Lagi, Imigran Cilik Asal Guatemala Meninggal di Perbatasan El Paso

0
Sumber: Fox News

Badan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS memerintahkan pengujian medis baru pada semua anak yang berada di dalam tahanannya. Keputusan ini diambil menyusul tewasnya seorang bocah berusia 8 tahun asal Guatemala yang tertangkap ketika tengah melintasi daerah perbatasan di dekat El Paso, Texas. Arahan ini menandakan pemeriksaan medis sekunder pada anak-anak yang berada di dalam lembaga perawatan – termasuk anak di bawah umur tanpa pendamping dan mereka yang tiba sebagai bagian dari unit keluarga.

Baca Juga: Gadis Kecil Usia 5 Tahun Tertinggal di Bandara Setelah Keluarganya Pulang Berlibur

Komisaris Kevin McAleenan mengatakan bahwa arahan ini akan menitikberatkan pada anak di bawah 10 tahun. “Ini adalah kerugian yang tragis. Atas nama Badan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS, kami menyampaikan rasa simpati yang terdalam kepada pihak keluarga yang ditinggalkan,” kata Kevin McAleenan, dikutip KabarPenumpang.com dari laman dailyherald.com (26/12/2018).

Kematian bocah pada malam Natal tersebut menjadi kasus kematian kedua dalam kurun waktu bulan Desember ini, yang melibatkan seorang anak imigran dalam tahanan federal. Penyebab dari kematian bocah malang ini hingga kini masih belum diketahui. Namun jika dirunutkan berdasarkan timeline-nya, bocah ini ditangkap pada tanggal 18 Desember 2018 sekitar pukul 13.00 waktu setempat bersama dengan ayahnya.

Mereka berdua ditangkap 3,29 mil sebelah barat dari Pelabuhan Paso Del Norte, dekat El Paso – tempat masuk ilegal. Setelah dilakukan pembekukan di lapangan, keduanya ‘diangkut’ menuju entry point pada pukul 16.39 waktu setempat.

Di dalam fasilitas penahanan tersebut, keduanya disuguhi makanan hangat, jus, makanan ringan, dan air mineral, seiring dengan enam pemeriksaan kesejahteraan yang dilakukan oleh petugas. Lalu pada tanggal 20 Desember 2018, mereka berdua dipindahkan menuju Stasiun Patroli Perbatasan El Paso dan mendapatkan fasilitas yang sama – bedanya hanya jumlah pemeriksaannya saja, 17 pemeriksaan kesejahteraan.

Baca Juga: Akibat Ibu Asik Main Ponsel, Anak Jatuh Diantara Peron dan Rel

Dua hari berselang, kedua orang ini kembali dipindahkan menuju stasiun perbatasan Alamogordo, New Mexico dan di sinilah kondisi si bocah mulai mengalami penurunan. Pada tanggal 24 Desember 2018, bocah ini batuk-batuk dan dirujuk menuju rumah sakit dan diresepkan antibiotik dan ibuprofen. Namun karena minimya tenaga medis di sana, akhirnya bocah malang ini akhirnya meninggal.

Sebelumnya, seorang bocah 7 tahun berjenis kelamin perempuan asal Guatemala dinyatakan meninggal pada awal bulan Desember kemarin.

Leave a Reply