Kamera In-Flight Entertainment, Berbahayakah atau Malah Menguntungkan?

Sumber: newssummedup.com

Anda masih ingat dengan laporan seorang penumpang Singapore Airlines yang mengaku menemukan sebuah kamera pada layar hiburan yang terletak di belakang bangku penumpang? Bagi sebagian orang, ‘diawasi’ oleh kamera seperti ini sangatlah tidak nyaman. Sebut saja founder Facebook, Mark Zuckerberg yang menutup kamera di laptopnya dengan selotip – mungkin supaya data pribadinya tidak diretas oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Baca Juga: Penumpang Keluhkan Ada ‘Kamera Tersembunyi’ di Layar Hiburan Singapore Airlines

Ketakutan semacam inilah yang menghantui penumpang ketika melihat ada kamera di layar hiburan suatu maskapai. KabarPenumpang.com mengutip dari laman koamnewsnow.com, Chief Technology Officer dari Panasonic Avionics, David Bartlett mengatakan bahwa ketakutan masyarakat tentang hadirnya kamera di layar hiburan pesawat hanyalah suatu reaksi yang berlebihan. Diketahui, Panasonic Avionics merupakan salah satu perusahaan yang berkutat di bidang In-Flight Entertainment (IFE).

“Memang untuk saat ini kamera-kamera tersebut belum bisa diakses, namun ini merupakan bekal untuk sistem hiburan di pesawat di masa yang akan datang,” ujar David.

Ya, perkembangan teknologi memang sudah semakin trengginas dewasa ini. Jika dulu di pesawat semua gadget harus berada dalam posisi mati atau setidaknya menghidupkan fitur “airplane mode”, lain halnya dengan sekarang, dimana sebagian maskapai malah menghadirkan fitur WiFi yang dapat digunakan penumpang ketika mengudara.

Dengan perbandingan apple-to-apple, bukan tidak mungkin jika penerbangan di masa yang akan datang memungkinkan setiap penumpang untuk melakukan teleconference dengan menggunakan kamera yang ada di layar hiburan pesawat tersebut.

Lagi pula, keberadaan kamera ini tidak pernah dirahasiakan, baik oleh pihak maskapai atau perusahaan yang bergelut di bidang IFE. Di sini, David juga menegaskan bahwa pihak maskapai tidak akan mengaktifkan kamera tersebut tanpa persetujuan dari penumpang.

“Ketika orang menduga bahwa maskapai menggunakannya untuk memata-matai penumpang dan mengumpulkan data, oke itu akan menimbulkan kekhawatiran, tapi itu sama sekali tidak benar,” terangnya.

Baca Juga: Khawatir Identitas Anda ‘Terekam’ oleh Kamera di Layar Hiburan? Tutupi Pakai Plester Luka Saja!

“Setahu saya, saya tidak percaya ada maskapai yang menggunakannya untuk tujuan itu – kami tidak akan pernah menyalakannya, ini adalah satu kesatuan yang kami jual ke maskapai,” tambah David.

Bahkan, David sendiri berani menjamin bahwa kemungkinan untuk kamera di layar hiburan ini diretas sangatlah kecil.

“Dibandingkan dengan sistem berbasis darat, sangat sulit untuk masuk ke sistem ini (kamera di layar hiburan).”