Jangan Lupa Cuci Tangan Selesai Bersihkan Ruang Pribadi di Kabin Pesawat

0
ilustrasi menggunakan tisu untuk menyentuh layar monitor (nytimes.com)

Semua penumpang tahu bahwa beberapa tempat di kabin pesawat menjadi sarang virus dan bakteri. Hal tersebut karena kabin pesawat tidak selalu dibersihkan sebab padatnya penerbangan dan waktu yang singkat ketika tiba di tujuan bila awak kabin harus membersihkan secara penuh.

Baca juga: Pakai Kostum Hazmat di Bandara, Naomi Campbell Lagi-lagi Viral di Instagram

Kemudian hal ini membuat banyak penumpang yang melakukan pembersihan kursi mereka sendiri saat tiba di dalam pesawat. Mereka menggunakan tisu antibakteri untuk menyeka meja baki, layar monitor, sandaran kepala dan tangan, sabuk pengaman dan beberapa lainnya. Ini seperti Naomi Campbell yang memvideokan dirinya tengah membersihkan ruang pribadi di dalam kabin pesawat yang ditumpanginya.

Apalagi saat ini pandemi Covid-19 tengah merebak di berbagai belahan dunia dan banyak orang yang berpikir keamanan kesehatan mereka ketika terbang dengan pesawat. Semenjak adanya pandemi ini, maskapai penerbangan mulai melakukan pembersihan disemua bagian pesawat dengan dan beberapa diantaranya melakukan penyemprotan desinfektan.

Meski maskapai melakukan pembersihan, penumpang juga tidak ada salahnya untuk membersihkan ruang pribadi mereka dan mencuci tangan setelahnya. Aaron Milstone, ahli epidemologi di rumah sakit Johns Hopkins mengatakan, pesawat dan kursi didalamnya adalah ruang publik dan kuman dapat hidup dipermukaan dalam waktu lama sehingga tidak ada salahnya untuk dibersihan secara pribadi.

Andrew Mehle, profesor microbiology medis dan imunologi di University of Wisconsin Madison mengatakan, menyeka permukaan kursi di pesawat tidak sakit dan menekankan bahwa ketika penumpang mensanitasi ruang pribadinya di pesawat harus bersamaan dengan mencuci tangan atau pencegahan lainnya. Dirangkum KabarPenumpang.com dari nytimes.com, Milestone mengatakan, ketika tiba di kursi tidak buruk membersihkan area sekitar dan harus hati-hati ketika menyentuh wajah.

Sehingga baiknya tak perlu terlalu sering menyentuh wajah ketika berada di pesawat. Dia mengatakan, tisu dengan desinfektan pun bekerja tidak secara langsung, sehingga penumpang harus melihat pada kemasan waktu yang tepat. Biasanya berkisar 30 detik hingga beberapa menit agar desinfektan pada tisu bisa bekerja.

Vicki Stover Hertzberg, seorang profesor di Sekolah Perawat Universitas Emory mengatakan, jika layar monitor di kursi penumpang merupakan layar sentuh, baiknya gunakan tisu untuk menyentuhnya. Ini agar ada penghalang Anda dengan permukaan yang mungkin terdapat tetesan dari orang terinfeksi Covid-19.

Baca juga: Khawatir Covid-19, Pria Ini dengan ‘PD-nya’ Gunakan Kostum Dinosaurus di Bandara Miami

“Seseorang yang sakit dan batuk mungkin menyentuh pintu dan keran, jadi gunakan tisu di kamar mandi lalu gunakan tisu untuk membuka pintu dan untuk menutup keran kemudian membuang yang ada di tempat sampah saat keluar,” kata Bernard Camins, direktur medis untuk pencegahan infeksi di Sistem Kesehatan Mount Sinai.

Leave a Reply