Lanjutkan Tren Positif Pelayanan, British Airways Ganti Boeing 767 dengan 787 Dreamliners

Boeing 767 milik British Airways. Sumber:MRO Network

Setelah hampir tiga dekade berada di dalam line up armada British Airways, kini Boeing 767 tidak lagi ‘mengabdi’ kepada maskapai kebanggaan Inggris tersebut. Terakhir kali, armada Boeing 767 milik British Airways melayani penerbangan terakhirnya pada Minggu, 25 November 2018 dengan rute penerbangan London Heathrow – Larnaca, Siprus PP.

Sebagai kilas balik, British Airways pertama kali memasukkan nama Boeing 767 ke dalam list armadanya pada Februari 1990 guna melakoni jadwal penerbangan jarak pendek London – Paris.

Baca Juga: Boeing 767 “Reborn,” Berpeluang Isi Segmen New Mid-market Aircraft

Seperti yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman usatoday.com (27/11/2018), terhitung sejak penerbangan perdananya tersebut, Boeing 767 yang berada di bawah naungan British Airways telah menyelesaikan lebih dari 425.000 penerbangan komersial. Dari ke semua penerbangan tersebut, kota Frankfurt di Jerman merupakan destinasi yang paling sering dikunjungi oleh Boeing 767 ber-livery British Airways ini. Kurang lebih sekitar 15.000 penerbangan dari dan ke Jerman dengan menggunakan armada ini.

“Kendati awalnya digunakan untuk penerbangan jarak jauh, namun dalam beberapa tahun terakhir 767 telah dikonfigurasi ulang untuk melakoni penerbangan jarak sedang, termasuk ke Athena dan Larnaca, dan juga beberapa rute domestik,” tutur pihak British Airways dalam sebuah pernyataan. Adapun beberapa rute jarak jauh yang dilayani oleh Boeing 767 ini adalah Amerika Utara dan Timur Tengah.

Pada penerbangannya yang terakhir, Boeing 767 menggunakan konfigurasi penerbangan jarak pendek yang hanya memuat 244 seats saja. Sebagian besar dari armada 767 ini diganti dengan seri 787 Dreamliners baru.

Baca Juga: Fakta Unik! Penerbangan Perdana British Airways Ternyata Hanya Membawa Satu Penumpang

“Boeing 767 telah menjadi menorehkan tinta emas dalam perjalanannya bersama British Airways, armada ini telah membantu kami untuk menerbangkan penumpang menuju berbagai destinasi paling populer dan telah melayani para pelanggan kami dengan sangat baik pada masa jayanya,” ucap direktur operasi penerbangan British Airways, Kapten Al Bridger.

“Untuk melanjutkan tren yang sudah ada, langkah yang sangat tepat bagi kami untuk mengganti armada Boeing 767 dengan 787 Dreamliners yang juga menawarkan pengalaman luar biasa bagi para penumpang ketika tengah membelah angkasa,” tandasnya.