Serikat pemenang Academy Award untuk mensukseskan iklan promosi mereka.

10. Southern Airways: Nobody’s second class (1970)

Dari berbagai konsep unik iklan, komedi adalah salah-satunya. Dengan kemasan yang baik dan momentum yang pas, iklan ini berhasil menarik perhatian masyarakat kala itu lewat konsep komedi.

11. Virgin Atlantic: Your airline’s either got it or it hasn’t (2010)

Iklan dengan budget sebesar £6 juta ini menampilkan adegan pembuka mirip film mata-mata atau spy terpopuler di dunia, James Bond. Komposisi musik oleh salah satu band ternama dunia, Muse, juga membuat iklan ini jelas bernilai mahal. Belum lagi konsep yang hot yang melibatkan pramugari.

Baca juga: Tampilkan Sepasang Gay, Iklan Cathay Pacific Tuai Kontroversi

12. British Airways: Concorde (1989)

Pecinta aviasi pasti sangat lekat dengan nama salah satu legend ini, Aérospatiale-BAC Concorde, pesawat supersonik ikonik asal Inggris. Mengenang kejayaan Concorde, British Airways pun membuat video kompilasi khusus untuknya.

13. TWA: Leading the way (1985)

Iklan ini sebetulnya biasa saja. Namun untuk ukuran kala itu, kolaborasi soundtrack dan video rasanya cukup bernilai tinggi.

Leave a Reply