“Kurang Puas” dengan Mercedes, Lufthansa Ganti Layanan Shuttle Premium dengan Volkswagen

0
Salah satu Mercedes V yang digunakan Lufthansa. Sumber: onemileatatime.com

Sebagai maskapai kelas wahid yang menawarkan layanan full service, sudah sepatutnya para flag carrier dari berbagai negara di seluruh penjuru dunia menaruh perhatian khusus terhadap kepuasan dan kenyamanan setiap penumpangnya. Jangan sampai karena pelayanan yang -sekenanya’, membawa dampak buruk terhadap perkembangan maskapai terkait. Ide dan inovasi harus terus digenjot untuk selalu bisa melahirkan ide-ide brilian yang berimplikasi pada kenyamanan penumpang. Salah satunya yang baru saja mengaplikasikan pemikiran tersebut adalah Deutsche Lufthansa AG atau yang biasa disingkat Lufthansa.

Baca Juga: Margin Keuntungan Tipis, Lufthansa Hibahkan Rute Penerbangan Menuju Bangkok

Dikutip KabarPenumpang.com dari laman onemileatatime.com (19/5/2019), maskapai terbesar asal Jerman ini sebelumnya menggunakan kendaraan bermerk Mercedes dan Porsche untuk melayani para penumpang First Class mereka – dimana para penumpang akan diantar dari lounge menuju pesawat dengan menggunakan dua mobil super mewah ini. Terlepas dari ada atau tidaknya hubungan kerja sama antara pihak maskapai dan produsen mobil ini, namun kabar terbaru memberitakan bahwa Lufthansa tidak lagi menggunakan mobil bermerk Mercedes dan menggantinya dengan merk Volkswagen.

Tentu saja, spekulasi pergantian mobil ini membuat sebagian orang bertanya-tanya, “apa sih yang kira-kira menyebabkan Lufthansa sampai harus mengganti merk Mercedes dengan Volkswagen?”

Maskapai nasional Garuda Indonesia ternyata juga menggunakan Mercedes Sprinter untuk melayani penumpang premiumnya.

Ada dua spekulasi yang berkembang liar di masyarakat – pertama adalah karena Mercedes harusnya menjadi sponsor bagi Lufthansa, namun sudah tidak diperpanjang lagi, dan kedua adalah perkara kerap terjadinya kendala teknis ketika tengah beroperasi mengangkut penumpang. Ya, dikarenakan Mercedes S-Class yang digunakan Lufthansa merupakan kendaraan hybrid, dan dalam beberapa kasus, penumpang sampai-sampai harus keluar dari mobil karena kondisi baterai yang sudah habis.

Terlepas isu yang belum bisa ditentukan kebenarannya, pihak Lufthansa mengatakan bahwa mereka akan menambah jumlah Porsche dan mengganti armada Mercedes dengan Volkswagen.

Baca Juga: Mercedes Benz Sprinter 315CD: Mewahnya Layanan Shuttle Jakarta – Bandung

Mengingat kendaraan khusus untuk mengangkut penumpang spesial, ternyata maskapai plat merah Garuda Indonesia juga pernah mengoperasikan kendaraan khusus, lho! Sebagaimana yang sudah pernah diberitakan sebelumnya, Garuda Indonesia pernah menggunakan Mercedes Sprinter untuk mengangkut penumpang premiumnya dari terminal menuju pesawat. Lebih tepatnya, Mercedes Sprinter yang digunakan Garuda Indonesia ini memiliki jenis yang sama dengan yang digunakan oleh layanan shuttle Jakarta – Bandung, Cititrans.

 

Leave a Reply